Anda di halaman 1dari 10

A.

LEMBAR JAWABAN SUPERVISI MUTU


( Managemen Sekolah)
Catatan Hasil Analisis Hasil Aktivitas Pendampingan
Solusi/Tindaklanjut
Pengamatan Pengamatan yang dilakukan
Pemahaman Standar Hal Yang sudah Baik : Alternatif solusi: Solusi dan pendampingan yang
1. Belum semua warga 1. Sekolah dilakukan :
sekolah memahami melakukan 1. Sekolah mengundang 1. Pengawas sekolah Menjadi
mengenai Standar sosialisasi narasumber untuk narasumber dalam
2. Ya,Sekolah melakukan 2. Sekolah telah memberikan pendalaman sosialisasi standar
sosialisasi mengenai melakukan tentang standar 2. Pengawas Memberikan
Standar sosialisai 2. Sekolah melaksanakan layanan konsultasi standar
3. – pemantauan mengenai standar beda standar Kendala:
- Perencanaan 3. - pemantauan 3. Sekolah melaksanakan 1. Kepala sekolah pasif
- Pelaksanaan - Perencanaan sosialisasi standar
- Evaliasi - Pelaksanaan Komitmen Sekolah
- Tindak lanjut - Evaliasi Sekolah melaksanakan
4. - Berkoordinasi dengan - Tindak lanjut sosialisasi standar ke sekolah
(Fasda/ pengawas Hal yang belum baik
Pembina). 1. Sekolah
5. - Membuat Surat berkoordinasi
Keputusan TPMPS dengan fasda
Mengkoordinasikan setiap Membuat Surat Keputusan
standar SPMI pada tim TPMPS
telah ditunjuk
SPMI.

Sejumlah 75 % warga Hal hal yang sudah baik: Alternatif solusi: Solusi dan pendampingan yang
sekolah sudah memahami a. Sekolah sudah 1. Sekolah perlu dilakukan:
standar K13, PPK, literasi, memiliki dokumen melaksanakan sosialisasi 1. Menjadi narasumber dalam
dan SNP. KTSP sesuai K13. standar ke seluruh warga sosialisasi standar.
b. Pihak sekolah telah sekolah. 2. Memberikan layanan
memfasilitasi 2. Sekolah perlu konsultasi standar.
sosialisasi standar menghadirkan nara
K13 kepada semua sumber untuk
guru. melaksanakan bedah
standar dan pendalaman
2. Hal hal yang belum tentang standar K13, PPK,
baik: literasi, dan SNP.
a. Sekolah belum Komitmen sekolah:
pernah 1. Sekolah perlu
mensosialisasikan melaksanakan sosialisasi
PPK, literasi, dan standar ke seluruh warga
SNP secara formal sekolah.
kepada warga
sekolah.
Sekolah belum pernah
menerima
pendampingan baik
dari LPMP maupun
pengawas pembina
untuk melaksanakan
tahapan siklus
SPMI.
3. Kendala yang
menyebabkan kondisi
sekolah belum sesuai
standar adalah:
a. Kurangnya
pemahaman warga
sekolah tentang
standar K13, PPK,
literasi, dan SNP.
b. Kurangnya dukungan
dari pihak eksternal untuk
mensosialisasikan semua
standar.
LEMBAR JAWABAN SUPERVISI MUTU
Catatan Hasil Analisis Hasil Aktivitas Pendampingan
Solusi/Tindaklanjut
Pengamatan Pengamatan yang dilakukan
1. Kepala Sekolah Hal yang sudah baik: Alternatif Solusi Solusi dan pendampingan yang
memahami 1. Sembuat membuat 8 dilakukan :
dengan baik mengenai Standar dalam bentuk 1. Sekolah mengalokasikan 1. Terlibat dalam sosialisasi standar
Standar. baliho diruang guru. Dana sosialisasi standar kepada komite sekolah.
