Hak Cipta: Perlindungan Otomatis dan Implikasi

0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
63 tayangan1 halaman
Dalam kasus penggunaan nama "3Macan" oleh grup musik dangdut dan manajemennya, terdapat indikasi pelanggaran merek karena nama "Trio Macan" sudah terdaftar sebelumnya oleh grup musik lainnya. HKI dapat dikelompokan dalam empat kelompok yakni hak cipta, paten, merek, dan desain industri serta diatur dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 tentang Merek dan Indikasi Geografis. Ungkapan

Diunggah oleh

Vhy Ituw Nophy
Lisensi
© All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

1.

Di Media cetak sekitar tahun 2011, pernah dimuat berita tentang dituntutnya beberapa
kelompok pemusik dangdut dan perusahaan menejemen yang menaunginya karena
penggunaan nama  “3Macan”  oleh pemusik dan manajemen  “Trio Macan”  yang telah
mendaftarkan nama  “Trio Macan”  tersebut ke Ditjen HKI.  Dugaan pelanggaran yang
dilakukan adalah pelanggaran merek  “Trio Macan”  yang telah mereka daftarkan. 

Bagaimana pendapat saudara apakah memang terdapat indikasi pelanggaran merek dalam
kasus ini ? Jelaskan !

2. HKI dapat dikelompokan dalam berapa kelompok, sebutkan! Di Indonesia diatur dimana
saja?
3. HKI ada dimana-mana, HKI ada disekitar kita,  ”dari herbal dampai digital”  berkaitan
dengan HKI, apa maksudnya ungkapan tersebut ?
4. Merek mempunyai beberapa fungsi, dari fungsi yang paling dasar sampai dengan fungsi yang
paling bergengsi, sebutkan fungsi tersebut dan mana dari fungsi tersebut yang merupakan
fungsi merek yang sesungguhnya ?
5. Hak Cipta sifatnya adalah Automatic Protection, apa artinya Jelaskan !
6. Apabila seseorang mendaftarkan ciptaan program computer ke Ditjen HKI dan ditolak
permohonan pendaftarannya, Apakah akibat Hukumnya ?

Anda mungkin juga menyukai