Anda di halaman 1dari 22

33

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN


TAHUN PELAJARAN 2017/2018

Sekolah : SMA Negeri 2 Boyolali


Mata Pelajaran : Ekonomi
Kelas / Semester : XII / Satu
Materi Pokok : Persamaan Dasar Akuntansi
Alokasi Waktu : 12 x 45 menit (3 kali pertemuan)

A. Kompetensi Inti :
Rumusan Kompetensi Sikap Spiritual yaitu “Menghayati dan mengamalkan ajaran agama yang
dianutnya”. Adapun rumusan Kompetensi Sikap Sosial yaitu “Menunjukkan perilaku jujur, disiplin,
tanggung jawab, peduli (gotong royong, kerjasama, toleran, damai), santun, responsif, dan proaktif;
sebagai bagian dari solusi atas berbagai permasalahan dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam serta menempatkan diri sebagai cerminan bangsa dalam pergaulan
dunia”. Kedua kompetensi tersebut dicapai melalui pembelajaran tidak langsung (indirect teaching),
yaitu melalui keteladanan, pembiasaan, dan budaya sekolah.

KI 3. Memahami, menerapkan, menganalisis dan mengevaluasi pengetahuan faktual, konseptual,


prosedural, dan metakognitif berdasarkan rasa ingintahunya tentang ilmu pengetahuan,
teknologi, seni, budaya, dan humaniora dengan wawasan kemanusiaan, kebangsaan,
kenegaraan, dan peradaban terkait penyebab fenomena dan kejadian, serta menerapkan
pengetahuan prosedural pada bidang kajian yang spesifik sesuai dengan bakat dan minatnya
untuk memecahkan masalah.

KI 4. Mengolah, menalar, menyaji, dan mencipta dalam ranah konkret dan ranah abstrak terkait
dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah secara mandiri serta bertindak
secara efektif dan kreatif, dan mampu menggunakan metode sesuai kaidah keilmuan.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator :


Kompetensi Dasar Indikator
3.2. Mendeskripsikan konsep 3.2.1 Menjelaskan sumber pencatatan akuntansi
persamaan dasar akuntansi 3.2.2 Mengidentifikasi macam-macam bukti transaksi
keuangan
3.2.3 Menjelaskan pengertian akun atau rekening
3.2.4 Mengklasifikasi akun atau rekening
3.2.5 Mengidentifikasi fungsi akun atau rekening
3.2.6 Menjelaskan kode akun atau rekening
3.2.7 Menjelaskan konsep persamaan dasar akuntansi
3.2.8 Menganalisis transaksi terhadap persamaan dasar
akuntansi
3.2.9 Melakukan pecatatan transaksi ke dalam persamaan
dasar akuntansi
3.2.10 Menjelaskan pengertian laporan keuangan
3.2.11 Menjelaskan asumsi dasar penyusunan laporan
keuangan
3.2.12 Menjelaskan unsur-unsur dalam laporan keuangan
3.2.13 Mengidentifikasi jenis-jenis laporan keuangan
3.2.14 Menyusun laporan keuangan berdasarkan
persamaan dasar akuntansi
4.2. Menyajikan persamaan dasar 4.2.1 Mempresentasikan konsep persamaan dasar
34
akuntansi akuntansi

C. Tujuan Pembelajaran
Setelah mengikuti kegiatan pembelajaran melalui pendekatan saintifik dengan menggunakan
model pembelajaran Problem Based Learning, peserta didik dapat Mendeskripsikan konsep
persamaan dasar akuntansi dan peserta didik dapat menyajikan persamaan dasar akuntansi dengan
penuh tanggung jawab, bekerja keras, toleransi dan bekerja sama.

Fokus nilai-nilai sikap


1. Religius
2. Disiplin
3. Kerja keras
4. Mandiri
5. Kreatif
6. Tanggung jawab
7. Kedisiplinan

D. Materi Pembelajaran
Persamaan Dasar Akuntansi
Konsep
 Konsep persamaan dasar Akuntansi
Prosedur
 Analisis transaksi dan pencatatan dalam persamaan dasar akuntansi

E. Pendekatan dan Metode Pembelajaran


a. Pendekatan : Saintifik
b. Model : PBL
c. Metode : Ceramah, Diskusi, tanya jawab dan penugasan

F. Media Pembelajaran
Media/Alat : Laptop, LCD, Peta Konsep dan Power point

G. Sumber Belajar
Ismawanto. 2017. Ilmu Ekonomi untuk Kelas XII SMA dan MA Kelompok Peminatan IPS.Surakarta:
PT Tiga Serangkai Pustaka Mandiri
Ismawanto. 2017. Panduan Materi Sukses Olimpiade Sains Ekonomi Jilid 2 (Akuntansi). Jakarta: Bina
Prestasi Insani.
Buku ekonomi lain yang relevan dan ber-isbn, internet dan nara sumber

H. Langkah-Langkah Pembelajaran
a. Pertemuan Minggu IV
Alokasi
Kegiatan Deskripsi
waktu
Pendahuluan a) Kelas dipersiapkan agar lebih kondusif untuk proses belajar 15 menit
mengajar; kerapian dan kebersihan ruang kelas, berdoa, presensi
(absensi, kebersihan kelas, menyiapkan media dan alat serta
buku yang diperlukan).
b) Peserta didik disinggung tentang materi minggu lalu yaitu
akuntansi sebagai sistem informasi kemudian dihubungkan
dengan kegiatan yang berkaitan dengan suatu perusahaan dan
kegiatan akuntansi perusahaan jasa.
c) Peserta didik ditegaskan kembali tentang topik dan
menyampaikan kompetensi yang akan dicapai.
35
Alokasi
Kegiatan Deskripsi
waktu
d) Peserta didik dibagi menjadi enam kelompok (kelompok I, II, III,
IV, V, dan VI) dan diberikan waktu untuk diskusi 30 menit.
Inti a) Sebelum peserta didik mempelajari Sumber pencatatan 150 menit
akuntansi dan Klasifikasi akun/rekening, peserta didik dapat
diberikan apersepsi dengan menanyakan tentang pasar
dalam kegiatan akuntansi dalam perusahaan jasa yang mereka
ketahui.
b) Kelompok I, II dan III ditugaskan untuk melakukan kajian
tentang Sumber pencatatan akuntansi melalui bukti-bukti
transaksi dan buku-buku yang tersedia termasuk ke
perpustakaan.
c) Kelompok IV, V dan VI ditugaskan untuk melakukan kajian
tentang Klasifikasi akun/rekening melalui data akuntansi
perusahaan jasa dan buku-buku yang tersedia termasuk ke
perpustakaan.
d) Setiap kelompok harus membuat laporan sesuai dengan
masalah yang dikaji. Hasil kajian itu sebaiknya didukung
dengan gambar-gambar dan data akuntansi yang relevan.
e) Kelompok I dan V ditunjuk oleh guru untuk
mempresentasikan kajiannya kemudian kelompok II, III, IV dan
VI yang tidak presentasi dapat mengajukan pertanyaan.
f) Peserta didik diminta menuliskan hasil diskusi pada lembar
kertas kerja.
g) Hasil diskusi kelompok kemudian dikumpulkan kepada guru.
Penutup a) Peserta didik dapat ditanya apakah sudah memahami 15 menit
materi tersebut.
b) Peserta didik diminta untuk mengumpulkan kertas kerja hasil
diskusi.
c) Guru menutup pembelajaran minggu ke-4 ini dengan
memberikan ringkasan tentang makna sumber pencatatan
akuntansi dan klasifikasi akun/rekening. Dan mengajak berdoa
semoga pembelajaran hari ini bermanfaat untuk kita semua.
d) Peserta didik diberikan uji pemahaman materi dan tugas
mandiri atau tugas kelompok

