0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
31 tayangan7 halaman

Indikator Mutu Kinerja Puskesmas Waiwadan

Keputusan ini menetapkan indikator mutu dan kinerja Puskesmas Waiwadan. Indikator tersebut digunakan untuk mengukur pencapaian target pelayanan kesehatan pada program dan pelayanan puskesmas serta sebagai pedoman evaluasi kinerja puskesmas.

Diunggah oleh

Yanti berani
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
31 tayangan7 halaman

Indikator Mutu Kinerja Puskesmas Waiwadan

Keputusan ini menetapkan indikator mutu dan kinerja Puskesmas Waiwadan. Indikator tersebut digunakan untuk mengukur pencapaian target pelayanan kesehatan pada program dan pelayanan puskesmas serta sebagai pedoman evaluasi kinerja puskesmas.

Diunggah oleh

Yanti berani
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PEMERINTAH KABUPATEN FLORES TIMUR

DINAS KESEHATAN
UPTD PUSKESMAS WAIWADAN
KECAMATAN ADONARA BARAT

KEPUTUSAN
KEPALA UPTD PUSKESMAS WAIWADAN
NOMOR: I / SK / 06 / 24 / 01

TENTANG

PENETAPAN INDIKATOR MUTU DAN KINERJA PUSKESMAS WAIWADAN

KEPALA UPTD PUSKESMAS WAIWADAN

Menimbang : a. bahwa penetapan indikator mutu dan kinerja


puskesmas digunakan sebagai kegiatan
pengendalian atau pedoman evaluasi kegiatan
program dan pelayanan yang dilaksanakan di
Puskesmas Waiwadan;
b. bahwa untuk meningkatkan mutu secara
berkesinambungan, apabila dalam penilaian kinerja
puskesmas terjadi hasil yang tidak sesuai target
maka harus ditindaklanjuti dengan koreksi;
c. bahwa sehubungan dengan yang dimaksud pada
huruf a dan b diatas, diperlukan Keputusan Kepala
Puskesmas tentang Penetapan Indikator Mutu dan
Kinerja Puskesmas.

Mengingat : 1. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor: 951/Menkes/


SK/VI/2000 tentang Upaya Kesehatan Dasar di
Puskesmas;
2. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang
Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional;
3. Perataturan Pemerintah Nomor 79 Tahun 2005
Tentang Pedoman Pembinaan dan Pengawasan
Penyelenggaraan Pemerintah Daerah;
4. Keputusan Mentri Kesehatan RI Nomor
128/MENKES/SK/II/2004 tentang Kebijakan Dasar
Puskesmas;
5. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor
741/MENKES/PER/VII/2008 tentang Standar
pelayanan Minimal Bidang Kesehatan;
6. Keputusan Mentri Kesehatan RI Nomor
828/MENKES/SK/IX/2008 tentang Standar
Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan;

MEMUTUSKAN

Menetapkan : KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS WAIWADAN TENTANG


PENETAPAN INDIKATOR MUTU DAN KINERJA PUSKESMAS.
Indikator Mutu dan kinerja menjadi tolok ukur pelaksanaan
KESATU : seluruh kegiatan pelayanan kesehatan di Puskesmas Waiwadan.
Monitoring dan evaluasi pada program dan pelayanan puskesmas
dilakukan setiap satu bulan sekali untuk memperoleh informasi
KEDUA : tentang faktor penyebab dan upaya mengatasi
Keputusan ini berlaku mulai tanggal ditetapkan dan apabila
dikemudian hari terdapat kekeliruan dalam penetapannya, maka
akan dilakukan perbaikan sebagaimana mestinya.
KETIGA :

Ditetapkan di : Waiwadan
Pada tanggal :
LAMPIRAN : KEPUTUSAN KEPALA PUSKESMAS WAIWADAN
TENTANG : PENETAPAN INDIKATOR MUTU DAN KINERJA PUSKESMAS
WAIWADAN

