0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3K tayangan4 halaman

Uniqlo SWOT Analysis

Uniqlo memiliki kekuatan seperti kualitas tinggi dan citra merek yang dikenal, namun juga memiliki kelemahan seperti ketergantungan pada produksi di Cina dan pasar Jepang. Peluangnya termasuk pasar potensial di kota-kota Tiongkok, sementara ancamannya berasal dari persaingan global dan tren demografi Jepang.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
3K tayangan4 halaman

Uniqlo SWOT Analysis

Uniqlo memiliki kekuatan seperti kualitas tinggi dan citra merek yang dikenal, namun juga memiliki kelemahan seperti ketergantungan pada produksi di Cina dan pasar Jepang. Peluangnya termasuk pasar potensial di kota-kota Tiongkok, sementara ancamannya berasal dari persaingan global dan tren demografi Jepang.
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Uniqlo SWOT Analysis

Strengths

 high quality
 well-recognized brand image
 well R&D
 cost performance
 large consumer scale

weaknesses

 single product type


 only suitable for asian consumer
 risk resulting from production pattern

opportunities

 develop new materials, such as airism


 large potensial market in 2nd and 3rd tier cities
 good reputation of japanese products

threats

 anti japan group


 product homogenity
 increasing fixed cost (human resource, material, etc)

strengths

 thanks to the SPA model pricing gives a competitive advantage against a backdrop of
tightening budgets.
 Capacity to output hit products such as heattect (28 million Heattech garments sold F/W
2008, including 1 million oversea)
 Among top five japanese apparel retailers

Weaknesses

 Risk of reliance on certain regions for production (about 80% of Uniqlo prducts are
manufactured in china)
 High reliance on japan exaggerated by comparative waeker performance overseas (88,5% of
the total revenues in FY 2009 made in japan)

Opprtunities

 Popularity of large format stores


 Increase in demand
 Uniqlo perceived as good quality, with stylish design brand

Threats

 Stiff competition from global operators like H&M, Gap, Topshop


 Lower spending capacity in japanese household
 Unfavorable demographic tren in japan
 Kekuatan
• kualitas tinggi
• citra merek terkenal
• R&D yang baik
• kinerja biaya
• skala konsumen besar

 kelemahan
• tipe produk tunggal
• hanya cocok untuk konsumen Asia
• risiko akibat pola produksi

 peluang
• mengembangkan material baru, seperti airism
• Pasar potensial yang besar di kota-kota tingkat ke-2 dan ke-3
• Reputasi produk jepang yang baik

 ancaman
• kelompok anti jepang
• homogenitas produk
• meningkatkan biaya tetap (sumber daya manusia, material, dll)

 kekuatan
• Berkat model SPA, harga memberikan keunggulan kompetitif dengan latar belakang
pengetatan anggaran.
• Kapasitas untuk menghasilkan produk hit seperti heattect (28 juta pakaian Heattech terjual
pada F / W 2008, termasuk 1 juta di luar negeri)
• Di antara lima pengecer pakaian Jepang teratas

 Kelemahan
• Risiko ketergantungan pada wilayah tertentu untuk produksi (sekitar 80% produk Uniqlo
diproduksi di Cina)
• Ketergantungan yang tinggi pada Jepang yang dibesar-besarkan oleh kinerja waeker
komparatif di luar negeri (88,5% dari total pendapatan pada TA 2009 dibuat di Jepang)

 Peluang
• Popularitas toko format besar
• Peningkatan permintaan
• Uniqlo dianggap berkualitas baik, dengan merek desain yang stylish

 Ancaman
• Persaingan ketat dari operator global seperti H&M, Gap, Topshop
• Kapasitas pengeluaran yang lebih rendah di rumah tangga Jepang
• Tren demografis yang tidak menguntungkan di Jepang

Anda mungkin juga menyukai