0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
191 tayangan22 halaman

Pedoman Tim Kordik RSPM

PEDOMAN TIM KORDIK RSPM

Diunggah oleh

RSPM
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
191 tayangan22 halaman

Pedoman Tim Kordik RSPM

PEDOMAN TIM KORDIK RSPM

Diunggah oleh

RSPM
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PRIMA MEDIKA HOSPITAL

“Care with quality and hospitality

PERATURAN DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM PRIMA MEDIKA


No. …../PERDIR/RSPM/II/2022
TENTANG

PEDOMAN PELAYANAN TIM KOORDINATOR PENDIDIKAN

DIREKTUR RUMAH SAKIT UMUM PRIMA MEDIKA

Menimbang : a Bahwa untuk meningkatkan Kualitas Sumber Daya Kesehatan (SDM RSU
Prima Medika dan meningkatkan Kualitas Peserta Didik yang melaksanaakan
pendidikan lapangan di RSU Prima Medika
b Bahwa dalam rangka melaksanakan koordinasi terhadap seluruh proses
pembelajaran klinik di RSU Prima Medika dalam melaksanakan fungsinya
untuk menghasilkan tenagatenaga yang terdidik dan terampil pada bidangnya
masing-masing.
c Bahwa sehubungan pertimbangan sebagaimana dimaksud pada huruf a dan b di
atas perlu ditetapkan dengan Peraturan Direktur RSU Prima Medika tentang
Pedoman Pelayanan Tim Koordinasi Pendidikan.
Mengingat : 1 Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 20 Mengingat Pendidikan Tahun
2003 tentang Sistem Nasional;
2 Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2009 tentang
Kesehatan;
3 Undang - Undang Republik Indonesia Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah
Sakit;
4 Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Idonesia Nomor 31 Tahun 2007
tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan pelatihan di Lingkungan
Deparetemen;
5 Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2012
tentang Rahasia Kedokteran;
6 Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 012 Tahun 2012
tentang Akreditasi:
7 Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 36 Tahun 2012
tentang Rahasia Kedokteran;
8 Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2013
tentang Pedoman Pengembangan Sistem Pendidikan dan Pelatihan Berbasis
Kompetensi di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri Menteri
9 Keputusan Kesehatan Republik Indonesia Nomor:
PRIMA MEDIKA HOSPITAL
“Care with quality and hospitality

725/Menkes/SKN/2003 tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan di


Bidang Kesehatan

MEMUTUSKAN
Menetapkan : PERATURAN DIREKTUR RUMAH SAKIT PRIMA MEDIKA TENTANG
PEDOMAN PELAYANAN TIM KOORDINATOR PENDIDIKAN

Pertama : Peraturan Direktur RSU Prima Medika tentang Pedoman Pelayanan Koordinator
Pendidikan di Rumah Sakit Pusat Angkatan Udara dr. S. Hardjolukito.
Keda : Pedoman Pelayanan Tim Koordinasi Pendidikan sebagaimana tercantum
dalam Lampiran Peraturan Direktur RSU Prima Medika ini merupakan bagian
yang tidak terpisahkan dari Peraturan ini.
Ketiga : Pedoman Pelayanan Tim Koordinasi Pendidikan sebagaimana pada Pasal 1
digunakan sebagai acuan dalam penyelenggaraan pendidikan, pelatihan dan
penelitian di RSU Prima Medika
Keempat : Peraturan Direktur RSU Prima Medika ini berlaku pada tanggal ditetapkan,
apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan dalam keputusan ini maka
akan diadakan perubahan sebagaimana mestinya.
Kelima : Keputusan ini berlaku sejak tanggal ditetapkannya, dan apabila di kemudian hari
ternyata terdapat kekeliruan dalam penetapan ini akan diadakan perbaikan
sebagaimana mestinya.

Ditetapkan di : Denpasar
Pada tanggal : 21 Februari 2022
Direktur RSU Prima Medika

dr. Putu Dian Ekawati, MPH


NIK. 307176
PRIMA MEDIKA HOSPITAL
“Care with quality and hospitality

Lampiran
Peraturan Direktur Rumah Sakit Umum Prima Medika
Nomor /PERDIR/RSPM/II/2022
Tentang Pedoman Pelayanan Tim Koordinator Pendidikan

