0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
250 tayangan26 halaman

Inventarisasi Alat Kesehatan RS Gema Santi

Rancangan aktualisasi ini bertujuan untuk meningkatkan sistem inventarisasi alat kesehatan di rumah sakit dengan menerapkan barcode. Kegiatan yang dirancang antara lain sosialisasi, pelatihan, dan pemasangan barcode pada semua alat kesehatan.

Diunggah oleh

Jessica Holland
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
250 tayangan26 halaman

Inventarisasi Alat Kesehatan RS Gema Santi

Rancangan aktualisasi ini bertujuan untuk meningkatkan sistem inventarisasi alat kesehatan di rumah sakit dengan menerapkan barcode. Kegiatan yang dirancang antara lain sosialisasi, pelatihan, dan pemasangan barcode pada semua alat kesehatan.

Diunggah oleh

Jessica Holland
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

RANCANGAN AKTUALISASI KEGIATAN

NILAI-NILAI DASAR
PROFESI APARATUR SIPIL NEGARA

BARCODE INVENTARISASI ALAT KESEHATAN


DI UPTD. RUMAH SAKIT PRATAMA GEMA SANTI
NUSA PENIDA

DISUSUN OLEH:

NAMA : NI MADE SAKUNTALA DEWI PANDI PUTRI, S.KM


NIP. : 19930726 201902 2 008
NDH : 20

PELATIHAN DASAR CALON PEGAWAI NEGERI SIPIL


GOLONGAN III ANGKATAN LI
BADAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA
PROVINSI BALI
2019
KATA PENGANTAR

Puji syukur penulis panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa, karena
atas berkat rahmat-Nya penulis dapat menyelesaikan Rancangan Aktualisasi ini.
Rancangan Aktualisasi ini merupakan salah satu syarat yang harus dipenuhi
sebagai Tugas Akhir dalam Pelatihan Dasar CPNS Golongan III Pemerintah
Kabupaten Klungkung tahun 2019.
Terselesaikannya Rancangan Aktualisasi ini tidak lepas dari bantuan dan
dukungan berbagai pihak. Saya mengucapkan terimakasih kepada:
1. Bapak Dr. Ida Bagus Sedhawa, S.E., M.Si. selaku Kepala BPSDM Provinsi
Bali yang telah memberikan sarana prasarana dan fasilitas sehingga kegiatan
Pelatihan Dasar CPNS Golongan III ini dapat berlangsung dengan baik.
2. Bapak I Ketut Preana, S.Sos selaku mentor dan Kasubag TU yang telah
bersedia membimbing dan memotivasi penulis.
3. Ibu Ir. Anny Pratiwi, M.Pd selaku coach, yang telah membimbing penulis
dalam penulisan Rancangan Aktualisasi ini.
4. Seluruh Widya Iswara, pengampu, dan panitia penyelenggara dari BPSDM
Provinsi Bali serta seluruh staf BKPSDM Kabupaten Klungkung.
5. Seluruh teman-teman peserta Latsar CPNS Golongan III Angkatan LI yang
telah membantu memberikan masukan dan saran.
6. Serta keluarga yang senantiasa mendoakan serta memberikan dukungan dan
semangat.
Penulis menyadari bahwa penyusunan Rancangan Aktualisasi ini masih jauh
dari sempurna. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang
membangun demi perbaikan dan kesempurnaan penulisan selanjutnya, sehingga
nantinya dapat memberi manfaat bagi bidang pekerjaan dan penerapan di
lapangan
Denpasar, Oktober 2019

Penulis

i
LEMBAR PERSETUJUAN

RANCANGAN AKTUALISASI KEGIATAN


NILAI – NILAI DASAR
PROFESI APARATUR SIPIL NEGARA

NAMA : NI MADE SAKUNTALA DEWI PANDI PUTRI, S.KM


NIP. : 19930726 201902 2 008
JABATAN : PENYULUH KESEHATAN MASYARAKAT AHLI
PERTAMA
UNIT KERJA : UPTD. RUMAH SAKIT PRATAMA GEMA SANTI
NUSA PENIDA, KABUPATEN KLUNGKUNG
JUDUL : BARCODE INVENTARISASI ALAT KESEHATAN DI
UPTD. RUMAH SAKIT PRATAMA GEMA SANTI
NUSA PENIDA

Telah memenuhi persyaratan dan mendapat persetujuan untuk mengikuti Seminar


Rancangan Aktualisasi Kegiatan Nilai-Nilai Dasar Profesi ASN di Hotel Wisata
Indah yang akan dilaksanakan pada tanggal 10 Oktober 2019.

