0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
39 tayangan4 halaman

Panduan Lengkap Shalat Fardu dan Sunat

Dokumen ini membahas tentang shalat, termasuk pengertian, hikmah, dalil yang mewajibkan, dan jenis-jenis shalat. Shalat dibagi menjadi shalat fardu dan shalat sunat, dengan penjelasan tentang waktu, syarat, rukun, dan hal-hal yang membatalkan shalat. Selain itu, terdapat juga panduan niat dan bacaan dalam shalat lima waktu.

Diunggah oleh

yanefrebiyanthi22
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
39 tayangan4 halaman

Panduan Lengkap Shalat Fardu dan Sunat

Dokumen ini membahas tentang shalat, termasuk pengertian, hikmah, dalil yang mewajibkan, dan jenis-jenis shalat. Shalat dibagi menjadi shalat fardu dan shalat sunat, dengan penjelasan tentang waktu, syarat, rukun, dan hal-hal yang membatalkan shalat. Selain itu, terdapat juga panduan niat dan bacaan dalam shalat lima waktu.

Diunggah oleh

yanefrebiyanthi22
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PDF, TXT atau baca online di Scribd

Materi 2

BAB SHALAT

a. Pengertian Shalat
Didalam bahasa arab shalat berarti berdoa dengan kebaikan.sebagaimana firman Allah
dalam Q.S. At-Taubah,ayat : 103 :
"Dan berdoalah kamu untuk mereka sesungguhnya do'amu (menjadi) ketentraman jiwa bagi
mereka.
Adapun menurut istilah para fakar fiqih,shalat ialah ibadah yang terdiri dari perkataan dan
perbuatan tertentu yang dimulai dengan takbir dan diakhiri dengan salam.

b. Hikmah Shalat
Banyak sekali hikmah-hikmah yang terkandung dalam shalat,diantaranya :
1. Shalat adalah modal agama
2. Agama untuk dunia,diamalkan di dunia untuk mencapai kebahagiaan dan kemakmuran
dunia serta kebahagiaan akhirat
3. Shalat modal hidup didunia.

c. Dalil yang mewajibkan shalat


Dalil yang mewajibkan shalat banyak sekali.baik dalam al-Qur'an maupun dalam hadits
Nabi Muhammad saw.
Ayat-ayat al-Qur'an yang mewajibkan shalat antara lain Q.S Al-Baqarah ayat 43 dan Q.S Ankabut
ayat 45.

d. Macam-macam Shalat
Shalat terbagi kedalam dua bagian,yaitu :
1) Shalat Fardu
Shalat Fardu ialah shalat yang wajib untuk dikerjakan dan tidak boleh ditinggalkan.
Shalat Fardu terbagi kedalam dua bagian,yaitu : a.Fardu Ain b.Fardu Kifayah
a) Shalat Fardu Ain,ialah shalat wajib yang harus dikerjakan oleh setiap pribadi muslim yang
mukalaf (muslim,baligh, dan berakal), sebanyak lima kali sehari semalam,yaitu :
a.Dzuhur b.Ashar c.Magrib d.Isya dan e.Shubuh
b) Shalat Fardu Kifayah,ialah shalat yang diwajibkan kepada semua pribadi
muslim,tetapi jika sudah ada seorang saja atau beberapa orang dari mereka
melaksanakanya,gugurlah kewajiban itu dari mereka semua.sebaliknya jika belum ada
seorangpun melaksanakanya,maka mereka semua terbebani dosa.contohnya shalat
jenazah

