Anda di halaman 1dari 19

KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM

DAN PERUMAHAN RAKYAT


DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA

INFRASTRUKTUR PUPR & PANDEMI COVID-19


Disampaikan Oleh:
Dr. Ir.Danis Hidayat Sumadilaga, M.Eng.Sc, IPU
• Direktur Jenderal Cipta Karya
Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat
• Wakil Ketua Umum Persatuan Insinyur Indonesia

Jakarta, 12 Mei 2020

1
OUTLINE
PENDAHULUAN

01 KEBIJAKAN REFOCUSING ANGGARAN KEMENTERIAN PUPR

02 ARAHAN MENTERI TERHADAP KEGIATAN PUPR


Arahan Menteri terhadap Kegiatan PUPR, Protokol Pencegahan Covid-19 dalam Penyelenggaraan Jasa
Konstruksi

03 KEGIATAN PADAT KARYA

04 PROGRAM PUPR TERKAIT DUKUNGAN PENANGANAN COVID-19


RS Akademik UGM, RS Kab.Lamongan, RSUD Biak Numfor, Fasilitas Penampungan/Observasi/Karantina Pulau
Galang, Rumah Sakit Darurat Covid-19 (Wisma Atlet)

PENUTUP

2
PENDAHULUAN

Pandemi Global
(COVID-19)
Dampak Pandemi Covid-19 &
Upaya PUPR

Profesi Insinyur
Turut Mengatasi Dampak
Pandemi Covid-19
3
KEBIJAKAN REFOCUSING ANGGARAN
1 KEMENTERIAN PUPR TAHUN 2020

PAGU REALOKASI
ALOKASI ANGGARAN ANGGARAN

Rp. Rp.
120,21 75,63
Triliun Triliun

Perubahan
Realokasi Anggaran
Rp. 44,58 T

1 2

SURAT KEPUTUSAN
MENTERI MENTERI KEUANGAN
NO. 189.1/KMK.02/2020
KEUANGAN
tentang Perubahan atas
Rincian Anggaran Belanja
Pemerintah Pusat TA 2020
11 SEPT 2019 15 APR 2020
4
4
2 ARAHAN MENTERI TERHADAP KEGIATAN PUPR

Optimalisasi Perubahan Paket- Pengurangan/


Kegiatan Non-fisik paket SYC TA.2020 Penyesuaian Pagu
Yang Bisa menjadi MYC SYC
Ditunda/Dihemat

Penundaan Paket- Refocussing untuk:


Penghematan Rekomposisi
paket Kontraktual 1. Dukungan
Alokasi Perjanan Alokasi Anggaran
Belum Lelang & Penanganan Covid-19
Dinas & Paket 2020 pada Paket
Pelaksanaannya 2. Mitigasi Dampak
Meeting bisa Ditunda
MYC
Covid-19

INPRES NO.4 TAHUN 2020 Arahan Menteri tehadap Kegiatan PUPR Tahun 2020

5
2 ARAHAN MENTERI TERHADAP KEGIATAN PUPR

SKEMA PROTOKOL PENCEGAHAN COVID-19 DALAM PENYELENGGARAAN JASA KONSTRUKSI

1 2 3
MENYEDIAKAN MENGEDUKASI
MEMBENTUK SATGAS
FASILITAS SEMUA ORANG
PENCEGAHAN
PENCEGAHAN UNTUK MENJAGA
COVID-19
COVID-19 DIRI DARI COVID-19

4
6 5
MENGUKUR SUHU
MENGHENTIKAN SEMENTARA MEMBUAT KERJASAMA SEMUA ORANG
PEKERJAAN JIKA PENANGANAN SUSPECT SETIAP PAGI,
TERINDIKASI ADA TENAGA COVID-19 DENGAN RS SIANG DAN SORE
KERJA YANG TERPAPAR DAN PUSKEMAS
COVID-19 SETEMPAT

MELAKUKAN TINDAKAN
7
ISOLASI & PENYEMPROTAN
DISINFEKTAN SARANA &
PRASARANA KANTOR &
LAPANGAN
6
2 ARAHAN MENTERI TERHADAP KEGIATAN PUPR

