Anda di halaman 1dari 1

1.

Dalam sumber dana dan pembelanjaan jangka pendek kita mengenal 2 istilah yang berbeda yaitu
Anjak Piutang dan Menjaminkan Piutang. Jelaskan perbedaan diantara kedua sumber/ bentuk
pembelanjaan jangka pendek tersebut.
- Anjak Piutang | Factoring
Anjak piutang atau factoring adalah menjual piutang yang dimiliki oleh perusahaan kepada pihak lain.
Factoring menjadi opsi alternatif pendanaan jangka pendek bagi perusahaan yang mempunyai piutang
kepada pihak lain karena perusahaan tidak harus menunggu piutang tersebut jatuh tempo untuk
mendapatkan dana (kas).
- Menjaminkan Piutang
Hampir mirip dengan anjak piutang, pendanaan jangka pendek ini juga melibatkan piutang yang dimiliki
oleh perusahaan. Namun piutang tidak dijual, tapi dijaminkan kepada pihak tertentu untuk
mendapatkan pinjaman.
Jadi perusahaan tidak kehilangan hak atas piutang tersebut. Namun apabila perusahaan tidak mampu
melunasinya, maka perusahaan akan kehilangan hak atas piutang tersebut karena sudah berpindah
tangan kepada yang meminjamkan dana.

2. Kapan suatu perusahaan membutuhkan sumber pembelanjaan jangka menengah? Sebutkan 3


bentuk pembelanjaan jangka menengah dan jelaskan masing-masing bentuk tersebut.
Sumber dana jangka menengah adalah sumber dana atau pendanaan yang mempunyai jangka waktu
lebih dari satu tahun dan kurang dari lima tahun. Kebutuhan jangka menengah diperlukan karena
adanya kebutuhan yang tidak dapat dipenuhi dengan sumber dana jangka pendek di suatu pihak dan
juga sulit dipenuhi dengan sumber dana jangka panjang di pihak lain.
Dengan demikian, sumber dana jangka menengah merupakan sumber dana yang lebih panjang
waktunya daripada sumber dana jangka pendek, namun lebih pendek jangka waktunya dibanding
sumber dana jangka panjang.
Contoh sumber dana jangka menengah adalah term loan, equipment loan, leasing.
Term loan, merupakan salah satu jenis pembiayaan jangka menengah. Term loan ini biasanya
disediakan oleh bank komersial, perusahaan asuransi, dana pensiun, lembaga pembiayaan pemerintah
dan supplier perlengkapan. Dipandang dari dari biaya modalnya, term loan ini memiliki biaya yang lebih
rendah dari pada modal saham ataupun obligasi. Dibanding dengan hutang jangka pendek, term loan
lebih baik karena tidak segera jatuh tempo dan peminjam memberikan jaminan pembayaran secara
periodik yang mencakut pokok dan bunga pinjaman.
Equipment loan, adalah pembiayaan yang pergunakan untuk pengadaan perlengkapan baru.
Equipment loan ini biasanya diberikan oleh bank komersial, penjual perlengkapan, perusahaan
asuransi, dana pensiun dan lembaga pembiayaan lainnya. Ada dua instrument yang dapat dipergunakan
untuk membiayai equipment ini yaitu melalui kontrak penjualan kondisional dan hipotek barang
bergerak.
Leasing, adalah suatu kontrak antara pemilik aktiva yang disebut dengan lessor dan pihak lain yang
memanfaatkan aktiva tersebut yang disebut lessee untuk jangka waktu tertentu. Bentuk-bentuk leasing
adalah sale and lease back, operating leases, dan financial and capital leases.