Denpasar, 9 Oktober 2019


Widyaiswara Pembimbing/Coach, Atasan Langsung/Mentor,

Ir. Anny Pratiwi, M.Pd I Ketut Preana, S.Sos


NIP. 19540323 198203 2 009 NIP. 19710922 199103 1 001

ii
LEMBAR PENGESAHAN

RANCANGAN AKTUALISASI KEGIATAN


NILAI – NILAI DASAR
PROFESI APARATUR SIPIL NEGARA

NAMA : NI MADE SAKUNTALA DEWI PANDI PUTRI, S.KM


NIP. : 19930726 201902 2 008
JABATAN : PENYULUH KESEHATAN MASYARAKAT AHLI
PERTAMA
UNIT KERJA : UPTD. RUMAH SAKIT PRATAMA GEMA SANTI
NUSA PENIDA, KABUPATEN KLUNGKUNG
JUDUL : BARCODE INVENTARISASI ALAT KESEHATAN DI
UPTD. RUMAH SAKIT PRATAMA GEMA SANTI
NUSA PENIDA

Telah diperbaiki dan disempurnakan sesuai masukan pada Seminar Rancangan


Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar Profesi ASN yang bertempat di Hotel Wisata Indah
yang dilaksanakan pada hari Kamis, 10 Oktober 2019.

Denpasar, 10 Oktober 2019


Widyaiswara Pembimbing/Coach, Atasan Langsung/Mentor,

Ir. Anny Pratiwi, M.Pd I Ketut Preana, S.Sos


NIP. 19540323 198203 2 009 NIP. 19710922 199103 1 001
Penguji,

NIP.

iii
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR .................................................................................... i


LEMBAR PERSETUJUAN .......................................................................... ii
LEMBAR PENGESAHAN ........................................................................... iii
DAFTAR ISI ................................................................................................... iv
DAFTAR TABEL........................................................................................... v
DAFTAR BAGAN .......................................................................................... vi
BAB I PENDAHULUAN ............................................................................... 1
1.1 Latar Belakang .............................................................................. 1
1.2 Tujuan............................................................................................ 2
1.3 Unit kerja ....................................................................................... 3
1.4 Visi, Misi, Motto, dan Tata Nilai Unit Kerja ................................ 4
1.5 Tugas Pokok/Penugasan ................................................................ 4
1.6 Penetapan Core Issue .................................................................... 5
BAB II RANCANGAN KEGIATAN AKTUALISASI ............................... 9
2.1 Rancangan Kegiatan Aktualisasi ................................................... 9
2.2 Jadwal Kegiatan Aktualisasi ......................................................... 17
BAB III PENUTUP ........................................................................................ 18
3.1 Simpulan........................................................................................ 18
DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................... 19

iv
DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 Tabel Analisis APKL ....................................................................... 6


Tabel 1.2 Analisis USG.................................................................................... 8
Tabel 2.1 Formulir Rancangan Aktualisasi ...................................................... 10
Tabel 2.2 Jadwal Kegiatan Aktualisasi ............................................................ 17

v
DAFTAR BAGAN

Bagan 1.1 Struktur Organisasi Unit Kerja ....................................................... 4