2) Shalat Sunat
Ada beberapa istilah yang dipakai untuk shalat sunat,yaitu :Shalat Nawafil,shalat Mandub
dan Shalat Mustahab.
Shalat sunat terbagi dua bagian,yaitu :
a. Muakad adalah shalat sunat yang hampir selalu dilaksanakn atau jarang sekali ditinggalkan
atau bahkan Rasulullah tidak pernah,seperti Shalat sunat Dua Ied (idul fitri dan idull Adha
), shalat dhuha,witir,tahajud, syukur Wudu dan sebagainya.
b. Ghair Muakad adalah shalat sunat yang tidak selalu atau hanya sekali-kali dilaksankan
oleh rasulullah SAW, seperti Shalat Rawatib Ghair Muakad.
Shalat Sunat Rawatib 2) Ketika matahari terbit sampai sempurna
A. Muakad : terbitnya
1. 2 Rakaat sebelum Shubuh 3) Ketika matahari ada di tengah-tengah
2. 2 Rakaat Sebelum Dzuhur sampai condong kebarat
3. 2 Rakaat Sesudah Dzuhur 4) Sesudah shalat Ashar sampai terbenam
4. 2 Rakaat Sesudah Magrib matahari
5. 2 Rakaat Sesudah Isya 5) Ketika matahari terbenam sampai
B. Ghair muakad sempurna terbenamnya
1. 4 Rakaat sebelum Ashar
2. 2 Rakaat Sebelum Magrib g. Syarat-syarat Shalat :
1. Beragama islam
e. Waktu-waktu Shalat Fardu 2. Sudah baligh dan berakal
Shalat lima waktu (Shalat Fardu) 3. Suci dari hadats
masing-masing mempunyai waktu tersendiri- 4. Suci seluruh anggota badan, pakaian dan
tersendiri yang telah ditentukan,ada batas tempat
permulaanya tidak sah untuk didahuluinya, 5. Menutup aurat,laki-laki auratnya antara
dan ada batasan akhirnya,tidak boleh pusat dan lutut,sedanglan wanita auratnya
diakhirkannya. seluruh badannya kecuali muka dan dua
Waktu Shalat 5 waktu, diantaranya : belah tapak tangan
1. Waktu Shalat subuh,yaitu mulai dari 6. Masuk waktu yang ditentukan untuk
terbitnya fajar Shidiq sampai dengan masing-masing shalat
terbit matahari 7. Menghadap kiblat
2. Waktu Shalat Dzuhur,mulai dari 8. Mengetahui mana rukun dan mana yang
semenjak saat Zawal yaitu semenjak sunat
matahari tergelincir condong dari
pertengahan langit kearah barat,ketika h. Rukun shalat
bayang-bayang seseorang atau suatu 1. Niat
benda yang berdiri tegak lurus sudah 2. Takbiratul ihram
mulai condong ketimur, sampai 3. Berdiri tegak bagi yang berkuasa ketika
manakala tinggi bayang-bayang shalat fardu.boleh sambil duduk atau
seseorang atau suatu benda sama dengan berbaring bagi yang sedang sakit
tingginya yang berdiri tegak lurus. 4. Membaca surat Al-Fatihah
3. Waktu Shalat Ashar,yaitu mulai dari 5. Ruku serta tumaninah
keluarnya waktu Dzuhur (tinggi bayang- 6. I'tidal serta tumaninah
bayang suatu benda sama dengan 7. Sujud dua kali serta tumaninah
tingginya) sampai terbenamnya 8. Duduk antara dua sujud serta tumaninah
matahari. 9. Duduk tasyahud akhir
4. Waktu Magrib,yaitu mulai dari 10. Membaca tasyahud akhir
terbenamnya matahari sampai hilangnya 11. Membaca shalawat nabi pada tasyahud
mega merah akhir
5. Waktu isya,yaitu mulai dari hilangnya 12. Membaca salam yang pertama
mega merah sampai terbit fajar. 13. Tertib

