0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan5 halaman

Panduan Antenatal Care di Bekasi

Laporan ini membahas tentang pelaksanaan kunjungan antenatal care (ANC) di RSCAM Kota Bekasi. Laporan ini menjelaskan definisi, pelaksana, tujuan, jadwal, dan kunjungan K-6 dalam pelaksanaan ANC.

Diunggah oleh

putria.septiani
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Topik yang dibahas

  • Kesehatan Masyarakat,
  • SLKI,
  • Intervensi Keperawatan,
  • Edukasi Kesehatan,
  • Ibu Hamil,
  • Persalinan,
  • Kesehatan Ibu Hamil,
  • Kematian Maternal,
  • SIKI,
  • Puskesmas
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
25 tayangan5 halaman

Panduan Antenatal Care di Bekasi

Laporan ini membahas tentang pelaksanaan kunjungan antenatal care (ANC) di RSCAM Kota Bekasi. Laporan ini menjelaskan definisi, pelaksana, tujuan, jadwal, dan kunjungan K-6 dalam pelaksanaan ANC.

Diunggah oleh

putria.septiani
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Topik yang dibahas

  • Kesehatan Masyarakat,
  • SLKI,
  • Intervensi Keperawatan,
  • Edukasi Kesehatan,
  • Ibu Hamil,
  • Persalinan,
  • Kesehatan Ibu Hamil,
  • Kematian Maternal,
  • SIKI,
  • Puskesmas

LAPORAN PENDAHULUAN KEPERAWATAN MATERNITAS ANTENATAL

CARE

PRAKTIK KEPEREWATAN MATERNITAS RSCAM KOTA BEKASI

DOSEN PEMBIMBING:

Ns. Sunirah,M.Kep.,Sp.Kep.Mat

Ns. Fauziah H Wada, M.Kep

Disusun Oleh :

Muhammad Husain

0432950122015

PROGRAM STUDI DIPLOMA III KEPERAWATAN

FAKULTAS KESEHATAN DAN FARMASI

UNIVERSITAS BANI SALEH

Jl. Mayor Madmuin Hasibuan No.68, RT.004/RW.004, Margahayu, Kec. Bekasi Tim.,
Kota Bks, Jawa Barat 17113
BAB 1

TEORI DASAR

1. DEFINISI

(Amelia Erawaty Siregar et al. 2023)Antenatal Care (ANC) adalah pelayanan


kesehatan yang dilakukan atau diberikan kepada ibu hamil mulai darai saat awal
kehamilan hingga saat persalinan (Rahmatullah, 2016). Pemeriksaan ANC adalah untuk
menjamin perlindungan terhadap ibu hamil dan janin berupa deteksi dini faktor resiko,
pencegahan, dan penanganan dini komplikasi kehamilan (Kemenkes RI, 2017).
Menurut Wagiyo & Putrono (2016) Antenatal Care (ANC) adalah suatu pelayanan
yang diberikan kepada ibu hamil, seperti pemantaun kesehatan secara fisik, psikologis
termasuk pertumbuhan dan perkembangan janin serta mempersiapkan proses persalinan
dan kelahiran supaya ibu siap menghadapi peran baru sebagai orang tua. Dari defenisi-
definisi diatas dapat disimpulkan bahwa Antenatal Care atau pemeriksaan
kehamilan adalah pelayanan yang diberikan kepada wanita hamil dengan
melakukan pemeriksaan dan pengawasan kehamilan untuk mengoptimalisasi kesehatan
mental dan fisik ibu hamil sehingga mammpu menghadapi persalinan, nifas, persiapan
memberikan air susu ibu (ASI) dan kembalinya kesehatan reproduksi secara wajar
(Wibowo, 2015).

2. PELAKSANA KUNJUNGAN ANTENATAL CARE

Menurut Kemenkes RI (2015) pelaksana pelayanan Angtenatal Care (ANC) terdiri


dari:
1. Tenaga medis meliputi dokter umum dan dokter spesialis obstetric dan ginekologi.
2. Tenaga perawatan meliputi : bidan, pembantu bidan, perawat bidan, dan perawat
wanita yang sudah dilatih dalam pemeriksaan kehamilan.