vi
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang


Barang Milik Daerah (BMD) atau aset merupakan salah satu unsur
penting dalam penyelenggaraan pemerintahan, pembangunan,
pemberdayaan, dan pelayanan kepada masyarakat yang harus dikelola
dengan baik dan benar. Menurut Peraturan Pemerintah No. 6 Tahun 2006
tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah, azas pengelolaan barang milik
daerah, yaitu azas fungsional, kepastian hukum, transparansi, efisiensi,
akuntabilitas, dan kepastian nilai. Seiring dengan semakin meningkatnya
tugas-tugas pemerintah daerah dan tuntutan masyarakat terhadap fasilitas
pelayanan yang bervariasi dan memuaskan publik dan menyejahterakan
masyarakat maka diperlukan adanya kesiapan sarana dan prasarana
pendukung yang setiap saat dalam keadaan baik dan siap pakai dalam
keadaan berdaya guna dan berhasil guna.
Pengelolaan barang milik daerah merupakan suatu rangkaian
kegiatan dalam proses pengurusan aset yang berupa barang bergerak
maupun barang tidak bergerak. Menurut Pernyataan Standar Akuntansi
Pemerintahan Nomor 07 tentang Akuntansi Aset Tetap yang terdapat dalam
lampiran II.08 Peraturan Pemerintah No 71 tahun 2010 tentang Standar
Akuntansi Pemerintahan, yang dimaksud aset tetap yaitu tanah, peralatan
dan mesin, gedung dan bangunan, jalan, irigasi, dan jaringan, aset tetap
lainnya, dan konstruksi dalam pengerjaan.
Tahapan pengelolaan atas barang atau aset daerah terdiri dari
perencanaan, pengadaan, penyaluran, pemeliharaan/perawatan,
penghapusan, pembinaan umum barang milik daerah, pembinaan barang,
dan inventarisasi. Inventarisasi aset adalah serangkaian kegiatan untuk
melakukan pendataan, pencatatan, pelaporan hasil pendataan aset, dan
mendokumentasikannya, baik aset berwujud maupun aset tidak berwujud
pada suatu waktu tertentu. Manajemen aset yang baik sangat diperlukan
agar peralatan yang dimiliki dapat digunakan secara maksimal sampai masa

1
pakai yang telah ditentukan dan mencegah permasalahan-permasalahan lain
di bidang pengelolaan aset daerah, seperti pemanfaatan aset oleh pihak lain
yang tidak sesuai prosedur, tukar-menukar aset daerah, dan pencatatan aset
yang tidak tertib (Sumini, dkk, 2010).
UPTD. Rumah Sakit Pratama Gema Santi Nusa Penida merupakan
satu-satunya rumah sakit di wilayah Nusa Penida, Kabupaten Klungkung
yang masih terbilang baru. Untuk menunjang kegiatan pelayanan kesehatan
di rumah sakit tersebut, maka diperlukan berbagai alat kesehatan sebagai
penunjang kegiatan pelayanan. Belum tertibnya proses inventarisasi
barang/aset, salah satunya alat kesehatan di UPTD. Rumah Sakit Pratama
Gema Santi Nusa Penida menyebabkan pengurus barang sering mengalami
kesulitan saat terjadi pemindahan barang tanpa koordinasi. Dengan tertibnya
proses inventarisasi tersebut tentunya dapat mengurangi risiko kehilangan
terhadap barang/aset dan memudahkan pengurus barang saat proses
pertanggungjawaban aset kepada pihak berwenang.

1.2 Tujuan
Tujuan dari aktualisasi nilai-nilai dasar adalah untuk membentuk
pribadi PNS yang memiliki lima nilai dasar profesi PNS yakni:
1. Kemampuan mewujudkan akuntabilitas dalam melaksanakan tugas
jabatannya.
2. Kemampuan mengedepankan kepentingan nasional dalam pelaksanaan
tugas jabatannya.
3. Kemampuan menjunjung tinggi standar etika publik dalam pelaksanaan
tugas jabatannya.
4. Kemampuan berinovasi untuk peningkatan mutu pelaksanaan tugas
jabatannya
5. Kemampuan untuk tidak korupsi dan mendorong percepatan
pemberantasan korupsi di lingkungan instansinya.
Dengan terwujudnya lima nilai dasar profesi PNS tersebut maka
diharapkan akan terbentuk PNS yang profesional dan memiliki jiwa
melayani dan mengabdi kepada masyarakat.

2
1.3 Unit Kerja
Struktur organisasi UPTD. Rumah Sakit Pratama Gema Santi Nusa
Penida sesuai Peraturan Bupati Klungkung Nomor 21 Tahun 2017 tentang
Pembentukan dan Susunan Organisasi Unit Pelaksana Teknis Daerah
Rumah Sakit Pratama Gema Santi Nusa Penida Kabupaten Klungkung,
terdiri dari :
1. Direktur
2. Kepala Sub Bagian Tata Usaha
3. Kepala Seksi
4. Satuan Pemeriksaan Internal (SPI)
5. Komite-Komite
6. Kelompok Staf Medik
7. Instalasi-Instalasi
8. Kelompok Jabatan Fungsional
9. Unit-unit
Secara rinci, struktur organisasi UPTD. Rumah Sakit Pratama Gema
Santi Nusa Penida selengkapnya dapat diilustrasikan pada Bagan 1.1
berikut.
Bagan 1.1 Struktur Organisasi
UPTD. Rumah Sakit Pratama Gema Santi Nusa Penida