SATGAS PENCEGAHAN
COVID-19 Tugas, tanggung jawab, dan kewenangan:
1) sosialisasi;
✓ Dibentuk oleh Pejabat Pembuat 2) pembelajaran (edukasi);
Komitmen (PPK) proyek 3) promosi teknik;
✓ Meupakan bagian dari Unit 4) metode/pelaksanaan pencegahan COVID-19 di
Keselamatan Konstruksi (UKK) lapangan;
✓ Berjumlah paling sedikit 5 (lima) 5) berkoordinasi dengan Satgas Penanggulangan
orang yang terdiri atas: COVID-19 Kementerian PUPR melakukan Identifikasi
Potensi Bahaya COVID-19 di lapangan;
1) 1 (satu) Ketua merangkap
6) pemeriksaan kesehatan terkait potensi terinfeksi
anggota; dan
COVID-19 kepada semua pekerja dan tamu proyek;
2) 4 (empat) Anggota yang 7) pemantauan kondisi kesehatan pekerja dan
mewakili Pengguna Jasa dan pengendalian mobilisasi/demobilisasi pekerja;
Penyedia Jasa. 8) pemberian vitamin dan nutrisi tambahanguna
peningkatan imunitas pekerja;
Satgas Pencegahan COVID-19 9) pengadaan Fasilitas Kesehatan di lapangan; dan
10) melaporkan kepada PPK dalam hal telah ditemukan
berkoordinasi dengan Satgas pekerja yang positif dan/atau berstatus Pasien Dalam
Penanggulangan COVID-19 Kementerian Pengawasan (PDP) dan merekomendasikan dilakukan
PUPR penghentian kegiatan sementara.
7
2 ARAHAN MENTERI TERHADAP KEGIATAN PUPR

PEMBERHENTIAN PEKERJAAN SEMENTARA

Penyelenggaraan Jasa Konstruksi tersebut dapat


diberhentikan sementara akibat Keadaaan Kahar, Jika karena sifat dan urgensinya tetap
jika terindikasi: harus dilaksanakan, Penyelenggaraan
Jasa Konstruksi tersebut dapat
Memiliki risiko tinggi akibat lokasi proyek berada di diteruskan dengan ketentuan:
1 pusat sebaran
1) Mendapatkan persetujuan dari
Menteri Pekerjaan Umum dan
Perumahan Rakyat; dan
Telah ditemukan pekerja yang positif dan/atau
2 berstatus Pasien Dalam Pengawasan (PDP) 2) Melaksanakan protokol
pencegahan COVID-19 dengan
disiplin tinggi dan dilaporkan
secara berkala oleh Satgas
Pimpinan Kementerian/ Lembaga/Instansi/ Kepala Daerah telah
Pencegahan COVID-19.
3 mengeluarkan peraturan untuk menghentikan
kegiatan sementara akibat keadaan kahar

8
2 ARAHAN MENTERI TERHADAP KEGIATAN PUPR

9
3 PROGRAM PADAT KARYA TUNAI TA 2020
PROFIL PROGRAM PADAT KARYA TUNAI TAHUN 2020

SUMBER DAYA AIR

PEMBUATAN OP AIR TANAH OP IRIGASI & TP OP2) IRIGASI OP SUNGAI &


P3TGAI
ABSAH1) & BAKU RAWA & RAWA PANTAI
10.000 681
94 2.255 818 821
lokasi lokasi
lokasi lokasi lokasi lokasi
Rp. 2,250 Rp. 0,038 Rp. 0,104 Rp. 0,33 Rp. 0,43 Rp. 0,17
Triliun Triliun Triliun Triliun Triliun Triliun

JALAN & JEMBATAN PERUMAHAN

PRESERVASI PRESERVASI PB3) RUMAH PK4) RUMAH


JALAN JEMBATAN TOTAL ANGGARAN SWADAYA SWADAYA
501 lokasi 311 lokasi 151 kab/kota 449 kab/kota
Rp. 11,26 Triliun
Rp. 0,62 Rp. 0,131 Rp. 0,231 Rp. 4,461
Triliun Triliun Triliun Triliun

PERMUKIMAN

PAMSIMAS SANIMAS TPS 3R PISEW KOTAKU


4.771 1.028 106 900 364
desa lokasi lokasi kecamatan kelurahan 1) ABSAH: Akuifer Buatan
Rp. 1,120 Rp. 0,391 Rp. 0,063 Rp. 0,540 Rp. 0,382 Simpanan Air Hujan
Triliun Triliun Triliun Triliun 2) TP OP: Tugas Pembantuan
Triliun
Operasi & Pemeliharaan
3) PB: Pembangunan Baru 10
4) PK: Peningkatan Kualitas
10
3 PROGRAM PADAT KARYA TUNAI TA 2020
PROGRAM OPERASI DAN
PEMELIHARAAN SUNGAI & PANTAI
PEMELIHARAAN BERKALA SARANA
PENGENDALI BANJIR
KAB. BULELENG, BALI

PROGRAM PERCEPATAN PENINGKATAN


TATA GUNA AIR IRIGASI (P3TGAI)
DESA CIGUDEG, KEC. CIGUDEG, KAB. BOGOR, JAWA BARAT

PEMBUATAN AKUIFER BUATAN SIMPANAN AIR HUJAN (ABSAH)


KEC. SAHU, KAB. HALMAHERA BARAT, MALUKU UTARA
11
4 PROGRAM PUPR TERKAIT DUKUNGAN PENANGANAN COVID-19

1 Rumah Sakit
Akademik UGM KAPASITAS
69 TEMPAT
TIDUR

GD. ARJUNA

GD. YUDHISTIRA

Pekerjaan Pemasangan Baja


& Kaca
KAPASITAS
38 TEMPAT
TIDUR
Kondisi
Eksisting Progress Fisik 59,8%
KUNJUNGAN BERSAMA REKTOR UGM