b. Pertemuan Minggu V
Alokasi
Kegiatan Deskripsi
waktu
Pendahuluan a) Kelas dipersiapkan agar lebih kondusif untuk proses belajar 15 menit
mengajar; kerapian dan kebersihan ruang kelas, berdoa, presensi
(absensi, kebersihan kelas, menyiapkan media dan alat serta
buku yang diperlukan).
b) Peserta didik disinggung tentang materi minggu lalu yaitu
Sumber pencatatan akuntansi dan klasifikasi akun kemudian
menghubungkannya dengan kegiatan pencatatan akuntansi dalam
persamaan dasar akuntansi suatu perusahaan dan kondisi kegiatan
akuntansi suatu perusahaan sehari-hari.
c) Peserta didik ditegaskan kembali tentang topik dan
menyampaikan kompetensi yang akan dicapai.
Inti a) Sebelum peserta didik mempelajari Konsep persamaan dasar 150 menit
akuntansi dan analisis transaksi terhadap persamaan
36
Alokasi
Kegiatan Deskripsi
waktu
dasar akuntansi serta pencatatan transaksi ke dalam
persamaan akuntansi, terlebih dahulu Guru
mempresentasikan konsep persamaan akuntansi dan contoh
pencatatan transaksi ke dalam persamaan dasar akuntansi
b) Peserta didik diajak untuk mengamati berbagai contoh analisis
transaksi ke dalam persamaan akuntansi suatu perusahaan jasa
dan pencatatannya ke dalam persamaan akuntansi serta
mendiskusikan dengan peserta didik yang lain
c) Peserta didik disuruh untuk mengerjakan latihan soal berkaitan
dengan konsep persamaan akuntansi yang ada di buku paket
untuk menambah pemahaman dalam persamaan dasar akuntansi.
d) Peserta didik diajak menganalisis tentang pengaruh transanksi
suatu perusahaan jasa yang akan dicatat ke dalam persamaan
dasar akuntansi dengan bimbingan guru
e) Peserta didik disuruh untuk mengerjakan soal pada uji
pemahaman materi
f) Peserta didik disuruh untuk mempresentasikan hasil mengerjakan
soal-soal latihan
Penutup a) Peserta didik dapat ditanya apakah sudah memahami 15 menit
materi tersebut.
b) Peserta didik diminta untuk mengumpulkan jawaban uji
pemahaman materi
e) Guru menutup pembelajaran minggu ke-5 ini dengan
memberikan ringkasan tentang makna konsep persamaan
dasar akuntansi dan pencatatannya. Dan mengajak berdoa
semoga pembelajaran hari ini bermanfaat untuk kita semua.
d) Peserta didik diberikan uji pemahaman materi dan tugas
mandiri atau tugas kelompok

c. Pertemuan Minggu VI
Alokasi
Kegiatan Deskripsi
waktu
Pendahuluan a) Kelas dipersiapkan agar lebih kondusif untuk proses belajar 15 menit
mengajar; kerapian dan kebersihan ruang kelas, berdoa, presensi
(absensi, kebersihan kelas, menyiapkan media dan alat serta
buku yang diperlukan).
b) Peserta didik disinggung tentang materi minggu lalu yaitu
konsep persamaan dasar akuntansi, analisis transaksi terhadap
persamaan dasar akuntansi dan pencatatan transaksi ke dalam
persamaan dasar akuntansi.
c) Peserta didik ditegaskan kembali tentang topik dan
menyampaikan kompetensi yang akan dicapai.
d) Peserta didik dibagi menjadi enam kelompok (kelompok I, II, III,
IV, V, dan VI) dan diberikan waktu untuk diskusi 30 menit.
Inti a) Sebelum peserta didik mempelajari laporan keuangan 150 menit
berdasarkan persamaan akuntansi, peserta didik dapat
diberikan apersepsi dengan menanyakan tentang
perbedaan antara analisis pengaruh transaksi ke dalam
persamaan akuntansi dan pencatatan transaksi ke dalam
persamaan dasar akuntansi yang mereka ketahui.
b) Kelompok I dan IV ditugaskan untuk melakukan kajian tentang
37
Alokasi
Kegiatan Deskripsi
waktu
penyusunan laporan laba-rugi berdasarkan persamaan
dasar akuntansi melalui buku-buku yang tersedia termasuk
ke perpustakaan.
c) Kelompok II dan V ditugaskan untuk melakukan kajian tentang
penyusunan laporan perubahan modal dan neraca melalui buku-
buku yang tersedia termasuk ke perpustakaan.
d) Kelompok I I I dan VI ditugaskan untuk melakukan kajian
tentang penyusunan laporan arus kas berdasarkan transaksi
dan persamaan dasar akuntansi melalui buku-buku yang
tersedia termasuk ke perpustakaan.
e) Setiap kelompok harus membuat laporan sesuai dengan
masalah yang dikaji. Hasil kajian itu sebaiknya didukung
dengan penyusunan laporan keuangan yang relevan.
f) Kelompok I, II dan III ditunjuk oleh guru untuk
mempresentasikan kajiannya kemudian kelompok IV, V dan VI
yang tidak presentasi dapat mengajukan pertanyaan.
g) Peserta didik diminta menuliskan hasil kerja atau diskusi pada
lembar kertas kerja.
h) Hasil diskusi kelompok kemudian dikumpulkan kepada guru.
Penutup a) Peserta didik dapat ditanya apakah sudah memahami 15 menit
materi tersebut.
b) Peserta didik diberikan pertanyaan lisan secara acak untuk
mendapatkan umpan balik atas pembelajaran minggu ini.
c) Sebelum mengakhiri pelajaran, peserta didik diminta untuk
menyerahkan kertas kerja dan melakukan penilaian
d) Guru menutup pembelajaran minggu ke-6 ini dengan
memberikan ringkasan tentang makna penyusunan laporan
keuangan berdasarkan persamaan dasar akuatansi. Dan mengajak
berdoa semoga pembelajaran hari ini bermanfaat untuk kita
semua.
e) Peserta didik diberikan uji pemahaman materi dan tugas
mandiri atau tugas kelompok
I. Penilaian Proses dan Hasil Pembelajaran
1. Teknik Penilaian :
A. Penilaian Pengetahuan : Tes Tertulis
B. Penilaian Keterampilan : Unjuk Kerja/ Praktik dan Portofolio
2. Bentuk Penilaian :
A. Tes tertulis : Pilihan ganda dan Uraian beserta pedoman penilaian
B. Unjuk kerja : lembar penilaian presentasi dan pedoman penilaian
C. Portofolio : Pengumpulan tugas mandiri
3. Instrumen penilaian : terlampir
4. Alat Penilaian : Soal terlampir
Tuntang, 15 Juli 2018
Mengetahui, Guru Mata Pelajaran,
Kepala Sekolah,

Dra, ARIYATI ADI KUSUMAWATI ALVIN WIDYARTO, S.Pd.