BAB I PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG
Rumah sakit merupakan salah satu sarana pelayanan kesehatan seperti yang disebutkan
dalam Undang - Undang Nomor 23 tahun 1992 tentang kesehatan merupakan tempat
bekerjanya para temaga profesional yang melaksanakkan kegiatannya berdasarkan pada
sumpah dan kode etik profesi. Salah satu tenaga profesional yang menentukan kualitas
pelayanan kesehatan di rumah sakit adalah dokter. Untuk menghasilkan seorang dokter yang
profesional, harus melewati dua tahap. Tahap pertama adalah tahapan akademik yang bisa
didapatkan melalui pendidikan di Fakultas Kedokteran yang lulusannya disebut dengan
sarjana kedokteran, sedangkan terhadap kedua adalah tahap pendidikan profesi yang
dilaksanakan di lnstitusi Pelayanan Kesehatan baik di rumah sakit maupun di Puskesmas.
Pada tahap ini rumah sakit tempat sarjana kedokteran belajar sangat berperan dalam menjaga
mutu pelayanan pendidikan kedokteran.
Salah satu persyaratan pendidikan kedokteran di lndanesia adalah
tersedianya rumah sakit pendidikan dalam jaringan lahan praktik yang
kelayakannya dinilai oleh pakar kedokteran sesuai dengan kriteria yang telah
ditetapkan dalam Panduan Pendidikan Kedokteran. lnstitusi pendidikan kedokteran
harus menjamin tersedianya fasilitas pendidikan klinik bagi mahasiswa yang
terdiri dari Rumah Sakit Pendidikan dan Sarana Kesehatan Lain yang
diperlukan.
Fungsi rumah sakit dalam proses pendidkan profesi kedokteran, dirumuskan
Rumah Sakit Pendidikan merupakan jejaring lnstitusi Pendidikan Kedokteran
dan digunakan sebagai wahana pembelajaran klinik untuk memenuhi modul
pendidikan dalam rangka mencapai kompetensi berdasarkan Standar Pendidikan
Profesi Kedokteran.
RSU Prima Medikamerupakan salah satu rumah sakit milik Diskesau yang
menyelenggarakan pelayanan pendidikan kedokteran dan merupakan jejarin
PRIMA MEDIKA HOSPITAL
“Care with quality and hospitality

merupakan jejaring dari lnstitusi Pendidikan Kedokteran meskipun belum ditetapkan oleh
Menteri Kesehatan sebagai Rumah Sakit Pendidikan. Kegiatan penyelenggaran
pendidikan di RSU Prima Medika oleh lnstitusi Pendidikan dilakukan oleh Tim
Koordinasi Pendidikan yang bertanggung jawab langsung kepada Direktur RSU Prima
Medika Oleh karena itu untuk melakukan regulasi tentang kegiatan proses pendidikan di
RSU Prima Medika perlu dibuat Pedoman Pelayanan Tim Koordinasi Pendidikan.

B. MAKSUD DAN TUJUAN


Buku Pedoman ini disusun dengan maksud untuk memberikan penjelasan
tentang pelaksanaan dan pengendalian proses pendidikan yang dilaksanakan di
RSU Prima Medika. Tujuan dari buku pedoman ini agar dijadikan sebagai
landasan dan pedoman agar diperoleh persepsi yang sama dan petunjuk persiapan,
perencanaan, dalam melaksanakan proses pendidikan pada tataran klinik di RSU
Prima Medika.

C. RUANG LINGKUP
Pendidikan klinik yang dikelola oleh Tim Koordinasi pendidikan, meliputi
1. Tata kelola Penyelenggaraan Pendidikan Kedokteran di RSU
Prima Medika
2. Pelaksanaan praktik klinik yang berorientasi pada keselamatan pasien.
3. Pelaksanaan Praktik Klinik yang bekeija sesuai standar prosedur
operasional yang berlaku, etika profesi etiket dan hak pasien.

D. BATASAN OPERASIONAL
1. Rumah Sakit adalah institusi pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan
pelayanan kesehatan perorangan paripurna yang menyediakan pelayanan rawat
inap, rawat jalan dan pelayanan gawat darurat (Undang - Undang tentang
Rumah Sakit).
2. Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana
belajar dan proses pembelajaran agar peserta didik secara aktif mengembangkan
potensi dinnya untuk memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian
diri,
PRIMA MEDIKA HOSPITAL
“Care with quality and hospitality

kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, yang diperlukan dinnya, masyarakat,


bangsa dan Negara.
3. Perjanjian kerjasama adalah dokumen tertulis dalam hal penggunaan rumah
sakit sebagai tempat pendidikan untuk mencapai kesepakatan antara kedua
belah pihak.
4. Pengembangan Sumber Daya Manusia adalah pengembangan kuantitas dan
kualitas sumber daya manusia.
5. Pengembangan kualitas SOM adalah peningkatan kualitas pegawai dalam
rangka peningkatan pelayanan rumah sakit.
6. Training Need Assesment adalah usaha untuk mengidentifikasi atau
mengkaji kesenjangan antara standar kinerja dengan tingkat kinerja yang
dicapai atau dimiliki.
7. Pelatihan adalah proses belajar mengajar dalam rangka meningkatkan
kineğa, profesionalisme dan atau menunjang pengembangan karier tenaga
kesehatan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya.
8. Posisi adalah sekumpulan tugas yang dibebankan kepada seorang pegawai atau
pekerja, yakni seluruh kewajiban dan tanggungjawab yang dibebankan kepada
seorang pegawai atau pekeıja.
9. Pegawai adalah seseorang yang ditugaskan sebagai pekerja dan menempati
suatu posisi tertentu di RSU Prima Medika
10. Unit kerja adalah penyelenggara pelayanan di RSU Prima Medikayang
terdiri dari beberapa karyawan yang dikoordinatori oleh seorang penanggungjawab
unit.
11. Unit Diklat adalah unit keıja di RSU Prima Medikayang melakukan
pengelolaan pengembangan sumber daya manusia kegiatan pendidikan, pelatihan,
dan penelitian evaluasi program kegiatan pendidikan dan pelatihan.
12. Keselamatan pasien adalah suatu sistem yang membuat asuhan pasien lebih
aman, meliputi assemen risiko, identifikasi dan pengelolaan risiko pasien, pelaporan
dan analisis insiden, serta implementasi solusi untuk meminimalkan timbulnya
risiko dan mencegah terjadinya cedera yang disebabkan oleh kesalahan akibat
melaksanakan suatu tindakan atau mengambil tindakan yang seharusnya diambil.
PRIMA MEDIKA HOSPITAL
“Care with quality and hospitality