3
1.4 Visi, Misi, Motto dan Tata Nilai UPTD. Rumah Sakit Pratama Gema
Santi Nusa Penida
a. Visi
Visi UPTD. Rumah Sakit Pratama Gema Santi Nusa Penida adalah
“Rumah Sakit Pilihan dan Terdepan dalam Pelayanan Kesehatan di
Nusa Penida Menuju Klungkung Unggul dan Sejahtera”.
b. Misi
Misi UPTD. Rumah Sakit Pratama Gema Santi Nusa Penida adalah:
1. Memberikan pelayanan kesehatan yang bermutu dan berkeadilan.
2. Mengembangkan pengelolaan rumah sakit secara professional,
transparan, dan akuntabel.
3. Mengembangkan pelayanan spesialistik dasar dan pelayanan bedah.
c. Motto
Motto UPTD. Rumah Sakit Pratama Gema Santi Nusa Penida, yaitu
GEMA SANTIKU (Giat, Efektif, Mutu, Akuntabel, Santun, Aman,
Nyaman, Terampil, Integrasi, Konsisten, dan Unggul).
d. Tata Nilai Organisasi
1. Melayani secara profesional
2. Memiliki integritas
3. Menegakkan kedisiplinan
4. Melayani secara adil
5. Dapat dipercaya

1.5 Tugas Pokok/ Penugasan


Berdasarkan Keputusan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur
Negara Nomor 58/KEP/M.PAN/8/2000, tugas pokok Penyuluh Kesehatan
Masyarakat yaitu:
a. Melaksanakan kegiatan advokasi, pembinaan suasana,, dan gerakan
pemberdayaan masyarakat;
b. Melakukan penyebarluasan informasi, membuat rancangan media,
melakukan pengkajian/penelitian perilaku masyarakat yang
berhubungan dengan kesehatan;

4
c. Merencanakan intervensi dalam rangka mengembangkan perilaku
masyarakat yang mendukung kesehatan.
Penugasan lain sebagai bagian aset dan pengurus barang ditetapkan
dalam Keputusan Direktur UPTD. Rumah Sakit Pratama Gema Santi Nusa
Penida Nomor 387 Tahun 2019 tentang Perubahan Kedua Keputusan
Direktur UPTD. Rumah Sakit Pratama Gema Santi Nusa Penida Nomor 255
Tahun 2019 tentang Uraian Tugas Staf Manajemen di Unit Pelaksana
Teknis Daerah Rumah Sakit Pratama Gema Santi Nusa Penida yang
ditetapkan pada tanggal 8 Juli 2019.
Adapun uraian tugas bagian aset dan pengurus barang di UPTD.
Rumah Sakit Pratama Gema Santi Nusa Penida adalah sebagai berikut:
1. Mencatat seluruh barang milik daerah yng berasal dari APBD maupun
perolehan lain yang sah ke dalam Kartu Inventaris Barang (KIB), Kartu
Inventaris Ruangan (KIR), Buku Inventaris (BI), dan Buku Induk
Inventaris (BII) sesuai kodefikasi dan penggolongan barang milik
daerah.
2. Melakukan pencatatan barang milik daerah yang dipelihara/diperbaiki
ke dalam kartu pemeliharaan.
3. Menyiapkan Laporan Barang Pengguna Semesteran (LBPS) dan
Laporan Barang Pengguna Tahunan (LBPT) serta laporan inventaris 5
(lima) tahunan yang berada di rumah sakit.
4. Menyiapkan usulan penghapusan barang milik daerah yang rusak atau
tidak dipergunakan lagi.
5. Melakukan tugas dinas lainnya yang diberikan oleh atasan.

1.6 Penetapan Core Issue


Dalam melakukan identifikasi isu, terdapat beberapa persyaratan
yaitu harus memenuhi kriteria dan memiliki kualitas tertentu. Dari isu-isu
yang diamati selama bekerja di UPTD. Rumah Sakit Pratama Gema Santi
Nusa Penida diperoleh beberapa isu, yaitu:
1. Belum tertibnya proses inventarisasi alat kesehatan rumah sakit.
2. Belum meratanya pembagian tugas di tempat kerja.

