EKSTRA PIK-R
PUSAT INFORMASI KONSELING & REMAJA
PRIMADONA
MAN 2 KOTA MADIUN
Jl. Sumber Karya No. 5 , Taman Kota Madiun
KATA PENGANTAR
Puji syukur senantiasa mengiring do'a mengantarkan kita semua sebagai insane
yang berimn untuk mengharapkan Rahmat dan Ridho-Nya, sehingga kita dapat
melaksanakan tugas mempersiapkan dan mengantarkan anak dan remaja kita ke
jenjang kehidupan yang siap menghadapi segala tantangan untuk menjadi generasi
yang siap pakai.
Program Gen Re inilah menjadi wadah dan sarana membimbing dan membina
remaja yang tepat. Dengan demikian maka harapan kita akan terwujud, untuk
mempersiapkan Generasi yang Berencana (Gen Re).
Dengan dibentuknya PIK REMAJA di MAN 2 Kota Madiun diharapkan dapat
membawa siswa-siswi MAN 2 Kota Madiun membentuk pribadi remaja yang handal,
berkarakter, asertif dan berakhlak mulia. Kegiatan rutin dan kegiatan tahunan yang
akan dilaksanakan dengan bimbingan para Pendidik Sebaya (PS) dan Konselor
Sebaya (KS), PIK Remaja diharapkan dapat membawa perubahan yang signifikan
terhadap perkembangan remaja siswa-siswi MAN 2 Kota Madiun.
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Masa remaja dalam siklus kehidupan manusia merupakan masa yang
sangat penting Dimana masa remaja adalah merupakan titik tolak bagaimana
membentuk kehidupan kita kelak akan lebih baik atau lebih buruk, sebagaimana kita
ketahui bersama bahwasannya masa remaja merupakan masa peralihan dari kanak-
kanak menuju kemasa dewasa.
Terbentuknya PIK REMAJA di MAN 2 KotA Madiun dengan
pertimbangan masih tabunya orang tua dalam memberikan informasi masalah-
massalah, misalnya masalah Seks kepada anak-anak [Link] ini menjadikan
anak-anak menjadi penasaran dan akhirnya mencari informasi sendiri melalui
media lain (TV, HP, Internet) atau dari pengalaman lainnya, yaitu teman
sebayanya. Hal ini bisa menimbulkan persepsi yang salah tentang pemahaman
masalah seks, sehingga penyalahartian seks ini dapat memicu terjadi nya
perilaku penyimpangan remaja seperti pelecehan seksual, seks bebas, dan
pemerkosaan sehingga banyak terjadi kasus-kasus hamil di luar nikah.
Selain itu masalah yang tidak kalah pentingnya yaitu Penyakit Menular
Seksual (PMS), yang dilakukan dari seks bebas yang akhirnya mengancam jiwa
mereka. Juga masalah narkoba yang kian menjadi ancaman jiwa remaja di kota-
kota dan di desa, karena pengaruh lingkungan dan pergaulan di luar rumah,
mudah saja masalah ini menjadi momok yang mematikan masa depan remaja.
BAB II
PROGRAM KERJA
Pusat Informasi Konseling Remaja, atau PIK REMAJA adalah wadah yang dikelola
dari, oleh dan untuk remaja dalam memperoleh informasi dan pelayanan konseling tentang
PKBR (Penyiapan Kehidupan Berkeluarga bagi Remaja). Melalui program ini, pemerintah
berupaya untuk membentuk remaja TEGAR yaitu remaja yang berperilaku sehat, menghindari
resiko TRIAD KRR (seksualitas, HIV dan AIDS, serta NAPZA), serta menunda usia
perkawinan/pendewasaan usia perkawinan (PUP).
A. TUJUAN UMUM
Tujuan pembentukan PIK REMAJA adalah untuk memberikan informasi KRR,
meningkatkankan pemahaman, sikap dan perilaku positif remaja tentang TRIAD KRR,
melatih ketrampilan kecakapan hidup (life skill), pelayanan konseling dan rujukan KRR serta
untuk mengembangkan kegiatan remaja lainnya yang sesuai dengan kebutuhan dan minat
remaja untuk mewujudkan TEGAR REMAJA dalam rangka tercapainya keluarga yang
berkualitas.
B. TUJUAN KHUSUS
1. Memberikan informasi, pemahaman, sikap dan perilaku positif remaja tentang Kesehatan
reprodukksi remaja.