13. Kompetensi adalah seperangkat kemahiran dalam pengetahuan dan


ketrampilan yang dimiliki karyawan, sebagai syarat dianggap mampu dalam
melaknanakan pelayanan.
14. Penelitian adalah suatu penerapan dari pendekatan ilmiah di suatu
pengkajian masalah di dalam memperoleh suatu informasi yang berguna serta
hasil yang didapat itu bisa dipertanggungjawabkan.
15. Ethical clearence (EC) kelayakan etik adalah keterangan tertulis yang diberikan
oleh Komite Etik Penelitian untuk riset yang melibatkan makhluk hidup yang
menyatakan bahwa suatu proposal riset layak dilaksanakan setelah memenuhi
persyaratan tertentu.
16. Peneliti adalah individu individu yang melakukan penelitian (meneliti)
dengan menggunakan metode ilmiah.

E. LANDASAN HUKUM
1. Undang - Undang Nomor 12 Tahun 2003 tentang Tenaga Kerja.
2. Undang - Undang Nomor 29 Tahun 2009 Tentang Praktik Kedokteran.
3. Undang - Undang Nomor 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan.
4. Undang -Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.
5. Undang - Undang Nomor 13 tahun 2013 tentang Pendidikan Kedolderan.
6. Undang - Undang Nomor 93 Tahun 2015 tentang Rumah Sakit Pendidikan.
7. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 32 tentang Tenaga Kesehatan.
8. Undang - Undang nomor 13 Tahun 2013 tentang pendidikan Kedokteran.
9. Undang - Undang nomor 93 Tahun 2013 tentang Rumah Sakit Pendidkan.
10. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 36 Tahun 2012 tentang Rahasia
Kedokteran.
11. Pernturan Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 2007 tentang
Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan Pelatihan di Lingkungan Departemen
Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah.
12. Keputusan Menteri Kesehatan RI Nomor : 725/Menkes/SK/V/2003 tentang
Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan di Bidang Kesehatan.
13. Keputusan Menteri Kesehatan Nomor 11 tahun 2017 tentang Keselamatan
Pasien.
14. Peraturan Menteri Kesehatan nomor 012 Tahun 2012 tentang Akreditasi.
15. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik lndonesia Nomor 31 Tahun 2007
tentang Pedoman Penyelenggaraan Pendidikan dan di lingkungan Departemen
Dalam Negeri dan Pelatihan Pemerintah Daerah.
16. Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2013
tentang Pedoman Pengembangan Sistem Pendidikan dan Pelatihan Berbasis
Kompetensi di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri.
PRIMA MEDIKA HOSPITAL
“Care with quality and hospitality

BAB II

STRUKTUR ORGANISASI

A. KUALIFIKASI SUMBER DAYA MANUSIA


Tim Koordinasi Pendidikan berada dibawah bertanggung jawab langsung ke Direktur
RSU Prima Medika.

Penanggung jawab Direktur


RSPAU dr. S. Hardjolukito

1. Ketua
2. Wakil Ketua

Sekretańs

Divisi Pendidikan Kelompok Staf Media

Sekretariat

B. TUGAS, TANGGUNG JAWAD, DAN WEWENANG


1. KETUA DAN WAKIL
KETUA TUGAS .
a. Melaksanakan pembelajaran klinik koordinasi terhadap seluruh proses
pembelajaran klinik.
b. Menyusun perencanaan kegiatan dan anggaran belanja tahunan
pembelajaran klinik sesuai kebutuhan.
c. Menyusun perencanaan kebutuhan sarana dan prasarana yang diperlukan.
d. Membentuk sistem informasi terpadu untuk menunjang penyelenggaraan
fungsi pelayanan, pendidikan, dan penelitian bidang kedokteran, kedoktran gigi,
dan kesehatan lain.
PRIMA MEDIKA HOSPITAL
“Care with quality and hospitality

e. Melakukan koordinasi dalam rangka fasilitasi kepada peserta program


pendidikan, pembimbing klinik, dan penyelia yang melakukan bimbingan
dan supervisi proses pembelajaran klinik.
f. Melakukan supervisi dan koordinasi penilaian kinerja terhadap pembimbing
klinik atas selhuruh proses pelayanan yang dilakukan.
g. Melakukan pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan proses pembelajaran
klinik.
h. Melaporkan hasil kerja secara berkala kepada Direktur RSU Prima
Medika.

