0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
229 tayangan6 halaman

Klasifikasi dan Sifat Tembaga

Teks tersebut merangkum tentang tembaga dan paduannya. Tembaga digunakan secara luas karena konduktivitas listrik dan panas yang tinggi serta daya tahan korosi yang baik. Tembaga dapat dipadukan dengan logam lain seperti seng, timah, berilium untuk menghasilkan paduan seperti kuningan, perunggu, dan tembaga berilium yang memiliki sifat mekanis tertentu sesuai kebutuhan.

Diunggah oleh

Truno Kentok
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
229 tayangan6 halaman

Klasifikasi dan Sifat Tembaga

Teks tersebut merangkum tentang tembaga dan paduannya. Tembaga digunakan secara luas karena konduktivitas listrik dan panas yang tinggi serta daya tahan korosi yang baik. Tembaga dapat dipadukan dengan logam lain seperti seng, timah, berilium untuk menghasilkan paduan seperti kuningan, perunggu, dan tembaga berilium yang memiliki sifat mekanis tertentu sesuai kebutuhan.

Diunggah oleh

Truno Kentok
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BAB 7 TEMBAGA TRKE A

BAB 7 TEMBAGA
7.1 KLASIFIKASI
Tembaga adalah sebuah logam yang banyak digunakan karena memiliki
kemampuan dimesin / dikerjakan dengan baik, daya tahan korosi, konduktor
listrik dan panas yang tinggi dan baik. Tembaga banyak digunakan sebagai
material penghantar listrik / kawat listrik. Tembaga memilik daya tahan korosi
yang baik di dalam air, dalam tanah maupun dalam air laut, hal ini disebabkan
adanya lapisan oksida yang melapisi permukaannya. Tembaga dibagi menjadi
beberapa jenis, yaitu:
1. Tembaga murni
2. Tembaga brass/kuningan
3. Tembaga berilium (BeCu), dan
4. Tembaga paduan timah (CuSn)
Tembaga murni (Unalloyed copper) atau tembaga tidak berpaduan
merupakan suatu material teknik yang penting, karena memiliki konduktifitas
listrik yang tinggi, sehingga banyak digunakan di industri listrik. Brass/kuningan
(Tembaga paduan seng) mengandung tembaga yang dipadu dengan seng antara 5-
40%. Kekuatan tarik tembaga yang telah dianil antara 234-374 MPa dan dapat
ditingkatkan kekuatannya dengan cara pengerjaan dingin semacam pengerolan
dingin.
Tembaga brass memiliki beberapa macam paduan, yaitu :
1. Paduan Cu - (5~20%) Zn, untuk material arsitektur, aksesoris baju,
peralatan rumah tangga
2. Paduan Cu - (25~35%) Zn, disebut juga kuningan 7/3 dengan sifat
mudah dimesin dengan kekuatan yang memadai sehingga tepat
digunakan untuk komponen-komponen yang rumit. 
3. Paduan Cu – (35~45%) Zn, disebut juga kuningan 6/4. Berharga lebih
murah dan banyak dikerjakan panas, dengan kekuatan yang tinggi.
Banyak digunakan untuk pengerjaan plat dan untuk peralatan mesin.
Paduan Tembaga Berilium banyak digunakan untuk peralatan yang
membutuhkan kekerasan yang tinggi dan tidak menimbulkan bunga api untuk
industri kimia. Memiliki daya tahan korosi, sifat tahan lelah dan kekuatan yang
BAB 7 TEMBAGA TRKE A

sangat baik sehingga digunakan untuk pegas, roda gigi, diafragma, katup.
Kelemahan Tembaga Berilium yaitu terletak pada harganya yang mahal.
Bronze/perunggu (Tembaga paduan timah) merupakan paduan tembaga yang
kuat, keras dan memiliki daya tahan korosi yang tinggi. Memiliki kekuatan lebih
tinggi daripada brass terutama pada kondisi setelah dikerjakan dingin dan sifat
tahan korosi.