f. Waktu Terlarang Shalat i. Yang membatalkan shalat


1) Sesudah shalat Subuh sampai matahari 1. Berhadats
terbit 2. Terkena najis yang tidak dimaafkan
3. Berbicara dengan sengaja
4. Terbuka aurat ‫ُأصيلُفرضُالصبحُركعتْيُمس تقبلُالقبَل‬
5. Menggerakan anggota badan tiga kali
berturut-turut
‫اماماُهللُتعال‬/‫مأموما‬/‫ُ ُأداء‬
6. Makan dan minum (Usholli fardhos subhi rok'ataini
7. Meninggalkan salah satu rukun shalat mustaqbilal qiblati adaa an (sholat
8. Membelakangi kiblat sendiri)/Ma'muuman (menjadi
9. Murtad ma'mum)/Imaaman (menjadi imam)
10. Tertawa terbahak-bahak Lillaahi Ta'aalaa)
11. Berubah niat Artinya: "Saya berniat sholat fardu subuh
dua rakaat menghadap kiblat karena Allah
J. Niat Shalat Ta'ala/Ma'mum karena Allah Ta'ala/Imam
1). Shalat tarawih : karena Allah Ta'ala".
‫ُالَّتا ّويْ ّح َُر ْك َعتَ ْ ّْيُم ْس تَ ْق ّبلَُالْ ّق ْب َ َّلُأَد ًَاءُا َما ًما‬
َ َّ ‫ُا َص ّ ىِلُس نَّ َة‬/
ِ Niat Sholat Dzuhur
ُ َ ‫َمأْم ْو ًما ُّ ّهللُتَ َع‬
‫ال‬ ‫ُأصيلُفرضُالظهرُأربعُركعاتُمس تقبلُالقبَل‬
Artinya, “Aku Niat shalat sunnah tarawih
dua rakaat dengan menghadap kiblat, tunai
‫اماماُهللُتعال‬/‫مأموما‬/‫ُ ُأداء‬
sebagai imam/makmum karena Allah swt.” (Usholli fardhoduhri arba'a roka'aati
mustaqbilal qiblati adaa an (sholat
2). Shalat witir sendiri)/Ma'muuman (menjadi
ّ ‫ُأُ َص ّ ىِلُس نَّ ًةُ ّم َنُالْ ّوتْ ّر َُر ْك َعتَ ْ ّْي ّ ه ى‬
ُ‫ُلِلُتَ َع َال‬ ma'mum)/Imaaman (menjadi imam)
Lillaahi Ta'aalaa).
Artinya : "Aku niat shalat sunah witir 2 rakaat
Artinya: "Saya berniat sholat fardu zuhur
karena Allah ta'ala"
empat rakaat menghadap kiblat karena Allah
ّ ‫ِلُس نَّ ًةُ ّم َنُالْ ّو ْت ّر َُر ْك َع ًة ّ ه ى‬
ُ‫ُلِلُتَ َع َال‬ ُ ‫ُ ُأ َص ّ ى‬ Ta'ala/Ma'mum karena Allah Ta'ala/Imam
Artinya :"Aku niat shalat sunah witir satu karena Allah Ta'ala".
rakaat karena Allah ta'ala"
Niat Sholat Asar
3). Shalat Idul Fitri ‫ُأصيلُفرضُالعرصُأربعُركعاتُمس تقبلُالقبَل‬
‫ُا َص ّ ىِلُس نَّ ًةُ ّل ّع ْي ّدُال ّف ْط ّر َُر ْك َعتَ ْ ّْيُم ْس تَ ْق ّبلَُالْ ّق ْب َ َّلُأَد ًَُاء‬ ‫اماماُهللُتعال‬/‫مأموما‬/‫ُ ُأداء‬
