MAKALAH
ALAT PERMAINAN EDUKATIF (APE)
“RUBER”
RUMAH BERJALAN
PAUD PGRI 1 SEPANJANG
BANYUWANGI – JAWA TIMUR
TAHUN 2024
i
MOTTO
Pengalaman adalah Guru terbaik. Karier dan tahta dapat diraih dengan pengalaman.
Cintai sesuatu yang kita tekuni dan jangan abaikan.
Dunia kita adalah diri kita sendiri, maka salami diri kita sendiri sebelum menerawang
dunia lain.
Luasnya jaringan komunikasi kita membuktikan langkah dan wawasan kita terhampar
jauh ke depan.
Dunia Pendidikan merupakan dunia inovasi, maka pendidikan harus mampu mencetak
mencetak generasi yang inovatif dan kreatif.
Dengan pendidikan kita dapatkan perubahan, dengan pasrah kita dapatkan apa adanya,
dengan usaha kita dapatkan solusi meraih cita-cita dan bukan angan-angan.
ii
KATA PENGANTAR
Rasa syukur yang sedalam-dalamnya ditunjukkan kepada Allah SWT, yang telah
melimpahkan rahmat, hidayah dan inayah-Nya sehingga penulis dapat menyusun dan
menyelesaikan makalah ini walaupun dengan tertatih-tatih serta dengan hasil yang sangat
sederhana.
Tak lupa kami sampaikan pula rasa hormat setinggi-tingginya dan rasa terima kasih
sedalam-dalamnya terutama sekali kepada :
1. Ibu Kepala TKS PGRI 1 Sepanjang
2. Ibu Kepala KB PGRI 01
3. Rekan-rekan Guru PAUD PGRI 1 Sepanjang
Yang telah memberikan petunjuk, kritik dan saran yang inovatif serta yang tulus sehingga
penulis dengan kemampuan dan kesempatan yang ada dan sederhana ini dapat menyajikan APE
ini sebagaimana adanya sekarang.
Penulis menyadari betapa banyak keterbatasan dan kekurangan – kekurangan yang ada,
karenanya pintu kritik dan saran yang membangun kami buka lebar – lebar demi penyempurnaan
makalah ini dan demi perbaikan penyusunan karya ilmiah yang lain dan masa mendatang.
Namun demikian tentu penulis berharap kiranya embun yang hanya setetes ini dapat
memberikan sumbangan pemikiran yang berdampak membawa kemajuan dan membawa manfaat
yang tak kunjung padam bagi dunia pendidikan. Semoga Allah meridloinya, Amin.
Glenmore, 23 Februari 2024
Penulis
iii
DAFTAR ISI
Halaman Sampul ................................................................................................ i
Motto .................................................................................................................. ii
Kata Pengantar ................................................................................................... iii
Daftar Isi ............................................................................................................ iv
BAB I. PENDAHULUAN................................................................................. 1
1.1 Latar Belakang Masalah ............................................................................. 1
1.2 Tujuan ......................................................................................................... 2
1.3 Manfaat........................................................................................................ 2
BAB II. PEMBAHASAN.................................................................................... 3
2.1 Tema............................................................................................................... 3
2.2 Bahan.............................................................................................................. 3
2.3 Alat................................................................................................................. 3
iv
BAB I
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Dunia Pendidikan Anak Usia Dini adalah sebuah dunia yang tidak terlepas dari bermain
dan juga berbagai alat permainan anak-anak.Salah satu sarana yang juga menjadi sumber belajar
bagi anak di PAUD adalah alat pendidikan edukatif yang lebih dikenal dengan APE. Alat ini
bisa didapatkan dengan cara membelinya dari produsen alat-alat permainan anak atau juga bisa
dengan membuatnya sendiri. Pada umumnya para penyelenggara PAUD dan juga para guru
PAUD masih banyak yang membeli alat-alat permainan untuk sumber belajar anak. Hal ini tentu
saja akan menumbuhkan budaya konsumtif dan akan melemahkan daya kreativitas dan inovasi
para guru PAUD dalam menyelenggarakan proses belajar yang berkualitas bagi anak.
Secara umum banyak para penyelenggara PAUD dan guru PAUD yang berpendapat bahwa
memperoleh Alat Pendidikan Edukatif dengan cara membeli adalah lebih mudah dan ekonomis.
Namun jika para guru mau berkreasi dan berinovasi untuk menciptakan Alat Pendidikan
Edukatif dari barang-barang bekas maka tentu saja akan lebih ekonomis lagi.
Banyak mainan sekarang ini yang semakin kreatif, mahal dan beraneka macam. Tentunya hal ini
akan banyak membuat orang tua bingung. Banyak mainan yang dibuat oleh pabrik yang
sebetulnya kurang berfaedah bagi anak-anak karena sebenarnya alat bermain hanyalah alat bantu
saja bagi seorang anak dan bukan merupakan indikator mutlak untuk anak berkembang lebih
baik. Jadi mahal dan murahnya alat mainan bukanlah merupakan indikator. Anak akan dapat
bermain dengan manfaat yang besar apabila orang tua dapat mengetahui sisi kegunaannya
mainan tersebut.