NIP. 19670419 199203 2 004 NIP. 198009172014061001
38
Lampiran Materi Pembelajaran
Materi Pertemuan IV

PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI


A. SUMBER PENCATATAN AKUNTANSI

Untuk melakukan pencatatan suatu transaksi, sebaiknya didasarkan pada dokumen


sumber atau bukti transaksi keuangan yang disebut sumber pencatatan. Dalam suatu
perusahaan terdapat berbagai macam transaksi keuangan. Transaksi keuangan adalah kejadian-
kejadian menyangkut organisasi yang diukur dengan sejumlah uang dan dicatat dalam akuntansi.
Dokumen sumber yang merupakan bukti pencatatan dapat dibedakan menjadi dua, yaitu:
1 . bukti pencatatan intern atau transaksi internal,
2 . bukti pencatatan ekstern atau transaksi eksternal,

Macam-macam bukti transaksi yang akan digunakan dalam proses pencatatan akuntansi,
mulai dari jurnal sampai dengan penyusunan laporan keuangan.
1 . Kuitansi
Kuitansi adalah bukti pembayaran yang dibuat oleh pihak yang menerima uang. Bagian
sebelah kanan dari kuitansi diberikan kepada pihak pembayar dan bagian kiri dari kuitansi
(subkuitansi) ditinggal sebagai bukti.
2. Nota
Nota atau Nota Kontan adalah bukti penjualan barang yang langsung dibayar oleh pembeli.
Nota biasanya dibuat rangkap dua, yang aslinya diberikan kepada pembeli dan tembusannya
dipakai sebagai bukti penjual.
3 . Cek (Cheque)
Cek adalah perintah yang diterima dari pihak lain sebagai alat untuk melakukan pembayaran
melalui bank.
4. Faktur
Faktur adalah bukti transaksi untuk pembelian dan penjualan kredit yang dibuat pihak
penjual kepada pihak pembeli. Pembeli akan menerima faktur asli sebagai bukti
pencatatannya, sedangkan penjual akan menerima faktur tembusan sebagai bukti
pencatatannya.
5 . Nota Debit (Debit Memo)
Nota debit adalah nota yang berisikan bahwa perkiraan langganan didebit karena
pengembalian barang yang dibeli.
6 . Nota Kredit (Credit Memo)
Nota kredit adalah nota yang berisikan perkiraan langganan dikredit karena penerimaan kembali
barang yang dijual.
7 . Memo/Memorial
Memo adalah bukti yang dibuat pimpinan perusahaan untuk bagian akuntansi atau urusan
akuntansi.

B. KLASIFIKASI AKUN ATAU REKENING ATAU PERKIRAAN

1. Pengertian Akun atau Rekening


Akun atau Rekening atau perkiraan (account) adalah daftar tempat mencatat perubahan aktiva,
kewajiban, modal, pendapatan dan beban dari transaksi keuangan. Akun atau Rekening
memberikan informasi tentang operasional perusahaan setiap hari, sehingga dapat diketahui
besarnya perubahan aktiva, kewajiban, modal, pendapatan dan beban. Tujuan pemakaian akun
adalah untuk mencatat data yang akan menjadi dasar dalam penyusunan laporan keuangan, akun
juga dapat memberikan informasi tentang jumlah saldo piutang kepada debitur atau utang kepada
39
kreditur, maupun jumlah saldo-saldo akun yang lainnya.
2. Klasifikasi Akun atau Rekening
Pada dasarnya akun atau rekening diklasifikasikan menjadi dua, yaitu akun riil (neraca) dan akun
nominal (laba rugi).
a. Akun riil (neraca) adalah akun yang pada akhir periode dilaporkan dalam laporan
neraca. Akun ini meliputi akun aktiva, kewajiban, dan ekuitas (modal).
1) Rekening aktiva atau harta (Assets)
a) Aktiva lancar (current account)
b ) Investasi jangka panjang (long term investment)
d) Aktiva tidak berwujud (intangible asset)
c) Aktiva tetap (fixed asset)
2) Akun kewajiban atau utang (Liability)
Akun kewajiban atau utang dikelompokkan menjadi utang lancar dan utang jangka
panjang.
a) Utang lancar (current liability)
b ) Utang jangka panjang (long term liability)
3) Akun ekuitas (modal)
Ekuitas atau modal adalah bagian hak pemilik terhadap kekayaan perusahaan, yaitu selisih
antara harta dikurangi dengan utang.
b . Akun nominal (laba/rugi) adalah akun yang pada akhir periode dilaporkan dalam laporan
laba/rugi.
Akun ini meliputi akun pendapatan dan beban.
1) Akun pendapatan atau penghasilan
2) Akun beban

3. Fungsi Akun atau Rekening


a. untuk mempermudah mencari data yang akan dibutuhkan dalam persiapan menyusun laporan
keuangan suatu perusahaan
b. untuk dapat memisahkan pencatatan transaksi sesuai dengan akun yang digunakan
c. untuk dapat menentukan besarnya saldo akhir masing-masing akun setelah dilakukan proses
pencatatan transaksi
d. transaksi yang terjadi dalam suatu perusahaan dapat dicatat secara tepat dan lengkap
e. agar perusahaan dapat menggunakan banyaknya akun yang dibutuhkan dalam suatu
entitas/perusahaan

4. Kode Akun/Rekening
Pemberian nomor kode rekening dalam pencatatan transaksi keuangan sangat diperlukan. Adapun
kegunaan pemberian kode rekening antara lain:
a. menyediakan identifikasi ringkas,
b . mempermudah pencarian rekening yang diinginkan,
c. mempermudah pencatatan dan penyimpanan data,
d. mempermudah untuk melakukan proses selanjutnya.

Penyusunan nomor kode rekening tersebut harus disesuaikan dengan kebutuhan unit usaha
(perusahaan) yang bersangkutan. Pemberian nomor kode rekening dalam suatu perusahaan dapat
dilakukan dengan empat cara, yaitu sebagai berikut.
1). Sistem Numerial (Numerical)
Sistem numerial adalah pemberian nomor kode rekening dengan menggunakan angka.
2) Sistem Desimal
Sistem decimal adalah pemberian kode rekening dengan menggunakan dasar angka sepuluh
digit, yaitu angka 0 sampai dengan 9.
3) Sistem Mnemonic
Sistem mnemonic adalah pemberian kode dengan menggunakan huruf.
40
4) Sistem Kombinasi huruf dan angka

INSTRUMEN PENILAIAN PERTEMUAN IV


Jawablah dengan singkat dan jelas menurut pendapat anda!
1. Jelaskan yang dimaksud dengan sumber pencatatan dalam bidang akuntansi!
2. Identifikasikan macam-macam bukti pembukuan!
3. Identifikasikan fungsi nomor kode rekening/akun/perkiraan!
4. Berikan penjelasan klasifikasi akun dalam suatu perusahaan!
5. Berikan 5 contoh akun yang termasuk akun aktiva lancar, aktiva tetap dan Utang lancar!

Score : Setiap soal memiliki nilai 5


Nilai akhir : Jumlah Score x 4

TUGAS DISKUSI KELOMPOK


Lakukan kunjungan ke salah satu perusahaan jasa yang terdekat di daerah kalian misalkan ke
perusahaan jsa salon atau bengkel, kemudian lakukan identifikasi mengenai jenis bukti – bukti
transaksi yang ada dalam perusahaan tersebut dan jelaskan mengapa bukti itu dibuat!
41
Materi Pertemuan V

C. KONSEP PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI

Persamaan dasar akuntansi diperlukan untuk mengenalkan awal pemikiran akuntansi dalam
melakukan pencatatan transaksi keuangan. Setiap transaksi yang terjadi dalam suatu perusahaan
dicatat dengan menggunakan sistem berpasangan dan prinsip keseimbangan antara aktiva
dengan pasiva, artinya jumlah kekayaan harus sesuai dengan hak atas kekayaan perusahaan
tersebut.
Persamaan dasar akuntansinya dapat ditulis:

AKTIVA = PASIVA
Pasiva dibagi menjadi dua, yaitu hak dari para kreditur (kewajiban) dan hak dari pemilik
perusahaan (ekuitas), artinya harta bisa berasal dari pemilik perusahaan yang disebut modal dan
bisa juga berupa pinjaman (dari luar perusahaan) yang disebut kewajiban/utang. Jadi,
persamaan dasar akuntansinya berubah menjadi:

AKTIVA = KEWAJIBAN + EKUITAS atau HARTA = UTANG + MODAL

D. ANALISIS TRANSAKSI TERHADAP PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI

Suatu transaksi keuangan sangat berpengaruh terhadap persamaan dasar akuntansi.