5
3. Belum terpenuhinya kebutuhan staf di bagian manajemen.
4. Kurang sesuainya penempatan tugas staf rumah sakit dengan bidang
ilmu yang dimiliki.
5. Belum adanya sistem pendataan SIP/SIK/STR staf yang akan
kadaluarsa.
6. Masih rendahnya pelayanan Dorkesmas pada pasien yang tidak bisa
berkunjung ke rumah sakit.
Adapun alat bantu penetapan isu yang berkualitas dan valid yang
dipakai adalah analisis APKL (Aktual, Problematik, Kekhalayakan, Layak)
dengan penjelasan sebagai berikut :
a. Aktual
Isu benar-benar terjadi dan sedang hangat dibicarakan
b. Problematik
Isu yang memiliki dimensi masalah yang kompleks, sehingga perlu
dicarikan segera solusinya
c. Kekhalayakan
Isu yang menyangkut hajat hidup orang banyak
d. Layak
Isu masuk akal dan realitastis serta relevan untuk dicarikan
pemecahannya
Dari proses analisis APKL ini, maka didapatkan hasil identifikasi isu
sebagai berikut:
Tabel 1.1 Tabel Analisis APKL
Analisis
No. Identifikasi Issue Keterangan
A P K L
Belum tertibnya proses
1. inventarisasi alat kesehatan + + + + Valid
rumah sakit.
Belum meratanya pembagian
2. tugas di tempat kerja. + - - - Tidak Valid
Belum terpenuhinya kebutuhan
3. + + + - Tidak Valid
staf di bagian manajemen.
Kurang sesuainya penempatan
tugas staf rumah sakit dengan
4. + + - - Tidak Valid
bidang ilmu yang dimiliki.

6
Analisis
No. Identifikasi Issue Keterangan
A P K L
Belum adanya sistem
5. pendataan SIP/SIK/STR staf + + + + Valid
yang akan kadaluarsa.
Masih rendahnya pelayanan
Dorkesmas pada pasien yang
6. + + + + Valid
tidak bisa berkunjung ke rumah
sakit
Keterangan :
(A)= Aktual,artinya benar-benar terjadi dan yang sedang hangat; (P)= Problematik, artinya
memiliki dimensi masalah yang kompleks; (K)= Kekhalayakan,artinya menyangkut hajat
orang banyak; (L) =Layak, artinya masuk akal dan realitastis serta relevan untuk dicarikan
pemecahannya

Setelah mendapatkan identifikasi isu yang memenuhi kriteria, maka


selanjutnya dianalisis kualitasnya dengan metode USG (Urgency,
Seriousness, Growth). Metode USG ini dilakukan dengan tahapan
menyusun urutan prioritas identifikasi isu yang ditemukan kemudian
menentukan tingkat kepentingan (urgency), keseriusan (seriousness) dan
perkembangan isu apabila tidak segera diselesaikan (growth) dengan
menentukan skala 1-5. Isu yang memiliki skor atau angka total tertinggi
adalah isu terpilih dan dijadikan sebagai core issue.
a. Urgency
Mendesak suatu isu harus dibahas, dianalisis dan ditindaklanjuti
b. Seriousness
Serius suatu isu harus dibahas dikaitkan dengan akibat yang akan
ditimbulkan
c. Growth
Besar kemungkinan memburuknya isu tersebut jika tidak ditangani
segera
Berikut merupakan hasil analisis USG dari beberapa isu yang telah
divalidasi.

7
Tabel 1.2 Analisis USG
No. Metode
Identifikasi Issue Total Peringkat
Urgency Seriousness Growth
1. Belum tertibnya proses
inventarisasi alat kesehatan 5 5 5 15 I
rumah sakit
2. Belum adanya sistem
pendataan SIP/SIK/STR staf 4 4 3 11 II
yang akan kadaluarsa.
3. Masih rendahnya pelayanan
Dorkesmas pada pasien
3 3 4 10 III
yang tidak bisa berkunjung
ke rumah sakit
Keterangan : 1 = Tidak penting, 2 = Kurang penting, 3 = Biasa saja, 4 = Penting, 5 = Sangat
Penting

Berdasarkan penentuan prioritas isu berdasarkan metode USG, maka core


issue terpilih adalah “Belum Tertibnya Proses Inventarisasi Alat Kesehatan
Rumah Sakit”.

