010-SOP-HSE-AGU.
Rev0
STANDAR OPERASIONAL
PEKERJAAN LIFTING OPERATION
STANDAR OPERASIONAL PROSEDUR
PEKERJAAN LIFTING OPERATION
“PROYEK PEMBANGUNAN KANTOR LPG
BELAWAN DI FT MEDAN GROUP”
PT. ARTA GUSTI UTAMA
LEMBAR PENGESAHAN DOKUMEN
Dibuat Oleh Diperiksa Oleh Disetujui Oleh
Nama
Jabatan
Tanggal Ttd
1
010-SOP-HSE-AGU.Rev0
STANDAR OPERASIONAL
PEKERJAAN LIFTING OPERATION
LEMBAR REVISI
No Revisi Tanggal Perubahan
2
010-SOP-HSE-AGU.Rev0
STANDAR OPERASIONAL
PEKERJAAN LIFTING OPERATION
A. TUJUAN
Pengangkatan atau yang umum disebut lifting dimana seseorang mengangkat beban yang
berat dengan bantuan alat berupa crane dapat menimbulkan resiko kecelakaan yang
masuk kategori fatality dan kematian.Karna tingkat resiko yang dapat ditimbulkan sangat
berat, pengangkatan dengan crane juga seringkali tergolong sebagai critical work dimana
selain memiliki prosedur yang benar juga harus diawasi sedemikian rupa untuk
meminimalisasi resiko yang ada.
B. RUANG LINGKUP
Ruang lingkup Prosedur ini berlaku di seluruh lokasi proyek PT Arta Gusti Utama.
Pengangkatan menggunakan crane / peralatan lain harus dilaksanakan dengan prosedur
pengangkatan material berat atau heavy lifting procedure yang benar
C. TANGGUNG JAWAB
1. Direktur
Mengesahkan SOP dan memastikan SOP ini diimplementasikan dengan baik sehingga
tujuan SOP ini tersampaikan ke semua pekerja
2. HSE
Membuat SOP Pekerjaan Lifting Operation
Memastikan SOP ini diimplementasikan di lokasi proyek
Berkoordinasi dengan Pertamina sebelum pekerjaan dimulai
Melakukan inspkesi peralatan dan APD yang digunakan untuk operasi pengangkatan
3. Project Manager / Site Manajer
Memastikan SOP ini dijalankan demi Keselamatan pekerja sebelum memulai
pekerjaan lifting operation.
4. Lifting Operator & Rigger
Melaksanakan kegiatan operasi pengangkatan
Melakukan inspeksi alat angkat dan alat bantu angkat sesuai peruntukannya secara
berkala dan sebelum memulai operasi pengangkatan.
3
010-SOP-HSE-AGU.Rev0
STANDAR OPERASIONAL
PEKERJAAN LIFTING OPERATION
D. PROSEDUR LIFTING OPERATION
1. Pastikan semua dokumen yang terkait telah dilengkapi
Working permit dan rigging plan harus disetujui oleh pihak-pihak yang berkompeten.
Fungsi dari Rigging Plan/Lifting Plan sangatlah penting, karena disitu kita harus
menganalisa beberapa hal sebelum melakukan pengangkatan, dengan tujuan untuk
memudahkan proses pengangkatan di lapangan, koordinasi di lapangan lebih teratur
(job sequence) serta meminimalkan resiko kecelakaan yang terjadi pada saat
pengangkatan.
Untuk membuat Rigging Plan kita harus mengumpulkan beberapa data seperti
kapasitas crane, kondisi crane, load chart crane, lifting accesoris (chain block,
shackle, sling, dll), kondisi lokasi untuk crane, berat material yang diangkat dan
lain-lain sesuai dengan analisa dari engineer.
2. Melibatkan hanya orang yang memiliki kompetensi yang diperlukan
Pastikan orang yang terlibat dalam aktifitas tersebut memiliki kompetensi sesuai
kebutuhan. Salah satunya seperti tertera diatas; SIO operator, sertifikasi Rigger,
pengawas dan lain-lain.