Beberapa kemungkinan analisis transaksi tersebut di antaranya sebagai berikut.
a. Suatu transaksi dapat memengaruhi harta saja, harta dan utang, harta dan modal, utang dan
modal, serta besarnya harta, utang, dan modal.
b . Penambahan atau pengurangan aktiva akan selalu timbul diimbangi dengan penambahan atau
pengurangan terhadap pasiva (utang dan modal).
c. Pendapatan akan selalu menambah modal, sedangkan beban akan selalu mengurangi modal.

Sedangkan hal-hal yang dapat mempengaruhi besarnya modal suatu perusahaan dalam pencatatan
persamaan akuntansi, antara lain :
a. Adanya laba atau rugi perusahaan
b. Adanya pendapatan yang diterima perusahaan
c. Adanya beban yang dikeluarkan perusahaan
d. Adanya pengambilan untuk keperluan pribadi (Prive)
e. Adanya investasi tambahan dari pemilik atau dari sumbangan (donasi)

Untuk lebih jelasnya, simaklah contoh analisis pengaruh transaksi keuangan terhadap persamaan
dasar akuntansi di bawah ini.
Pada tanggal 1 Agustus 2014 Tuan Baharudin mendirikan sebuah usaha yang bergerak di bidang
servis sepeda motor dengan nama Servis Sepeda Motor BAHAR. Berikut ini transaksi selama bulan
Agustus 2014.
a. Diinvestasikan sebagai modal pertama berupa uang tunai sebesar Rp10.000.000,00 dan
Peralatan kantor sebesar Rp500.000,00.
Analisis :
Harta (kas) bertambah Rp10.000.000,00, harta (peralatan) bertambah Rp500.000,00, dan
modal bertambah Rp10.500.000,00.
b . Dibayar sewa atas ruangan usaha bengkel sebesar Rp60.000,00 untuk 1 bulan.
Analisis :
Harta (kas) berkurang Rp60.000,00 dan modal berkurang Rp60.000,00.
c. Dibeli secara kredit perlengkapan bengkel dari Toko Motor Jaya seharga Rp400.000,00 dan
42
peralatan bengkel seharga Rp1.000.000,00.
Analisis :
Harta (perlengkapan) bertambah Rp400.000,00, harta (peralatan) bertambah
Rp1.000.000,00 dan utang bertambah Rp1.400.000,00.
d. Diterima pendapatan atas jasa yang telah diberikan selama 1 minggu sebesar Rp 1.600.000,00.
Analisis :
Harta (kas) bertambah Rp1.600.000,00 dan modal bertambah Rp1.600.000,00.
e. Dibayar listrik dan air untuk bulan Agustus 2014 sebesar Rp200.000,00.
Analisis :
Harta (kas) berkurang Rp200.000,00 dan modal berkurang Rp200.000,00.
f. Telah diselesaikan jasa servis kepada langganan dengan biaya yang diperhitungkan sebesar
Rp750.000,00. Jumlah tersebut difakturkan untuk ditagih.
Analisis :
Harta (piutang usaha) bertambah Rp750.000,00 dan modal bertambah Rp750.000,00.
g. Dibayar sebagian utang atas pembelian pelengkapan sebesar Rp250.000,00.
Analisis :
Harta (kas) berkurang Rp250.000,00 dan utang berkurang Rp250.000,00.
h. Diterima sebagian pelunasan piutang atas transaksi huruf f sebesar Rp500.000,00.
Analisis :
Harta (kas) bertambah Rp500.000,00 dan harta (piutang usaha) berkurang Rp500.000,00.
i. Tuan Baharudin mengambil uang tunai untuk digunakan secara pribadi sebesar Rp100.000,00.
Analisis :
Harta (kas) berkurang Rp100.000,00 dan modal berkurang Rp100.000,00.
j. Dibayar gaji pembantu bengkel untuk bulan Agustus 2014 sebesar Rp300.000,00 dan
dibayar rekening telepon sebesar Rp75.000,00.
Analisis :
Harta (kas) berkurang Rp375.000,00, modal juga berkurang Rp300.000,00 dan Rp75.000,00.
k . Pada akhir bulan Agustus 2014 perlengkapan yang masih ada sebesar Rp250.000,00 dan
peralatan bengkel disusutkan sebesar Rp50.000,00.
Analisis :
Harta (perlengkapan) berkurang Rp150.000,00, harta (akumulasi penyusutan peralatan)
bertambah Rp50.000,00, dan modal berkurang Rp200.000,00.
l. Diterima pendapatan atas jasa servis sebesar Rp1.500.000,00
Analisis :
Harta (kas) bertambah Rp1.500.000,00 dan modal bertambah Rp1.500.000,00.

E. PENCATATAN TRANSAKSI KE DALAM PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI

Berdasarkan analisis transaksi dan pengaruhnya dalam persamaan akuntansi, maka dapat
disusun persamaan dasar akuntansi sebagai berikut.
SERVIS SEPEDA MOTOR BAHAR
PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI
BULAN AGUSTUS 2014
HARTA UTANG + MODAL
No Kas Piutang Perlengkap Peralatan (Akum.Pe Utang Modal Tn. Keterangan
. an nyusutan) usaha Baharudin
a. 10.000.000 - - 500.000 - - 10.500.000 Investasi awal
b. (60.000) - - - - - (60.000) Beban sewa
9.940.000 - - 500.000 - - 10.440.000
c. - - 400.000 1.000.000 - 1.400.000 -
9.940.000 - 400.000 1.500.000 - 1.400.000 10.440.000
d. 1.600.000 - - - - - 1.600.000 Pendapatan
43
servis
e. 11.540.000 - 400.000 1.500.000 - 1,400.000 12.040.000
(200.000) - - - - - (200.000) Beban listrik dan
f. air
11.340.000 - 400.000 1.500.000 - 1.400.000 11.840.000
g. - 750.000 - - - - 750.000 Pendapatan
servis
h. 11.340.000 750.000 400.000 1.500.000 - 1.400.000 12.590.000
(250.000) - - - - (250.000) -
i. 11.090.000 750.000 400.000 1.500.000 - 1.150.000 12.590.000
500.000 (500.000) - - - - -
j. 11.590.000 250.000 400.000 1.500.000 - 1.150.000 12.590.000
(100.000) - - - - - (100.000) Prive Tn.
Baharudin
k. 11.490.000 250.000 400.000 1.500.000 - 1.150.000 12.490.000
(375.000) - - - - - (300.000) Beban gaji
( 75.000) Beban telepon
l. 11.115.000 250.000 400.000 1.500.000 - 1.150.000 12.115.000
So. - - (150.000) - (50.000) - (150.000) Beban perlengkap.
( 50.000) Beban penyusutan
11.115.000 250.000 250.000 1.500.000 (50.000) 1.150.000 11.915.000
1.500.000 - - - - - 1.500.000 Pendapatan
12.615.000 250.000 250.000 1.500.000 (50.000) 1.150.000 13.415.000 servis

INSTRUMEN PENILAIAN PERTEMUAN V


Jawablah dengan singkat dan jelas menurut pendapat anda!
1. Bagaimana persamaan dasar akuntansi yang umum digunakan?
2. Berikan contoh 3 transaksi, yang menyatakan :
a. Bertambahnya harta diimbangi dengan berkurangnya harta lain
b. Bertambahnya harta diimbangi dengan bertambahnya utang
c. Bertambahnya harta diimbangi dengan bertambahnya modal
d. Berkurangnya harta diimbangi dengan berkurangnya modal
3. Dalam persamaan akuntansi, terdapat pernyataan bahwa pendapatan akan menambah modal,
sedangkan beban akan mengurangi modal. Jelaskan maksud pernyataan tersebut!
4. Jika harta bertambah Rp 50.000.000,00 dan utang bertambah Rp 20.000.000,00, maka berapa besarnya
perubahan modal?
5. Berikan contoh transaksi yang menyatakan bertambahnya harta diimbangi dengan berkurangnya harta
lain dan bertambahnya modal!