TANGGUNG JAWAB :
a. Proses manajemen pendidikan klinik beijalan dengan baik dan lancer.
b. Monitoring dan evaluasi terhadap kegiatan pendidikan
klinik yang berlangsung.
c. Melakukan sosialisasi kebijakan, peraturan pelaksana, dan peraturan
teknis lainnya.

WEWENANG:
a. Mengatur, mengawasi, dan menilai pelaksanaan peraturan, pedoman,
dan kebijakan yang telah ditetapkan bisa beijalan sesuai dengan seharusnya.
b. Mengusulkan reward dan punishment bagi semua pihak yang terlibat
dalam proses pendidikan sesuai peraturan yang berlaku.

2. SEKRETARIS TUGAS :
a. Mengadministrasikan dan mendokumentasikan semua
kegiatan yang dilakukan Tim Koordinasi Pendidikan.
b. Mendokumentasikan semua kegiatan yang dilakukan oleh setiap
Kelompok Staf Medis.
c. Mengatur jadwal pertemuan evaluasi.
d. Membuat undangan dan notulensi setiap pertemuan yang dilakukan oleh
Tim Koordinasi Pendidikan.
PRIMA MEDIKA HOSPITAL
“Care with quality and hospitality

TANGGUNG JAWAB:
Memfasilitasi kegiatan yang akan diadakan oleh tim koordinasi pendidikan
dengan baik dan benar.

WEWENANG :
Meminta data yang terkait ketugasan Tim Koordinasi Pendidikan kepada
semua yang terlibat dalam proses pendidikan.

3. DIVISI PENDIDIKAN TUGAS :


a. Menyusun sistem peraturan tentang penyelenggaraan pendidikan, penelitian,
dan pelayanan.
b. Menyusun peraturan tentang reward dan punishment terhadap tenaga
pendidik dan peserta didik yang melanggar peraturan.
c. Menyusun peraturan tentang batas kewenangan prosedur medis yang
dapat dilakukan oleh peserta didik.
d. Mengatur tatacara rekrutmen tenaga pendidik dan kriteria kompetensi yang
harus dimiliki.
e. Mengusulkan pengangkatan sebagai Dosen Tidak Tetap, supervisor
klinik ataupun pembimbing klinik.
f. Monitoring dan evaluasi tenaga pendidik untuk menilai
prestasi dan kinerjanya.
g. Melakukan perencanaan pembelajaran klinik bagi peserta didik.
h. Menyusun jadwal pra pelaksanaan pendidikan yang berisi tanggal
masuk, unit / SMF yang dituju dan jumlah peserta didik yang akan dikirim.
i. Mengkoordinasikan pengiriman peserta didik.
j. Mempersiapkan sistem, alur pencatatan dan pelaporan tepat waktu.
k. Mengadakan evaluasi terhadap efektifitas dan perbaikan progran pendidikan.
I. Menyelenggarakan mekanisme umpan baik bagi peserta didik
mengenai program pendidikan yung telah dilakukan.
m. Menyusun sistem evaluasi dan dokumentasi yang didukung data umpan
balik staf pengajar dan peserta, analisisnya, dan rencana tindak lanjut.
n. Menyusun dokumen pendidikan.
PRIMA MEDIKA HOSPITAL
“Care with quality and hospitality

TANGGUNG JAWAB :
a. Menyusun peraturan bagi peserta didik dan tenaga pendidik dengan baik dan
benar.
b. Merancang program umpan balik dengan baik dan benar.
c. Menyusun aturan rekrutmen, daftar nama, dan evaluasinya dengan baik
dan benar.
d. Menyusun jadwal kegiatan pendidikan dengan baik dan benar.
e. Mengatur sistem dan alur penilaian bagi peserta didik agar efektif
dan efisien.
f. Menyusun dokumen pendidikan dengan baik dan benar.

WEWENANG :
a. Mengatur jumlah mahasiswa agar sesuai dengan jumlah
rasio yang ditentukan.
b. Melakukan evaluasi terhadap jumlah kasus yang ada.
c. Menentukan kriteria tentang reward dan punishment.
d. Mengajukan personel untuk diusulkan sebagai dosen tidak tetap,
supervisor klinik, dan pembimbing klinik.
e. Menilai prestasi dan kineija tenaga pendidik.
f. Menyusun batasan prosedur medis yang boleh dilakukan oleh peserta didik.