ُ َ ‫اُلِلُتَ َع‬
‫ال‬ ّ ّ ‫ُ َمأْم ْو ًم‬
(Usholli fardhol ashri arba'a roka'aati
Artinya :"Saya niat shalat sunnah Idul Fitri mustaqbilal qiblati adaa an (sholat
dua rakaat menghadap kiblat, tunai sebagai sendiri)/Ma'muuman (menjadi
makmum karena Allah ta'ala." ma'mum)/Imaaman (menjadi imam)
Lillaahi Ta'ala).
Artinya: "Saya berniat sholat fardu asar
empat rakaat menghadap kiblat karena Allah
Berikut tuntunan lengkap shalat lima Ta'ala/Ma'mum karena Allah Ta'ala/Imam
waktu lengkap dengan bacaannya: karena Allah Ta'ala".
1. Takbiratul ihram ‫أَهللُ أَ ْكبَر‬
Allâhu Akbar “Allah Maha Besar” Niat Sholat Maghrib
2. Memasang niat berbarengan dengan ‫ُأصيلُفرضُاملغربُثالثُركعاتُمس تقبلُالقبَل‬
takbiratul ihram.
‫اماماُهللُتعال‬/‫مأموما‬/‫ُ ُأداء‬
Niat Sholat Subuh
(Usholli fardhol magribi tsalasa rok'aati
mustaqbilal qiblati adaa an (sholat
sendiri)/Ma'muuman (menjadi 6. I’tidal (berdiri setelah ruku’) sambil
ma'mum)/Imaaman (menjadi imam) membaca:
Lillaahi Ta'ala). َُّ ‫َ َّس َعُهللاُ ّل َم ْن‬
‫ُحدَ ُه‬
Artinya: "Saya berniat sholat fardu magrib
Kemudian saat berdiri dilanjutkan membaca:
tiga rakaat menghadap kiblat karena Allah
Ta'ala/Ma'mum karena Allah Ta'ala/Imam
َ ْ ‫اُِلُالْ َح ْمدُ ّم ْل َءُا َّلس َم َو ّات َُو ّم ْل َء‬
‫ُاْل ْر ّض َُو ّم ْل َءُ َما‬ َ َ ‫َُرب َّ َن‬
karena Allah Ta'ala". ‫َُش ٍءُب َ ْع ُد‬
ْ َ ‫ّشئْ َتُ ّم ْن‬
Niat Sholat Isya 7. Sujud sambil membaca:
ُ‫أصيلُفرضُالعشاءُأربعُركعاتُمس تقبلُالقبَل‬ ‫س ْب َح َان َُر ّ ى َِبُا َْل ْع َِل َُو ّ َِب ْم ّدُّه‬
‫اماماُهللُتعا ُل‬/‫مأموما‬/‫أداء‬
(Usholli fardhol 'Isya i arba'a roka'aati 8. Duduk di antara dua sujud sambil
mustaqbilal qiblati adaa an (sholat membaca:
sendiri)/Ma'muuman (menjadi ‫َُُر ّ ىبُاغْ ّف ْر ّ ْل َُو ْار َ ْح ّ ِْن َُوا ْج َْب ّ ِْن َُو ْارفَ ْع ّ ِْن َُوازقْ ّ ِْن َُوا ْه ّد ِّن ٌَُوعَا‬
ma'mum)/Imaaman (menjadi imam) ُْ ‫ّف ّ ِْن َُواعْفُ َع ّ ى‬
‫ِن‬
Lillaahi Ta'aalaa).