Score : Setiap soal memiliki nilai 5


Nilai akhir : jumlah Score x 4

TUGAS DISKUSI KELOMPOK


Carilah contoh laporan keuangan perusahaan jasa yang menyajikah laporan rugi laba dalam bentuk
single step dan multiple step, kemudian lakukan analisa jenis persamaan dan perbedaannya serta
kelebihan dan kelemahan kedua bentuk laporan tersebut !
44
Materi Pertemuan X

F. LAPORAN KEUANGAN

1. Pengertian Laporan Keuangan


Laporan keuangan dapat diidentifikasikan secara jelas dari informasi yang diperoleh oleh
suatu perusahaan. Komponen laporan keuangan selalu disajikan dengan urutan sebagai berikut.
1 . Nama perusahaan pelapor atau identitas lain.
2 . Cakupan laporan keuangan, apakah mencakup hanya satu entitas atau beberapa entitas.
3 . Tanggal atau periode yang dicakup oleh laporan keuangan, mana yang lebih tepat bagi setiap
komponen laporan keuangan.
4 . Mata uang pelaporan.
5 . Satuan angka yang digunakan dalam penyajian laporan keuangan.

2. Asumsi Dasar Penyusunan Laporan Keuangan


a. Asas Accrual Basic (Dasar Akrual)
b. Asas Cash Basic (Dasar Tunai)

3. Unsur-Unsur dalam Laporan Keuangan


a. Unsur Neraca
Neraca adalah laporan yang menunjukkan posisi keuangan perusahaan pada akhir periode. Posisi
keuangan yang dimaksud terdiri atas aktiva (harta), kewajiban (utang), dan ekuitas (modal).
Pos-pos tersebut dapat didefinisikan sebagai berikut.
a. Aktiva adalah sumber daya yang dikuasai oleh perusahaan sebagai akibat dari peristiwa masa lalu
dan manfaat ekonomi yang diharapkan akan diperoleh perusahaandi masa depan.
b. Kewajiban adalah utang perusahaan di masa kini yang timbul dari peristiwa masa lalu,
penyelesaiannya diharapkan mengakibatkan arus keluar dari sumber daya perusahaan yang
mengandung manfaat ekonomi.
c. Ekuitas adalah hak residual atas aktiva perusahaan setelah dikurangi semua kewajiban.

b. Unsur Laporan Laba/Rugi


Laporan laba/rugi adalah laporan yang menunjukkan kinerja perusahaan, yakni tentang besarnya
pendapatan (penghasilan) dan beban pada akhir periode akuntansi.
Unsur-unsur tersebut dapat didefinisikan sebagai berikut.
a. Penghasilan (income) adalah kenaikan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi
dalam bentuk pemasukan atau penambahan aktiva atau penurunan kewajiban yang
mengakibatkan kenaikan ekuitas yang bukan berasal dari kontribusi penanam modal.
b. Beban (expense) adalah penurunan manfaat ekonomi selama suatu periode akuntansi dalam
bentuk arus keluar/ berkurangnya aktiva atau terjadinya kewajiban yang
mengakibatkan penurunan ekuitas yang tidak menyangkut pembagian kepada penanam modal.

4. Jenis Laporan Keuangan


a. Laporan posisi keuangan (neraca) pada akhir periode, yaitu laporan yang
menggambarkan posisi keuangan, baik aktiva, kewajiban, maupun ekuitas suatu perusahaan
selama periode tertentu.
b . Laporan laba-rugi komprehensif selama periode, yaitu laporan yang menggambarkan jumlah
penghasilan dan beban suatu perusahaan selama suatu periode.
c. Laporan perubahan ekuitas selama periode, yaitu laporan yang berisi tentang perubahan
ekuitas yang menunjukkan penambahan atau berkurangnya kekayaan selama periode tertentu
(aktiva bersih).
d. Laporan arus kas selama periode, yaitu laporan mengenai arus kas selama periode tertentu yang
diklasifikasikan menurut aktivitas operasi, aktivitas investasi, dan aktivitas pendanaan.
45
e. Catatan atas laporan keuangan, berisi ringkasan kebijakan akuntansi penting dan informasi
penjelasan lain
f. Laporan posisi keuangan pada awal periode komparatif yang disajikan ketikan entitas (perusahaan)
menetapkan suatu kebijakan akuntansi secara retrospektif atau membuat penyajian kembali pos-
pos laporan keuangan, atau ketika entitas mengklasifikasi pos-pos dalam laporan keuangannya
5. Fungsi Laporan Keuangan
a. Alat perencanaan, pengendalian kegiatan perusahaan, dan dasar pembuatan keputusan
bagi pimpinan perusahaan.
b. Llaporan selama menjalankan perusahaan yang benar-benar dapat dipertanggungjawabkan
kepada pemilik perusahaan dan pihak lain di luar perusahaan yang membutuhkan
laporan tersebut.
G. PERSAMAAN DASAR AKUNTANSI DAN LAPORAN KEUANGAN
Laporan keuangan yang disajikan setiap akhir periode tersebut didasarkan pada Standar
Akuntansi Keuangan (SAK) yang terdiri atas laporan laba rugi, laporan perubahan modal, neraca,
dan laporan arus kas.
1. Laporan Laba/Rugi (Income Statement)
a. Bentuk Langsung (Single Step)
Menurut bentuk ini, seluruh pendapatan dijumlahkan dan semua beban dijumlahkan. Dari
selisih jumlah pendapatan dengan jumlah beban dapat diketahui besarnya laba atau rugi
usaha.
b . Bentuk Bertahap (Multiple Step)
Menurut bentuk ini, dalam laporan laba/rugi diadakan pengelompokan atas jenis
pendapatan dan jenis beban. Di mana pendapatan dibedakan atas pendapatan usaha dan
pendapatan di luar usaha, serta beban dibedakan pula atas beban usaha dan beban di luar
usaha. Kemudian dari selisih pendapatan dan beban diperoleh laba atau rugi perusahaan.
2. Laporan Perubahan Modal (Capital Statement)
Laporan perubahan modal adalah laporan yang menunjukkan sebab-sebab adanya perubahan
modal, dari modal awal sampai dengan modal akhir periode. Dalam laporan perubahan modal
ditunjukkan dengan perhitungan antara modal pemilik awal periode ditambah laba bersih
seperti yang tercantum dalam laporan laba/rugi, kemudian dikurangi dengan pengambilan
pribadi pemilik (prive), sehingga diperoleh modal pemilik akhir periode.
3. Neraca (Balance Sheet)
Neraca adalah laporan yang menunjukkan keadaan keuangan atau posisi keuangan suatu
perusahaan pada akhir periode. Posisi keuangan yang dimaksud terdiri atas jumlah aktiva,
kewajiban, dan modal. Dalam penyusunan neraca harus diurutkan sesuai dengan tingkat
likuiditasnya atau tingkat kelancarannya. Rekening yang lancar harus didahulukan
penyusunannya dan rekening yang kurang lancar disusun di bawahnya.
Neraca dapat disusun dengan dua bentuk, yaitu bentuk stafel dan bentuk skontro.
a. Bentuk Laporan (Stafel)
Neraca yang disusun dalam bentuk stafel artinya neraca disajikan dengan harta atau
aktiva di bagian atas dan kewajiban serta modal di bagian bawahnya. Neraca bentuk stafel
sering disebut juga bentuk laporan/vertikal.
b. Bentuk Skontro
Neraca yang disusun dalam bentuk T artinya penyajian harta di sebelah kiri dan penyajian
kewajiban dan modal di sebelah kanan, atau sering dikatakan bentuk sebelah menyebelah.
4. Laporan Arus Kas (Cash Flow Statement)
Laporan arus kas adalah laporan yang menunjukkan arus masuk dan aurs keluas tentang kas dan
setara dengan kas. Kas merupakan uang tunai atau saldo kas dan rekening giro, sedangkan setara kas
merupakan investasi yang sifatnya sangat likuid, berjangka pendek dan dengan cepat dapat dijadikan
kas.
a. Arus Kas Dari Aktivitas Operasi (Operating)
46
Arus Kas dari aktivitas Operasi terutama diperoleh dari pendapatan perusahaan. Oleh karena itu
arus kas tersebut pada umumnya berasal dari transaksi dan peristiwa lain yang mempengaruhi
penetapan laba atau rugi bersih.
b. Arus Kas Dari Aktivitas Investasi (Investment)
Arus kas dari aktivitas investasi mencerminkan penerimaan dan pengeluaran kas sehubungan
dengan sumber daya yang bertujuan untuk menghasilkan pendapatan dan arus kas masa
depan.
c. Arus Kas Dari Aktivitas Pendanaan (Financing)
Pengungkapan terpisah arus kas yang timbul dari aktivitas pendanaan perlu dilakukan sebab
berguna untuk memprediksi klain terhadap arus kas masa depan oleh para pemasok modal
perusahaan.