4. KELOMPOK STAF MEDIS


TUGAS :
a. Menyusun perencanaan terkait aktivitas staf medis dalam proses pendidikan
yang dilengkapi dengan undangan, daftar hadir, dan notulensi pertemuan.
b. Mengkoordinasikan penyediaan buku panduan program
pendidikan kedokteran.
c. Terlibat aktif dalam proses pendidikan dan penyelenggaraan umpan
balik dari peserta didik.
d. Menentukan target pencapaian pembelajaran sesuai
dengan modul pembelajaran sehingga kompetensi yang
diharapkan bisa tercapai.
e. Menyusun tata tertib untuk peserta didik.
PRIMA MEDIKA HOSPITAL
“Care with quality and hospitality

f. Melaksanakan pertemuan ilmiah atau rapat koordinasi.


g. Pembuatan data dasar kasus pasien rawat inap dan rawat jalan.

TANGGUNG JAWAB :
a. Menyusun perencanaan pendidikan/pelayanan/penelitian medis dengan baik
dan benar.
b. Menyusun data dasar kasus pasien dengan baik dan benar.

WEWENANG:
a. Menentukan data kasus pasien.
b. Memberikan pembelajaran kepada peserta didik.

5. SEKRETARIAT
TUGAS
a. Mengelola surat masuk dan keluar terkait proses pendidikan.
b. Membuatkan surat keterangan telah selesai mengikuti pendidikan.
c. Mempersiapkcan perlengkapan dan bahan habis pakai untuk peserta didik.
d. Mengelola perpustakaan untuk menunjang pendidikan.
e. Mengelola labskill untuk dipakai praktik bagi peserta didik.
f. Mendokumentasikan penilaian bagi peserta didik.
g. Menyusun dokumen evaluasi pendidikan.
h. Memproses data umpan balik, analisis dan tindaklanjut.
i. Menyimpan dan mendistńbusikan buku pedoman, panduan, dan log book.
j. Menghitung dan mendistribusikan jasa pelayanan.
k. Menyusun laporan kegiatan pendidikan.
I. Menyusun rencana anggaran dan biaya pendidikan.
m. Menyiapkan penyediaan fasilitas fisik dan sarana prasarana pendidikan.
n. Berkoordinasi dengan institusi pendidikan dan pihak lain yang terkait
dalam hal penyediaan fasilitas dan sarana pendidikan.
o. Menyusun laporan pertanggungjawaban keuangan terkait dengan
sumber dan biaya pendidikan.
PRIMA MEDIKA HOSPITAL
“Care with quality and hospitality

TANGGUNG JAWAB:
a. Mengelola surat dengan baik dan benar.
b. Mengelola nilai peserta didik dengan baik dan benar.
c. Memproses data umpan balik peserta didik dengan baik dan benar.
d. Mengelola perpustakaan dan labsklill dengan baik dan benar.
e. Menyusun anggaran dan biaya pendidikan dengan baik dan benar.
f. Menyediakan sarana dan prasarana pendidikan dengan baik dan benar.

WEWENANG:
a. Meminta data nilai dan umpan balik peserta didik.
b. Menghitung dan mendistnbusikan jasa pelayanan.
c. Membuat anggaran pendidikan (RAB).
d. Mengajukan kebetuhan sarana prasarana pendidikan kepada
PRIMA MEDIKA HOSPITAL
“Care with quality and hospitality

BAB III
STANDAR FASILITAS

Sebagai bagian dari unit penunjang dari kinerja Rumah Sakit, Unit Diklat
diharapkan memiliki ruang tersendiri. Unit Diklat berkedudukan di bawah Sub
Bagian Kepegawaian menempati ruang administrasi terpisah dari Sub Bagian
Kepegawaian, di luar Gedung Utama, Dipilih lokasi ini mudah dijangkau dan
letak strategis.
Sebagai bagan penunjang pelayanan, maka Tim Koordinasi pendidikan memiliki
ruang tersendiri yang difungsikan sebagai berikut:
1. Ruang administratif dan peralatan
Ruang ini digunakan sebagai ruang kegiatan administrasi, ruang pelayanan
kegiatan koordinasi pendidikan ruang penyimpanan peralatan penunjang praktik
mahasiswa: LCD, laptop, masker, handschoon dan blangko - blangko kegiatan
mahasiswa.
2. Ruang perpustakaan
Ruang perpustakaan digunakan untuk peminjaman laporan - laporan ilmiah, dan
digunakan untuk ruang diskusi, ruang evaluasi mahasiwa orientasi.
3. Ruang pertemuan
Ruang digunakan kegiatan orientasi/ pertemuan untuk pertemuan/pembelajaran
4. Ruang penanggung jawab.
Ruang penanggung jawab Unit Diklat untuk menerima tamu dari institusi
pendidikan, instansi pemerintah ataupun swasta dan unit - unit lain yang terkait.
5. Ruang administrasi.
Ruang digunakan untuk melakukan konfirmasi, konsultasi penghitungan
biaya pelayanan diklat dari institusi pendidikan, penelitian atau pun pihak pihak
yang terkait.

