Anda di halaman 1dari 9

PEMERINTAH DAERAH PROVINSI JAWA BARAT

DINAS PENDIDIKAN
SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN NEGERI 2 BALEENDAH
Jl. R.A.A Wiranata Kusumah No. 11, Baleendah Bandung Jawa Barat (022) 5940714

JOBSHEET

Sekolah : SMKN 2 Baleendah


Mata Pelajaran : Pembuatan Busana Costumed
Kelas/Semester : XII/ Ganjil
Alokasi Waktu : 9 x 45 menit

KD

KD 4.8 : Membuat kamisol (bustier) sesuai rancangan bahan (labsheet)

Tujuan

Setelah disajikan materi, peserta didik akan dapat:

• Menyiapkan tempat kerja, alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan pola
besar kamisol (bustier) sesuai analisis desain dengan tepat.
• Menyiapkan tempat kerja, alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan besar
kamisol (bustier) sesuai analisis desain dengan tepat.
• Membuat pola besar kamisol (bustier) sesuai kriteria hasil dengan mentaati
prosedur dan K3 dengan tepat dan penuh tanggung jawab.
• Membuat kamisol (bustier) sesuai kriteria hasil dengan mentaati prosedur dan K3
dengan tepat dan penuh tanggung jawab.

A. Alat Dan Bahan


1. Alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan pola besar kamsiol (bustier)
 Pensil
 Penggaris pola
 Penghapus
 Spidol
 Gunting
 Meteran
 Kertas pola
2. Alat dan bahan yang digunakan dalam pembuatan kamsiol (bustier)
a. Mesin jahit
a. Gunting benang
b. Gunting kain
c. Meteran
d. Kapur jahit
e. Karbon jahit
f. Rader
g. Jarum pentul
h. Setrika
i. Kain
j. Benang

C. Soal

1. Buatlah Pola besar kamisol (bustier) ukuran L sesuai desain yang sudah
disiapkan.

2. Buatlah kamisol (bustier) sesuai desain.

D. Petunjuk Kerja

1. Kesehatan dan Keselamatan Kerja


Sebelum bekerja sebaiknya kalian memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
a) Periksa meja gambar sebelum dimulai bekerja.
b) Letakkan bahan dan alat yang dipergunakan pada posisi yang aman
c) Simpanlah kembali bahan dan alat pada tempat semula
d) Hati-hati dalam mengerjakan, tidak boleh ceroboh.
e) Ikuti langkah-langkah membuat pola, meletakan bahan sesuai
rancangan bahan, memotong dan menjahit kamisol (bustier) sesuai
desain.
f) Membersihkan kembali meja gambar atau tempat kerja setelah selesai
bekerja.
2. Prosedur pembuatan pola besar kamsiol (bustier)
a. Mempersiapkan alat dan bahan yang dibutuhkan dalam pembuatan pola
besar kamsiol (bustier)
b. Menyiapkan ukuran
c. Membuat pola dasar
d. Merubah pola dasar menjadi pola kamsiol (bustier) sesuai desain
e. Kelengkapan tanda-tanda pola

Ukuran Yang Diperlukan


Ukuran yang digunakan dalam pembuatan Bustier. Ini adalah ukuran
standart wanita dewasa.

Table 1. Daftar Ukuran Pola Dasar Wanita Dewasa ( Soekarno 2012)

Ukuran Ukuran Ukuran Ukuran


No Jenis Ukuran
(S) (M) (L) ( XL )
1. Lingkar badan 84 88 92 96
2. Lingkar Pinggang 64 68 72 76
3. Lingkar Panggul 90 94 98 102
4. Tinggi Panggul 17 18 19 20
5. Panjang Muka 31 31 33 34
6. Lebar Muka 30 32 34 36
7. Tinggi Dada 17 18 19 20
8. Panjang Punggung 36 37 38 39
9. Lebar Punggung 32 33 35 37
10. Lebar Bahu 11 12 13 14
11. Panjang sisi 17 18 19 20

