0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
194 tayangan37 halaman

Rencana Awal

Bab II dokumen tersebut membahas rencana awal merancang kapal, termasuk estimasi ukuran utama kapal, koefisien bentuk, dan perkiraan displacement. Perhitungan dilakukan untuk panjang, lebar, tinggi, dan sarat kapal serta koefisien block, midship, prismatic, dan garis air. Displacement kapal diperkirakan menggunakan rumus yang melibatkan dimensi utama dan koefisien kapal.

Diunggah oleh

rizky
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
194 tayangan37 halaman

Rencana Awal

Bab II dokumen tersebut membahas rencana awal merancang kapal, termasuk estimasi ukuran utama kapal, koefisien bentuk, dan perkiraan displacement. Perhitungan dilakukan untuk panjang, lebar, tinggi, dan sarat kapal serta koefisien block, midship, prismatic, dan garis air. Displacement kapal diperkirakan menggunakan rumus yang melibatkan dimensi utama dan koefisien kapal.

Diunggah oleh

rizky
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

TUGAS MERANCANG KAPAL I

RIZKY IRVANA (2013310008)

BAB II
RENCANA AWAL

Dalam penyusunan tugas merancang kapal ini, rencana awal merupakan estimasi
perhitungan yang diperlukan untuk perhitungan rencana utama. Perhitungan ini terdiri
dari beberapa perhitungan dengan ketentuan koreksi perhitungannya sebagai batas
ketentuan minimum perhitungan tersebut. Adapun perhitungan-perhitungan dalam
rencana awal tersebut antara lain :

1. Estimasi Ukuran Utama, Koefisien Kapal dan Perkiraan Displasemen Kapal


2. Estimasi Tenaga Penggerak Kapal
3. Estimasi Kapasitas Ruang Muat
4. Estimasi Ukuran Superstructure
5. Pemeriksaan Freeboard atau Lambung Timbul
6. Sketsa Rencana Umum
7. Perkiraan Berat Kapal (Dead Weight Ton dan Light Weight Ton)
8. Koreksi Berat Kapal
9. Estimasi Stabilitas Awal Kapal

2.1. ESTIMASI UKURAN UTAMA, KOEFISIEN DAN PERKIRAAN


DISPLASEMEN KAPAL
Perhitungan yang dilakukan untuk menentukan estimasi ukuran utama dari
kapal rancangan ini adalah :

A. Menentukan Length Between Perpendicular ( LBP ).


B. Menentukan Length Over All ( LOA ).
C. Menentukan Length Water Line ( LWL ).
D. Menentukan Breadth ( B ).
E. Menentukan Draft ( T ).
F. Menentukan Height ( H ).
G. Menentukan Freeboard ( f ).

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 9


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

Untuk memudahkan penulis dalam menghitung Ukuran Utama Kapal, maka


penulis memberikan bagan sebagai berikut:

Gambar 2. Flow Chart Ukuran Utama Kapal

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 10


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

2.1.1. Estimasi Ukuran Utama Kapal


1. Estimasi Panjang Kapal
Untuk mendapatkan panjang kapal digunakan metode comparison ship:
 Estimasi Panjang Antara Garis Tegak ( LBP )
Untuk mendapatkan panjang kapal di gunakan metode Comparison
Ship
3 DWT₂
LBP = √DWT₁ x LBP₁

Dimana : DWT₁ = Kapal Pembanding = 17500 ton


DWT₂ = Kapal Rancangan = 18500 ton
LBP₁ = Kapal Pembanding = 148,80 m
3 18500
LBP =√ x 148,80
17500

= 151,528 M
Dari perhitungan tersebut di tetapkan harga LBP = 151,60 M
 Estimasi Panjang Keseluruhan Kapal (LOA)
Dari kapal pembanding, diperoleh :
LOA
C =
LBP
155,90
=
148,80

= 1.048
Untuk kapal rancangan :
LOA = C x LBP
= 1.048 x 151,60 M
= 158,834 M
Dari perhitungan di atas ditetapkan harga LOA = 159,00 M
 Estimasi Panjang Garis Air (LWL)
LWL = (2% x Lpp) + LPP
= (2% x 151,60 M) + 151,6 M
= 154,632 M
Dari perhitungan di atas ditetapkan harga LWL = 155,00 M

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 11


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

Gambar 3. Dimensi Kapal

2. Estimasi Lebar Kapal


Berdasarkan data pembanding, nilai aspect ratio( L/ B )
148,80
L/B =
27,00

= 5,511
Untuk kapal rancangan :
LBP
B =
𝑎𝑠𝑝𝑒𝑐𝑡𝑟𝑎𝑡𝑖𝑜
151,60
=
5,511

= 27,508 M
Dari perhitungan di atas di tetapkan harga B = 27,60 M
3. Estimasi Tinggi Kapal
Menurut kapal pembanding, nilai aspect ratio( L/H )
148,80
L/H =
12,00