Berdasarkan kerangka pemikiran yang ada bahwa Alat Pendidikan Edukatif, Kreatif dan Inovatif
tidak mesti alat permainan yang mahal maka kami berupaya mencoba mengembangkan dan
membuat sebuah APE. Sebelum membuatnya tentu saja kami harus mengetahui tentang
pengertian, fungsi dan prosedur pembuatan APE untuk menjadi salah satu sumber belajar di
PAUD. Kami akan mencoba membuat alat permainan , permainan ini diberi nama rumah
berjalan dan yang akan dibahas dan dirancang untuk memberikan pengalaman belajar yang
meliputi berbagai aspek pengembangan diri dan bisa menarik minat belajar anak. Sehingga dapat
dikategorikan sebagai permainan edukatif.
Disini kami memberi nama Alat Permainan Edukatif dengan nama rumah berjalan karena
permainan yang kami buat itu berbentuk rumah dimana tiap sisinya dapat digunakan. Dengan
nama rumah berjalan anak – anak akan lebih tertarik untuk bermain.
1
2. Tujuan
a. Untuk menyegarkan perhatian para pendidik terhadap keadaan dan perkembangan alat
peraga pendidikan pada umumnya dan alat peraga pendidikan di PAUD tempat tugas
masing – masing.
b. Untuk meningkatkan kesadarn dan perhatian para pendidik akan pentingnya pemanfaatan
berbagai alatperaga (multimedia) dalam rangka pelaksanaan dan pengembangan
pendidikan dsn pengajaran di sekolah masing – masing.
c. Untuk meningkatkan motivasi (dorongan) bagi para guru untuk mengadakan, memelihara
dan mengembangkan alat peraga baik secara kuantitas (dalam jumlahnya) maupun
kualitas (mutunya).
d. Agar produktifitas guru dalam memanfaatkan semua sumber daya insani (manusia) dan
sumber daya alam lingkungan untuk digunakan sebagai alat peraga lebih produktif.
e. Untuk mengurangi kebiasaan guru – guru yang hanya mengandalkan urian dalam bentuk
kata – kata dalam menyampaikan suatu materi pembelajaran, karena dengan bentuk ini
verbalisme sangat tinggi dan nilai pemahaman naka relatif rendah.
f. Uuntuk menambah pengetahuan, ketrampilan dan sikap yang positif bagi para guru
menyangkut segi alat peraga pendidikan dalam kaitannya dengan peningkatan mutu
pendidikan.
g. Untuk memperluas cakrawala (wawasan) pemikiran para guru agar lebih selektif, kritis
dan inovatif.
3. Manfaat bagi anak
Sudah tentu dunia anak adalah bermain yamng mana bermain adalah hak setiap anak.
Bermain bagi anak mempunyai arti yang sangat pentingkarena melalui bermain anak dapat
menyalurkan segala keinginannnya, kreatifitas, imajinasinya dapat melakukan kegiatan fisik,
belajar bergaul dengan teman dan sebagainya. Maih banyak lagi sebagaimana tertera diatas
sudah kewajiban dan penanganan yang tepat seorang pendidik harus menciptakan APE yang
menantang, sehingga mampu untuk meningkatkan kecerdasan anak, akan lebih bijak bila
manfaat APE bagi anak kami sederhanakan, yaitu :
a. Anak menjadi senang dan gembira
b. Lebih mandiri dan kreatif dalam berpikir
c. Sabar menunggu giliran
d. Memiliki kemampuan bermasyarakat
e. Mneingkatkan kemampuan dalam berbahasa, berdaya pikir dan daya cipta
2
BAB II
PEMBAHASAN
1. Tema
Dengan Alat Permaianan Edukatif kotak ajaib ini dapat mencakup berbagai tema pembelajaran
diantaranya :
1. Tema Binatang
2. Tema Diri sendiri
3. Tema Tanaman
4. Dan bisa masuk di berbagai tema juga
2. Bahan
1. Kardus bekas
2. Kertas mika
3. Kertas lipat
4. Magnet
5. stik eskrim
6. Dadu
7. Botol bekas minuman anak
8. Tutup botol bekas
9. Bubble wrap
10. Tatakan telur
11. Sedotan
12. Kawat
3. Alat
1. Gunting
2. Lem
3. Carter
4. Penggaris
5. Balok geometri ( untuk membuat pola)
6. Spidol
3
Cara Penggunaan
1. Sisi bagian atas
Mengenalkan macam-macam huruf hijaiyah kepada anak yang ditulis di kertas
origami yang kemudian ditancapkan ke tatakan telur. Kemudian juga dapat mengenalkan
kasar halus kepada anak dari bubble wrap.
2. Sisi bagian depan
Pada bagian ini kita dapat mengenalkan macam-macam bentuk geometri kepada
anak. Seperti bentuk segitiga, persegi, lingkaran, persegi panjang selain itu juga
mengenalkan warna pada anak.
3. Sisi bagian samping 1
4
Pada bagian ini anak dapat mengenal siapa saja yang ada di dalam anggota
keluarga seperti ayah, ibu, kakak, adik, paman, bibi. Selain itu anak juga dikenalkan
huruf-huruf yang dapat disusun sehingga membentuk sebuah kata.
4. Sisi bagian samping 2
Pada sisi ini diberi nama mancing mania karena anak akan diminta untuk
memancing ikan yang sudah diberi angka-angka.
5. Sisi bagian belakang
Pada bagian belakang ini anak akan diajak meronce yang membentuk sarang
lebah dengan melewati potongan sedotan.