0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
214 tayangan8 halaman

Kerjasama Operasional Proyek Parawisata dan Pertambangan

Kerjasama antara dua pihak untuk pengembangan proyek pariwisata meliputi lapangan golf, hotel dan rumah kebun dengan pembagian investasi awal dan bagi hasil sebesar 80% untuk pihak pertama dan 20% untuk pihak kedua.

Diunggah oleh

R R. S.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
214 tayangan8 halaman

Kerjasama Operasional Proyek Parawisata dan Pertambangan

Kerjasama antara dua pihak untuk pengembangan proyek pariwisata meliputi lapangan golf, hotel dan rumah kebun dengan pembagian investasi awal dan bagi hasil sebesar 80% untuk pihak pertama dan 20% untuk pihak kedua.

Diunggah oleh

R R. S.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PT Aldora Indo Group (PIHAK 1) & CV Ubersam (PIHAK 2)

Kerjasama Operasional (KSO) ini adalah kerjasama yang berkaitan dengan pelaksanaan
Pengembangan dan Pembangunan Industri Parawisata berupa Lapangan Golf, Hotel, dan Rumah
Kebun (Proyek Parawisata).

1. Bentuk Kerjasama Operasi


PARA PIHAK sepakat untuk membangun lapangan golf, hotel, dan rumah kebun dengan tetap
memakai nama PT Cipta Reka Perkasa dengan melakukan pembelian saham dan Asset Lahan
serta perijinannya seluas 19 Ha.

2. Pembagian Investasi Awal


Dasar perhitungan komposisi pembagian hasil dan saham dengan asumsi nilai investasi
sebesar Rp 200.000.000,- (dua ratus milyar rupiah) dengan rincian:
a. PIHAK PERTAMA Rp 40.000.000.000,- (empat puluh milyar) yang diperhitungkan dari
nilai tanah PIHAK KEDUA seluas 9.520 m2 (7.936 m2 + 1.584 m2) beserta bangunan
diatas lahan tersebut
b. PIHAK KEDUA Rp 160.000.000.000,- (seratus enam puluh milyar rupiah).

PIHAK PERTAMA memberikan dana talangan sebesar Rp. 10.000.000.000,- (sepuluh milyar
rupiah) dengan kondisi :
a. Rp. 6.000.000.000,- (enam milyar rupiah) paling lambat 1 (satu) minggu dari
penandatanganan perjanjian ini.
b. Rp. 4.000.000.000,- (empat milyar rupiah) paling lambat 1 (satu) bulan dari
penandatanganan perjanjian ini.
c. Dana talangan akan dikembalikan dari deviden saham yang diterima.

3. Bagi Hasil
Dalam Perjanjian ini PARA PIHAK akan berbagi hasil di dalam AIG-UBS KSO dengan komposisi
sebagai berikut:
a. PT. Aldora Indo Grup sebesar 80 % (Delapan Puluh Persen)
b. CV. Ubersam sebesar 20 % (Dua Puluh Persen)
c. Komposisi saham akan berubah disesuaikan secara proporsional dengan dasar
perhitungan dari nilai investasi.
4. Kewajiban Tiap Pihak

5. Jangka Waktu
Jangka waktu Kerjasama Operasi berlaku sejak tanggal ditandatanganinya Perjanjian ini oleh
PARA PIHAK dan akan berakhir apabila:
a. Pelaksanaan pekerjaan Proyek telah selesai dengan dibuktikan telah habisnya masa
kontrak Proyek, serta seluruh hak dan kewajiban antara AIG-UBS KSO dan pihak-pihak
diluar Perjanjian ini yang masih berkaitan dengan pelaksanaan pekerjaan Proyek telah
terpenuhi semuanya.
b. Telah diselesaikannya hak dan kewajiban masing-masing PIHAK dalam Kerjasama
Operasi.
c. Atas persetujuan PARA PIHAK untuk mengakhiri Perjanjian ini.
Balai Besar Taman Nasional Betung Kerihun (PIHAK 1) & WWF Indonesia Program
Kalimantan Barat (PIHAK 2) – BUMN & Swasta
Tentang Penguatan Fungsi Taman Nasional Betung Kerihun

