0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4K tayangan4 halaman

Contoh Kasus Soal Rekonsililasi Bank

CV Renayku melakukan rekonsiliasi bank untuk menyesuaikan saldo bank dan buku besar perusahaan pada November 2005, yang menunjukkan perbedaan sebesar Rp 1.083.000. Setelah mempertimbangkan transaksi yang belum tercatat, koreksi kesalahan pencatatan cek, dan saldo yang benar menurut bank, diperoleh kesimpulan bahwa saldo yang benar adalah Rp 345.000
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
4K tayangan4 halaman

Contoh Kasus Soal Rekonsililasi Bank

CV Renayku melakukan rekonsiliasi bank untuk menyesuaikan saldo bank dan buku besar perusahaan pada November 2005, yang menunjukkan perbedaan sebesar Rp 1.083.000. Setelah mempertimbangkan transaksi yang belum tercatat, koreksi kesalahan pencatatan cek, dan saldo yang benar menurut bank, diperoleh kesimpulan bahwa saldo yang benar adalah Rp 345.000
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Contoh Kasus Soal Rekonsililasi Bank

CV Renayku menerima rekening koran dari Bank Yudha per 31 November 2005 dengan
jumlah saldo sebesar Rp 1.220.000. Pada 1 November 2005, perkiraan bank di buku
besar CV Renayku menunjukkan saldo sebesar Rp 2.303.000. Pada November 2005,
buku penerimaan kas diketahui sebesar Rp 4.730.000, sedangkan buku pengeluaran
kas diketahui sebesar Rp 6.572.725. Data yang berhubungan dengan rekonsiliasi bank
sebagai berikut.

1. Bank telah melaporkan jasa giro sebesar Rp 7.425


2. Cek bernomor 10203 senilai Rp157.000 dicatat dalam laporan buku pengeluaran
sebesar Rp 175.000.
3. Cek bernomor 10217 senilai Rp 240.000 dibukukan sebesar Rp 24.000 untuk
pembelian barang dagangan.
4. Setoran kas sebesar Rp 925.000 pada 22 November 2005 belum dicatat dalam
rekening koran bank karena kas bank sudah tutup.
5. Bank telah mencatat biaya administrasi November 2005 sebesar Rp1.000 dan
biaya buku cek sebesar Rp 650, tetapi CV Renayku belum membukukan transaksi
tersebut.
6. Bank telah mencatat transaksi di kredit pada rekening CV Renayku karena
adanya kiriman uang sebesar Rp 199.950 yang diterima dari pelanggan untuk
melunasi utangnya.
7. Setoran cek yang diterima dari CV Renayku sebesar Rp 120.000 pada 18
November 2005 telah ditolak bank karena saldo tidak mencukupi.

Laporan Rekonsiliasi Bank

Saldo di Bank  Rp 1.220.000

Ditambah

Kas perusahaan Rp    925.000

Rp  2.145.000

Dikurangi
Cek yang masih beredar     (Rp 1.800.000)

Saldo yang benar   Rp   345.000

Saldo di perusahaan Rp   457.275

Ditambah

Pendapatan Jasa Giro    Rp 7.425

Koreksi Kesalahan Cek 10203 Rp   18.000

Kiriman Uang Rp 199.950

Rp  225.375

Total Rp  682.650

Dikurangi

Koreksi kesalahan cek 10217 Rp 216.000

Beban administrasi bank Rp    1.000

Beban cetak buku cek  Rp       650

Cek kosong  Rp  120.000

(Rp  337.650)

Saldo yang benar    Rp   345.000


Saldo yang benar menurut perusahaan dan bank adalah Rp. 345.000, kemudian setelah
diketahui saldo yang benar maka harus dibuat jurnal penyesuaian berdasarkan
perhitungan di atas. Pembuatan jurnal penyesuaian hanya perlu memerhatikan sisi
perusahaan.

Jurnal Penyesuaian

Tanggal Nama Akun/Perkiraan Debet Kredit

30/11/2005 Kas di Bank 7.425


Pendapatan jasa giro 7.425

Kas di Bank 18.000


Utang Dagang 18.000

Kas di Bank 199.950


Piutang Dagang 199.950

Piutang Dagang 216.000


Kas di Bank 216.000

Beban Admin Bank 1.000


Kas di Bank 1.000

Beban Admin Bank 650


Kas di Bank 650
Tanggal Nama Akun/Perkiraan Debet Kredit

Piutang Dagang 120.000


Kas di Bank 120.000

Anda mungkin juga menyukai