- 75% Guru memahami 2. Sekolah memiliki SOP yang dibahas dalam rapat
Standar dengan baik setiap item kegiatan. dewan guru dan staf
dan 25% Guru tidak 3. Tim TPMPS bekerja 2. Sekolah melakukan Kendala:
memahami dengan dengan baik sosialisasi kepada komite Komite sekolah pasif.
baik Standar. sekolah
- 50% Tenaga Hal yang belum baik:
Kependidikan 1. Sekolah belum
memahami dengan melakukan sosialisasi Komitmen Sekolah:
baik mengenai standar kepada komite. Sekolah mengalokasikan dana
standar. Tidak menyediakan POS sosialisasi standar dari dana
- 100% Komite Sekolah anggran sosialisasi standar BOS.
tidak memahami 8
standar.
2. Sekolah melakukan
sosialisasi Standar pada
Guru dan TU tetapi
tidak pada Komite
Sekolah.
3. Siklus SPMI sudah
dilaksanakan dengan
baik
4. Sekolah melakukan
koordinasi dengan Fasda
dan TPMPS
Kepala sekolah berperan
baik dengan ikut serta
dalam pelaksanaan siklus
SPMI.
Pemahaman Standar : Hal yang sudah baik : Alternatif Solusi : Solusi dan pendampingan yang
1. Sekolah memiliki dilakukan :
dokumen standar 1. Sekolah memiliki 1. Sekolah melaksanakan
2. Sekolah sudah dokumen stndar sosialisasi standar ke 1. Menjadi narasumber dalam
melakukan EDS 2. Sekolah telah sekolah sosialisasi standar
3. Hasil EDS tidak dipakai mendapatkan sosialisasi 2. Sekolah melaksanakan 2. Memberikan layanan konsultasi
sebagai dasar bedah standar standar
perencanaan Hal yang belum baik : 3. Sekolah mengundang
4. Sekolah (KS dan 1. Sekolah belum paham Narasumber untuk Kendala:
Wakasek) belum pernah indicator mutu memberikan pendalaman Kepala sekolah pasif
dapat sosialisasi dari 2. Pemahaman sekolah tentang standar
pemda tentang Standar masih focus pada sarpras
5. Sekolah tidak pernah dan PTK
menyosialisasikan ke 3. Yang mendapat
pemangku kepentingan sosialisasi KS dan
Wakasek
LEMBAR JAWABAN SUPERVISI MUTU
Catatan Hasil Analisis Hasil Aktivitas Pendampingan
Solusi/Tindaklanjut
Pengamatan Pengamatan yang dilakukan
Pemahaman Standar: Hal yang sudah baik: Alternatif solusi: Solusi dan pendampingan yang
dilakukan:
1. Sekolah Dokumen 1. Sekolah memiliki 1. Sekolah 1. Menjadi narasumber dalam
Standar dokumen standar melaksanakan mensosialisasikan standar
2. Warga Sekolah 2. Sekolah telah sosialisasi standar ke Memberikan layanan konsultasi
memahani standar mendapatkan sekolah standar
Nasional Pendidikan sosialisasi 2. Sekolah
3. Pihak Sekolah Hal yang belum baik: melaksanakan
melaksanakan EDS pemetaan sosialisasi
4. Standar Belum menjadi 1. Sekolah belum standar
acuan sebagai dasar memahani Sekolah mengundang
perencanaan indikator mutu narasumber untuk memberikan
2. Sekolah focus pada pemahaman tentang standa
Sosialisasi Standar SNP: pemahaman
pembenahan
1. Sekolah Belum optimal sarpras dan
melaksanakan administrasi
Sosialisasi SNP keuangan
Yang mendapat sosialisasi
Siklus SPMI: hanya kepala sekolah dan
1. Sekolah belum beberapa guru tertentu
sepenuhnya menerapkan
siklus SPMI
2 sekolah belum strategi
dalam melaksanakan