7.2 KODIFIKASI
Kodifikasi pada tembaga dapat menggunakan kode warna, kode warna
berguna untuk membedakan kelas dan bahan tembaga. Kode warna berbentuk
lingkaran yang berwarna sesuai ketentuannya. Berikut beberapa kode warna untuk

tembaga yaitu:
Tembaga C110 : Merupakan tembaga paling murni dengan kandungan 99,99%.
C110 memiliki konduktivitas listrik dan termal yang tinggi serta
tidak rentan terhadapa penggetasan ketika mengeras. Sering
diaplikasikan pada elektronik. C110 juga memiliki keuletan
tinggi dan mudah dikerjakan di suhu dingin.
BAB 7 TEMBAGA TRKE A

7.3 PENGARUH UNSUR PADUAN


Tembaga murni umumnya digunakan sebagai kawat atau bahan untuk
penukar panas dalam memanfaatkan hantaran listrik dan panasnya yang baik.
Pengaruh unsur paduan pada hantaran listrik banyak dipengaruhi oleh unsur-
unsur yang membentuk larutan padat, yang akan memberikan pengaruh lebih kecil
jika terjadi presipitasi. Dalam tembaga murni untuk industri biasanya terdapat
unsur-unsur gas yang memberikan pengaruh terhadap berbagai sifat. Berikut
unsur-unsur yang dapat mempengaruhi :
1. Oksigen
Keberadaan oksigen pada tembaga tidak terlalu mempengaruhi sifat-
sifat mekanik, namun jika jumlahnya banyak dapat menyukarkan
dalam pengerjaan dingin. Jadi dibutuhkannya pengontrolan kadar
oksigen agar rendah.
2. Hidrogen
Hidrogen berpengaruh pada proses absorpsi tembaga dan proses
pembentukan gas ketika waktu pendinginan. Ketika Hidrogen dalam
tembaga yang mengandung Oksigen akan bereaksi dengan Cu2O dan
membentuk H2O. maka terjadilah perpindahan dari kisi atom dan
membentuk gelembung-gelembung yang mengakibatkan berbagai cacat
dan menjadi getas karena pemanasan dalam atmosfir tereduksi atau
yang dinamakan penyakit hidrogen.
3. Fosfor
Fosfor biasanya digunakan untuk deoksidasi tembaga. Kemudian
tembaga deoksidasi fosfor digunakan untuk pengelasan dan
penyolderan. Jumlah yang diperbolehkan fosfor dalam membantu
mengurangi konduktifitas listrik sebanyak 0,004-0,040%.
BAB 7 TEMBAGA TRKE A

7.3.1 Paduan Tembaga


Tembaga membentuk larutan padat dengan unsur-unsur logam lain dalam
daerah yang luas, dan dipergunakan untuk berbagai keperluan. Berikut macam-
macam paduan pada tembaga :
1. Kuningan (Paduan Cu-Zn)
Kuningan yang mempunyai kadar seng (Zn) kira-kira 45% merupakan
paduan yang memiliki kekuatan paling tinggi tapi tidak dapat dikerjakan.
Jadi hanya digunakan untuk paduan coran.
a. Kuningan Khusus
Kuningan yang dicampur dengan unsur ketiga untuk memperbaiki
ketahanan korosi, ketahanan aus, mampu mesin, dan lain-lain.
Unsur-unsur yang dipadukan adalah Mn, Sn, Fe, Al, Ni, Pb, dan lain-
lain. Unsur ini akan larut padat sehingga tidak membentuk fasa baru
hanya mengubah perbandingan antar fasa.

b. Kuningan Berkekuatan Tarik yang Tinggi


Kuningan ini terbuat dari kuningan 60-40% dengan paduan 5% Mn,
2% Fe, dan 2% Al, tidak melenihi jumlah 3-5%. Ni memberikan
pengaruh sama dan memperbaiki sifat-sifatnya sesuai dengan jumlah
yang ditambahkan bias sampai 10%.