= 12,40
Untuk kapal rancangan :
LBP
H =
𝑎𝑠𝑝𝑒𝑐𝑡𝑟𝑎𝑡𝑖𝑜
151,60
=
12,40

= 12,226 M
Dari perhitungan di atas di tetapkan harga H = 12,30 M

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 12


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

4. Estimasi Sarat Kapal


Menurut kapal pembanding, nilai aspect ratio( B/T )
27,00
B/T =
7,00

= 3.857
Untuk kapal rancangan:
B
T =
𝑎𝑠𝑝𝑒𝑐𝑡𝑟𝑎𝑡𝑖𝑜
27,60
=
3,857

= 7,132 M
Dari perhitungan di atas di tetapkan harga T = 7,2 M

Gambar 4. Dimensi Kapal

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 13


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

Koreksi perbandingan ukuran utama kapal telah memenuhi syarat sebagai berikut:
LPP 151,60
1. = 27,60 = 5,49 Acc. Merancang Kapal I, Ir. M.J. Tamaela hal.131(5,0-7,5)
B

Acc. det Norke Veritas 1972 (5,0 – 7,0)

B 27,60
2. = = 3,83 Acc. Taylor (2,25 - 3,75)
T 7,20
T 7,20
3. = = 0,583 Acc. USSR Ship Register (0.66 - 0.82)
H 12,30

Acc. R. Munro Smith (0,66 – 0,74)


LPP 151,60
4. = = 12,32 Acc. Biro Klasifikasi Indonesia (9,0-14,0)
H 12,30
B 27,60
5. = = 2,24 Acc. USSR Ship Register 1956 (1,50-2,85)
H 12,30

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 14


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

2.1.2. Estimasi Koefisien Bentuk Kapal


Estimasi yang dilakukan untuk koefisien bentuk dari kapal rancangan ini
adalah:
a. Coefficient Block (Cb)
b. Coefficient Midship (Cm)
c. Coefficient Prismatic (Cp)
d. Coefficient Waterline (Cw)

a. Coefficient Blok (Cb)


Acc. Kerlen

Gambar 5. Koefisien Blok


Vs
Cb = 1,179 – ( 0,333 x )
√LPP
15
= 1,179 – ( 0,333 x )
√151,60)

= 0,773
Dari perhitungan diatas ditetapkan harga Cb= 0,773

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 15


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

b. Coefficient Midship (Cm)


Acc. Sabit Series 60 (“Ship Design and Ship Theory” hal. 52)

Gambar 6. Koefisien Luasan Penampang Tengah

Cm = 0,93 + 0,08 x Cb
= 0,93 + 0,08 x 0,773
= 0,992
Dari perhitungan diatas ditetapkan harga Cm = 0,992

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 16


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

c. Coefficient Prismatic (Cp)


Acc. Van Lammeren, dalam Harald Poehls 1979.

Gambar 7. Koefisien Prismatik


Cb
Cp =
Cm
0,773
=
0,992

= 0,779
Dari perhitungan diatas ditetapkan harga Cp = 0,779
d. Coefficient Waterline (Cw)
Dalam Buku “Ship Design and Ship Theory ” hal.37

Gambar 8. Koefisien Garis Air


Cw = 0,18 + (0,85 𝑥 𝐶𝑝 )

= 0,18 + 0.67
= 0,842
Dari perhitungan diatas ditetapkan harga Cw = 0,842

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 17


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

2.1.3. Displacement Kapal dan Volume Displacement Kapal


1. Displacement Kapal
Berdasarkan Buku Teknik Konstruksi Kapal Baja jilid I hal.27 bagian
B, untuk menghitung displacement kapal menggunakan rumus sebagai
berikut:
∆ = LPP x B x T x Cb x γ

Dimana : ∆ = Displacement kapal rancangan


LPP = Panjang antara garis tegak kapal rancangan
= 151,60 M
B = Lebar kapal rancangan
= 27,60 M
T = Sarat air kapal rancangan
= 7,2 M
Cb = Coefficient block kapal rancangan
= 0,773
γ = Coefficient air laut
= 1,025 ton/m3

Maka :
∆ = 151,60 x 27,60 x 7,20 x 0,773 x 1,025
= 23869,544 Ton
Dari perhitungan diatas ditetapkan harga ∆ = 23869,544 Ton
2. Volume Displacement Kapal
Untuk menentukan volume displacement (  ) pada kapal rancangan
digunakan rumus yang terdapat dalam buku Principles Of Naval
Architecture Volume 1 oleh SNAME pada halaman 18, yaitu :
∇ = Cb x Lbp x B x T
= 0,773 x 151,60 x 27,60 x 7,20
= 22082,322 m³
Dari perhitungan diatas ditetapkan𝛁 = 22082,322 m³

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 18


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

2.1.4 Estimasi Bentuk Midship Kapal


A. Menentukan Radius of Bilge ( R )
Untuk menentukan radius of bilge kapal rancangan rumus yang
terdapat dalam buku Gaguk Suhardjito dengan judul Rencana Garis pada
halaman 9 dimana rumus radius bilge ,yaitu :

B x T ( 1−Cm )
R= √ 0,4292

Dimana : B = Lebar kapal rancangan

= 27,6 m

Cm = Coefficient midship kapal rancangan

= 0,992 m

T = Sarat kapal rancangan

= 7,2 m

Maka :
27,60 x 7,2 ( 1−0,992 )
R =√ 0,4292

= 1,92 M
Dari perhitungan diatas ditetapkan harga R = 1,92 M
B. Menentukan Chamber
Untuk menentukan chamber digunakan rumus :