8
BAB II
RANCANGAN KEGIATAN AKTUALISASI

2.1 Rancangan Kegiatan Aktualisasi Nilai Dasar

UNIT KERJA : UPTD. Rumah Sakit Pratama Gema Santi Nusa Penida, Klungkung.
IDENTIFIKASI ISU : 1. Belum tertibnya proses inventarisasi alat kesehatan rumah sakit
2. Belum meratanya pembagian tugas di tempat kerja.
3. Belum terpenuhinya kebutuhan staf di bagian manajemen.
4 Kurang sesuainya penempatan tugas staf rumah sakit dengan bidang ilmu yang dimiliki.
5. Belum adanya sistem pendataan SIP/SIK/STR staf yang akan kadaluarsa.
Masih rendahnya pelayanan Dorkesmas pada pasien yang tidak bisa berkunjung ke rumah
6.
sakit.
ISU YANG DIANGKAT : Belum tertibnya proses inventarisasi alat kesehatan rumah sakit
GAGASAN PEMECAH ISU : Meningkatkan tertib proses inventarisasi alat kesehatan rumah sakit

9
Tabel 2.1 Formulir Rancangan Aktualisasi

Kontribusi
Output/Hasil Penguatan Nilai-
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Nilai-Nilai Dasar terhadap Visi Misi
Kegiatan Nilai Organisasi
Organisasi
1 2 3 4 5 6 7
1. Membuat barcode a. Membuka aplikasi Adanya barcode dan Akuntabilitas: Mewujudkan Mewujudkan tata
dan mengisi pada pembuat barcode sudah tertempel pada - Menyelesaikan pengelolaan rumah nilai organisasi,
alat kesehatan b. Mengisi informasi alat alat kesehatan rumah barcode tepat waktu sakit yang akuntabel yaitu dapat
(inovasi) kesehatan untuk sakit Nasionalisme: karena barang/aset dipercaya karena
dimasukkan pada barcode - Mengerjakan dapat dipertanggung pengelolaan
c. Mencoba hasil barcode kegiatan dengan jawabkan (Misi 2) rumah sakit yang
d. Menempel barcode pada ikhlas dan amanah baik.
alat kesehatan sehingga
memudahkan
pengecekan barang.
Etika Publik:
- Membuat barcode
dengan teliti dan
cermat sehingga
informasi barang
tidak tertukar.
Komitmen Mutu:
- Berinovasi sehingga
mempermudah
inventarisasi
Anti Korupsi:
- Pembuatan barcode

10
Kontribusi
Output/Hasil Penguatan Nilai-
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Nilai-Nilai Dasar terhadap Visi Misi
Kegiatan Nilai Organisasi
Organisasi
tidak menggunakan
anggaran rumah
sakit
2. Membuat buku a. Mencatat barang/aset Adanya buku Akuntabilitas Mewujudkan Mewujudkan tata
inventaris yang masuk inventaris barang/aset - Konsisten pengelolaan rumah nilai organisasi
barang/aset b. Mengecek kesesuaian rumah sakit menyelesaikan buku sakit yang transparan yaitu
(penugasan) jumlah dan spesifikasi inventaris barang/ karena barang/aset menegakkan
c. Mencatat pembagian / aset tercatat dengan baik kedisiplinan yag
penyerahan barang/aset - Adanya buku (Misi 2) dalam hal ini
inventaris barang disiplin
menunjukkan mengelola
kejelasan target barang/aset
mengelolaan barang/ rumah sakit.
aset
Nasionalisme
- Mengecek seluruh
barang/aset yang
diadakan tanpa
melihat siapa yang
memerlukan barang
tersebut
Etika Publik
- Membuat buku
inventaris barang
dengan cermat dan
teliti