3. Pastikan pelaksanaan pengangkatan berada pada jalurnya.
Dilakukan briefing sebelum memulai aktifitas
Sign atau rambu-rambu dipasang sesuai dengan fungsi dan tempatnya
Pada saat pengoperasian hanya orang yang berkepentingan yang ada disekitar
pekerjaan.
Menaati aturan dasar pengangkatan. Dalam hal ini biasanya telah disebutkan
dalam rigging plan atau JSA pekerjaan.
4. Saat selesai lakukan clean up dan pastikan segala sesuatunya ditinggalkan dalam
keadaan tidak membahayakan bagi orang lain.
Dengan menaati prosedur keselamatan yang telah ditetapkan dapat mengurangi
resiko terjadinya kecelakaan dalam proses kerja pengangkatan berat dengan
menggunakan crane.
4
010-SOP-HSE-AGU.Rev0
STANDAR OPERASIONAL
PEKERJAAN LIFTING OPERATION
E. LAMPIRAN
1. Form Lifting Plan
2. Form Daftar Periksa Operasi Pengangkatan
3. Form Lifting Approval
5
010-SOP-HSE-AGU.Rev0
STANDAR OPERASIONAL
PEKERJAAN LIFTING OPERATION
LIFTING PLAN
INFORMASI PENGANGKATAN
Lokasi pengangkatan :
Fasilitas/Sarfas/Gedung yang dilewati :-
Jarak sumber listrik terdekat :± Meter
Aktifitas pekerjaan lain terdekat :-
JUMLAH CRANE YANG
DIGUNAKAN 1 2
KETERANGAN CRANE Crane 1 Crane 2
Jenis crane
Kapasitas crane Ton Ton
Nama operator
Panjang maksimal boom Meter Meter
Kapasitas Berat
KETERANGAN BENDA/MATERIAL YANG DI Jumlah Jumlah
Lifting Gear Ukuran Persatuan
ANGKAT (@) Berat (Ton)
(Ton) (Ton)
Jenis material/benda yang diangkat : P:
L:
T:
Lifting Gear
Web sling Ya Tidak Ton - - Ton - Ton
Wire sling Ya Tidak Ton - - Ton - Ton
Shackle (uk-7/8”) Ya Tidak Ton - - Ton - Ton
Hook + sling hook Ya Tidak Ton - - Ton - Ton
Clamp Plate Ya Tidak Ton - - Ton - Ton
Spreader Beam Ya Tidak Ton - - Ton - Ton
TOTAL BERAT - Ton
PERHITUNGAN AMAN PENGANGKATAN
Panjang boom Meter
Radius Meter
Derajat boom Derajat
Kapasitas angkat berdasarkan load chart Ton
= Kapasitas Angkat : Total Beban Yang Diangkat
SAFETY FACTOR =
PERSIAPAN
Operator bersertifikat Ya Tidak
Pemasangan sling pada beban yang Ya Tidak
diangkat telah benar
Load chart ada pada crane Ya Tidak Kondisi landasan baik Ya Tidak
Crane telah diinspeksi Ya Tidak Outrigger terpasang sempurna Ya Tidak
Tag line telah tersedia Ya Tidak Komunikasi signalman dengan operator Ya Tidak
berjalan dengan baik
Safety sign telah terpasang Ya Tidak Pemasangan barikade Ya Tidak
Sling dalam kondisi yang baik Ya Tidak Kapasitas Alat Bantu Angkat sesuai Ya Tidak
OTORISASI
Dibuat oleh : Pelaksana : Pelaksana : Disetujui oleh :
HSE OPERATOR OPERATOR SITE MANAGER
PT. ARTA GUSTI UTAMA CRANE 1 CRANE 2 PT. ARTA GUSTI UTAMA
Nama : Nama : Nama : Nama :
Tanggal : Tanggal : Tanggal : Tanggal :
Tanda Tangan : Tanda Tangan : Tanda Tangan : Tanda Tangan :
6
010-SOP-HSE-AGU.Rev0
STANDAR OPERASIONAL
PEKERJAAN LIFTING OPERATION
DAFTAR PERIKSA OPERASI PENGANGKATAN
Ini bukan daftar periksa yang definitif tetapi harus dilakukan pengecekan
dengan baik sebagai bahan yang perlu dipertimbangkan sebelum operasi
pengangkatan dilakukan, dan implikasinya yang perlu dimasukkan ke dalam
rencana pengangkatan.