B 27,60
Camber    0,552m
50 50

Dari perhitungan diatas ditetapkan harga Chamber = 0,552 m

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 19


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

Gambar 9. Chamber dan Radius Bilga

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 20


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

2.2. ESTIMASI TENAGA PENGGERAK


1. Perkiraan Tenaga Penggerak Berdasarkan Hambatan Total
a. Perkiraan Hambatan Gesek
Menurut W. Froude (Resistance and Propulsion of Ship,
Harvald, [Link].53).
Rf = f x S x V1,825
0,053
Dimana : f = 0,00871 + (LPP+8,8)
0,053
= 0,00871 +
[(151,60 x 3,28)+8,8)]

= 0,00881
Menurut Mumford, dalam buku “Hambatan Kapal dan Daya Mesin
Penggerak” Karangan Teguh Sastrodiwongso hal.64
S = Lwl x (1,7 𝑥 𝑇 + 𝐶𝑏 𝑥 𝐵)
= 155 x (1,7 x 7,2 + 0,773 x 27,60)
= 5204,049 m2
= 55987,240 ft2
Maka : Rf = 0,00881 x 55987,24 x 151,825
= 69092,596 lbs
= 31339,876 kg
b. Perkiraan Hambatan Sisa (Rr)
Vs4
Rr = 12,5 x Cb x ∆ x LPP2
154
= 12,5 x 0,773 x 23869,544 x (151,60 x 3,28)2

= 47222,891 lbs

= 21419,944 kg

c. Perkiraan Hambatan Total (Rt)


Rt = Rf + Rr
= 31339,876 kg + 21419,944 kg
= 52759,823 kg
d. Penentuan Besar Tenaga Penggerak (EHP)

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 21


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

𝑅𝑡 𝑥 𝑉𝑠
EHP = 75
52759,823 𝑥 15 𝑥 0.5144
= 75

= 5427,845 HP
e. Penentuan Besar Shaft Horse Power (SHP)
EHP
SHP = PC

Dimana: PC diperkirakan 0,7


5427,845
=
0,7

= 7754,064 HP

BHP
EHP SHP

Gambar 10. Tenaga Penggerak Kapal

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 22


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

f. Penentuan Besar Tenaga Penggerak (BHP)


Sea Margin berkisar antara 15%~20%
BHP = (15% x SHP) + SHP
= (15% x 7754,064) + 7754,064
= 8917,173 HP
BKW = 6649,535 KW
Faktor MCR : BHPsm / 85%
100
BHPmcr = x 8917,173 HP
85

= 10490,791 HP
BKWmcr = 7822,982 KW

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 23


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

2.3 ESTIMASI KAPASITAS RUANG MUAT


1. Luas Penampang Tengah Kapal
Am = B x T x Cm
= 27,60 m x 7,2 m x 0,992
= 197,130 m2
2. Jarak Gading Normal (a0)
Berdasarkan peraturan kelas BKI (Biro Klasifikasi Indonesia) Rules for Hull
Vol II jarak gading ditetapkan = 740 mm (Transverse), 780 mm
(Longitudinal)
3. Jarak Sekat Ceruk Halauan dari ForePeak
Sh = (5 − 8)% x Lpp
= 5% x 151,6 m
= 7,58 m
4. Jarak Sekat Ceruk Buritan dari AfterPeak
Sb = (3 − 5)x a0
= 3 x 740 mm
= 2220mm
5. Panjang Kamar Mesin
Lkm = (17 − 22)% x Lpp
= 17% x 151,6 m
= 25,772 m
6. Tinggi Double Bottom
Berdasarkan peraturan kelas BKI (Biro Klasifikasi Indonesia) Rules for Hull
Vol II 2014 Sec. 24 A 3, tinggi double bottom untuk oil tanker yaitu :
B
Hdb = (m)
15
= 1,84 m
Tinggi minimum untuk double bottom yaitu 1,0 m dan tinggi maksimum
yaitu 2,0 m
7. Panjang Ruang Muat
Lrm = Lpp − (Sh + Sb + Lkm)

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 24


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

= 151,60 m − (7,58 m + 2,22 m + 25,772 m )


= 116,028 m
8. Luas Ruang Muat pada Midship
Arm = B x H x Cm
= 27,60 m x 12,3 m x 0,992
= 336,764 m2
9. Luas Double Bottom pada Misdhip
Adbm = B x Hdb x Cm
= 27,60 m x 1,84 m x 0,992
= 50,377 m2
10. Volume Ruang Muat
Berat Muatan
Vrm = Massa Jenis Muatan
18369,945 ton
= 0,76 ton/𝑚3