Gedung
Arjuna Gedung
Yudhistira Pekerjaan Pemasangan 12
Panel & Plafon
2 Pembangunan
Ruang Isolasi RS Lamongan

BIAYA
RP. 33,53 Miliar
Alokasi Anggaran
dari BNPB

Lokasi Pembangunan

MASA PELAKSANAAN
1 Mei - 30 Juni 2020 Lokasi
Pembangunan

KAPASITAS
82 TEMPAT TIDUR
USULAN BUPATI LAMONGAN
13
3 Penyiapan RSUD Biak Numfor
Sebagai RS Rujukan Covid-19
Lokasi Pembangunan RS Biak Numfor

Rekomendasi Pembangunan
Surat Kepala Gugus Tugas Percepatan
Penanganan Covid-19

KEBUTUHAN ANGGARAN
Rp. 38,28 Miliar
ALOKASI ANGGARAN DARI BNPB

Site Plan

SURAT PERMOHONAN
BUPATI NUMFOR
14
4 Rumah Sakit
Khusus Infeksi Covid-19
di Pulau Galang

15
5 Rumah Sakit Darurat Covid-19
Wisma Atlet Kemayoran
Sesuai penugasan Presiden RI pada Ratas tentang Evaluasi Penanganan
COVID-19 pada 19 Maret 2020 &
Surat Kepala BNPB, selaku Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan
COVID-19

BLOK D-10 TAHAP 2 BLOK C-2


BEROPERASI SEJAK 5 APRIL 2020
TAHAP 1
BEROPERASI SEJAK 1. Tower 2 (886 unit) TAHAP 2
22 MARET 2020 Tambahan ruang bagi tenaga BEROPERASI SEJAK
dokter, paramedis & relawan 7 APRIL 2020
1. Tower 1 (650 unit)
Posko Gugus Tugas 2. Tower 3 (650 unit) 1. Tower 1 (524 unit)
COVID-19 & petugas Dialihfungsikan untuk tempat Tambahan ruang bagi
dari K/L lainnya sterilisasi tenaga dokter, tenaga dokter,
paramedis & relawan paramedis & relawan
2. Tower 3 (650 unit)
Dokter, paramedis & 3. Tower 4 (886 unit) 2. Tower 2 (884 unit)
relawan Tambahan kamar atau ruang Tambahan kamar atau
isolasi/karantina pasien ruang isolasi/karantina
3. Tower 6 (650 unit)
pasien
Kamar isolasi/karantina 4. Tower 5 (886 unit)
pasien Tambahan kamar atau ruang 3. Tower 3 (524 unit)
isolasi/karantina pasien Tambahan kamar atau
4. Tower 7 (886 unit),
ruang isolasi/karantina
IGD, ICU & HCU, ruang 5. Tower 6 (650 unit)*
pasien
pemulihan, dan ruang IGD, ICU & HCU, ruang
isolasi/karantina. pemulihan & ruang
isolasi/karantina.

*Progres 97,5 %. Target selesai 18 Mei 2020 16


16
PENGEMBANGAN KAWASAN NELAYAN/TEPI AIR
5 PENUTUP
Pandemi Covid-19, mengakibatkan perkembangan dunia konstruksi melambat, dan berdampak pada dunia keteknikan.

Kondisi ini mempengaruhi pertumbuhan ekonomi secara nasional, yang mengakibatkan kualitas hidup masyarakat
Indonesia menurun drastis.

Antisipasi agar proses


perekonomian dapat
meningkat pertumbuhannya.
1. Tetap menjalankan proses pembangunan
pada saat pendemik berlangsung, meskipun
terjadi perlambatan
2. Melakukan percepatan pembangunan untuk
mengejar ketersediaan infrastruktur agar
proses perekonomian dapat meningkat
pertumbuhannya.

[
Investasi dan
Pengembangan
Bidang IT, layanan
kesehatan, farmasi, logistik,
[
Teknologi dan lain sebagainya. 17
PENGEMBANGAN KAWASAN NELAYAN/TEPI AIR
5 PENUTUP

Peran insinyur terutama Kedepan, diharapkan


Upaya yang dilakukan
dalam hal perencanaan, tercipta kemitraan,
tidak akan berjalan
pelaksanaan dan kolaborasi, dan sinergi
dengan optimal tanpa
pengelolaan yang lebih baik antar
dukungan dan
infrastruktur PUPR seluruh stakeholders
komitmen, dari
sangat diperlukan dalam untuk ikut berkontribusi
semua pihak
rangka meningkatkan dalam penyediaan
termasuk juga dari
kualitas penyediaan infrastruktur PUPR
kalangan profesional
infrastruktur yang secara nasional.
handal

18 18
TERIMA KASIH

19