A. THE LOAD (BEBAN) E. PENGATURAN SLING
1. Berat beban. Apakah melebihi 80% kapasitas angkat? 1. Menentukan Pengaturan Penggunaan Sling
2. Pusat Gravitasi 2. Tepi Tajam (Sharp edges)
3. Titik pengangkatan yang tepat/sesuai 3. Sudut Sling (Angle of Slings)
4. Bebas untuk diangkat 4. Slings bebas dari halangan
5. Bebas dari potensial benda jatuh (dropped objects) 5. Tag lines diperlukan/dipasang
6. Dimensi Fisik
B. PERANGKAT PENGANGKAT MEKANIK F. PERSONAL
1. Jenis alat pengangkat mekanik yang tepat 1. Peran dan Tanggung Jawab dimengerti oleh semua
2. Kapasitas beban kerja yang aman 2. Metode Komunikasi, tersedia dan baik
3. Mengerti akan Limitasi/Keterbatasan khusus 3. Akses dan jalan keluar yang aman
4. Sertifikasi valid 4. Aman saat memasang dan melepas beban
5. Tidak Cacat/Rusak, Korosif, Aus 5. Pengangkatan Manual
6. Tidak ada potensi benda jatuh (dropped objects). 6. Identifikasi bahaya Terpeleset, tersandung & terjatuh
7. Outriggers dapat diperpanjang secara penuh. 7. Jarak pandang yang jelas saat proses pengangkatan
8. Kemampuan Radius operasi maksimum. 8 Alat Pelindung Diri (APD) yang di wajibkan.
9. Inspeksi Harian sudah dilakukan
C. LOKASI G. KONDISI CUACA
1. Kondisi permukaan tanah yang sesuai 1. Kondisi Cuaca dalam keadaan yang baik
2. Akses dan Jalan keluar yang aman 2. Visibilitas/Jarak Penglihatan (Pandang) memadai
3. Kabel listrik Overhead
4. Bahaya sekitar. (struktur, orang, peralatan)
5. Segragasi/ Pemisahan dengan kendaraan lain
D. AKSESORI PENGANGKATAN H. TAMBAHAN
1. Jenis aksesori pengangkatan yang diperlukan 1. Operasi Simultan/Simultaneous operations
2. Kapasitas Beban kerja yang Aman. 2. STOP Work Authority / Hak menstop pekerjaan dimengerti
3. Mengerti akan Limitasi/Keterbatasan khusus 3. Spotter/Peninjau tersedia
4. Sertifikasi / Kode warna (Color code) benar. 4. Apakah semua orang memahami “Line of Fire”?
5. Cacat/rusak, Korosif, Aus
6. Identifikasi Potensi benda jatuh (dropped objects).
7
010-SOP-HSE-AGU.Rev0
STANDAR OPERASIONAL
PEKERJAAN LIFTING OPERATION
PERSETUJUAN RENCANA PENGANGKATAN / LIFTING PLAN APPROVAL
Ini untuk mengonfirmasi bahwa pengaturan yang diidentifikasi dalam Rencana Pengangkatan sudah
benar dan dianggap memadai untuk operasi pengangkatan yang diusulkan.
Disiapkan oleh Tanggal
Disetujui oleh
Supervisor Tanggal
Disetujui oleh PM Tanggal
(Persetujuan PM diwajibkan untuk Operasi Pengangkatan Rumit)
Tanda tangan Personil yang diberitahu tentang Persyaratan Rencana Mengangkat:
DITERIMA, DIBACA dan DIPAHAMI
Nama Lengkap: Jabatan / Perusahaan Tanda Tangan Tanggal