I. STANDAR FASILITAS
Tim Koordinasi Pendidikan sebagai unit pendukung kegiatan pendidikan
klinik kedokteran di Rumah Sakit harus memiliki peralatan terkait metode
dan media yang memadai guna beijalannya kegiatan proses pendidikan yang
efektif, tepat
PRIMA MEDIKA HOSPITAL
“Care with quality and hospitality

guna darn berhasil guna disamping adanya sumber daya manusia yang
memadai sebagai faktor utamanya.

1. Metode dan Media


Metode yang dimaksud adalah metode komunikasi efektıf. Metode ini
digunakan pada waktu memberikan pengarahan kepada mahasiswa/institusi
pendidikan yang memerlukan penjelasan mengenai sistem, tata cara, alur
maupun biaya pendidikan yang dilakukan RSU Prima Medika.

2. Sumber Daya Sumber daya utama yang diperlukan untuk


penyelenggaraan proses pendidikan kedokteran adalah Sumber Daya Manusia,
sarana/prasarana termasuk media komunikasi dan anggaran yang tersedia.
Peralatan yang digunakan dalam penyelenggaraan Pendidkan dan Pelatihan,
antara lain :
a. Ruang pembelajaran
b. Ruang diskusi
c. Perpustakaan
d. Sistem informasi rumah sakit
e. Sistem dokumentasi
f. Skill lab
g. Peralatan phantom
h. Audiovisual (DVD/VCD Player)
i. LCD
j. Wireless microphone
k. Computer dan laptop
I. Pointer
m. Kamera foto
n. Player
o. Jaringan internet
p. Makalah dan lain - lain
Anggaran kegiatan Pendidikan kedokteran RSU Prima
Medikabersumber dari BLUD berdasarkan usulan kegiatan dari Tim
Koordinasi Pendidikan yang telah diajukan.
PRIMA MEDIKA HOSPITAL
“Care with quality and hospitality

II. STANDAR TENAGA


Standar tenaga pengajar di rumah sakit terdiri dari
1. Clinical lnstructure (perawat pendidik) level 1 dan 2 yang dibagi
menjadi kualifikasi, yaitu :
a. Kualifikasi Anak
b. Kualifikasi Bedah
c. Kualifilknsi Kebidanan
d. Kualifikasi Umum/lain Iain
e. Kualifikasi Perina/NICU/ICU
f. Kualifikasi Gawat Darurat
g. Kualifikasi Hemodialisa
2. Instruktur bidang medis dan penunjang medis, terdiri dari :
a. Instruktur Tenaga Medis
b. Instruktur Laboratorium
c. lnstruktur Rekam Medis
d. Instruktur Farmasi
e. lnstruktur Fisioterapi
f. lnstruktur Radiologi
g. lnstrukstur Rehabilitasi Medik
h. Instruktur Gizi
3. Instruktur Umum
a. lnstruktur manajemen
b. lnstruktur Keselamatan pasien
c. lnstrulettur PPI
d. lnstruktur Keuangan
e. Instruktur Jaminan Kesehatan
f. lnstruktur K3RS
g. lnstruktur Teknik dan sarana umum
h. lnstruktur
i. lnstruktur Laundry
j. lnstruktur Kesehatan lingkungan
PRIMA MEDIKA HOSPITAL
“Care with quality and hospitality

BAB IV
TATA LAKSANA PENDIDIKAN KLINIK

I. Pengorganisasian
a. Direktur bertanggung jawab terhadap penyelenggaraan pendidikan
kedokteran di Rumah Sakit.
b. Dalam penyelenggaraannya rumah sakit membentuk dan mengangkat Tim
Koordinator Pendidikan, KSM dan Pembimbing / supervisor klinik kedokteran.
c. Pelaksanaan pelayanan medis kepada masyarakat yang diberikan peserta
didik di bawah bimbingan Dokter Pendidik Klinik / Dokter Luar Biasa,
Koordinator Kepaniteraan Klinik dan di bawah koordinasi Kepala Bidang
Pelayanan Medik dan Keperawatan.
d. Kineija Dokter pendidik klinik dan pembimbing / supervisor klinik
kedokteran dinilai oleh Tim Penilai Kineija Dokter Pendidik, Pembimbing
/Supervisor Klinik yang diangkat oleh Direktur RSU Prima Medikadan
disetujui oleh Dekan Institusi yang bekerjasama.
e. Bagian Diklat merupakan unit struktur yang melaksanakan pengelolaan
administrasi/manajemen sistem penyelenggaraan pendidikan termasuk
pendidikan kedokteran secara umum.