KEPALA UPTD PUSKESMAS WAIWADAN

STEFANUS K. LAMAKELELANG
NIP. 19760902 200604 1 019

A. INDIKATOR KINERJA UPAYA KESEHATAN


N Indikator Target 2023
o
2.1.UKM ESSENSIAL
2.1.1.Upaya Promosi Kesehatan
2.1.1.1.Pelayanan Promosi Kesehatan termasuk UKS
1.Jumlah Rumah Tangga Sehat 95%
2. Cakupan Rumah Tangga yang dipantau 100%
3.Rumah tangga ber PHBS 95%
4. Cakupan posyandu purnama + mandiri 80%
5.Cakupan desa siaga 80%
6.Cakupan penjaringaan anak sekolah kelas I 100%
7.Cakupan penjaringan anak sekolah kelas VII & X 100%
2.1.1.2.Pelayanaan Kesehatan Keluarga Bersifat UKM dan UKP
1.AKI per 100.000 kelahiran hidup 124
2. AKB per 1000 kelahiran hidup 9,9
3. Angka kelangsungan hidupbayi (AKHB) 9,9
4. Angka kematian balita per 1000 kelahiran hidup 17,4
5. Angka kematian neonatal per 1000 kelahiran hidup 10
6.Cakupan K1 100%
7.Cakupan kunjungan ibu hamil K6 98%
8.Cakupan penjaringan ibu hamil resti 100%
9.Cakupan pelayanan KN1 99,8%
10.Cakupan pelayanan KN3 100%
11.Cakupan pertolongan persalinan oleh nakes yang memiliki kompetensi kebidanan 99,6
12.Cakupan persalinan di faskes memadai 100%
13.Cakupan komplikasi kebidanan yang di tangani 100%
14.Cakupan pelayanan nifas 100%
15.Cakupan neonatus dengan komplikasi yang ditangani 70%
16.Pemberian tablet tambah darah (TTD) pada ibu hamil 94%
17. Persentase ibu hamil KEK 20%
18.Persentase ibu hamil KEK mendapat PMT 97%
19.Cakupan kunjungan bayi 90%
20.Cakupan pelayanan anak balita 100%
21. Cakupan peserta KB aktif 33%
22. Persentase puskesmas yang melakukan pendekatan MTBS 24%

2.1.1.3.Pengembangan UKM
1.Cakupan pelayanan kesehatan lansia 95%

2.1.1.4. Pelayanan Gizi yang bersifat UKM dan UKP


1. Cakupan balita 6-59 bulan mendapat Vitamin A 2 kl/thn 98 %
2. Cakupan balita yang di ti bang Naik Berat Badan 94 %
3. Cakupan Balita BGM 0,9 %
4. Cakupan Balita Ditimbang D/S 100 %
5. Cakupan Bayi 0-6 Bulan Mendapat ASI Eksklusif 80 %
6. Cakupan Pemberian Makanan Pendamping ASI pada anak usia 6-24 bulan 50,5 %
keluarga miskin
7. Cakupan balita gizi buruk mendapat PMT Pemulihan 100 %
8. Prevalensi balita gizi kurang 8%
9. Cakupan ibu hamil KEK mendapat PMT 100 %
10. Cakupan Balita Gizi Kurang yang mendapat PMT Pemulihan 100 %
11. Cakupan Balita Gizi buruk mendapat perawatan 100 %
12. Cakupan Balita Mempunyai buku KIA/KMS 100 %
13. Cakupan Rumah Tangga Mengonsumsi garam beriodium 100 %
14. Cakupan Ibu Nifas Mendapat Kapsul Vitamin A 100 %
15. Persentase Gizi Buruk 0,3 %
16. Prevalensi Stunting 17 %
17. Prevalensi Wasting 0,3 %
18. Prevalensi Underweight 8%
19. IMD 100 %
20. % Ibu Hamil Anemia 9%
21. % Bayi dengan Berat Badan Lahir Rendah 1%
22. Cakupan Pemberian TTD Pada Remaja Putri 60 %
23. % Penjaringan anak usia sekolah 96 %
24. % Pelayanan Kesehatan Peduli Remaja 78 %
2.1.1.5 Pelayanan Kesehatan Lingkungan
a. Penyehatan Air
1. Presentase Sarana Air Minum yang di lakukan Pengawasan 77 %
2. Presentase Rumah Tangga dengan Air Minum Layak 74 %
b. Higiene Sanitasi dan Makanan
1. Presentase Tempat Pengolahan Makanan ( TPM) yang Memenuhi 67 %
Syarat Kesehatan
c. Penyehatan Lingkungan Pemukiman dan Jamban Keluarga
1. Jumlah Desa /Kelurahan yang melaksanakan STBM 55
2. Presentase Tempat-tempat Umum yang memenuhi syarat Kesehatan 67
d. Cakupan Rumah Sehat
3. Presentase Rumah Sehat yang memenuhi syarat kesehatan 60 %
2.1.1.6. Kesehatan Kerja
1. Pembentukan Pos UKK 1
Kesehatan Olahraga
1. Pemeriksaan Kebugaran Bagi ASN 5%
2. Jamaah haji yang di periksa kebugaran Jasmani 100 %
2.1.1.7 Pelayanan Pencegahan Dan Pengendalian Penyakit Menular
a. TBC
1. Pelayanan Kesehatan Orang Terduga Tuberkulosis 100 %
2. Prevalensi Tuberkulosis ( per 100.000 penduduk) 85/100.000
pddk
3. Angka Keberhasilan pengobatan penderita Tuberkulosis 90 %
4. Persentase penemuan penderita Baru Tuberkulosis ( CDR) 20 %
5. Angka Notifikasi Semua Kasus Tuberkulosis ( CNR) yang di obati per 60/100.000
100.000 Penduduk pddk
6. Cakupan Penemuan dan Penanganan Penderita Penyakit TBC 100 %
7. Persentase Pasien Tuberkulosis yang Mengetahui Status HIV 100
b. HIV/AIDS
1. Persentasi orang dengan Resiko terinfeksi HIV mendapatkan Pelayanan 100
deteksi dini HIV Sesuai Standar
2. Persentase Angka Kasus HIV yang Diobati 70
3. Prevalensi HIV/AIDS 0,053/10.000
pddk
c. MALARIA
1. Pemeriksaan Sediaan darah ( ABER) 25
2. Annual Parasit Insiden ( API) 0,5/1.000
pddk
3. Tingkat Kematian Akibat Malaria 0,5/1.000
pddk
d. DIARE
1. Persentase Penemuan Kasus Diare 7,5 %
e. DBD
1. Persentase Demam Berdarah Dengue ( DBD) yang Ditangani 100
2. Persentase Angka Kematian Rabies per 10.000 Penduduk 0
3. Persentase Cakupan Penemuan Kasus Baru Kusta/ 100.000 PenduduK 14/100.000
(CDR) pddk
4. Angka Kesembuhan (RFT) PB 100
5. Angka Kesembuhan ( RFT) MB 100
f. ISPA
1. Persentase Penemuan dan Pengobatan Kasus Pnemonia Pada Balita 100 %
2.1.2. TARGET KINERJA PROGRAM P2PTM DAN KESEHATAN JIWA P
2.1.2.1.Standar Pelayanan Minimal ( SPM ) Bidang Kesehatan
a. Penyakit Tidak Menular ( PTM ) 15%
1. Pelayanan Kesehatan Pada Usia Produksi 100 %
2. Pelayanan Kesehatan Penderita Hipertensi 100 %
3. Pelayanan Kesehatan Penderita Diabetes Melitus 100 %
4. Persentase Desa Atau Kelurahan Yang Melaksanakan Kegiatan Pos 100 %
Pembinaan Terpadu ( Posbindu) PTM
5. Persentse Perempuan Usia 30-50 Tahun Yang di Deteksi Dini Kanker 30 %
Serviks dan Payudara
6. Persentase Fasyankes Yang Menyelenggarakan Layanan Usaha 50 %
Berhenti Merokok
7. Persntase Sekolah Atau TTU Yang Menerapkan Kawasan Tanpa Rokok 5%
8. Persentase Puskesmas Yang Melaksanakan Pandu PTM 100 %
b. Kesehatan Jiwa
1. Pelayanan Kesehatan Orang Dengan Gangguan Jiwa ( ODGJ ) Berat 100 %
2. Persentase Penderita Gangguan MentalEmosional Pada Penduduk Usia 20
> 15 Tahun Yang Mendapat Pelayanan Sesuai Standar
2.1.2.2 PROGRAM PENCEGAHAN DAN PENANGGULANGAN PENYAKIT
a. Imunisasi
1. Cakupan Imunisasi DPT 1 Pada Bayi 95 %
2. Cakupan Imunisasi HB 0-7 Hari 95 %
3. Cakupan Imunisasi Campak MR Pada Bayi 95 %
4. Cakupan Imunisasi BCG 95 %
5. Cakupan Imunisasi Polio 1 95 %
6. Prsentase Anak Usia 0-11 Bulan Yang Mendapat Imunsasi Dasar 95 %
Lengkap
7. Desa UCI 90 %
b. Surveilans
1. Cakupan Desa Atau Kelurahan Mengalami KLB yang Dilakukan 100 %
Penyelidikan Epidemiologi < 24 Jam
2. Persentase Umur Harapan Hidup 65,90 %