Pola Bustier Skala 1 : 4


Size L

b. Keterangan Pola Bustier


1. Pola bustier bagian depan

A–B = ¼ lingkar badan + 1 cm


A – A’ = 1/6 lingkar leher + 0,5 cm
A – A” = 1/6 lingkar leher + 1,5 cm
A–C = Panjang Punggung
C–D = ¼ lingkar pinggang + 1 cm + 3 cm (kup)
C–E = Panjang sisi
E–F = AB
G = ½ A” – E
G–H = ½ Lebar muka
A’ – I = Lebar bahu
C–J = 1/10 lingkar pinggang, lebar kup 3 cm
J – K = Tinggi dada
C–L = Tinggi panggul
L–M = ¼ Lingkar Panggul + 1 cm

2. Pola belakang

A–B = ¼ lingkar badan - 1 cm


A – A’ = 3 cm
A – A” = 1/6 lingkar leher + 0,5 cm
A–C = Panjang Punggung
C–D = ¼ lingkar pinggang - 1 cm + 3 cm (kup)
C–E = Panjang sisi
E–F = AB
A’ – G = Turun 8 cm
G–H = ½ Lebar punggung
A” – I = Lebar bahu
C–J = 1/10 lingkar pinggang, lebar kup 3 cm
E – K = C–J
K = Turun 2 cm
C–L = Tinggi panggul
L–M = ¼ Lingkar Panggul - 1 cm

Teknik Menjahit Dan Penyelesaian Bustier

Teknik jahit merupakan salah satu indikator yang dapat dijadikan tolak

ukur untuk menilai bustier. Teknik menjahit bustier terdiri dari teknik jahit badan

bustier, jahitan panel untuk memasukkan tulang bustier, teknik jahit pada bukaan

tengah depan yaitu restleting, dan teknik penyelesaian dan penyetrikaan bustier.

Teknik menjahit bustier menggunakan dua sistem yaitu teknik sistem bersih dan

teknik menggunakan kampuh terbuka.

Keunggulan teknik membuat bustier menggunakan kampuh bersih

hasilnya lebih rapi karena tidak ada sisa kain yang terlihat sedangkan keunggulan

teknik membuat bustier menggunakan kampuh terbuka lebih lebih efektif untuk

membesarkan dan mengecilkan bustier pada bagian sisi. Untuk busana wanita
(bustier) pada bagian sisi dijahit menggunakan kampuh terbuka. Kampuh terbuka

adalah kampuh yang mudah dibesarkan atau dikecilkan serta digunakan untuk

menyelesaikan pakaian agar tampak rapi pada bagian baik. Kampuh terbuka dapat

berukuran 2 cm atau lebih tergantung dari penyelesaian tepi kain. Bagian-bagian

yang diselesaikan dengan kampuh terbuka adalah sisi badan, sisi rok, bahu, tengah

muka, tengah belakang, dan sisi lengan.Kampuh Balik banyak digunakan untuk

menjahit kebaya dengan bahan yang tembus terang. Teknik menjahit kampuh

terbuka yaitu kampuh dijahit dengan mesin pada garis kampuh 2 cm, kemudian

kampuh disetrika sehingga tidak terlihat setikan jahitan (Kristi 2016). Maka

teknik menjahit bustier yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik

membuat bustier menggunakan kampuh terbuka.

Langkah-langkah Menjahit Bustier

1. Meletakkan pola pada bahan utama, beri batas kampuh dan gunting

2. Melanjutkan langkah yang sama pada vuring dan interfacing.

3. Merader bahan yang telah digunting sesuai pola


4. Setrika strapleks pada bahan utama setiap lembar potongan kain

(menggunakan setrika panas sedang).

5. Menyatukan setiap potongan-potongan kain dengan rapih dan sesuai rader.

Sisakan 2 cm kampuh untuk memasukkan tulang dan di cacah.

6. Setik kampuh yang 2 cm dengan hasil setikan 0,75 cm untuk membuat tempat
untuk ballein bustier

7. Menyatukan bagian vuring dengan bahan utama, kampuh ditipiskan dan

dicacah kemudian setik 1 mm.

8. Memasang cup bustier pada bagian bahan utama bustier


Menipiskan Kampuh

Hasil Pemasangan Cup Pada Bagian Vuring

9. Penyelesaian bustier pada bagian bawah dengan menggunakan kelim sungsang dengan

jarak 1 cm

10. Menjahit rstleting pada bagian tengah belakang

11. Menyatukan sisi bustier bagian depan dengan bagian belakang menggunakan kampuh
terbuka dan diselesaikan dengan obrasan