ii. Koordinator Pendidikan


a. Dalam rangka kelancaran proses manajemen dan administrasi pendidkan
kedokteran dibentuk maka suatu Koordinator Pendiddikan (Kordik).
b. Keanggotaan Koordinator Pendidikan terdiri dari unsur - unsur
perwakilan yang berasal dari Rumah Sakit dan Fakultas serta dibantu dengan
staf pelaksana administrasi (tenaga non edukatif} sebagai sekretariat
Koordinator Pendidikan.
c. Ketua dan anggota Kordik dari unsur RSU Prima Medikadipilih oleh
seluruh peserta didik, pembimbing / supervisor klinik yang ada di RSU
Prima Medika, sedangkan anggota FKKMK Fakultas Kedokteran dan Institusi
yang berkerjasama.
d. Kordik berada dibawah dan bertanggungjawab kepada Direktur Rumah Sakit
PRIMA MEDIKA HOSPITAL
“Care with quality and hospitality

e. Fungsi dari kordik adalah menyelenggarakan manajemen / pengelolaan


pendidkan / praktik klinik kedokteran rumah sakit.
f. Tugas pokok kordik
1) Menyusun kebijakan/standar prosedur operasional/ prosedur
tetap/ petunjuk teknis yang berkaitan dengan penyelenggaraaan
pendidikan/praktik klinik kedokteran di rumah sakit.
2) Menyusun program / perencanaan serta melakukan monitoring
dan evaluasi pelaksanaan pendidikan/praktik klinik kedokteran di rumah
sakit.
3) Melaksanakan proses administrasi / manajemen untuk
menunjang pelaksanaan pendidikan / praktik klinik kedokteran di
rumah sakit.
4) Memfasilitasi kegiatan pelaksanaan pendidikan / praktik klinik
kedokteran di rumah sakit
5) Merekapitulasi dan mengusulkan pembayaran jasa pelayanan ke
bagian keuangan rumah sakit setelah disetujui oleh koordinator
pelaksanan diklat.
6) Berkoordinasi secara teknis administratif dengan bagian diklat
dalam menyusun dan melaporkan secara berkala kegiatan pelaksanaan
kegiatan pendidikan praktik klinik kedokteran di rumah sakit ke
Direktur RSPAU dr.
S. Hardjolukito dan Dekan.
7) Melaksanakan evaluasi disetiap akhir proses kepaniteraan, termasuk
evaluasi nilai akhir pelanggaran kedisiplinan mahasiswa dan evaluasi
terhadap dosen luar biasa atau dokter pendidik / pembimbing klinik

III. Koordinator Unit Diklat


a. Dalam rangka mendukung pelaksanaan Kepaniteraan Klinik mahasiswa
Fakultas Kedokteran di RSU Prima Medikaperlu dibentuk Koordinator Unit
Diklat.
b. Dalam menjalankan tugasnya Direktur RSU Prima Medikamenetapkan
tugas, tanggung jawab dan wewenang Tim Kordik.
c. Koordinator Unit Diklat dipilih dan diangkat langsung oleh Direktur
RSU Prima Medika.
PRIMA MEDIKA HOSPITAL
“Care with quality and hospitality

d. Koordinator Unit Diklat bertanggung jawab dalam bidang akademik


kepada Dekan dan dalam bidang pelayanan medis dan penggunaan
fasilitas rumah sakit kepada Direktur RSU Prima Medikamelalui ketua
KSM.
e. Koordinator Unit Diklat diangkat untuk masa jabatan 1 (satu) tahun dan
dapat diangkat kembali dan dapat diangkat kembali untuk 1 (satu) tahun
berikutnya oleh Dekan sesuai dengan usulan RSU Prima Medika
f. Tugas Koordinator
1) Mengatur/melaksanakan koordinasi
1. Kegiatan seleksi calon (komprehensif OSCE dan tulis) calon
peserta program - program profesi dokter.
2. Pelaksanaan orientasi / pra pendidikan mahasiswa Fakultas
Kedokteran di RSU Prima Medika.
3. Menyelenggarakan proses pendidikan program pendidikan
profesi bersama - sama dengan bagian - bagian yang ada di RSU
Prima Medika.
4. Melaporkan pada Tim Kordik hasil dari evaluasi pelaksanaan
kepaniteraan klinik dokter muda.
2) Meningkatkan dan mengembangkan sistem pendidikan profesi dokter di
bagiannya guna mencapai tingkat kompetensi yang diharapkan berlangsung
secara efektif dan efisien.
3) Mempersiapkan semua perangkat akademik yang diperlukan dalam
pelaksanaan proses belajar mengajar bersama Kordik.
4) Bersama - sama Kordik menyusun kebijakan / SPO / prosedur
tetap / petujuk teknis yang berkaitan dengan penyelenggaraan
pendidikan / praktik klinik kedokteran di Rumah Sakit.
g. Tanggung jawab Koordinator Unit Diklat
1) Koordinator Unit Diklat bertanggung jawab kepada Tim Kordik.
2) Bertanggung jawab terhadap kelancaran proses menajemen
pendidikan klinik di bagian yang menjadi tanggung jawabnya.
3) Bertanggung jawab terhadap monitoring dan evaluasi
PRIMA MEDIKA HOSPITAL
“Care with quality and hospitality

h. Wewenang Koordinator Unit Diklat


1) Mengatur, mengawasi, menilai pelaksanaan dan peraturan pedoman dan
kebijakan yang telah ditentukan untuk dilaksanakan oleh pendidik,
pembimbing klinik di bagian yang menjadi tanggung jawabnya.
2) Mengusulkan mengenai reward dan punishment bagi semua pihak
yang terlibat didalam proses pendidikan, sesuai peraturan yang berlaku.