1. Pembagian Investasi Awal


2. Bagi Hasil
3. Hak dan Kewajiban Tiap Pihak
PIHAK PERTAMA
Hak PIHAK PERTAMA adalah mendapat dukungan sepenuhnya dari PIHAK KEDUA dalam
melaksanakan kegiatan-kegiatan dalam lingkup kerjasama operasional ini sesuai dengan
rincian kegiatan kerjasama yang telah di tanda tangani KEDUA BELAH PIHAK.

Kewajiban PIHAK PERTAMA adalah:


a. Menyusun Rencana Kerja dalam lingkup kerja sama ini bersama dengan PIHAK KEDUA
b. Mengesahkan Rencana Kerja yang disusun bersama PIHAK KEDUA
c. Mendukung secara administratif dan teknis, pelaksanaan kegiatan-kegiatan yang
telah dikembangkan secara mutualistis
d. Mengalokasikan dana, sumber daya manusia dan peralatan yang diperlukan sesuai
sumber daya yang tersedia untuk pelaksanaan kegiatan yang tercantum dalam rincian
kegiatan keriasama ini
e. Membantu koordinasi dengan para pihak terkait dalam pelaksanaan kegiatan
kerjasama
f. Membantu proses pengumpulan, pemutakhiran dan kompilasi data serta informasi
yang dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan kerjasama operasional ini sesuai
rencana kerja
g. Mengeluarkan ijin masuk kawasan bagi keperluan pelaksanaan kegiatan kerjasama
sesuai peraturan yang berlaku
h. Menjalin dan mengembangkan jaringan kemitraan terhadap para pihak dalam
mengembangkan pembangunan berbasis konservasi
i. Membentuk tim monitoring dan evaluasiatas kegiatan yang tercantum dalam naskah
perjanjian kerjasama ini
PIHAK KEDUA
Hak PIHAK KEDUA adalah mendapat dukungan sepenuhnya baik administratif maupun teknis
pelaksanaan kegiatan-kegiatan dalam lingkup kerjasama operasional ini sesuai dengan rincian
kegiatan kerjasama yang telah di tanda tangani KEDUA BELAH PIHAK

Kewajiban PIHAK KEDUA adalah:


a. Menyusun Rencana Kerja dalam lingkup kerja sama ini bersama dengan PIHAK PERTAMA
b. Mengalokasikan dana, sumber daya manusi adan peralatan pendukung yang dibutuhkan,
sesuai sumber daya yang tersedia untuk pelaksanaan kegiatan yang tercantum dalam
rincian kegiatan kerjasama ini
c. Membantu proses pengumpulan, pemutakhiran dan kompilasi data serta informasi yang
dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan kerjasama operasional sesuai rencana kerja
yang telah disusun bersama
d. Membantu penyelenggaraan pelatihan-pelatihan yang dibutuhkan
e. Membantu mengembangkan jaringan kerja (networking) dan kemitraan dalam
pengelolaan TNBK

4. Jangka Waktu
Perjanjian Kerjasama ini berlaku selama 2 (dua) tahun sejak ditandatangani oleh KEDUA
BELAH PIHAK
PT Berkat Hanjuang Jaya (PIHAK 1) & Kontraktor Tambang (Draft) (PIHAK 2)
Kerjasama Operasional Pertambangan Batubara

1. Pembagian Investasi Awal


2. Bagi Hasil (Bukan bagi hasil, tetapi PIHAK 2 membayar kepada PIHAK 1)
PIHAK PERTAMA menyampaikan perincian kewajiban pembayaran kepada PIHAK KEDUA,
yang wajib dilaksanakan pembayaran oleh PIHAK KEDUA kepada PIHAK PERTAMA, dari hasil
produksi Batubara yang di produksi dari tambang milik PIHAK PERTAMA. Adapun perincian
biaya sebagai berikut:
a. Biaya Hasil Tambang (Fee KP) sebesar: Rp. 45.000,- /ton
b. Biaya Jasa Lahan (Fee Lahan) sebesar: Rp. 10.000,-/ton
c. Distribusi Desa (Fee Desa), sebesar: Rp. 2.500,-/ton