= 24170,980 m3

2.4 ESTIMASI UKURAN SUPERSTRUCTURE


Dalam buku “Ship Design for Efficiency and Economi” second edition,
halaman 21 table 1.5 a standardt height (m) of superstructure oleh H.
Schneekluth dan V. Betram :
Tabel 1. Standard Height (m) of superstructure
L (m) Raised Quarterdeck All Other Superstructure
≤ 30 0,90 1,80
75 1,20 1,80
≥ 125 1,80 2,30
Dari data di atas kita bisa menggunakan formulasi interpolasi, untuk
mencari nilai ukuran dari panjang kapal (L) 151,6 m.
Raised Quarterdeck :
151,6 − 75
= 1,2 + [ ] x (1,8 − 1,2)
125 − 75
= 2,119 m

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 25


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

All other Superstructure


151,6 − 75
= 1,8 + [ ] x (2,3 − 1,8)
125 − 75
= 2,566 m

2.5 PEMERIKSAAN FREEBOARD ATAU LAMBUNG TIMBUL


Perhitungan Freeboard atau Lambung Timbul
Fd = H – t
= 12,30 m – 7,2 m
= 5,1 m

Gambar 11. Lambung Timbul Kapal

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 26


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

2.6 SKETSA RENCANA UMUM

Gambar 12. Sketsa Rencana Umum Kapal Rancangan

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 27


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

2.7. ESTIMASI BERAT KAPAL ( LWT & DWT)


Displacement kapal adalah berat kapal dalam keadaan kosong ditambah
daya angkut dari kapal tersebut, dapat ditulis dalam rumus sebagai berikut :
2.7.1. Perhitungan Berat Kapal Kosong (LWT)

Menurut buku Mr. D. L Smith dengan judul Marin Design halaman 29,
bahwa Light Weight Ton terdiri dari :
A. Berat Baja Kapal (WST)
B. Berat Permesinan Kapal (WME)
C. Berat Perkayuan dan Outfitting (WWO)
D. Margin

1. Perhitungan Berat Baja Kapal (Wst)


Untuk menentukan Berat Baja Kapal rancangan ini digunakan formula yang
terdapat dalam buku Practical Ship Design halaman 85, yaitu :

WST = K x E1,36

Dimana :

WST = Berat Baja Kapal

K = untuk tanker 0,032 ton/m2

E = Hull Numeral (m2) untuk tanker (1500-40000)

Maka : WST = 0,032 x 57001,36

= 4103,361 ton

Dari perhitungan diatas ditetapkan harga WST = 4103,361 ton

2. Berat Permesinan Kapal (WME)


Untuk menentukan berat permesinan kapal rancangan ini digunakan rumus
pendekatan yang terdapat dalam buku D. G. M. Watson dengan judul
Practical Ship Design halaman 110, yaitu :

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 28


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

WME = K x (MCR)0,7
Dimana : WME = Berat permesinan kapal
K = 0,72 untuk tanker
MCR = Maximum Countinus Rating kapal rancangan (KW)
= 6650 KW
Maka : WME = 0,72 x (6650)0,7
= 341,434 ton
Dari perhitungan diatas ditetapkan WME = 341,434 ton
3. Berat Perkayuan dan Outfitting (WWO)
Untuk menentukan berat perkayuan dan outfitting kapal rancangan ini
digunakan rumus pendekatan yang terdapat dalam buku H. Scneekluth and
V. Betram dalam judul Ship Design for Efficiency in Economy dalam second
edition halaman 168, yaitu :

WWO = K x L x B

Dimana : WWO = Berat perkayuan dan outfitting kapal rancangan

K = 0,28 ton/m2 untuk tanker

L = Panjang kapal rancangan = 151,60 m

B = Lebar kapal rancangan = 27,60 m

Maka: WWO = 0,28 x 151,60 x 27,60

= 1171,564 ton

Dari perhitungan diatas ditetapkan WWO = 1171,564 ton


4. Menentukan Margin Light Weight Ton (LWT)
Untuk menentukan Margin dari LWT kapal rancangan ini menggunakan
rumus pendekatan sebagai berikut :

Margin = [WST + WME + WWO] x 2%

Dimana : WST = Berat baja kapal rancangan = 4103,361 ton

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 29


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

WME = Berat permesinan kapal = 341,434 ton

WWO = Berat perkayuan dan outfitting kapal rancangan

= 1171,564 ton

Maka : Margin = [4103,361 + 341,434 + 1171,564] x 2%


= 112,327 ton
Dari perhitungan diatas ditetapkan harga Margin LWT = 112,327 ton

TOTAL BERAT LIGHT WEIGHT (LWT) KAPAL :


1) Berat Baja Kapal (WST ) = 4103,361 Ton
2) Berat Permesinan Kapal (WME ) = 341,434 Ton
3) Berat Perkayuan & Outfitting (W𝑊𝑂 ) = 1171,564 Ton
4) Margin LWT = 112,327 Ton
+
Berat Kapal Kosong (LWT) = 5728,686 Ton

Koreksi LWT
- LWT1 = Δ – DWT
= 24214,792 – 18500
= 5714,792 Ton
- LWT2 = 5728,686 Ton

