TUTORIAL MEMBUAT SIMULINK DENGAN MATLAB SEDERHANA
Matlab merupakan sebuah program yang mampu mensimulasikan sebuah rangkaian
listrik/elektronik. Sehingga apabila kita ingin mengetahui bebarapa cara kerja dari
komponen, maka bisa kita ketahui dengan merangkai rangkaian komponen listrik yang
kita inginkan pada lembar kerja Simulink Matlab. Dengan demikian kita tidak perlu
mengeluarkan biaya untuk mengetahui karakteristik setiap komponen. Berikut ini akan
kita pelajari cara mengukur tegangan dan arus pada Matlab Simulink.
1. Jalankan software Matlab
2. Setelah muncul tampilannya, ketik perintah Simulink pada command window atau
klik Lambang Simulink pada Tool Bar.
3. Akan muncul Library Browser
4. Klik file, new, model atau tekan ctrl+N untuk membuka lembar kerja Simulink
5. Jika sudah terbuka selanjutnya ketik “AC Voltage Source” pada kotak pencarian di
Simulink Library Browser kemudian tekan enter, maka akan muncul seperti Gambar
berikut.
6. Klik dan drag AC Voltage Source (tegangan sumber AC) ke lembar kerja Simulink
7. Dengan cara yang sama mulai dari langkah 5, selanjutnya drag Voltage measurement
pengukur tegangan) ke lembar kerja Simulink
8. Dan seterusnya lakukan langkah-langkah seperti sebelumnya untuk
RLC Branch, drag and drop RLC Branch pada lembar kerja Simulink
Current Measurement (pengukur arus), drag and drop pada lembar kerja Simulink
Scope (penampil gambar/oscilloscope), drag and drop pada lembar kerja Simulink
Pada lembar kerja Simulink akan terlihat lima komponen seperti berikut
Untuk mengbah nama setiap komponen klik namanya dan ubah sesuai keinginan
9. Sambungkan setiap komponen dengan cara arahkan mouse pada titik yang ada pada
komponen, kemudian tarik sampai pada titik komponen yang lainnya
10. Atur rangkaian seperti berikut:
Keterangan: VM: voltage measurement
CM: current measurement
Untuk menambah komponen, missal voltage measurement perlu dua maka tinggal
copy paste voltage measurement
Untuk membuat RLC vertikan, klik kanan RLC Branch, pilih format, pilih rotate
blok
11. Selanjutnya aturlah AC source dan RLC dengan cara sebagai berikut:
Double klik AC source, ganti frequency menjadi 50 Hz dan masukkan nilai =
0.0001 pada saple time, klik ok
Double klik RLC Branch, Branch type = R (berarti hanya menggunakan resistor)
masukkan nilai 10 pada resistance (ohm)
Double klik pada setiap scope yang ada. Klik simulation, klik start. Maka
rangkaian akan dijalankan, Scope 1 = tegangan sumber, scope 2 = arus beban,
scope 3 = tegangan pada beban. Untuk memperbesar tampilan klik icon bentuk
teropong pada scope (autoscale).
Demikian cara membuat simulasi rangkaian listrik, selanjutnya buatlah rangkaian
seperti berikut ini dan hasilnya submit melalui laman SIPADI.
1. Beban R murni
2. Beban RL
1. Beban RLC