Anda di halaman 1dari 8

Struktur dan Kebahasaan Teks Negosiasi

Setuju Setuju

A. KOMPETENSI INTI

KI 3 Memahami, menerapkan, menganalisis pengetahuan faktual, konseptual, prosedural


berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan
humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan, kenegaraan, dan peradaban
terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan pengetahuan prosedural pada
bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya untuk memecahkan
masalah.
KI 4 Mengolah, menalar, dan menyaji dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri, dan mampu
menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

B. KOMPETENSI DASAR

3.11 Menganalisis isi, struktur (orientasi, pengajuan, penawaran, persetujuan, penutup) dan
kebahasaan teks negosiasi.
4.11 Mengkonstruksikan teks negosiasi dengan memerhatikan isi, struktur (orientasi,
pengajuan, penawaran, persetujuan, penutup) dan kebahasaan.
C. IPK
3.11.1 Menelaah isi teks negosiasi
3.11.2 Mengelompokkan struktur teks negosiasi berdasarkan unsur strukturnya
3.11.3 Menemukan pasangan tuturan teks negosiasi
3.11.4 Menemukan kalimat persuasif teks negosiasi
4.11.1 Menentukan topik teks negosiasi
4.11.2 Menyusun kerangkan teks negosiasi
4.11.3 Menyusun teks negosiasi sesuai kerangka.
4.11.4 Menyajikan teks yang telah disusun dalam bentuk memerankan negosiasi

D. TUJUAN PEMBELAJARAN
Setelah mengikut proses pembelajaran, peserta didik diharapkan dapat Menganalisis isi, dan
kebahasaan teks negosiasi.
Setelah mengikut proses pembelajaran peserta didik diharapkan mampu menyusun teks
negosiasi lisan dalam bentuk dialog;
Setelah mengikut proses pembelajaran peserta didik diharapkan mampu menyusun teks
negosiasi tulis dalam bentuk dialog.
Peserta dididk dapat mempresentasikan, menanggapi dan merevisi hasil kerja dalam diskusi
kelas.

E. MATERI
1. Pengertian Teks Negosiasi

Teks Negosiasi ini merupakan suatu bentuk interaksi


Negosiasi ialah proses
sosial yang terjadi dimana pihak-pihak yang saling
tawar-menawar
dengan jalan berkaitan berinteraksi untuk menyelesaikan suatu
berunding masalah atau suatu tujuan dan menentukan jalah atau
sebuah kesepakatan yang terbaik (solusi terbaik) dari
beberapa perbedaan yang ada.Jadi, teks negosiasi ini
diharapkan dapat menjadi suatu kesepakatan yang saling
menguntungkan untuk kedua belah pihak.
2. Struktur Teks Negosiasi

Seperti genre teks lainnya, teks negosiasi juga mempunyai struktur teks yang khas. Struktur
teks negosiasi adalah orientasi, pengajuan, penawaran dan persetujuan.
1) Orientasi
Orientasi adalah pembuka atau perkenalan antara dua belah pihak. Orientasi dapat berupa
salam pembuka atau pertanyaan mengenai barang yang akan dibeli.
2) Pengajuan
Pengajuan adalah penjelasan mengenai barang atau jasa yang dibutuhkan oleh salah satu
pihak.
3) Penawaran
Penawaran adalah proses tawar-menawar antara dua belah pihak yang kemudian disepakati
oleh penjual atau penyedia jasa dan pembeli atau pengguna jasa.
4) Persetujuan
Persetujuan adalah kesepakatan yang terjadi antara kedua belah pihak.

Perhatikan contoh analisis struktur teks negosiasi Penjual dan Pembeli berikut ini.
Dalam contoh negosiasi di atas, proses pengajuan dan penawaran terjadi lebih dari satu kali
hingga tercapai kesepakatan.

3. Pasangan Tuturan dalam Teks Negosiasi


Bacalah teks negosiasi antara pembeli dan pedagang buah-buahan di atas, kemudian
perhatikan kutipan berikut.
Kutipan 1:
Pembeli : “Iya, Bang, tapi harganya boleh kurang kan? Kan lagi musim, Bang. Dua
puluh ribu saja ya?”
Penjual : “Belum boleh, Bu. Dua puluh delapan ribu, ya, Bu.Biar saya dapat untung,
Bu.”
Kutipan 2
Pembeli : “Baiklah, tapi saya boleh milih sendiri, kan Bang?”
Penjual : “Asal jangan pilih yang besar-besar, Bu. Nanti saya bisa rugi.”