2.1.2.3.Pelayanan Kesehatan
a. PIS PK
1. Indeks Keluarga Sehat 73%
b. Pelayanan Perkesmas
1. Pasien Rawat Jalan Yang Diberikan Asuhan Perawatan 75 %
2. Pasien Rawat Inap Yang di Beri Asuhan Perawatan 75 %
3. Kunjungan Ke Kuluarga Binaan 75 %
4. Kelompok Binaan Dengan Spesifik Kasus 75 %
c. Pelayanan Kesehatan Tradisional
1. Puskesmas Yang Menyelenggarakan Yankestrad Terhadap Masyrakat
di wilayah kerjanya Meliputi Kriteria : Puskesmas Yang Memiliki
Tenaga Kesehatan Yang Sudah di Latih Pelayanan Kestrad Puskesmas,
Yang Melaksanakan Asuhan Mandiri Kesehatan Tradisional Ramuan
dan Keterampilan , Puskesmas Yang Melaksanakan Kegiatan 60 %
Pembinaan Meliputi Pengumpulan Data Kestrat Fasilitasi dan
Registrasi / Perijinan dan Bimbingan Teknis Serta Pemantauan
Yankestrat dan Komplementer.
d. Pelayanan Pemeriksaan Umum
1. Kunjungan Rawat Jalan Umum < 10 %
2. Kunjungan Rawat Jalan Gigi < 10 %
3. Kunjungan Rawat Inap < 10 %
4. BOR 6-9

Anda mungkin juga menyukai