setiap tahapan siklus
SPMI
Peran Kepala Sekolah:
1. Kepala sekolah segera
membentuk tim penjaminan
mutu sekolah

Pemahaman Standar Hal Yang sudah Baik : Alternatif solusi: Solusi dan pendampingan yang
1. Sekolah 1. Sekolah mengundang dilakukan :
1. Belum semua warga melakukan narasumber untuk 1. Pengawas sekolah Menjadi
sekolah memahami sosialisasi memberikan pendalaman narasumber dalam
mengenai Standar 2. Sekolah telah tentang standar sosialisasi standar
2. Sekolah melakukan melakukan 2. Sekolah melaksanakan 2. Pengawas Memberikan
sosialisasi mengenai sosialisai beda standar layanan konsultasi standar
Standar mengebai standar 3. Sekolah melaksanakan Kendala:
3. – pemantauan 3. - pemantauan sosialisasi standar 1. Kepala sekolah pasif
- Perencanaan - Perencanaan Komitmen Sekolah
- Pelaksanaan - Pelaksanaan 1. Sekolah
- Evaliasi - Evaliasi melaksanakan
- Tindak lanjut - Tindak lanjut sosialisasi standar ke
4. - Berkoordinasi dengan Hal yang belum baik sekolah
(Fasda/ pengawas 1. Sekolah
Pembina). berkoordinasi
5. - Membuat Surat dengan fasda
Keputusan TPMPS 2. Membuat Surat
- Mengkoordinasika Keputusan TPMPS
n setiap standar
SPMI pada tim
telah ditunjuk
LEMBAR JAWABAN SUPERVISI MUTU
Catatan Hasil Analisis Hasil Aktivitas Pendampingan
Solusi/Tindaklanjut
Pengamatan Pengamatan yang dilakukan
PEMAHAMAN 1. Hal hal yang sudah Alternatif solusi: Solusi dan pendampingan yang
STANDAR dan SPMI baik: 1. Sekolah perlu dilakukan:
1. Sejumlah 75 % warga a. Sekolah sudah melaksanakan sosialisasi 1. Menjadi narasumber dalam
sekolah sudah memahami memiliki dokumen standar ke seluruh warga sosialisasi standar.
standar K13, PPK, literasi, KTSP sesuai K13. sekolah. 2. Memberikan layanan
dan SNP.
b. Pihak sekolah telah 2. Sekolah perlu konsultasi standar.
memfasilitasi menghadirkan nara
sosialisasi standar sumber untuk
K13 kepada semua melaksanakan bedah
guru. standar dan pendalaman
tentang standar K13, PPK,
2. Hal hal yang belum literasi, dan SNP.
baik: Komitmen sekolah:
a. Sekolah belum 1. Sekolah perlu
pernah melaksanakan sosialisasi
mensosialisasikan standar ke seluruh warga
PPK, literasi, dan sekolah.
SNP secara formal
kepada warga
sekolah.
b. Sekolah belum
pernah menerima
pendampingan baik
dari LPMP maupun
pengawas pembina
untuk melaksanakan
tahapan siklus
SPMI.
3. Kendala yang
menyebabkan kondisi
sekolah belum sesuai
standar adalah:
a. Kurangnya
pemahaman warga
sekolah tentang
standar K13, PPK,
literasi, dan SNP.
b. Kurangnya
dukungan dari pihak
eksternal untuk
mensosialisasikan
semua standar.
Catatan Hasil Analisis Hasil Aktivitas Pendampingan
Solusi/Tindaklanjut
Pengamatan Pengamatan yang dilakukan
1. - Kepala Sekolah Hal yang sudah baik: Alternatif Solusi Solusi dan pendampingan yang
memahami 1. Sembuat membuat 8 1. Sekolah mengalokasikan dilakukan :
dengan baik mengenai Standar dalam bentuk Dana sosialisasi standar 1. Terlibat dalam sosialisasi standar
Standar. baliho diruang guru. yang dibahas dalam rapat kepada komite sekolah.