LWT1 −LWT2
| | x 100% ≤ 0,5%
LWT2

11336,931−11322,553
| | x 100% = 0,24% ≤ 0,5% (memenuhi)
11389,563

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 30


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

2.7.2. Perhitungan Bobot Mati Kapal (DWT)


Menurut Harald Poehls, 1979.
1. Berat Bahan Bakar Mesin Induk (WFO)
S
WFO = [(PbME x bME )]x Vs x 10−6 x (1,3~1,5)

Dimana : PbME = M/E = 6650 Kw


bME = Koefisien pemakaian BBM = 175 g/kWh
S = Radius Pelayaran 520 mil laut
Vs = 15 knots
(1,3~1,5) = nilai koefisien diambil 1,4

Maka :

520
𝐖𝐅𝐎 = [(6650 x 175)]x x 10−6 x 1,4
15

= 56,480 Ton

Dari perhitungan diatas ditetapkan harga 𝐖𝐅𝐎 = 56,480 Ton

2. Berat Bahan Bakar Mesin Bantu (WFB)


Wdo = (0,1 – 0,2) Wfo
Dimana : Wfo = 56,480 Ton
Maka :
Wdo = 0,1 x Wfo
= 0,1 x 56,480 Ton
= 5,648 Ton
Dari perhitungan diatas ditetapkan harga WDO = 5,648 Ton
3. Berat Minyak Pelumas (Weight Of Lubricating Oil (𝐖𝐋𝐎 ))

S
WLO = [(PbME x bLO )]x Vs x 10−6 x (1,3~1,5)

Dimana : BLO= 1,2 – 1,6


Maka :
520
WLO = [6650 x 1,5]x x 10−6 x (1,5)
15

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 31


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

= 0,5187 Ton
Dari perhitungan diatas ditetapkan harga 𝐖𝐋𝐎 = 0,5187 Ton
4. Berat Air Bersih dan tawar (Weight Of Fresh Water (𝐖𝐅𝐖 )
Dimana :
 Jumlah penumpang ABK Z = 32 Orang
 Drinking Water DW = 10-20 kg/org/hari
 Washing water + Bathing RoomWW + BR = 70 kg/org/hari
 Boilet Feed Water BFW = 0,14 kg/Kwh
 Addition For Tank Volume Add = 3% - 4%

520 1
WFW=[((DW + (WW + BR))x Z) + (BFW + (PbME x PbAE )x 24)] x x +Add
15 24
520 1
= [((10 + 70)x 32) + (0,14 x (6650 + 1020)x 24)] x x +
15 24
4%

= 40922,844 kg + 1636,913 kg
= 42559,757 kg
= 42,559 Ton
Diasumsikan kebutuhan Washing Water dan Bathing Room diambil dari
air laut

Maka :2560

= (42,559 – 3,235) Ton

= 39,324 Ton

Dari perhitungan diatas ditetapkan harga 𝐖𝐅𝐖 = 39,324 Ton


5. Berat Makanan (Weight Of Provision (𝐖𝐏𝐑𝐎𝐕 )
S 1
WPROV = Cp x Z x Vs x 24

Dimana : Cp = 2 – 5 kg/org/hari
Z = 32 Orang
Maka :
520 1
WPROV = 5 x 32 x x
15 24

= 231,111 kg

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 32


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

= 0,231 Ton
Dari perhitungan diatas ditetapkan harga 𝐖𝐏𝐑𝐎𝐕 = 0,231Ton
6. Berat Awak Kapal, Penumpang Dan Barang Bawaan (Weight Of Person
and Luggage (𝐖𝐏+𝐥 ))
WP+l = Z x (P + L)

Dimana : P = Berat rata-rata ABK 75 kg/orang


L = Berat barang bawaan ABK 70 kg/ orang
= Jumlah ABK = 32 Orang
Maka :
WP+l = 32 x (75 + 70)
= 4640 kg
= 4,64 Ton
Dari perhitungan di atas ditetapkan harga 𝐖𝐏+𝐥 = 4,64 Ton
7. Berat Air Ballast (WWB)

Ballast = (10 - 15)% x Δ


Dimana : Δ = 24214,792 Ton
Maka :
Ballast = 0,15 x 24214,792 Ton
= 3632,218 Ton
Dari perhitungan diatas ditetapkan harga WWB = 3632,218 Ton
8. Berat Muatan (Pay Load)
WPL = DWT – (WFO + WDO + WLO + WFW + WPROV + Wp+l )
Dimana : WFO = 56,480 Ton
: WFB = 5,648 Ton
: WLO = 0,518Ton
: WFW = 39,324Ton
: WPROV = 0,231Ton
: Wp+l = 4,64 Ton
Maka :
WPL = 18500 – 106,155

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 33


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

= 18393,845 Ton
Dari perhitungan diatas ditetapkan harga WPL = 18393,845 Ton
TOTAL BERAT DEAD WEIGHT TONNAGE SHIP (DWT)
1) Berat Bahan BakarWFO = 73,216 Ton
2) Berat Bahan Bakar Wdo = 7,321 Ton
3) Berat Minyak Pelumas (WLO ) = 0,624 Ton
4) Berat Air Bersih dan Tawar (WFW ) = 45,089 Ton
5) Berat Makanan (WPROV ) = 0,18 Ton
6) Berat Awak Kapal dan Barang (Wp+l ) = 3,625 Ton
7) Berat Muatan (WPL) = 18369,945 Ton
+
TOTAL PERHITUNGAN DWT = 18500 Ton