INSTRUMEN PENILAIAN PERTEMUAN VI


Jawablah dengan singkat dan jelas menurut pendapat anda!
1. Bilamana suatu perusahaan mengalami kerugian dan memperoleh keuntungan? Jika diperoleh
keuntungan akan dipergunakan untuk apa saja?
2. Identifikasikan faktor-faktor yang mempengaruhi besarnya modal suatu perusahaan!
3. Dalam penyusunan neraca, mungkinkah suatu perusahaan terjadi pasiva lebih besar dari pada aktivanya?
Jelaskan!
4. Jelaskan pengertian laporan laba-rugi, laporan perubahan modal, neraca dan laporan arus kas!
5. Identifikasikan arus kas masuk yang berasal dari aktivitas operasi!

Score : Setiap soal memiliki nilai 5


Nilai akhir : Jumlah Score x 4

TUGAS KELOMPOK
Carilah data laporan keuangan dari media cetak maupun media internet untuk suatu perusahaan yang
bergerak di bidang jasa, kemudian dibuat kliping untuk dikumpulkan kepada gurumu!
47
PENILAIAN LAPORAN
Penilaian kompetensi ketrampilan : Penilaian Proyek
KD IPK
4.2. Menyajikan persamaan dasar 4.2.1. Mempresentasikan konsep persamaan dasar
akuntansi akuntansi

Satuan pendidikan : SMA NEGERI 2 Boyolali


Tahun pelajaran : 2017/2018
Kelas/Semester : XII/1
Mata Pelajaran : Ekonomi

Skor Perolehan
Nama
No Kerjasama Kecepatan Ketepatan Tehnik Jml
Siswa/Kelompok Laporan
kellompok pengerjaan pengerjaan presentasi
1.
2.
3.
4.
5.
6.

Nilai atau skor dalam rentang 0 – 100

Nilai akhir ketrampilan :

Jumlah Skor Perolehan


Nilai =
5
48
Penilaian kompetensi ketrampilan : Portofolio
KD IPK
4.2. Menyajikan persamaan dasar 4.2.1. Mempresentasikan konsep persamaan dasar
akuntansi akuntansi

Satuan pendidikan : SMA NEGERI 2 Boyolali


Tahun pelajaran : 2017/2018
Kelas/Semester : XII / 1
Mata Pelajaran : Ekonomi
SKOR
No Nama Siswa Ketepatan Kebenaran Nilai Akhir
Kerapihan
waktu Jawaban
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
10.
11.
12.
13.
14.
15.
16.
17.
18.
19.
20.
21.
22.
23.
24.
25.
26.
27.
28.
29.
30.
31.
32.
33.
34.
35.
36.
Nilai atau skor dalam rentang 0 – 100
Perolehan Score
Nilai Akhir = 𝟑
49
SOAL ULANGAN HARIAN
1. Manakah dari hal di bawah ini yang merupakan kejadian yang harus dicatat dalam akuntansi?
a. kebijakan perusahaan
b. anggaran penerimaan perusahaan
c. nilai direksi perusahaan
d. perubahan posisi manajemen
e. penerimaan pegawai baru

2. Berikut ini transaksi pada Bengkel APIK selama bulan Agustus 2014:
(1) 1 Agustus 2014 Pak Sophan Wicara menginvestasikan uangnya sebesar Rp25.000.000,00 dan
peralatan Bengkel Rp10.000.000,00.
(2) 10 Agustus 2014 diterima uang Rp500.000,00 dari Bu Senyum atas pekerjaan service mobilnya.
(3) 15 Agustus 2014 diselesaikan pekerjaan service motor milik Pak Santun senilai Rp1.500.000,00
dan akan dibayar awal bulan depan.
(4) 25 Agustus 2014 dibayar gaji 2 orang karyawan @ Rp750.000,00.
(5) 31 Agustus 2014 perlengkapan bersisa senilai Rp5.000.000,00
Dari transaksi diatas, yang termasuk transaksi intern adalah….
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (2), dan (4)
C. (1), (3), dan (4)
D. (1), (3), dan (5)
E. (1), (4), dan (5)

3. Transaksi yang terdapat pada Salon Cantik:


(1) Membeli perlengkapan dari Toko Ceria senilai Rp1.000.000,00 dengan syarat 2/10, n/30.
(2) Membayar gaji karyawan setiap tanggal 5 senilai Rp5.000.000,00
(3) Di akhir perode perlengkapan bersisa senilai Rp250.000,00
(4) Diselesaikan pekerjaan merias pengantin dengan bayaran Rp275.000,00 dan baru diterima
Rp100.000,00.
(5) Peralatan salon disusutkan sebesar 5% dari harga perolehan senilai Rp15.000.000,00.
(6) Membayar cicilan dan bunga pinjaman kepada BNI sebesar Rp525.000,00.
Berdasarkan transaksi di atas, yang termasuk transaksi ekstern perusahaan jasa adalah... .
A. (1), (2), dan (3)
B. (1), (2), dan (4)
C. (1), (4), dan (6)
D. (2), (3), dan (5)
E. (2), (4), dan (6)

4. Rekening berikut yang termasuk rekening riil adalah ….


a. sewa dibayar di muka, perlengkapan kantor, dan gaji yang akan dibayar
b. kas, piutang usaha, bunga diterima di muka, wesel tagih, dan pendapatan giro
c. piutang usaha, utang usaha gedung kantor, beban asuransi, dan peralatan
d. kas, piutang, utang usaha, pendpatan sewa, peralatan kantor, dan gedung
e. wesel tagih, wesel bayar, penjualan karcis, kas, piutang, dan perlengkapan