- 75% Guru memahami 2. Sekolah memiliki SOP dewan guru dan staf
Standar dengan baik setiap item kegiatan. 2. Sekolah melakukan
dan 25% Guru tidak 3. Tim TPMPS bekerja sosialisasi kepada komite Kendala:
memahami dengan dengan baik sekolah Komite sekolah pasif.
baik Standar.
- 50% Tenaga
Kependidikan Hal yang belum baik: Komitmen Sekolah:
memahami dengan 1. Sekolah belum Sekolah mengalokasikan dana
baik mengenai melakukan sosialisasi sosialisasi standar dari dana
standar. standar kepada komite. BOS.
- 100% Komite Sekolah 2. Tidak menyediakan
tidak memahami 8 POS anggran
standar. sosialisasi standar
2. Sekolah melakukan
sosialisasi Standar pada
Guru dan TU tetapi
tidak pada Komite
Sekolah.
3. Siklus SPMI sudah
dilaksanakan dengan
baik
4. Sekolah melakukan
koordinasi dengan Fasda
dan TPMPS
Kepala sekolah
berperan baik dengan
ikut serta dalam
pelaksanaan siklus
SPMI.
Catatan Hasil Analisis Hasil Aktivitas Pendampingan
Solusi/Tindaklanjut
Pengamatan Pengamatan yang dilakukan
Pemahaman Standar: Hal yang sudah baik: Alternatif solusi: dilakukan:
1. Sekolah Dokumen 1. Sekolah 1. Menjadi narasumber dalam
Standar 1. Sekolah memiliki melaksanakan mensosialisasikan standar
2. Warga Sekolah dokumen standar sosialisasi standar ke Memberikan layanan konsultasi
memahani standar 2. Sekolah telah sekolah standar
Nasional Pendidikan mendapatkan 2. Sekolah
3. Pihak Sekolah sosialisasi melaksanakan
melaksanakan EDS pemetaan sosialisasi
4. Standar Belum menjadi Hal yang belum baik: standar
acuan sebagai dasar Sekolah mengundang
perencanaan 1. Sekolah belum narasumber untuk
memahani memberikan pemahaman
Sosialisasi Standar SNP: indikator mutu tentang standar
1. Sekolah Belum optimal 2. Sekolah focus pada
melaksanakan pemahaman
Sosialisasi SNP pembenahan
sarpras dan
Siklus SPMI: administrasi
1. Sekolah belum keuangan
sepenuhnya menerapkan Yang mendapat
siklus SPMI sosialisasi hanya
2 sekolah belum strategi kepala sekolah dan
dalam melaksanakan beberapa guru tertentu
setiap tahapan siklus
SPMI
Peran Kepala Sekolah:
1. Kepala sekolah segera
membentuk tim penjaminan
mutu sekolah
LEMBAR JAWABAN SUPERVISI MUTU
Catatan Hasil Analisis Hasil Aktivitas Pendampingan
Solusi/Tindaklanjut
Pengamatan Pengamatan yang dilakukan
1. Belum semua warga Hal yang sudah baik 1. Pelaksanaan sosialisasi 1. Narasumber/fasilitaor sosialisasi
sekolah memahami 1. Sejumlah 75 % warga SNP di sekolah SNP
SNP sekolah sudah 2. Pemyediaan dan 2. Penyediaan dokumen hard copy
2. Sebagian besar guru memahami standar pencetakan dokumen hard dan file SNP (Indikator mutu,
belum memahami SNP K13, PPK, literasi, dan copy dan file SNP referensi /peraturan) untuk di copy
3. Kepala Sekolah belum SNP (Indikator mutu, referensi pihak sekolah
memahami SNP. 2. Sebahagian atau /peraturan) 3. Pendamping pada Workshp/IHT
4. Belum dilakukan seluruh warga sekolah 3. Workshp/IHT bedah SNP bedah SNP dan pembuatan
sosialisasi SNP di telah mendapat dan pembuatan spanduk spanduk indikator SNP
sekolah sosialisasi SNP indikator SNP
5. Sejumlah 75 % warga 3. Sekolah memiliki
sekolah sudah dokumen hard copy
memahami standar dan file SNP (Indikator
K13, PPK, literasi, dan mutu, referensi /
SNP regulasi terkait standar)
6. Sebahagian atau 4. Sekolah telah
seluruh warga sekolah melakukan sosialisasi
telah mendapat SNP pada stake
sosialisasi SNP holderBedah SNP telah
7. Sekolah memiliki dilakukan di sekolah
dokumen hard copy 5. Bedah SNP telah
dan file SNP (Indikator dilakukan di sekolah
mutu, referensi /
regulasi terkait standar) Hal yang belum baik
8. Sekolah telah
melakukan sosialisasi 1. Belum dilakukan
SNP pada stake sosialisasi SNP di
holderBedah SNP telah sekolah
dilakukan di sekolah 2. Sebahagian besar guru
9. Bedah SNP telah belum memahami SNP
dilakukan di sekolah 3. Kepala Sekolah belum
memahami SNP.