Pada kutipan satu terdapat pasangan tuturan meminta dan menolak menurunan harga,
sedangkan pada kutipan kedua pasangan tuturannya adalah meminta dan memberi. Pasangan
tuturan sesuangguhnya adalah tindakan saling memberi pesan dan merespon antara partisipan
dalam kegiatan negosiasi.
Berikut adalah contoh-contoh pasangan tuturan.
a. Mengucapkan salam > membalas salam
b. Bertanya > menjawab atau tidak menjawab
c. Meminta tolong > memenuhi atau menolak permintan
d. Meminta > memenuhi atau menolak permintaan
e. Menawarkan > menerima atau menolak tawaran
f. Mengusulkan > menerima atau menolak usulan

4. Kalimat Persuasif dalam Teks Negosiasi


Anda telah memahami bahwa negosiasi bertujuan untuk mencapai kesepakatan yang
menguntungkan semua pihak. Untuk mencapai kesepakatan itu, diperlukan kemampuan untuk
memengaruhi pihak lain dengan bahasa yang tepat. Ciri bahasa dalam negosiasi yang berhasil
adalah bahasa yang santun dan persuasif.
Perhatikan contoh kalimat persuasif pada kutipan berikut ini.

Anak : “Ayah tenang saja, semuanya sudah aku pikirkan. Ayah


doakan saja biar aku mudah meraih cita-cita.”
Ayah : “Ya, sudahlah kalau itu mau kamu, tapi nanti malam kamu
pikirkan lagi, ya.”
Dalam kutipan di atas, si anak menggunakan kalimat persuasif Ayah doakan saja biar aku
mudah meraih cita-cita. Makna tersirat dari kalimat itu adalah si anak memaksa secara halus
kepada ayahnya agar mengizinkannya memilih sekolah sesuai dengan cita-citanya.
Bahasa yang santun juga sangat memengaruhi keberhasilan negosiasi. Kata-kata yang
digunakan untuk menunjukkan kesopananan antara lain: tolong, silakan, cobalah, percayalah,
dan bolehkah. Kata-kata tersebut sebenarnya kata-kata yang bersifat perintah tetapi
disampaikan secara persuasif. Dengan demikian, terkesan sopan dan sulit ditolak oleh lawan
bicara.

Bagaimana kalian sekarang?


Setelah Anda belajar bertahap dan berlanjut berikut diberikan pertanyaan dan
tugas untuk mengukur diri Anda terkait dengan materi yang telah dipelajari.
5. Pertanyaan dan Tugas
Petunjuk:
Bacalah teks negosiasi berikut ini kemudian analisislah struktur teksnya.
1. Pertanyaan
a) Apakah orientasi dalam teks negosiasi sama dengan perkenalan?
b) Apa saja pengajuan yang disampaikan Pak Edy kepada Kepala Desa ?
c) Apa saja penawaran yang disampaikan Pak Kepala Desa ?
d) Apakah negosiasi dalam teks tersebut tercapai? Apa buktinya ?
e) Analisislah kalimat persuasif yang terdapat di dalamnya dan tentukan juga makna
tersirat yang hendak disampaikan penuturnya!

2. Tugas
a) Secara berkelompok, Amatilah hasil pertanian, perikanan, atau perkebunan, usaha
home industri, rumah makan, atau kegiatan perekonomian lainnya di sekitar tempat
tinggalmu!
b) Pilihlah salah satu di antara permasalahan tersebut sebagai topik teks negosiasi!
c) Berpura-puralah sebagai seorang pengusaha yang sedang memperluas bisnisnya.
d) Susunlah teks negosiasi dalam bentuk dialog berdasarkan topik tersebut!
e) Buatlah surat penawaran berisi penawaran produk terbaru perusahaanmu kepada
instansi, lembaga, atau calon mitra bisnis.
f) Agar surat yang kamu buat benar secara isi (dilihat dari sisi bisnis), berkonsultasilah
kepada guru ekonomimu.

Setelah menyelesaikan soal di atas dan mengikuti kegiatan belajar 1 dan 2 silakan
kalian berdiskusi dengan teman sebangku atau teman lain jika memang masih ada
beberapa hal yang perlu dikaji ulang. Ini adalah bagian akhir dari UKB materi teks
Negosiasi, selamat melanjutkan belajar ke UKB berikutnya. Sukses untuk kalian!

“Lawan sastra ngesti mulya”


Kata Dengan ilmu kita menuju kemuliaan
Mutiara
Ki Hadjar Dewantara