5. Manakah dari akun berikut ini yang merupakan akun nominal?


a. pendapatan diterima di muka
b. beban gaji
c. persediaan
d. beban dibayar di muka
e. pendapatan yang masih harus diterima

6. Matrik aktiva lancar, utang lancar, aktiva tetap, beban dan pendapatan …..
No A B C
1. K a s Utang usaha Beban peny. Gedung
50
2. Pendapatan service Piutang usaha Akum. Peny. Gedung
3. Peralatan kantor Beban gaji Perlengkapan kantor
4. Utang gaji Gedung Utang wesel
Yang termasuk kelompok akun nominal …..
a. A1, B2 dan C1
b. A2, B3 dan C2
c. A2, B3 dan C1
d. A3, B4 dan C3
e. A4, B3 dan C4

7. Perhatikan akun-akun berikut ini : (1) piutang usaha, (2) perlengkapan, (3) gedung, (4) mobil, dan (5) wesel
tagih. Klasifikasikan akun-akun tersebut berdasarkan tingkat likuiditasnya :
a. (1), (2), (5), (4) dan (3)
b. (2), (5), (3), (1) dan (4)
c. (2), (1), (5), (4) dan (3)
d. (5), (1), (2), (4) dan (3)
e. (5), (2), (1), (4) dan (3)

8. Pemberian nomor kode rekening atau akun dengan cara mnemonic yang benar adalah ….
a. 115 Perlengkapan
b. 11e Perlengkapan
c. 511 Beban gaji
d. Ae Perlengkapan
e. B5 Beban gaji

9. Berikut ini adalah rumusan matematis keseimbangan akuntansi dimana pada tahap awal pendirian suatu
perusahaan baru tersedia informasi mengenai sejumlah uang atau barang yang disetorkan oleh pemilik dan
belum melibatkan modal dari luar :
a. Neraca = Rugi/Laba
b. Aktiva = Pasiva
c. Pasiva = Aktiva – Modal Pemilik
d. Aktiva = Modal Pemilik – Utang
e. Aktiva = Utang + Modal Pemilik

10. Hal berikut yang merupakan persamaan dasar akuntansi adalah ….


a. Modal = Harta - Kewaiban
b. Kewajiban = Modal + Harta
c. Harta = Modal – Kewajiban
d. Modal = Harta + Kewajiban
e. Kewajiban = Modal – Harta

11. Jika dalam periode yang sama total aktiva meningkat Rp 32.000.000,00 dan total kewajiban meningkat Rp
12.000.000,00, jumlah ekuitas pemilik dalam periode tersebut .....
a. Naik Rp 32.000.000,00
b. Naik Rp 8.000.000,00
c. Turun Rp 8.000.000,00
d. Naik Rp 20.000.000,00
e. Naik Rp 12.000.000,00

12. Toko batik Indah tanggal 1 Juni 2014 membayar utang kepada bank atas pinjaman bulan yang lalu sebesar Rp.
20.000.000,00, dan bunganya Rp. 500.000,00, pengaruh transaksi ini dalam persamaan akuntansi adalah…
A. Kas (-) Rp. 20.000.000,00, Utang (-) Rp. 20.000.000,00, Mopdal (+) Rp. 500.000,00
B. Kas (-) Rp. 20.500.000,00, Utang (-) Rp. 20.500.000,00, Modal (+) Rp. 500.000,00
C. Kas (-) Rp. 20.000.000,00, Utang (-) Rp. 20.500.000,00, Modal (-) Rp. 500.000,00
D. Kas (-) Rp. 20.500.000,00, Utang (-) Rp. 20.000.000,00, Modal (-) Rp. 500.000,00
E. Kas (-) Rp. 20.500.000,00, Modal (-) Rp. 20.500.000,00, Utang (-) Rp. 500.000,00
51

13. Perhatikan transaksi keuangan berikut ini:


- Tanggal 5 Juli 2014 dibeli perlengkapan toko seharga Rp2.500.000,00 baru dibayar
Rp1.000.000,00 sisanya akan dibayar kemudian.
- Tanggal 7 Juli 2014 diterima pembayaran dari seorang pelanggan atas kendaraannya yang baru
selesai diperbaiki sebesar Rp4.000.000,00 dari yang seharusnya sebesar Rp5.500.000,00
sisanya akan diterima kemudian.
- Tanggal 9 Juli 2014 dibayar gaji 2 orang karyawan masing-masing sebesar Rp500.000,00.

Pencatatan transaksi di atas ke dalam persamaan akuntansi yang benar adalah ... .
A.
Harta
Tgl Utang Modal Keterangan
Kas Piutang Perlengkapan
5 Juli (1.000.000) - 2.500.000 1.500.000 -
7 Juli 4.000.000 1.500.000 - - 5.500.000 Pendapatan jasa
9 Juli (1.000.000) - - - (1.000.000) Gaji Karyawan
B.
Harta
Tgl Utang Modal Keterangan
Kas Piutang Perlengkapan
5 Juli (1.500.000) - 2.500.000 1.000.000 -
7 Juli 4.000.000 1.500.000 - - 5.500.000 Pendapatan jasa
9 Juli (1.000.000) - - - 1.000.000 Gaji Karyawan.
C.
Harta
Tgl Utang Modal Keterangan
Kas Piutang Perlengkapan
5 Juli (1.000.000) - 2.500.000 1.500.000 -
7 Juli 5.500.000 1.500.000 - - 4.000.000 Pendapatan jasa
9 Juli (1.000.000) - - - 1.000.000 Gaji Karyawan.
D.
Harta
Tgl Utang Modal Keterangan
Kas Piutang Perlengkapan
5 Juli (1.000.000) - 2.500.000 1.500.000 -
7 Juli 4.000.000 1.500.000 - - 5.500.000 Pendapatan jasa
9 Juli (500.000) - - - 500.000 Gaji Karyawan.
E.
Harta
Tgl Utang Modal Keterangan
Kas Piutang Perlengkapan
5 Juli (2.500.000) - 1.000.000 1.500.000 -
7 Juli 5.500.000 1.500.000 - - 4.000.000 Pendapatan jasa
9 Juli (500.000) - - - 500.000 Gaji Karyawan.

14. Pada tanggal 5 Januari 2014 perusahaan salon kecantikan MENAWAN membeli perlengkapan dengan tunai
seharga Rp 750.000,00. Transaksi ini dalam persamaan akuntansi mempengaruhi .....
a. harta bertambah berupa perlengkapan, utang bertambah berupa Utang usaha
b. harta bertambah berupa perlengkapan, modal bertambah berupa Kas
c. harta bertambah berupa perlengkapan, harta berkurang berupa Kas
d. harta bertambah berupa kas, harta berkurang berupa perlengkapan
e. harta berkurang berupa kas, modal berkurang berupa Uang

15. Pembelian perlengkapan kantor seharga Rp300.000,00 dibayar tunai Rp150.000,00 dan sisanya dengan kredit,
dari transaksi di atas dalam persamaan akuntansinya adalah ….
a. Perlengkapan kantor (+) Rp300.000,00; Kas (-) Rp150.000,00; Utang (-) Rp150.000,00
b. Perlengkapan kantor (+) Rp300.000,00; Kas (-) Rp150.000,00; Utang (+) Rp150.000,00
52
c. Perlengkapan kantor (+) Rp300.000,00; Kas (-) Rp300.000,00
d. Perlengkapan kantor (+) Rp300.000,00; Kas (+) Rp150.000,00; Utang (+) Rp150.000,00
e. Perlengkapan kantor (-) Rp300.000,00; Utang (+) Rp150.000,00; Kas (-) Rp150.000,00