11
Kontribusi
Output/Hasil Penguatan Nilai-
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Nilai-Nilai Dasar terhadap Visi Misi
Kegiatan Nilai Organisasi
Organisasi
Komitmen Mutu
- Pembuatan buku
inventaris barang
membantu
pendataan barang
agar tidak tercecer
dan hilang
Anti Korupsi
- Pembuatan buku
inventaris barang
meningkatkan
transparansi dalam
pengelolaan rumah
sakit
3. Membuat buku a. Mengecek Adanya buku mutasi Akuntabilitas Mewujudkan Mewujudkan tata
mutasi/perpindahan pembagian/penyerahan barang/aset rumah - Konsisten pengelolaan rumah nilai organisasi
barang/aset barang/aset pada buku sakit menyelesaikan dan sakit yang transparan yaitu
(penugasan) inventaris barang/aset mengisi buku mutasi karena barang/aset menegakkan
b. Mencatat barang/aset tercatat dengan baik kedisiplinan yag
perpindahan/mutasi Nasionalisme (Misi 2) dalam hal ini
barang/aset - Pembuatan buku disiplin
mutasi barang/aset mengelola
berguna untuk barang/aset
kepentingan rumah sakit.
bersama dalam

12
Kontribusi
Output/Hasil Penguatan Nilai-
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Nilai-Nilai Dasar terhadap Visi Misi
Kegiatan Nilai Organisasi
Organisasi
menjaga barang/aset
rumah sakit
Etika Publik
- Cermat dan disiplin
dalam mengelola
barang/aset
Komitmen Mutu
- Efisien waktu
mencari barang/aset
yang diperlukan dan
meminimalisir
kehilangan
Anti Korupsi
- Pembuatan buku
mutasi barang/aset
mengawasi barang/
aset agar tidak
hilang
4. Melakukan a. Mencatat alat kesehatan di Terdatanya alat Akuntabilitas: Mewujudkan Mewujudkan tata
pendataan alat setiap ruang pelayanan kesehatan di setiap - Tanggung jawab pengelolaan rumah nilai organisasi
kesehatan b. Mengecek kesesuaian alat ruang pelayanan terhadap tugas yang sakit yang transparan yaitu
(penugasan) kesehatan di setiap ruang diberikan atasan karena barang/aset menegakkan
pelayanan dengan buku Nasionalisme tercatat dengan baik kedisiplinan yag
inventaris barang - Disiplin mendata (Misi 2) dalam hal ini
barang/aset sehingga disiplin
sesuai dengan yang mengelola

13
Kontribusi
Output/Hasil Penguatan Nilai-
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Nilai-Nilai Dasar terhadap Visi Misi
Kegiatan Nilai Organisasi
Organisasi
diadakan barang/aset
Etika Publik rumah sakit.
- Cermat dan teliti
mendata barang/ aset
Komitmen Mutu
- Meminimalisir
kehilangan barang/
aset
Antikorupsi
- Melakukan
pendataan dengan
jujur
5. Membuat bukti a. Menyiapkan data Adanya bukti Akuntabilitas: Mewujudkan Mewujudkan tata
penyerahan pembagian barang/aset penyerahan - Tanggung jawab pengelolaan rumah nilai organisasi,
barang/aset b. Membagikan barang/aset barang/aset menyelesaikan tugas sakit yang yaitu dapat
(inovasi) sesuai data yang telah yang diberikan profesional, dipercaya dan
dikumpulkan atasan transparan, dan memiliki
c. Membuat bukti Nasionalisme akuntabel karena integritas karena
penyerahan barang/aset - Jujur membuat bukti barang/aset tercatat pengelolaan
penyerahan barang dengan baik dan bisa rumah sakit yang
sesuai dengan yang dipertanggung baik.
diberikan jawabkan (Misi 2)
Etika Publik
- Cermat membuat
bukti penyerahan
barang/aset agar

14
Kontribusi
Output/Hasil Penguatan Nilai-
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Nilai-Nilai Dasar terhadap Visi Misi
Kegiatan Nilai Organisasi
Organisasi
tidak tertukar
Komitmen Mutu
- Tertib administrasi
pengelolaan barang/
aset yang dimiliki
rumah sakit agar
memiliki legalitas
hukum
Antikorupsi
- Disiplin membuat
bukti penyerahan
barang sehingga
tidak ada barang
yang terlupakan
6. Melakukan a. Membuat surat untuk Terlaksananya Akuntabilitas: Mewujudkan Mewujudkan tata
sosialisasi kegiatan sosialisasi sosialisasi inventarisasi - Mengajak seluruh pengelolaan rumah nilai organisasi,
inventarisasi b. Menyiapkan materi barang/aset staf rumah sakit sakit yang yaitu memiliki
barang/aset rumah sosialisasi untuk belajar profesional (Misi 2) integritas karena
sakit (penugasan) c. Menyiapkan contoh mencatat barang/ pengelolaan
formulir pinjam-kembali aset yang dimiliki rumah sakit yang
barang untuk setiap ruang setiap ruangan baik.
pelayanan (partisipatif)
d. Melakukan sosialisasi Nasionalisme
inventarisasi barang/aset - Kerjasama mencatat
e. Menyiapkan buku barang/ aset yang
pelaksanaan sosialisasi dimiliki setiap