4. Sekolah belum
memiliki dokumen
hard copy dan file SNP
(Indikator mutu,
referensi /peraturan)

Kendala yang dihadapi

1. Komitmen kepala
sekolah
2. Komitemn warga
sekolah
3. SDM sekolah yang
terbatas
4. Keterbatasan anggaran
5. Dorongan dari diknas
yang kurang maksimal
Catatan Hasil Analisis Hasil Aktivitas Pendampingan
Solusi/Tindaklanjut
Pengamatan Pengamatan yang dilakukan
1. Belum ada sosialisasi Hal yang sudah baik 1. Sosialisasi SPMI 1. Pendamping saat kegiatan
SPMI di sekolah 1. Sudah ada sosialisasi 2. Pembentukan TPMS sosialisasi SPMI
2. Sekolah Belum optimal SPMI 3. Pengisian data EDS dengan 2. Pengarah atau pelindung pada
melaksanakan SPMI 2. Sebahagian warga benar SK TPMS
3. Warga sekolah belum sekolah telah 4. Analisis dan pemetaan mutu 3. Pendampingan dan valiadsi data
paham SPMI memahami SPMI berdasarkan hasil EDS saat pengisian EDS
4. Belum ada TPMS 3. Sudah ada TPMS 5. Bintek penyusunan RKS 4. Pendamping pada kegiatan
5. Warga sekolah tidak 4. Sekolah telah 6. Pelaksanaan evaluasi atau Analisis dan pemetaan mutu
serius mengisi data EDS melakukan EDS audit mutu sekolah berdasarkan hasil EDS
6. Perencanaan sekolah 5. RKS telah mengacu 5. Pendamping pada saat kegiatan
tidak mengacu pada pada hasil EDS evaluasi atau audit mutu sekolah
hasil EDS 6. Pemenuhan mutu
7. RKS/RKAS tidak sebahagian telah
mengacu hasil EDS dilakukan oleh sekolah
8. Sekolah belum
melakukan Hal yang belum baik
evaluasi/audit 1.Belum ada sosialisasi
pelaksanan kegiatan SPMI di sekolah
9. Sudah ada sosialisasi 2. Sekolah Belum optimal
SPMI melaksanakan SPMI
10. Sebahagian warga 3.Warga sekolah belum
sekolah telah paham SPMI
memahami SPMI 4.Belum ada TPMS
11. Sudah ada TPMS 5.Warga sekolah tidak
12. Sekolah telah serius mengisi data
melakukan EDS EDS
13. RKS telah mengacu 6.Perencanaan sekolah
pada hasil EDS tidak mengacu pada
14. Pemenuhan mutu hasil EDS
sebahagian telah 7.Sekolah belum
dilakukan oleh sekolah melakukan
evaluasi/audit
pelaksanan kegiatan
Kendala yang dihadapi

1. Komitmen kepala
sekolah
2. Komitemn warga
sekolah
3. SDM sekolah yang
terbatas
4. Keterbatasan anggara
5. Dorongan dari diknas
yang kurang maksimal
LEMBAR JAWABAN SUPERVISI MUTU (MANAJEMEN SKLH)
Catatan Hasil Analisis Hasil Aktivitas Pendampingan
Solusi/Tindaklanjut
Pengamatan Pengamatan yang dilakukan
1. Tentang Hal yang sudah baik Alternatif solusi : Solusi dan
Manajemen : 1. Sekolah pendampingan yang
berbasis sekolah