2.8 KOREKSI BERAT KAPAL


Displacement menurut Hukum Archimedes (∆₁), yaitu :
∆₁ = LBP x B x T x Cb x γ
= 151,6 x 27,60 x 7,2 x 0,773 x 1,025
= 23869,544 Ton
∆₁−∆₂
Koreksi = | | x 100% ………..< 0,5 %
∆₁

Dimana : ∆₂ = LWT + DWT


= 5382,46 Ton + 18500 Ton
= 23882,46Ton
29836,931−29889,518
Maka Koreksi = | | x 100% ………..< 0,5 %
29836,931
= 0,05 % ………….< 0,5 ( memenuhi)

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 34


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

2.9. ESTIMASI STABILITAS AWAL KAPAL

Stabilitas kapal adalah kesetimbangan kapal pada saat diapungkan, tidak miring
ke kiri atau ke kanan, demikian pula pada saat berlayar, pada saat kapal diolengkan
oleh ombak atau angin, kapal dapat tegak kembali.

Salah satu penyebab kecelakaan kapal di laut ,baik yang terjadi di laut lepas
maupun ketika di pelabuhan, adalah peranan dari para awak kapal yang tidak
memperhatikan perhitungan stabilitas kapalnya sehingga dapat mengganggu
kesetimbangan secara umum yang akibatnya dapat menyebabkan kecelakaan fatal seperti
kapal tidak dapat dikendalikan, kehilangan kesetimbangan dan bahkan tenggelam yang
pada akhirnya dapat merugikan harta benda, kapal, nyawa manusia bahkan dirinya
sendiri. Sedemikian pentingnya pengetahuan menghitung stabilitas kapal untuk
keselamatan pelayaran, maka setiap awak kapal yang bersangkutan bahkan calon awak
kapal harus dibekali dengan seperangkat pengetahuan dan keterampilan dalam menjaga
kondisi stabilitas kapalnya sehingga keselamatan dan kenyamanan pelayaran dapat
dicapai.

1) Perhitungan Titik Tekan dan Titik Berat


a. ̅̅̅̅)
Titik Tekan Vertikal (𝐊𝐁
Bauer dalam Harald Poehls, 1979.
Cb
̅̅̅̅
KB = T x (0,828 − 0,343 x )
Cw
0,773
= 7,2 x (0,828 − 0,343 x )
0,842

= 3,694 m
Dari perhitungan diatas ditetapkan ̅̅̅̅
𝐊𝐁 = 3,694 m
b. ̅̅̅̅)
Perhitungan Titik Berat (𝐊𝐆
Untuk titik berat diperkirakan sebesar 60% dari tinggi kapal (H)
maka: ̅̅̅̅
KG = 0,6 x H
= 0,6 x 12,30
= 7,38 m
̅̅̅̅ = 7,38 m
Dari perhitungan diatas ditetapkan 𝐊𝐆
2) Perhitungan Stabilitas Melintang
a. ̅̅̅̅̅)
Radius Metacenter Melintang (𝐁𝐌

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 35


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

B2
̅̅̅̅ =
BM T x 10

27,602
̅̅̅̅ =
Maka BM 7,2 𝑥 10

= 10,58

Dari perhitungan diatas ditetapkan harga ̅̅̅̅̅


𝐁𝐌 = 𝟏𝟎, 𝟓𝟖 𝐦

b. ̅̅̅̅̅)
Tinggi Metacentre Melintang dari Garis Dasar (𝐊𝐌
̅̅̅̅̅ = KB
KM ̅̅̅̅ + BM
̅̅̅̅
= 3,694 + 10,58
= 14,274 m
Dari perhitungan ditetapkan ̅̅̅̅̅
𝐊𝐌= 14,274 m
c. ̅̅̅̅̅)
Tinggi Metacentre Melintang (𝐆𝐌
̅̅̅̅ KM - ̅̅̅̅
GM = ̅̅̅̅̅ KG
= 14,274 – 7,38
= 6,894 m
̅̅̅̅̅ = 6,894 m
Dari perhitungan diatas ditetapkan 𝐆𝐌
3) Perhitungan Waktu Oleng Kapal ( Rolling Period )
Untuk menentukan periode oleng atau rolling periode dari kapal
rancangan digunakan rumus pendekatan yang terdapat dalam buku Code On
Intact Stability oleh International Maritime Organization (IMO), yaitu:
2xcxB
TR =
√ GM

Dimana : TR = Periode oleng kapal rancangan


𝐵 𝐿𝑊𝐿
C = 0.373 + (0.023 × 𝑇 ) − (0.043 × )
100
27,60 155
= 0.373 + (0.023 × ) − (0.043 × 100) = 0,394
7,2

B = 27,60 m
T = 7,2 m
LWL = 155 m
2 x 0,376 x 27,60
=
√ 3,784

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 36


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

= 8,283 detik …… (Memenuhi)


Dari buku Applied Naval Architecture karangan W.J Lovett, bahwa
periode oleng kapal itu antara 4 detik sampai dengan 12 detik, dimana
periode oleng kapal rancangan adalah 10,6696 detik.

