0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
57 tayangan3 halaman

Biografi Singkat Umar bin Khattab

Maulana Advertising

Diunggah oleh

Rido Maulana
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
57 tayangan3 halaman

Biografi Singkat Umar bin Khattab

Maulana Advertising

Diunggah oleh

Rido Maulana
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

BIODATA UMAR BIN KHATTAB

Nama : Umar bin Khattab


Lahir : Mekkah, Arab Saudi, 579 M
Wafat :Madinah, Arab Saudi, 3 November 644 M
Orang Tua : Khattab bin Nufail (ayah), Hantamah binti Hasyim (ibu)
Saudara : Zaid bin Khattab, Fatimah bint al-Khattab
Istri : Ummi Kultsum binti Ali, Atikah binti Zaid
Anak : Abdullah, Hafsah, Asim, Zaid, Ubaydullah, Az Zubair bin Bakkar, Fatima,
Zainab, Abdurrahman, Iyad, Ruqayyah, Abdulrahman
Dikenal : Khulafaur Rasyidin

Biografi Umar bin Khattab


Umar bin Khattab lahir di Mekah dari Bani Adi, salah satu rumpun suku Quraisy dengan
nama lengkap Umar bin Khattab bin Nafiel bin abdul Uzza.
Ayahnya bernama Khattab bin Nufail dan ibunya bernama Hantamah binti Hasyim. Umar
bin Khattab memiliki saudara bernama Zaid bin Khattab, Fatimah bint al-Khattab.
Keluarga Umar tergolong keluarga kelas menengah, ia bisa membaca dan menulis yang
pada masa itu merupakan sesuatu yang jarang. Umar juga dikenal karena fisiknya yang kuat
dimana ia menjadi juara gulat di Mekkah.
Singa Padang Pasir
Umar tumbuh menjadi pemuda yang disegani dan ditakuti pada masa itu. Wataknya
yang keras membuatnya mendapat julukan “Singa Padang Pasir”.
Ia juga amat keras dalam membela agama tradisional bangsa Arab yang menyembah
berhala serta menjaga adat-istiadat mereka.
Bahkan putrinya dikubur hidup-hidup demi menjaga kehormatan Umar. Dikatakan
bahwa pada suatu saat, Umar berketetapan untuk membunuh Muhammad SAW.
Saat mencarinya, ia berpapasan dengan seorang muslim (Nu’aim bin Abdullah) yang
kemudian memberi tahu bahwa saudara perempuannya juga telah memeluk Islam. Umar
terkejut atas pemberitahuan itu dan pulang ke rumahnya.
Di rumah Umar menjumpai bahwa saudaranya sedang membaca ayat-ayat Al Qur’an
(surat Thoha), ia menjadi marah akan hal tersebut dan memukul saudaranya.
Umar Bin Khattab Memeluk Islam
Ketika melihat saudaranya berdarah oleh pukulannya ia menjadi iba, dan kemudian
meminta agar bacaan tersebut dapat ia lihat. Ia kemudian menjadi sangat terguncang oleh isi
Al Qur’an tersebut dan kemudian langsung memeluk Islam pada hari itu juga.
Sebagai seorang petinggi militer dan ahli siasat yang baik, Umar sering mengikuti
berbagai peperangan yang dihadapi umat Islam bersama Rasullullah Saw. Ia ikut terlibat pada
perang Badar, Uhud, Khaybar serta penyerangan ke Syria.
Setelah wafatnya Rasullullah Saw., beliau merupakan salah satu shabat yang sangat
terpukul dengan kejadian tersebut. Ia bahkan pernah mencegah dimakamkannya Rasullullah
karena yakin bahwa nabi tidaklah wafat, melainkan hanya sedang tidak berada dalam tubuh
kasarnya, dan akan kembali sewaktu-waktu.
Namun setelah dinasehati oleh Abu Bakar, Umar kemudian sadar dan ikut
memakamkan Rasullullah. Pada masa Abu Bakar menjabat sebagai khalifah, Umar
merupakan salah satu penasehat kepalanya.
Menjadi Khalifah (Khulafaur Rasyidin)
Kemudian setelah meninggalnya Abu Bakar pada tahun 634, atas wasiat Abu Bakar
Umar ditunjuk menggantikannya dan disetujui oleh seluruh perwakilan muslim saat itu.
Selama masa jabatannya, khalifah Umar amat disegani dan ditakuti negara-negara lain.
Kekuatan Islam maju pesat, mengambil alih Mesopotamia dan sebagian Persia dari
tangan dinasti Sassanid dari Persia (yang mengakhiri masa kekaisaran sassanid) serta
mengambil alih Mesir, Palestina, Syria, Afrika Utara dan Armenia dari kekaisaran Romawi
(Byzantium).
Umar dikenal dari gaya hidupnya yang sederhana, alih-alih mengadopsi gaya hidup dan
penampilan para penguasa di jaman itu, ia tetap hidup sebagaimana saat para pemeluk Islam
masih miskin dan dianiaya.
Pencetus Kalender Islam
Pada sekitar tahun ke 17 Hijriah, tahun keempat kekhalifahannya, Umar mengeluarkan
keputusan bahwa penanggalan Islam hendaknya mulai dihitung saat peristiwa hijrah.
Umar Bin Khattab Wafat
Dalam biografi Umar bin Kahttab seperti yang dikutip dari Wikipedia, Disebutkan
bahwa Umar syahid setelah ditikam oleh Abu Lukluk, seorang budak asal Persia yang
dendam atas kekalahan Persia terhadap Islam. Peristiwa itu terjadi pada waktu subuh saat
Umar sedang mengerjakan shalat. Umar meninggal pada 25 Dzulhijjah 23 H dan selanjutnya
digantikan oleh Utsman bin Affan.

Anda mungkin juga menyukai