Kebijakan reklamasi
di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil
Oleh:
Dr. Aryo Hanggono
Direktur Jenderal Pengelolaan Ruang Laut
BIMBINGAN TEKNIS REKLAMASI
17 – 18 Juni 2020
MENGAPA PERLU REKLAMASI DI WP3K
Keterbatasan lahan untuk
pengembangan kawasan dan
pembangunan (industri, pemukiman, dll)
Pesisir rawan bencana perlu lahan
yang digunakan untuk greenbelt /
pelindung pantai
Pesisir rusak karena erosi, abrasi dsb:
perlu direhabilitasi dengan reklamasi
Subdit Reklamasi - Direktorat Jasa Kelautan 2020
MENGAPA PERLU REKLAMASI DI WP3K
Perlindungan dataran rendah pesisir
Mengatasi subsidence
Mengatasi kenaikan paras muka air
laut
Mereklaim/ mengisi lahan yang hilang
Subdit Reklamasi - Direktorat Jasa Kelautan 2020
DEFINISI REKLAMASI
Asal kata
RE-CLAIM Mengembalikan sesuatu seperti awalnya
REKLAMASI DI PESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL (UU Nomor 27 Tahun 2007):
Kegiatan yang dilakukan dalam rangka meningkatkan manfaat sumber daya lahan
ditinjau dari sudut lingkungan dan sosial ekonomi dengan cara pengurugan,
pengeringan lahan atau drainase
Mempertahankan/ meningkatkan manfaat/ nilai tambah WP3K
Reklamasi
Ekonomi Lingkungan Sosial Teknis
REKLAMASI WILAYAH PESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL
Reklamasi Pulau Nipa Kep.Riau Reklamasi Nusa Dua Bali
(sumber : Google image) (sumber : Google image)
Reklamasi untuk mempertahankan nilai manfaat
REKLAMASI WILAYAH PESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL
Reklamasi Pantai Losari Sulsel
(sumber : Google image)
Reklamasi Bandara Ngurah Rai Bali
(sumber : Google image)
Reklamasi untuk menambah nilai manfaat
REGULASI REKLAMASI DI WP3K
Memastikan bahwa reklamasi memertahankan/ menambah nilai di wilayah pesisir dan
menjamin kelestarian lingkungan dan keberlanjutan kehidupan penghidupan masyarakat
PENENTUAN LOKASI REKLAMASI
Harus sesuai Rencana
A Lokasi Reklamasi Zonasi (RZWP3K, RZ-
KSN, RZ-KSNT, RZ-KAW)
Harus sesuai Rencana Zonasi
Lokasi Sumber dan Wajib mempertimbangkan
B aspek teknis, aspek
Material Reklamasi
lingkungan hidup, dan aspek
sosial ekonomi
Subdit Reklamasi - Direktorat Jasa Kelautan 2020
KEWENANGAN PERIZINAN REKLAMASI
(UU NO. 1/2014 dan PERMEN KP NO. 24/PERMEN-KP/2019)
MENTERI GUBERNUR
1.Perairan lintas provinsi Perairan kurang dari 12 mil
2.Perairan di Kawasan Strategis Nasional (KSN) laut dari garis pantai ke arah
3.Perairan di Kawasan Strategis Nasional Tertentu laut
(KSNT)
4.Kawasan Konservasi Nasional
Selain itu untuk kegiatan reklamasi pembangunan :
5. Pelabuhan perikanan yang dikelola oleh Menteri
6. Obyek vital nasional
7. Kegiatan yang bersifat strategis nasional (PSN)
KETENTUAN REKLAMASI
Jenis Perizinan: Subyek Izin:
1. Izin Lokasi Perairan/Penetapan Lokasi
1. Orang/perseorangan
2. Izin Pelaksanaan Reklamasi
3. Rekomendasi Izin Lokasi Perairan dan 2. Badan Usaha
Rekomendasi Izin Pelaksanaan Reklamasi 3. Pemerintah Daerah
Pembatasan Kegiatan Reklamasi 4. Pemerintah Pusat
Kawasan Konservasi Perairan yang ditetapkan Menteri Larangan Pengambilan Material Kegiatan
KP tidak boleh dilakukan reklamasi kecuali untuk : Reklamasi di :
1. Kegiatan strategis nasional yang ditetapkan Presiden Pulau-Pulau Kecil Terluar
2. Kepentingan pengelolaan kawasan konservai
Kawasan Konservasi Perairan
Larangan Kegiatan Reklamasi di : *
Pulau Kecil dengan luas < 100 Ha
Alur laut Kawasan Terumbu Karang, Mangrove, Padang
Kepemilikan Lahan Reklamasi Lamun
Dikuasai Negara (Pasal 12 PP Nomor 16 Nomor 2004) Pulau kecil lebih dari 10% dari luas pulau.
10
REKOMENDASI MENTERI
Izin Lokasi oleh Gubernur
luas ≥ 10 Ha
REKOMENDASI MENTERI
Izin Pelaksanaan oleh Gubernur
Luas ≥ 100 Ha,
REKOMENDASI MENTERI
PERTIMBANGAN KEWAJIBAN REKOMENDASI
1. Reklamasi dominan dilakukan pada perairan 0-12 mil laut
2. Kegiatan reklamasi berpotensi merusak lingkungan dan mengganggu
kehidupan nelayan sehingga perlu ada pengendalian
3. Untuk memastikan:
a. Kesesuaian lokasi dengan RZWP3K
b. Kondisi ekosistem pesisir
c. Akses publik
d. Kajian Dampak Lingkungan Sesuai AMDAL
e. Penataan ruang kawasan reklamasi
f. Keberlanjutan kehidupan dan penghidupan masyarakat
Subdit Reklamasi - Direktorat Jasa Kelautan 2020
URGENSI MONITORING DAN EVALUASI REKLAMASI
PENGENDALIAN
DAMPAK REKLAMASI
ASPEK ASPEK ASPEK SOSIAL
TEKNIS LINGKUNGAN BUDAYA
a. Menjamin keberlanjutan kehidupan dan penghidupan masyarakat;
b. Menjaga keseimbangan antara kepentingan pemanfaatan dan kepentingan pelestarian fungsi
lingkungan pesisir dan pulau-pulau kecil; serta
c. Memastikan persyaratan teknis pengambilan, pengerukan, dan penimbunan material terpenuhi.
Subdit Reklamasi - Direktorat Jasa Kelautan 2020
TERIMA KASIH
Subdit Reklamasi - Direktorat Jasa Kelautan 2020