3. TUJUAN ANTENATAL CARE

Pelayanan Antenatal Care dikemukakan beberapa tujuan antara lain:


1. Memantau kondisi kehamilan untuk memastikan kesehatan ibu dan tumbuh
kembang bayi.
2. Meningkatkan dan mempertahankan kesehatan fisik, mental, sosial, ibu dan bayi.
3. Menganalisa secara dini adanya ketidaknormalan atau komplikasi yang mungkin
terjadi selama kehamilan atau riwayat penyakit secara umum yaitu pembedahan dan
kebidanan.
4. Mempersiapkan persalinan cukup bulan, melahirkan dengan selamat baik ibu dan
bayinya dengan trauma seminimal mungkin.
5. Mempersiapkan ibu agar masa nifas berjalan normal dan pemberian ASI ekslusif.
6. Mempersiapkan peran ibu dan keluarga dalam menerima kelahiran bayi agar
tumbuh dan berkembang secara normal.
7. Memeberikan nasehat dan petunjuk yang berkaitan dengan kehamilan, persalinan,
nifas dan aspek keluarga berencana.
8. Menurunkan angka kesakitan dan kematian maternal perinatal (Sarwono, 2015).

4. JADWAL PEMERIKSAAN ANTENATAL CARE

Memperhatikan batasan dan tujuan pelayanan ANC, maka jadwal pemeriksaan


sebagai berikut: Pemeriksaan pertama dilakukan segera setelah diketahui terlambat
haid atau tidak menstruasi,Pemeriksaan ulang dilakukan setiap bulan sampai usia
kehamilan 7 bulan, setiap 2 minggu sekali sampai usia kehamilan 9 bulan dan setiap 1
minggu sekali sejak usia kehamilan 9 bulan sampai melahirkan,Pemeriksaan khusus
dilakukan bila ada keluhan tertentu yang dirasakan oleh ibu hamil (Kemenkes RI,
2015).

5. KUNJUNGAN K-6

Kunjungan ibu hamil adalah pertemuan antara ibu hamil dan petugas kesehatan
yang memberi pelayanan antenatal untuk mendapatkan pemeriksaan kehamilan.
Istilah kunjungan tidak mengandung arti bahwa selalu ibu hamil yang dating ke
fasilitas pelayanan, tetapi dapat juga sebaliknya yaitu ibu hamil yang dikunjungi
petugas kesehatan dirumahnya ataupu di puskesmas (Kemenkes RI, 2015).
Kunjungan K-6nadalah kontak ibu hamil yang ke enam atau lebih dengan petugas
kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan kehamilan, dengan distribusi kontak
sebagai berikut: minimal 2 kali pada trimester I pemeriksaan Bidan 1 kali ke Dokter 1
kali, pada Trimester II minimal 1 pemeriksaan ke bidan, dan Pada Trimester III
sebanyak minimal 3 kali, pemeriksaan ke bidan 2 kali dan ke Dokter 1 kali
(Kemenkes RI, 2020)

6. PATHWAY
7. SDKI, SLKI, SIKI

DIAGNOSA LUARAN INTERVENSI

Keletihan ( D.0057 ) Tingkat Keletihan Manajemen Energi ( I.


Tanda Mayor : ( L.05046 ) 05178 )
Subyektif; -Motivasi meningkat O;
-merasa kurang tenaga -Lesu menurun -identifikasi gangguan
-mengeluh lelah -gangguan konsentrasi fungsi tubuh yang
Obyektif; menurun mengakibatkan keletihan
-tampak lesu -frekuensi napas menurun T;
Tanda Minor : -nafsu makan bertambah -sediakan lingkungan
Subyektif; -pola napas membaik nyaman dan rendah
-libido menurun -libido membaik stimulus ( mis.cahaya,
Obyektif; suara, kunjungan )
-kebutuhan istirahat E;
meningkat -anjurkan tirah baring
K;
-kolaborasi dengan ahli
gizi tentang cara
meningkatkan asupan
makanan

Defisit Pengetahuan Tingkat Pengetahuan Edukasi Kesehatan


( D.0111 ) ( L.12111 ) ( I.12383 )
Mayor; -perilaku sesuai dengan O;
pengetahuan meningkat -identifikasi kesiapan dan
Subyektif; -perilaku sesuai anjuran kemampuan menerima
-menanyakan masalah meningkat informasi
yang dihadapi -verbalisasi minat dalam T;
Obyektif; belajar meningkat -sediakan materi dan
-menunjukan perilaku -persepsi yang keliru media pendidikan
tidak sesuai anjuran terhadap masalah kesehatan
Minor; menurun E;
Obyektif; -jelaskan faktor resiko
-menjalani pemeriksaan yang dapat
yang tidak tepat memperngaruhi kesehatan

Daftar Pustaka

Amelia Erawaty Siregar, Ribur Sinaga, Imran Saputra Surbakti, Jusrita Sari, Rini Puspa Sari,
and Devita Purnama Sari. 2023. “Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Minat
Kunjungan Ulang Antenatal Care Di Klinik Pratama Sahabat Bunda Tahun 2022.”
Jurnal Medika Husada 3(1):10–24. doi: 10.59744/jumeha.v3i1.37.

Anda mungkin juga menyukai