2. Membangun kesadaran akan pentingnya memahami masalah seksualitas dan faktor-faktor
yang menyebabkan timbulnya masalah-masalah seksualitas.
3. Memberikan informasi tentang bahaya seks bebas dan narkoba.
4. Membangun kepribadian siswa-siswi MAN 2 Kota Madiun agar menjadi pribadi yang
handal dan berkarakter.
5. Meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan para pengelola, konselor dan pendidik sebaya
tentang pengertian, tujuan, sasaran, ruang lingkup, pokok-pokok kegiatan monitoring,
evaluasi dan pelaporan PIK REMAJA.
C. VISI DAN MISI
o VISI : Sebagai pusat informasi dan konseling kesehatan reproduksi remaja
professional yang menjadi sahabat remaja.
o MISI :
1. Menyelenggarakan kegiatan pemahaman mengenai remaja dan
perkembangannya
2. Menjadi wadah meningkatkan kreatifitas remaja dan aktualitas diri remaja
3. Memberi bekal kecakapan hidup bagi remaja
4. Membantu memberi solusi permasalahan bagi remaja
D. SASARAN
Anggota PIK REMAJA yaitu semua siswa-siswi SMK Darul Fikri baik
kelas X, XI, dan XII yang belum mendapatkan informasi tentang kesehatan
reproduksi remaja dan pentingnya pendidikan seks bagi remaja. Membentuk para
Pendidik Sebaya (PS) dan Konselor Sebaya (KS) sehingga dapat membantu teman-
temannya menyampaikan informasi seputar kesehatan Reproduksi Remaja dan
bahaya Narkoba.
E. PROGRAM KERJA SECARA UMUM
a. Memantapkan keberadaan PIK REMAJA SMA N 1 Pangkah melalui kegiatan
konsolodasi , advokasi, perluasan jangkauan dan jaringan
b. Menggali sumberdaya melalui berbagai usaha yang sah dan dan dapat memberikan
dukungan terhadap keberlangsungan kehidupan organisasi dalam mencapai maksud
dan tujuan didirikannya PIK REMAJA
c. Melakukan proses regenerasi kepengurusan organisasi melalui kegiatan pelatihan dan
kaderisasi secara periodik dan berkesinambungan.
d. Menyusun dan menjabarkan program dari masing-masing bidang garapan sesuai
dengan kemampuan organisasi secara realistis.
e. Melakukan evaluasi pelaksanaan program secara terukur dan berkesinambungan.
F. PROGRAM KERJA TIAP BIDANG GARAPAN
A. Komunitas Dukungan Psikologi Awal (DPA) Sebaya
1. Diskusi Mingguan antar Peserta didik
Diskusi mingguan yang dimaksud adalah forum diskusi perkumpulan peserta
didik yang dilaksanakan seminggu sekali. Waktu penyelenggaraannya adalah
hari Jum’at
setelah KBM selesai. Sedangkan sesekali waktu akan berubah jika
terbentur dengan kegiatan sekolah lainnya. Esensi dari forum diskusi
mingguan ini adalah untuk merekatkan hubungan baik antar peserta didik
MAN 2 Kota Madiun, mengupdate informasi di sekitar peserta didik, dan
meningkatkan kepekaan social peserta didik.
2. Konsultasi dan Temu Solusi terhadap Peserta didik yang Membutuhkan
Berdasarkan fakta dan data lapangan, banyak peserta didik MAN 2 Kota
Madiun yang sebenernya membutuhkan konsultasi dan solusi terhadap
masalah yang sedang mereka hadapi. Dari mulai masalah kecil yang
muncul dalam interaksi keseharian hingga masalah besar yang dihadapi
peserta didik tersebut. Muara dari konsultasi dan temu solusi ini adalah
untuk menjembatani peserta didik yang bermasalah tersebut hingga
menemukan wadah yang tepat dan menemukan solusi. Tidak bisa
dipungkiri jika masalah yang dihadapi berat maka akan melibatkan guru
BK.