2. Perunggu (paduan Cu-Sn)


Perunggu merupakan paduan yang mudah dicor dan mempunyai
kekuatan lebih tinggi, begitu juga dengan ketahanan ausnya dan
ketahanan korosinya. Biasanya digunakan untuk komponen mesin,
bantalan, pegas, coran artistik, dan lain-lain.
a. Perunggu Timah Putih
Perunggu timah putih merupakan perunggu tuang dari tembaga yang
ditambah 10-20% Sn tanpa campuran lain. Biasanya digunakan
sebagai patung, senjata canon, dan alat-alat musik.

b. Perunggu Silikon
Perunggu silikon mengandung 4-5% Si. Paduan ini bersifat keras
apabila mengalami pengerjaan dingin dan mempunyai tahanan Tarik
dan kekerasan paling baik. Sifat mekanisnya setara dengan baja
lunak dan ketahanan korosinya setara dengan logam tembaga.

c. Perunggu Fosfor
Perunggu fosfor berguna sebagai penghilang oksida, sehingga
penambahan fosfor 0,05-0,5% pada paduan akan memberikan
kecairan logam yang lebih baik. Paduan ini juga mempunyai sifat-
sifat lebih baik dalam keelastisannya, kekuatan, dan ketahanan
terhadap aus.
BAB 7 TEMBAGA TRKE A

d. Perunggu Aluminium
Perunggu aluminium yang mengandung 6-7% Al biasanya
dipergunakan untuk pabrikasi dan paduan sedangkan yang
mengandung 9-10% dipergunakan untuk coran. Paduan ini juga
mempunyai kekuatan yang baik dengan ketahanan korosi yang baik.
Namum kemampuan cornya kurang baik sehingga diperlukannya
teknik khusus.

7.4 SIFAT (PROPERTIES)


Tembaga secara umum memiliki beberapa sifat keunggulan antara lain
sebagai penghantar listrik yang panas dan tinggi, keuletan yang tinggi dan
sifat tahanan korosi yang baik. Sifat sifat tersebut merupakan sifat tembaga
karena termbaga merupakan suatu unsur logam yang tidak memiliki unsur
dasar berupa Fe dan C. selain yang ada diatas tembaga memiliki sifat mekanis
penting lainnya yaitu:
1. Tembaga memiliki sifat yang lunak karena disebabkan oleh
konduktivitas listrik dan termalnya yang tinggi
2. Tembaga murni sangat mudah dibentuk, lunak, sehingga mudah
dibentuk menjadi pipa, lembaran tipis, kawat. 
3. Tembaga merupakan logam yang ringan yang beratnya beratnya
sekitar 8906 kg/m³ Oleh karena itu tembaga banyak menggantikan
peranan baja dalam berbagai hal seperti pada kendaraan, peralatan
rumah.
4. Karena memiliki sifat tahanan korosi yang baik. Maka tembaga
disebut sebagai unsur yang tahan karat saat terkena oksigen, air atau
bahan kimia lainnya.
Berikut satuan sifat mekanis dan kelistrikan dari tembaga :

Sifat Mekanis Satuan

Kepadatan 8960 kg/m3

Modulus Elastisitas 110.316 GPa

Ekspansi Koefisien 1.650×10-5/K


Termal
Hambatan Elektis 1.673×108W-m
BAB 7 TEMBAGA TRKE A

7.5 PENGGUNAAN TEMBAGA


Di dunia ini kebutuhan tembaga sangat penting bagi manusia dan juga
manfaat dari keberadaan tembaga juga banyak. Berikut merupakan manfaat
tembaga yang bisa di manfaatkan oleh manusia :
1. Tembaga jadi bahan utama untuk pembuatan kabel
2. Komponen utama di dunia industri listrik
3. Sebagai campuran pembuatan perhiasan
4. Sebagai bahan pembuatan uang logam
5. Tembaga juga sebagai bahan konstruksi bangunan dan kapal

Anda mungkin juga menyukai