Gambar 13. Titik Stabilitas Kapal


4) Pengecekan ̅̅̅̅̅
𝐆𝐌 Dengan Metode Prohaska
Dalam Henscke, 1978 (Sciffbautecnisches Handbuch Band I : 169 )
A. Hid = Ideal Free Board
Sh+Sf
Hid =H+ 6

Dimana :
LBP
a. Sh = 50 + ( + 10)
3
151,60
= 50 + ( + 10)
3

= 110,533 mm
= 0,110 m
LBP
b. Sf = 25 + ( + 10)
3
54.23
= 25 + ( + 10)
3

= 85,53 mm
= 0,0855 m

Maka :
PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 37
TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

Sh+Sf
Hid = H + 6
0,110+0,873
Hid = 12,3 + 6

= 12,332 m
𝐭 𝐁𝟐
B. MTF = x
𝐂𝐛 𝐓
Dimana :
(2 Cw+1 ) 3
t =
323
(2 x 0,42+1 ) 3
=
323
= 0,0598
Maka :
0,0598 27,62
MTF = x
0,773 7,2
= 8,184
Untuk mendapatkan harga h* dan dalam perhitungan kurva lengan
stabilitas awal. Maka harus ditetapkan lebih dahulu nilai :
T 7,2
 = = 0,26
B 27,60
 ̅̅̅̅̅
𝑀𝐹 = ̅̅̅̅̅
𝐵𝑀 = 10,58
𝐻𝑖𝑑 12,332
 = = 0,446
𝐵 27,60
 ̅̅̅̅̅
𝐺𝑀 = 6,894 M

Sedangkan untuk harga h* dari grafik Prohaska dalam buku Bouyancy and
stability of ship karangan Ir. R. F. SCHELTEMA DE HEERE hal 105

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 38


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

Gambar 14. Grafik Prohaska

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 39


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

5) Perhitungan Kurva Lengan Stabilitas Awal


Tabel 2. Kurva Lengan Stabilitas Awal

Φ 0ᵒ 15ᵒ 30ᵒ 45ᵒ 60ᵒ 75ᵒ 90ᵒ


1. Sin ϕ 0 0,259 0,500 0,707 0,866 0,965 1
2. h*f 0 0,009 −0,01 −0,17 −0,35 −0,50 −0,67
3. h*f x MF 0 0,09522 −0,1058 −1,7986 −3,707 −5,29 −7,0886
4. GM x Sin ϕ 0 1,784 3,447 4,874 5,97 6,652 6,894
5. GZ = (3) +
0 1,879 3,341 3,075 2,267 1,362 -0,1946
(4)

6) Pengecekan Kurva Stabilitas Awal


Setelah kurva stabilitas awal didapatkan, kurva stabilitas tersebut harus di
periksa berdasarkan standart dari IMO ( International Of Maritime Organization)
yaitu :
a. GM > 0,15
Dimana :
GM = 6,894 m > 0,15 m .............. memenuhi
b. GZ – 30o > 0,20
Dimana GZ kapal rancangan pada titik 30o = 3,341 m .............. memenuhi
c. ∆GZ-30o > 0,055 m - rad
Pengecekan Kurva Stabilitas Awal GZ-30o
NO. Φ GZ FS GZ x FS
1 0o 0,000 1 0,000
2 5o 0,5974 4 2,389
3 10o 1,194 2 2,388
4 15o 1,879 4 7,516
5 20o 2,367 2 4,374
6 25o 2,893 4 11,572
7 30o 3,341 1 3,341

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 40


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

∑1 = 31,58

1 1
( )𝑥5°𝑥∑1 ( )𝑥5°𝑥31,58
Dimana : ∆ GZ – 30o = 3
= 3
= 0,924 m-rad
57,3° 57,3°

Maka : ∆ GZ – 30o = 0,924 m-rad > 0,055 m-rad ............ memenuhi


d. ∆GZ-40o> 0,09 m – rad

NO. φ GZ FS GZ x FS
1 30° 3,341 1 3,341
2 35° 3,423 4 13,692
3 40° 3,316 1 3,316
Σ2 20,349

1 1
( )𝑥5°𝑥∑2 ( )𝑥5°𝑥20,349
Dimana : ∆ GZ – 40o = 3
+ ∆Gz − 30° = 3
+ 0,924
57,3° 57,3°

= 1,515 m-rad
Maka : ∆ GZ – 40o = 1,515 m-rad > 0,09 m-rad ............ memenuhi
e. (∆GZ-40o ) - (∆GZ-30o ) > 0,03 m – rad
Dimana : ∆GZ-40o = 1,515 m – rad
∆GZ-30o = 0,924 m – rad
Maka : = (∆GZ-40o ) - (∆GZ-30o )
= (1,515) – (0,924)
= 0,591 > 0,03 m-rad ............ memenuhi

