PESONA GARUDA WISNU KENCANA
NAMA KELOMPOK :
1. FARREL HAFIZ ANDERDON
2. PRIMA RAMADHAN
3. RIFQI ARDIANZAH
4. WISNU ANGGA DIVA SAPUTRA
SMA NEGERI 1 ROWOKELE
TAHUN PELAJARAN 2019/2020
KATA
PENGANTAR
Segala puji dan syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan
Yang Maha Pemurah dan Pengasih yang telah melimpahkan nikmat,
karunia dan hidayah-Nya sehingga laporan karya wisata ke Garuda
Wisnu Kencana (GWK) ini dapat tersusun. Laporan karya wisata ke
Garuda Wisnu Kencana (GWK) ini disusun untuk mendeskripsikan
objek wisata yang telah dikunjungi.
Kami sadar bahwa tanpa bantuan dari segenap pihak, laporan
karya wisata ke Garuda Wisnu Kencana (GWK) ini tidak akan dapat
terwujud. Oleh karena itu, melalui media ini kami sampaikan ucapan
terimakasih kepada yth.
1. Bapak Drs Suwardi M.M. selaku kepala sekolah SMA N 1
ROWOKELE.
2. Bapak Imam Hambarsih S.E. selaku waka kesiswaan SMA N 1
ROWOKELE.
3. Bapak Ibu guru yang telah menjadi pembimbing saat kegiatan
kunjungan lapangan.
4. Semua pihak yang telah memberi saran dan dorongan positif
untuk kebaikan laporan karya wisata ke Garuda Wisnu Kencana
(GWK).
Kami sadar bahwa dalam penulisan laporan karya wisata
ke Garuda Wisnu Kencana (GWK) ini tentunya banyak kekurangan
dan kesalahan. Oleh karena itu, saran dan kritik dari semua
pihak,akan kami terima dengan penuh keterbukaan dan senang hati,
demi sempurnanya laporan karya wisata ke Garuda Wisnu
Kencana (GWK) ini dan semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi
kita semua.
Akhir kata kami ucapkan terimakasih, mohon maaf apabila ada
kesalahan atau ada hal-hal yang kurang berkenan dihati pembaca,
terimakasih.
DAFTAR ISI
Halaman Judul .................................................................................. i
Halaman Kata Pengantar .................................................................. ii
Halaman Daftar Isi ........................................................................... iii
BAB I
PENDAHULUAN ........................................................................... 1
A. Latar Belakang Karya Wisata
B. Metode Penulisan
BAB II
ISI............................................................................................4
BAB III
DOKUMENTASI...................................................................5
BAB IV
PENUTUP.............................................................................9
A. Kesimpulan
B. Saran-saram
BAB V
DAFTAR PUSAKA............................................................10
BAB VI
LAMPIRAN.........................................................................
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Karya Wisata
Latar Belakang Karya Wisata khususnya di Garuda Wisnu Kencana
(GWK) adalah :
1. Agar siswa/siswi mengetahui sejarah mengenai patung Garuda
Wisnu Kencana (GWK)
2. Agar siswa/siswi mengetahui keindahan alam atau panorama
Pulau Bali yang terlihat sangat jelas dari patung Garuda Wisnu
Kencana (GWK)
3. Agar siswa/siswi dapat menyaksikan kemegahan monumental
dan kekhususan spiritual yang semuanya disempunakan dengan
sentuhan modern.
Demikian penulis mengungkapkan latar belaang perlunya diadakan
Karya Wisata khususnya ke Garuda Wisnu Kencana (GWK)
B. Tujuan Studi wisata
Tujuan Studiwisata khususnya ke Garuda Wisnu Kencana (GWK)
adalah:
1. Agar siswa/siswi mendapatkan ilmu pengetahuan mengenai
sejarah mengenai patung Garuda Wisnu Kencana (GWK).
2. Agar siswa/siswi mengetahui budaya dan keadaan masyarakat di
Pulau Bali.
3. Agar siswa/siswi mengetahui sejarah mengenai patung Garuda
Wisnu Kencana (GWK).
BAB II
GARUDA WISNU KENCANA (GWK)
Dewa Wisnu dilambangkan sebagai sumber kebijaksaan dan
pemelihara dengan menunggang burung Garuda yang merupakan simbol
kekuatan dan kemakmuran. GWK adalah simbol kebudayaan yang
berbasis keseimbangan alam. Dalam konsep Tri Murthi di mana Dewa
Wisnu bertugas untuk memelihara alam semesta dan Garuda sebagai
kendaraan Dewa Wisnu merupakan simbol dari pengabdian yang tanpa
pamrih. Garuda seringkali dilukiskan memiliki kepala, sayap, ekor dan
moncong burung elang, dan tubuh, tangan dan kaki seorang manusia.
Mukanya putih, sayapnya merah, dan tubuhnya berwarna keemasan.
Ukurannya besar sehingga dapat menghalangi sinar matahari. Garuda
adalah seekor burung mitologis, setengah manusia setengah burung.