IV. Penyelenggarakan Perjanjian Keqasama


1. Definisi
Kerjasama pendidikan merupakan komitmen bersama antara dua institusi
pendidikan atau lebih dalam rangka penyelenggaraan kegiatan pendidikan
dan pelatihan untuk meningkatkan kompetensi / keahlian.
2. Ruang lingkup
Ruang lingkup penyelenggaraan keijasama pendidikan adalah instansi dalam
hal ini RSU Prima Medikadengan institusi pendidikan / institusi lain yang
telah membuat kesepakatan ke/jasama / MOU dengan RSU Prima
Medikadisebutkan sebagai lahan praktik.
V. Penyelenggaraan Pendidikan Klinik
1. Definisi
Pendidikan klinik adalah suntu proses pembinaan pengertian dan
pengetahuan terhadap kelompok fakta, aturan serta metode yang
terorganisasikan dengan mengutamakan pembinaan, kejujuran dan ketrampilan
pada pendidikan kedokteran.
2. Ruang Lingkup
Ruang lingkup penyelenggaraan pendidikan klinik di RSU Prima Medika
adalah praktik klinik yang diselenggaran di RSU Prima Medikaoleh Institusi
Pendidikan dan diikat oleh Peijanjian Kerjasama Pendidikan, meliputi :
3. Tata cara
1. Mengajukan permohonan praktik klinik ke Direktur RSU
Prima Medikadisertai dengan kerangka acuan kegiatan, yang berisi
tentang jadwal, kompetensi yang akan dicapai, jumlah dan nama mahasiswa
serta tata tertib kegiatan
2. Setelah dilakukan disposisi maka dilakukan pengecekan kapasitas lahan
praktik, jumlah kasus dan kompetensi yang akan dicapai.
3. Dilakukan pemapingan praktikan, koodinasi dengan pihak yang terkait.
4. Mengeluarkan ijin praktik, melakukan orientasi dan apersepsi.
5. Praktik lapangan dilaksanakan sesuai dengan kerangka acuan.
PRIMA MEDIKA HOSPITAL
“Care with quality and hospitality

BAB III
DOKUMENTASI

Dokumentasi dan evaluasi kegiatan Pendidikan dan Pelatihan.

Dokumen bukti adalah segala bentuk informasi tertulis dalam rangka kegiatan
Pendidikan dan Pelatihan, meliputi :

a. Surat permohonan dan atau penawaran Diklat beserta disposisi.


b. Kerangka Acuan Kegiatan / Proposal Kegiatan / Leaflet I booklet.
c. Panduan dan atau Standar Prosedur Operasional (SPO).
d. Daftar peserta kegiatan.
e. Daftar Narasumber.
f. Daftar Hadir kegiatan baik narasumber maupun peserta.
g. Name tag.
h. Materi Diklat.
i. Kegiatan sosialisasi (daftar hadir, notulen).
PRIMA MEDIKA HOSPITAL
“Care with quality and hospitality

BAB IV LOGISTIK

Kebutuhan penyelenggaran kegiatan Tim Koordinasi Pendidikan diperoleh dari


BLUD sebagai berikut:
1. Belanja Pegawai
Belanja pegawai meliputi honorarium.
2. Belanja Barang dan Jasa
Belanja barang dan jasa
meliputi
a. Belanja bahan habis pakai: termasuk didalamnya belanja alat tulis
kantor, dokumentasi.
b. Belanja jasa kantor : termasuk didalamnya belanja jasa
pengajar / instruktur/ narasumber /
tenaga ahli.
c. Belanja cetak dan penggandaan : termasuk biaya cetak.
d. Belanja sewa ruang rapat / gedung; termasuk belanja sewa ruang rapat
/ pertemuan.
e. Belanja alat kesehatan : peralatan praktik dan sklill lab termasuk phantom.
f. Belanja sewa sarana mobilitas : belanja sewa sarana mobilitas darat.
g. Belanja makanan dan minuman : termasuk belanja makanan dan
minuman rapat dan belanja makanan dan minuman peserta kegiatan.
h. Belanja peijalanan dinas : termasuk belanja dinas dalam daerah dan
luar daerah.
i. Belanja kursus, pelatihan, sosialisasi dan bimbingan teknis.
j. Kegiatan sosialisasi (daftar hadir, notulen).
PRIMA MEDIKA HOSPITAL
“Care with quality and hospitality

BAB VII PENUTUP

Demikian pedoman pelayanan Tim Koordinasi Pendidikan untuk dijadikan dasar


dan dilaksanakan sebagaimana mestinya.

Direktur RSU Prima Medika

dr. Putu Dian Ekawati, MPH


NIK. 307176

Anda mungkin juga menyukai