15
Kontribusi
Output/Hasil Penguatan Nilai-
No Kegiatan Tahapan Kegiatan Nilai-Nilai Dasar terhadap Visi Misi
Kegiatan Nilai Organisasi
Organisasi
f. Membuat bukti ruangan
pelaksanaan sosialisasi Etika Publik
- Melakukan
sosialisasi dengan
santun, pakaian rapi,
dan menggunakan
bahasa yang mudah
dipahami
Komitmen Mutu
- Mutu organisasi
meningkat karena
staf rumah sakit
memahami cara
mengelola
barang/aset yang
diberikan.
Anti Korupsi
- Melaksanakan
sosialisasi dengan
jujur dan tidak
mengada-ada.

16
2.2 Jadwal Kegiatan Aktualisasi (Barchart)

Kegiatan aktualisasi akan dilaksanakan di UPTD. Rumah Sakit


Pratama Gema Santi Nusa Penida, Kabupaten Klungkung pada tanggal 11
Oktober 2019 sampai dengan 27 November 2019. Jadwal pelaksanaan
kegiatan aktualisasi dijabarkan pada tabel berikut.
Tabel 2.2 Jadwal Kegiatan Aktualisasi
Oktober November
No KEGIATAN (minggu ke-) (minggu ke-)
II III IV I II III IV
1. Membuat barcode dan mengisi
pada alat kesehatan
2. Membuat buku inventaris
barang/aset
3. Membuat buku
mutasi/perpindahan barang/aset
4. Melakukan pendataan alat
kesehatan
5. Membuat bukti penyerahan
barang/aset
6. Melakukan sosialisasi
inventarisasi barang/aset rumah
sakit

17
BAB III
PENUTUP

3.1 Simpulan
Rancangan aktualisasi kegiatan nilai-nilai dasar dari ASN ini
memuat mengenai perancangan suatu kegiatan yang berkaitan dengan nilai-
nilai ANEKA yang digunakan untuk memecahkan suatu isu. Pada
rancangan ini isu yang diangkat yaitu belum tertibnya sistem inventarisasi
alat kesehatan di UPTD. Rumah Sakit Pratama Gema Santi Nusa Penida.
Adapun kegiatan yang dilakukan, yaitu membuat barcode dan mengisi pada
alat kesehatan, membuat buku inventaris barang/aset, membuat buku
mutasi/perpindahan barang/aset, melakukan pendataan alat kesehatan,
membuat bukti penyerahan barang/aset, dan melakukan sosialisasi
inventarisasi barang/aset rumah sakit.
Dengan adanya rancangan kegiatan ini maka diharapkan kegiatan
aktualisasi di tempat kerja ini dapat terlaksana dengan baik dan lancar, serta
dengan usaha menerapkan nilai-nilai dasar CPNS maka diharapkan nantinya
akan terbentuk CPNS yang profesional yang mampu berperan sebagai
pelaksana kebijakan publik, sebagai pelayan publik, serta perekat dan
pemersatu bangsa serta dapat menerapkan nilai ANEKA (akuntabilitas,
nasionalisme, etika publik, komitmen mutu dan anti korupsi).

18
DAFTAR PUSTAKA

Presiden RI. 2006. Peraturan Pemerintah No. 6 Tahun 2006 tentang Pengelolaan
Barang Milik Daerah.

Presiden RI. 2010. Peraturan Pemerintah No. 71 Tahun 2010 tentang Standar
Akuntansi Pemerintahan.

Sumini, dkk. 2010. Penggunaan, Pengamanan dan Pemeliharaan BMD. Pusdiklat


Kekayaan Negara dan Perimbangan Keuangan.

19

Anda mungkin juga menyukai