16. Berikut ini hal-hal yang merupakan identifikasi laporan keuangan, kecuali ….
a. nama perusahaan pelapor atau identitas lain
b . cakupan laporan keuangan, apakah mencakup hanya satu entitas atau beberapa
entitas
c. tanggal atau periode yang dicakup oleh laporan keuangan
d. mata uang pelaporan
e. kejelasan nama rekening yang digunakan

17. Yang dimaksud dengan aktiva bersih adalah....


a. aktiva lancar dikurangi kewajiban lancar
b. aktiva lancar ditambah kewajiban lancar
c. aktiva ditambah kewajiban
d. aktiva ditambah modal
e. aktiva ditambah pendapatan

18. Urutan yang benar atas aktiva lancar adalah....


a. kas, utang dagang, persedian, dan biaya dibayar di muka
b. kas, piutang dagang, persedian, dan biaya dibayar di muka
c. kas, utang dagang, biaya dibayar di muka, dan persedian
d. kas, piutang dagang, biaya dibayar di muka, dan persedian
e. kas, piutang dagang, persedian, dan pendapatan yang masih harus diterima

19. Untuk menyiapkan laporan keuangan secara lengkap dan benar, maka laporan yang pertama kali harus
disiapkan adalah .....
a. Tidak perlu berurutan, laporan keuangan mana saja dapat dibuat terlebih dahulu
b. Laporan perubahan posisi keuangan
c. Laporan laba rugi periode berjalan
d. Laporan arus kas
e. Laporan posisi keuangan

20. Akun-akun yang terdapat dalam laporan posisi keuangan suatu perusahaan adalah .....
a. Pendapatan diterima di muka, piutang, beban sewa, piutang usaha, utang karyawan
b. Sewa dibayar di muka, modal pemilik, kas, peralatan, utang bank, akumulasi penyusutan
c. Pendapatan sewa, beban sewa, beban penyusutan, utang bank, modal pemilik
d. Pendapatan diterima di muka, gaji karyawan, sewa dibayar di muka, modal pemilik bank
e. Pendapatan sewa, modal pemilik, kas, peralatan, utang bank, akumulasi penyusutan

21. Losmen Srikandi selama bulan Mei 2014 menerima tamu sebanyak 20 orang masing-masing menginap selama
2 hari. Cara pembayaran beragam sebagai berikut
10 orang membayar tunai
4 orang menggunakan cek
6 orang membayar separoh tunai, dan sisanya dilunasi bulan berikutnya.
Tarif menginap perhari Rp 50.000,00 perorang. Pendapatan Losmen Srikandi selama bulan Mei 2014
tersebut sebesar .....
a. Rp 2.000.000,00
b. Rp 1.000.000,00
c. Rp 1.400.000,00
d. Rp 1.700.000,00
e. Rp 1.300.000,00
53
22. Jika modal suatu perusahaan sama dengan sepertiga aktivanya dan utang perusahaan sebesar Rp. 60.000,00,
berapakah besar modal perusahaan tersebut
a. Rp 30.000,00
b. Rp. 60.000,00
c. Rp. 60.000,00
d. Rp. 90.000,00
e. Rp. 120.000,00

23. Dari sebuah perusahaan diperoleh informasi bahwa pada awal periode, modal awal pemilik tercatat sebesar
Rp 32,00 milyar dan aset total sebesar Rp 79,00 milyar. Selama periode berjalan aset meningkat sebesar 50%,
sementara utang turun sebesar 60%. Berapakah modal pemilik pada akhir periode ?
a. Rp 43,30 milyar
b. Rp 47,00 milyar
c. Rp 99,70 milyar
d. Rp 105,00 milyar
e. Rp 109,40 milyar

24. Data pembukuan CV Kurnia sebagai berikut :


- Saldo per 1 Januari 2014
Utang gaji Rp 11.000.000,00
Pengeluaran kas atas gaji Rp 12.600.000,00
- Saldo per 31 Desember 2014
Utang gaji Rp 1.800.000,00
Pengeluaran kas atas gaji Rp 13.500.000,00
- Transaksi selama 2014
Pengeluaran kas atas gaji Rp 64.000.000,00
Dari data tersebut, besarnya beban gaji untuk tahun 2014 adalah .....
a. Rp 64.000.000,00
b. Rp 65.800.000,00
c. Rp 75.000.000,00
d. Rp 75.500.000,00
e. Rp 86.500.000,00

25. Berikut sebagian data suatu perusahaan jasa :


Pendapatan jasa Rp 1.500.000,00
Pendapatan lain-lain Rp 400.000,00
Beban gaji Rp 600.000,00
Beban listrik Rp 50.000,00
Beban lain-lain Rp 50.000,00
Modal Rp 1.100.000,00
Berdasarkan data di atas besarnya laba perusahaah adalah .....
a. Rp 800.000,00
b. Rp 850.000,00
c. Rp 900.000,00
d. Rp 1.100.000,00
e. Rp 1.200.000,00

26. Perusahaan sevis Lancar mempunyai data sebagai berikut :


Modal 31-12-2014 Rp10.000.000,00
Modal 1-1-2014 Rp 9.500.000,00
Beban Rp 1.500.000,00
Prive Rp 1.000.000,00
Besarnya pendapatan servis adalah ….
a. Rp 3.000.000,00
54
b. Rp 2.500.000,00
c. Rp 2.000.000,00
d. Rp 1.500.000,00
e. Rp 500.000,00

27. Jumlah aktiva perusahaan rental mobil “CEPAT” pada tahun 2014 sebesar Rp 150.000.000,00 dan sebagiannya
berupa uang tunai Rp 10.000.000,00. Jumlah total kewajiban pada tahun yang sama sebesar Rp 45.000.000,00
termasuk pinjaman di bank sebesar Rp 15.000.000,00. Modal rental mobil “CEPAT” adalah …..
a. Rp 160.000.000,00
b. Rp 135.000.000,00
c. Rp 115.000.000,00
d. Rp 105.000.000,00
e. Rp 100.000.000,00

28. Sebagian data bengkel mobil “Karya Guna” ditunjukkan sebagai berikut :
Modal Akhir Rp. 53.500.000,00
Pendapatan Jasa Rp. 35.750.000,00
Beban Gaji Rp. 1.750.000,00
Beban Perlengkapan Rp. 2.500.000,00
Pengambilan Prive Rp. 2.000.000,00
Berdasarkan data di atas, besarnya modal awal adalah .....
a. Rp. 20.000.000,00
b. Rp. 21.500.000,00
c. Rp 24.000.000,00
d. Rp 29.500.000,00
e. Rp 30.000.000,00

29. Jika diketahui


Harta lancar Rp 10.645.000,00
Harta tetap Rp 27.000.000,00
Modal awal Rp 27.500.000,00
Prive Rp 360.000,00
Laba bersih Rp 1.855.000,00
Maka kewajiban dalam neraca adalah ….
a. Rp 7.380.000,00
b. Rp 8.100.000,00
c. Rp 8.650.000,00
d. Rp 9.595.000,00
e. Rp 10.215.000,00

30. CV Jahit Rapi telah menyelesaikan pekerjaan menjahit seragam satpam PT Jaga Maling. PT Jaga Maling
berjanji akan membayar biaya jahit sebesar Rp 10.000.000,00 pada akhir bulan depan. Transaksi tersebut akan
mempengaruhi akun-akun CV Jahit Rapi, yaitu .....
a. Kas bertambah, pendapatan jasa bertambah sebesar Rp 10 juta
b. Belum ada jurnal yang dicatat, karena uang belum diterima
c. Modal bertambah, pendapatan bertambah
d. Pendapatan bertambah, piutang bertambah sebesar Rp 10 juta
e. Modal bertambah, pendapatan berkurang