PIHAK PERTAMA wajib dan bertanggung jawab mengalokasikan (menyerahkan) biaya tersebut
kepada masing-masing Pihak yang berhak menerima, untuk kelancaran Operasional
Pertambangan yang dilakukan PIHAK KEDUA

3. Hak dan Kewajiban Tiap Pihak


PIHAK PERTAMA
Kewajiban PIHAK PERTAMA adalah:
a. PIHAK PERTAMA menjamin bahwa Ijin Usaha Pertambangan Operasi Produksi atas
nama PT. Berkat Hanjuang Jaya adalah benar miliknya dengan sebenarnya, menjamin
bahwa keseluruhan dari Legalitas Perijinan Pertambangan yang dikerjasamakan
kepada PIHAK KEDUA, tidak ada permasalahan apapun terhadap Perundang-
undangan dan Peraturan Pemerintah Dinas Pertambangan dan Kehutanan, baik
Pemerintah Daerah di Kalimantan Selatan serta Pemerintahan Pusat Republik
Indonesia.
b. PIHAK PERTAMA menjamin bahwa Tidak ada ikatan apapun terhadap PIHAK KETIGA
yang menyangkut wilayah pertambangan yang ditawarkan untuk dikerjasamakan
kepada PIHAK KEDUA.
c. PIHAK PERTAMA menanggung segala sesuatu hal kerugian kepada PIHAK KEDUA,
apabila melakukan kelalaian pada Pasal 5, ayat 1 dan 2, dan menyatakan PIHAK
KEDUA bebas dari segala urusan kepolisian serta hukum pengadilan.
PIHAK KEDUA
Kewajiban PIHAK KEDUA adalah:
a. PIHAK KEDUA menyatakan dengan sebenarnya, bahwa bidang usaha yang dijalani
memiliki perijinan dalam Pertambangan dan merupakan perusahaan yang terdaftar resmi
sesuai Perundangan yang berlaku di Negara Republik Indonesia.
b. PIHAK KEDUA berkewajiban melakukan aktifitas teknik pertambangan yang sesuai dengan
undang-undang dan peraturan pertambangan. Dan melakukan kewajiban yang tercantum
dalam Perjanjian antara PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA.

4. Jangka Waktu
Perjanjian ini berlaku pada saat penandatanganan dilaksanakan KEDUA BELAH PIHAK dan
PARA PIHAK menjalankan dengan baik atas kewajiban-kewajiban dalam perjanjian ini.
PTPN XI (PIHAK 1) & PT SUPIN RAYA (PIHAK 2) – BUMN & Swasta
Joint Operation dalam privatisasi pengelolaan PT Perkebunan Nusantara XIV Pabrik Kapas
Jeneponto dengan bekerja sama PT Supin Raya

1. Pembagian Investasi Awal


2. Bagi Hasil
3. Hak dan Kewajiban Tiap Pihak
PIHAK PERTAMA
 Pihak PTPN menerima dan mengolah kapas berbiji yang diberikan dari pihak PT Supin
Raya.
 Harga sewa jasa pengolahan kapas berbiji milik PT Supin Raya sebesar Rp. 1030 per kilo.
Namun, pengolahan kapas akan mulai dilaksanakan apabila kapas bebiji telah mencapai
standar pengolahan 60 ton.
 Adapun resiko kerugian yang tidak diinginkan berupa kebakaran yang mana tindakan
diluar kemampuan manusia (force majure) menjadi beban masing-masing pihak

PIHAK KEDUA
Kewajiban PIHAK KEDUA adalah:

4. Jangka Waktu
Template

1. Pembagian Investasi Awal


2. Bagi Hasil
3. Hak dan Kewajiban Tiap Pihak
4. Jangka Waktu

Anda mungkin juga menyukai