0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan2 halaman

Contoh Naskah Film Pendek Cinta

Nadia jatuh cinta pada Bima saat akan lulus SMA. Pada acara perpisahan sekolah, Nadia mengungkapkan perasaannya dan ternyata Bima juga menyukainya. Mereka akhirnya menjadi sepasang kekasih dan bertekad untuk mempertahankan cinta mereka.

Diunggah oleh

mochibnuhavidz30
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
2K tayangan2 halaman

Contoh Naskah Film Pendek Cinta

Nadia jatuh cinta pada Bima saat akan lulus SMA. Pada acara perpisahan sekolah, Nadia mengungkapkan perasaannya dan ternyata Bima juga menyukainya. Mereka akhirnya menjadi sepasang kekasih dan bertekad untuk mempertahankan cinta mereka.

Diunggah oleh

mochibnuhavidz30
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Judul: Cinta Pertama

Latar: Sekolah Menengah Atas


Pemain:
Nadia: Siswi SMA yang sedang jatuh cinta dengan seorang siswa bernama Bima.
Bima: Siswa SMA yang juga sedang jatuh cinta dengan Nadia.
Rini: Teman Nadia yang mengetahui bahwa Nadia menyukai Bima.
Sinopsis:
Nadia adalah seorang siswi SMA yang sedang jatuh cinta dengan seorang siswa bernama Bima.
Nadia dan Bima sudah saling mengenal sejak lama, tetapi Nadia baru menyadari bahwa ia
menyukai Bima pada saat mereka akan lulus sekolah.
Nadia sangat senang ketika mendengar bahwa Bima juga menyukainya. Ia tidak sabar untuk
memulai hubungan baru bersama Bima.
Acara perpisahan sekolah adalah kesempatan yang tepat bagi Nadia untuk mengungkapkan
perasaannya kepada Bima. Nadia dan Bima menghabiskan malam itu bersama dan akhirnya
mereka saling mengungkapkan perasaan mereka.
Nadia dan Bima sangat bahagia karena akhirnya mereka bisa bersama. Mereka bertekad untuk
menjaga hubungan mereka agar tetap langgeng.
Adegan 1
Suasana sekolah yang ramai dan gaduh. Siswa-siswi sedang bersiap-siap untuk acara
perpisahan sekolah.
Nadia: (dalam hati) Aku tidak sabar untuk acara perpisahan sekolah. Aku ingin melihat Bima lagi.
Adegan 2
Nadia dan Rini sedang berjalan di koridor sekolah.
Rini: (kepada Nadia) Kau sudah siap untuk acara perpisahan sekolah?
Nadia: (mengangguk) Ya, aku sudah siap. Aku sudah tidak sabar untuk melihat Bima lagi.
Rini: (tertawa) Kau benar-benar menyukainya, ya?
Nadia: (tersenyum malu-malu) Ya, aku menyukainya.
Adegan 3
Acara perpisahan sekolah dimulai. Siswa-siswi berkumpul di lapangan upacara.
Nadia melihat Bima berdiri di tengah lapangan. Bima melihat Nadia dan tersenyum.
Nadia: (dalam hati) Dia sangat tampan. Aku tidak percaya bahwa dia menyukaiku juga.
Adegan 4
Acara perpisahan sekolah berlangsung dengan lancar. Siswa-siswi menyanyikan lagu perpisahan
dan memberikan pidato.
Nadia dan Bima duduk bersebelahan di bangku penonton. Mereka berbincang-bincang dan
tertawa bersama.
Adegan 5
Acara perpisahan sekolah berakhir. Siswa-siswi mulai membubarkan diri.
Nadia dan Bima berjalan bersama.
Nadia: (kepada Bima) Terima kasih sudah membuat malam ini menjadi malam yang spesial.
Bima: (tersenyum) Sama-sama. Aku juga senang bisa menghabiskan malam ini bersamamu.
Adegan 6
Nadia dan Bima berhenti di depan gerbang sekolah.
Bima: (menoleh ke Nadia) Nadia, aku suka padamu.
Nadia: (terkejut) Aku juga suka padamu, Bima.
Bima: (tersenyum) Benarkah?
Nadia: (mengangguk) Ya, benar.
Bima: (menepuk bahu Nadia) Baguslah kalau begitu
Adegan 7
Nadia dan Bima saling tersenyum.
Bima: (kepada Nadia) Aku harus pergi sekarang. Sampai jumpa besok di sekolah.
Nadia: (kepada Bima) Sampai jumpa.
Adegan 8
Bima berjalan pergi. Nadia menatapnya sampai Bima menghilang di balik kerumunan.
Nadia: (dalam hati) Aku tidak percaya bahwa aku akhirnya bisa bersama Bima. Dia adalah cinta
pertamaku dan aku akan selalu mencintainya.
Penutup
Suasana sekolah yang sepi. Hanya ada beberapa siswa yang masih berkeliaran di sekitar
sekolah.
Nadia berjalan pulang dengan perasaan bahagia. Ia tidak sabar untuk memulai hari-harinya yang
baru bersama Bima.

Anda mungkin juga menyukai