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 41


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

Gambar 15. Kurva Stabilitas Awal

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 42


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

7) Pemeriksaan Moment Pengganggu Stabilitas


Pemeriksaan momen pengganggu stabilitas kapal dari kapal yang akan
dirancangkan perlu dipertimbangkan, karena dalam kenyataannya kapal tidaklah
selalu berlayar dalam keadaan kondisi pada saat air tenang ( still water ).
Langkah – langkah yang dilakukan untuk melakukan perhitungan momen
pengganggu stabilitas adalah dengan menentukan jenis momen – momen
pengganggunya, yaitu :
1. Momen Cikar ( Mc )
2. Momen Angin (Mw )
3. Momen Pengganggu ( Mp )
4. Momen Stabilitas ( Ms )
1. Momen Cikar ( Mc )
Momen cikar adalah momen yang terjadi pada saat kapal melakukan olah
gerak yaitu belok kanan maupun ke kiri. Untuk menentukan momen cikar kapal
rancangan ini digunakan rumus pendekatan yang terdapat dalam buku Buoyancy
And Stability Of Ships karangan IR. R. F Scheltema De Heere dan DRS. A.R.
Bakker, halaman 142, yaitu :
Mc = 0,233 x (ρ x ∇ x ( 0,8 x Vs )^2)/LBP x ( KG – 0,5 x T )
Dimana : Mc = Momen cikar kapal rancangan
ρ = Kepadatan air laut
= 104 𝐾𝑔/𝑠𝑒𝑐 2 /𝑚4
∇ = Volume displacement kapal rancangan
= 23896,544 𝑚3
Vs = Kecepatan kapal rancangan
= 15 knot
= 7,716 m/s
KG = Center Of Gravity diatas baseline
= 7,38 m
T = Draft kapal rancangan
= 7,20 m
LBP = panjang kapal rancangan

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 43


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

= 151,60 m
104 ,5 𝑥 23896,544 𝑥 ( 0,8 𝑥 7,716)²
Maka : Mc = 0,233 x x 2,88
151,60
= 421,177 ton meter
Dari perhitungan diatas didapat nilai Mc = 421,177 ton meter
2. Momen Angin ( Mw )
Untuk menentukan momen angin dari kapal rancangan digunakan rumus
pendekatan yang terdapat dalam buku Bouyancy And Stability Of Ships karangan
IR. R.F. Scheltema De Heere dan DRS. A. R. Bakker, halaman 85 dan 138, yaitu :
Mw = 𝜉 𝑥 0,5 𝑥 𝜌 𝑥 𝑉𝑤 ²𝑥 𝐴 𝑥 𝑎
Dimana : Mw = Momen angin kapal rancangan
𝜉 = Faktor kekuatan angin 1,2 ~ 1,3
= 1,3
𝜌 = Kepadatan udara = 1,3 x 10−4 𝑡𝑜𝑛. 𝑠𝑒𝑐 2 /𝑚4
Vw = Kecepatan angin
= 15 m/s
A = Luas bidang tangkap angin
= 1072,329 𝑚2
a = Jarak titik tangkap angin diatas lambung kapal
= 0,5 x T
= 0,5 x 7,2
= 3,6 m
Maka : Mw = 1,3 x 0,5 x 1,3 x 10−4 x 152 x 1072,329 x 3,6
= 73,4 ton meter
Dari perhitungan diatas ditetapkan Mw = 73,4 ton meter
3. Momen Pengganggu ( Mp )
Untuk menentukan momen pengganggu kapal rancangan adalah dengan
menjumlahkan momen cikar dan momen angin.
Mp = Mc + Mw
Dimana : Mp = Momen pengganggu kapal rancangan
Mc = Momen cikar kapal rancangan

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 44


TUGAS MERANCANG KAPAL I
RIZKY IRVANA (2013310008)

= 421,177 ton
Mw = Momen angin kapal rancangan
= 73,4 ton meter
Maka : Mp = 421,177 + 73,4
= 493,577 ton meter
Dari perhitungan diatas diketahui nilai Mp = 493,577 ton meter
4. Momen Stabilitas ( Ms )
Untuk menentukan momen stabilitas kapal rancangan adalah dengan
mengalihkan h maks dari kurva stabilitas awal dengan volume displacement dari
kapal rancangan.
Ms = hmak x ∇
Dimana:
Ms = momen stabilitas kapal rancangan
h maks = h tertinggi pada kurva stabilitas awal
= 3,423 m
Δ = Displacement kapal rancangan
= 23869,544 𝑚3
Maka :
Ms = 3,423 m x 23869,544 Ton
= 81705,449 ton meter.
Dari hasil perhitungan momen pengganggu dan momen stabilitas,
selanjutnya dilakukan pengkoreksian pada momen stabilitas terhadap momen
pengganggu. Menurut standar IMO bahwa momen stabilitas harus lebih besar
daripada momen pengganggu .momen stabilitas ( MS ) > Momen Pengganggu (
Mp ).
Dimana : Ms = momen stabilitas kapal rancangan
= 81705,449 ton meter
Mp = Momen pengganggu kapal rancangan
= 515,309 ton mete
Maka : 81705,449 ton meter > 493,577 ton meter (Memenuhi )

PERENCANAAN PRODUCT OIL TANKER 18500 DWT Page 45

Anda mungkin juga menyukai