LOKASI GARUDA WISNU KENCANA
Garuda Wisnu Kencana Terletak diatas dataran tinggi batu kapur padas
dan menatap kawasan wisata dipesisir selatan Bali, Garuda Wisnu
Kencana Cultural Park adalah jendela seni dan budaya Pulau Dewata yang
memiliki latar belakang alami serta panorama yang sangat mengagumkan.
Dengan jarak tempuh 15 menit dari Pelabuhan Udara dan kurang dari satu
jam dari lokasi perhotelan utama, GWK menjadi salah satu tujuan utama
untuk berbagai pertunjukan kesenian, pameran dan konferensi ataupun
kunjungan santai bahkan kunjungan spiritual. Patung ini merupakan karya
pematung terkenal Bali, I Nyoman Nuarta. Monumen ini dikembangkan
sebagai taman budaya dan menjadi ikon bagi pariwisata Bali dan
Indonesia.
Patung tersebut berwujud Dewa Wisnu yang dalam agama Hindu adalah
Dewa Pemelihara (Sthiti), mengendarai burung Garuda. Tokoh Garuda
dapat dilihat di kisah Garuda & Kerajaannya yang berkisah mengenai rasa
bakti dan pengorbanan burung Garuda untuk menyelamatkan ibunya dari
perbudakan yang akhirnya dilindungi oleh Dewa Wisnu.
LEGENDA GARUDA WISNU KENCANA
Pada awal mulanya berawal dari begawan yang mempunyai dua istri.
Istri pertama bernama Dewi Kaldu dan istri kedua bernama Dewi Winata.
Dari kedua istri tersebut tidak mempunyai anak, tetapi kedua istri begawan
tersebut dianugerahi dua bilah telur. Kemudian Dewi Winata memilih telur
pertama, telur tersebut berisi dua anak. Lalu Dewi Kaldu memilih telur
kedua, telur tersebut berisi seratus anak. Setelah beberapa hari kemudian,
telur milik Dewi Kaldu menetas berupa ular. Dan Dewi Winatapun merasa
iri karena telur milik Dewi Winata belum menetas. Sehingga Dewi Winata
memecahkan salah satu telurnya dengan paksa dan telur tersebut menetas
berupa burung. Burung tersebut diberi nama burung Jatayung. Karena
belum saatnya menetas atau dalam istilahnya prematur burung Jatayung
hanya hidup dua puluh dua hari dan akhirnya meninggal. Dewi winata
merasa sedih lalu akhirnya telur yang satunya ditetaskan pada waktunya.
Kemudian telur itu menetas berupa burung. Burung tersebut diberi nama
burung Garuda. Dewi Winata dan Dewi Kaldu membuat suatu perjanjian
yang berisi jika yang kalah harus mengurus keseratus anak Dewi Kaldu.
Dan apda akhirnya dewi Winata kalah dan harus mengurus keseratus anak
Dewi Kaldu. Dewi Winata merasa di perbudak dengan Dewi Kaldu. Dan
untuk membebaskan Dewi Winata, putra Dewi Winata yang bernama
Garuda harus mengambil air suci Dewa Wisnu, dengan syarat Garuda
harus menjadi wahana Dewa Wisnu. Kemudian Garuda
menyetujuinya. Dan akhirnya Dewi Winata terbebas dari ancaman Dewi
Kaldu. Tetapi, sayangnya putranya harus menjadi Wahana Dewa Wisnu.
Untuk mengenang pengorbanan Garuda kepada Ibunya, tempat tersebut
diberi nama Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang menjadi objek wisata
terkenal di Pulau Bali.
Peranan GWK
Patung Garuda Wisnu Kencana diharapkan akan merangsang
keseimbangan antara skala dan niskala atau dunia nyata dan tidak nyata
sehingga harmonisasi alam dapat tercipta. Patung Garuda Wisnu Kencana
adalah simbol misi penyelamatan lingkungan dan penyelamatan dunia.
Taman budaya ini juga untuk mendidik masyarakat, khususnya generasi
muda agar ikut melestarikan warisan budaya bangsa.
BAB III
A. Kesimpulan
Dari berbagai analisis dan data yang penulis peroleh tentang objek
wisata Garuda Wisnu Kencana dapat disimpulkan bahwa Garuda Wisnu
Kencana merupakan simbol kemegahan Pulau Dewata dimana berbagai
kebudayaan ditempatkan di dalam suatu tempat dan I Nyoman Nuarta ini
menjadi pencetus karya terbesar di seluruh dunia bahkan mengalahkan
patung Liberty.
B. Saran
1. Kita harus tetap merawat dan mempertahankan kebudayaan yang luhur
tersebut agar jangan sampai hilang.
2. Kita harus mempertahankan kebudayaan asli Bangsa Indonesia yang
luhur.
3. Turuti peraturan yang ada di Pulau Bali, serta carilah informasi
sebanyak-banyaknya ketika di Pulau Bali.
DAFTAR PUSTAKA
1. id.wikipedia.org/wiki/Garuda_Wisnu_Kencana
2. www.gwk-culturalpark.com
3. http://tunawisma.com/garuda-wisnu/
4. https://histori.id/legenda-garuda-wisnu-kencana/
5. http://metrobali.com/legenda-garuda-wisnu-kencana-dalam-cerita-
seni-pertunjukan/
Lampiran