pengumpulan 1. Pemenuhan guru mengusulkan dilakukan :
data di sekolah disekolah cukup kebutuhan 1. Pengawas sekolah
berasal dari pengadaan
2. Sekolah Terlibat dalam
berbagai elemen
dari guru,komite, memiliki data perpustakaan pengusulan
dan siswa, yang sesuai kepada pemerintah pengdaan dan
2. Jumlah guru di
sekolah cukup 3. Tugas guru
2. Sekolah memilih judul-judul
3. Tugas guru selain mengajar mengundang buku yang
selain mengajar, juga dewan guru rapat dibutuhkan sesuai
membimbing,
melati dan membimbing, untuk membertkan dengan kebutuhan
mengarahkan melatih dan penguatan tentang anak
4. Guru dibebani tugas guru
pekerjaan lain
mengarahkan 2. Pengawas sekolah
selain mengajar, Hal yang belum baik 3. Sekolah Memjembatani
membimbing, Sekolah tidak mengalokasikan kerjasama dengan
melatih dan
mengarahkan
memiliki lab dan BOS untuk donor untuk
5. Manajemen perpustakaan menyediakan buku membantu
tenaga laboran Komitmen Sekolah: menyediakan buku
dan perpus tidak
1. Sekolah Pengawas sekolah
ada kecuali
penanggungjawa mengalokasikan memberikan motivasi pada
b lingkungan BOS untuk guru bahwa tugas guru
sekolah, kelas
menyediakan selain mengajar juga
mereka
bertanggungjawa buku sebagai pembimbing
b atas tupoksinya
masing- masing
berdasrkan SK
pembagian
tugas.

MANAJEMEN
SEKOLAH Yang baik:
Dokumen sekolah - Perlu di buatkan - Memberikan masukan
terkait dengan - Dokumen aplikasi berkenaan kepada kepala sekolah
Kepegawaian, berada dalam dengan untuk pembuatan
Sarpras, Kesiswaan satu pintu. kepegawaian, aplikasi
masih manual, di - Menggunakan sarpras dan
Arsipkan oleh TU. Aplikasi untuk kesiswaan
Untuk keuangan keuangan
ada TIM tersendiri
dan dilakukan Yang kurang baik:
melalui Apliaksi
yang terhubung - Karena manual
Yayasan susah
memperoleh
data yang
diminta.
LEMBAR JAWABAN SUPERVISI MUTU (MANAJEMEN
SKLH)
Catatan Hasil Analisis Hasil Aktivitas Pendampingan
Solusi/Tindaklanjut
Pengamatan Pengamatan yang dilakukan
1. Data didapatkan
melalui evaluasi diri
sekolah atau
menggunakan raport
mutu
2. Cukup dan tetapi
ada yang mengajar
tidak sesuai dengan
kompetensinya
3. Semua guru
diberikan tugas
tambahan lain
4. Semua guru
dibebani tugas
tambahan selain
mengajar seperti: Wali
Kelas, Kepala
Laboratorium, Kepala
Perpustakaan,
Pembina Pramuka,
Pembina OSIS, 7K.
5. Manajemen
lingkungan, perpus,
labor dan kelas
berjalan sesuai
dengan standar yang
telah ditetapkan oleh
sekolah dibawah
tanggung jawab guru
yang telah ditunjuk.
- - -