3. Pelatihan Teknik Konseling
Proses memberikan dukungan psikologi awal bagi teman sebaya,
memerlukan pengetahuan serta kecakapan anggota yaitu terkait dengan
teknik konseling agar peserta didik yang diajak konseling mampu
mengeksplorasi masalah yang dialami serta anggota juga berperan aktif
dalam konseling tersebut. Pelatihan Teknik Konseling ini melibatkan Guru
BK di sekolah sebagai pembicara, atau bila diperlukan mendatangkan
pembicara dari luar untuk memperkaya pengetahuan anggota terkait Teknik
konseling.
B. Forum Generasi Remaja Berencana
1. Sosialisasi Peningkatan Pengetahuan
Kegiatan sosialisasi dalam rangka meningkatkan pengetahuan. Narasumber
yang diundang adalah beberapa pakar yang menjalin kerjasama dengan MAN
2 Kota Madiun Baik kerjasama antar institusi maupun secara personal.
Kegiatan dilakukan rutin sebulan sekali bahkan terkadang sebulan dua kali
jika memang dirasa perlu.
2. Sambung persahabatan dengan forum anak antar SMA
Sambung persahabatan antar forum anak SMA adalah suatu program kerja
yang diharapkan menjadi wadah untuk saling bertukar pikiran, menjalin
kerjasama, media saling belajar meningkatkan fungsi forum anak dan
memperluas jaringan teman.
3. Melaksanakan pelatihan dan sosialisasi Pendidikan aman bencana
Pelatihan dilaksanakan satu sampai dua bulan sekali dengan mendatangkan
pemateri dari luar terkait Pendidikan aman bencana di lingkungan sekolah.
Kemudian anggota melakukan sosialisasi kepada peserta didik lain serta
melaksanakan simulasi bekerjasama dengan anggota ekstra lain di MAN 2 Kota
Madiun.
4. Mengikuti Jambore Konselor Sebaya dan Pemilihan Duta GenRe
Kegiatan jambore konselor sebaya dan pemilihan Duta GenRe dilaksanakan oleh
setiap tahunnya, dimana dalam kegiatan ini masing-masing anggota PIK-R akan
mengirimkan kandidat terbaiknya untuk mengikuti kegiatan tersebut dan bersaing
dengan anggota PIK-R dari sekolah lain dalam memperebutkan juara.
G. SUSUNAN KEPENGURUSAN
Ketua : Selma Hanifah Qurrotaa'yun
Waki : Natasha Devi Humaira
Sekretaris 1 : Alyah Iska Wahyu Khasanah
Sekretaris 2 : Angel Laudya Candra
Bendahara 1 : Salwa Zhafira Rahma
Bendahara 2 : Mahdya Andara Hayyin Maghfieroh
Anggota :
1. Auliya Nadia Affandi (XA)
2. Thalia Nuraini (XD)
1. 3. Nashwa Billah Zaharin (XI MIPA 6)
3. Selvia Dwi Nur Azizah (XI MIPA 2)
1. Rashifah Hasna Maharani (XI MIPA 3)
2. Khansa Raina Humaira (XI IPS 1)
3. Yusnia Putri Ardhia Rizky (XI IPS 2)
4. Kayzza anjani An Nafi'u (XI MIPA 6)
5. Najma 'Ula Maulidya (XD)
6. Salma Kamila Azzahra (XD)
7. Soraya Fathin Manshuroh (XA)
8. Nabila Rafifah Artanti (XH)
9. Vania Laverda Anindya (X SKS V)
10. Nafisa Afnan Syahira (X SKS V)
11. Natasya Diva Tilaswa (XI PK 2)
BAB III
PENUTUP
A. Kesimpulan
Dengan adanya PIK REMAJA salah satu kegiatan organisasi osis di lingkungan MAN 2
Kota Madiun diharapkan dapat memberikan konstribusi dan peran signifikan kepada seluruh
remaja di MAN 2 Kota Madiun tentang pendidikan seks yang benar, sehingga
peserta didik dapat menghindari seks bebas/seks sebelum menikah. Selain itu juga PIK REMAJA
MAN 2 Kota Madiun diharapkan menjadi wadah dan sarana informasi yang dapat menyelamatkan
para remaja pada khususnya di MAN 2 Kota Madiun untuk bisa Selain itu juga PIK REMAJA
MAN 2 Kota Madiun diharapkan menjadi wadah dan sarana informasi yang dapat menyelamatkan
para remaja pada khususnya di MAN 2 Kota Madiun untuk bisa menjadi Remaja Gen Re yang
sehat dan berkarakter mulia, siap menjadi generasi penerus bangsa