9. Membaca Tasyahud awal:


3. Membaca doa iftitah
ُ‫هللاُب ْك َر ًة‬
ّ ُ‫ُلِلُكَثّ ْْي ًا َُوس ْب َح َان‬ ّ َّ ّ ‫ُهللا َُأ ْك ََبُكَب ّْْي ًا َُوالْ َح ْمد‬ ‫لس َالمُعَلَ ْيك‬ ّ َّ ّ ‫ُالط ّ ىي َبات‬
َُّ ‫ُلِلُا‬ َّ ‫ُالصلَ َوات‬ َّ ‫ُالتَّ ّح َّياتُالْم َب َار ََكت‬
َّ ‫ُ ّا ّ ىِن َُو َّ َّْجت َُو ْ َّّجيَ ُ ّل َّ َّّل ْيُفَ َط َر‬.ُ ‫ُ َوأَُ ّص ْي ً ُال‬
ُّ ‫الس َم َاو‬
‫ات‬ ُ َ َ‫اُوع‬
‫ِل‬ َ َ‫ُالس َالمُعَلَ ْين‬ ّ َّ ‫ُأَُّيه َاُالنَّ ّ هِب َُو َر ْحَة‬
َّ ‫ُالِل َُوبَ َر ََكته‬
ّ ْ ‫اُو َماُ َاَنَ ُ ّم َنُالْم‬
‫ُ ّا َّن َُص َال ّ ُْت‬.ُ‫ْش ّك ْ َْي‬ ُ َّ ‫ُأَ ْشهَدُأَ ْن َُْلُا ََلَُا َّْل‬,‫ُالصا ّل ّح َْي‬
‫ُالِل‬ ّ َّ ‫ُ ّع َبا ّد‬
َّ ‫ُالِل‬
َ ‫َُو ْاْل َا ْر َضُ َحنّ ْيفًاُم ْس ّل ًم‬
َُ ْ‫َُشي‬
‫ك‬ ّ َ ‫ُ َْل‬.ُ‫ُلِل َُر ّ ىبُالْ َعاُلَ ّم ْ َْي‬
ّ ّ ‫ات‬ ْ ّ ‫ِك َُو َم ْح َي َاي َُو َم َم‬ْ ّ ‫َُونس‬ َُ‫ِل َس ّ ىي ّدَُن‬ُ َ َ‫ُاللَّه َّم َُص ّ ىلُع‬,‫ُهللا‬ ّ ‫ُ َوأَ ْشهَدُأَ َّنُم َح َّمدً َاُرسول‬
َُ ْ ‫ُِلُا ّم ْرتُ َو َاَنَُُ ّم َنُالْم ْس ّل ّم‬
‫ْي‬ َ ّ ‫ُ ُ ََل َُوب َّذ‬ ‫ُم َح َّم ٍُد‬،
10. Disempurnakan dengan membaca
Artinya: "Allah maha besar, maha sempurna
shalawat Nabi setelah tasyahud
kebesaran-Nya. Segala puji bagi Allah, pujian
awal: Bacaan tasyahud akhir sama
yang sebanyak-banyaknya. Dan maha suci
dengan tasyahud awal yang ditambah
Allah sepanjang pagi dan petang.
dengan shalawat nabi.
Kuhadapkan wajahku kepada zat yang telah
menciptakan langit dan bumi dengan penuh َُ‫ُمَك َُصل َّ ْي َتُعَ هِل َُس ّ ىي ّدَُن‬، َ َ ‫ُ َوعَ َِلُألُّ َس ّ ىي ّدَُنَُُم َح َّم ٍد‬
ketulusan dan kepasrahan dan aku bukanlah َُ‫ِل َس ّ ىي ّدَُن‬ ُ ‫ُو ََُب ّركْ ُعَ ه‬، َ ‫ُ ِا ْب َرا ّه َْي َُوعَ هِلُألّ َُسُ ّ ىي ّدَُنَ ُِا ْب َرا ّه َْي‬
termasuk orang-orang yang musyrik.
Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku ُ ‫ُم َح َّم ٍدُ َوعَ َِلُألّ ُ َس ّ ىي ّدَُنَ ُم َح َّم ٍدُ َ َمَك ََُب َر ْك َتُعَ ه‬
‫ِل‬
dan matiku semuanya untuk Allah, penguasa َُ ْ ‫ُ ِّفُالْ َعاُلَ ّم‬،‫ُوعَ هِلُألّ ُ َس ّ ىي ّدَُنَ ُا ْب َرا ّه َْي‬،ُ
‫ْي‬ َ ‫ُ َس ّ ىي ّدَُنَ ُا ْب َرا ّه َْي‬
alam semesta. Tidak ada sekutu bagi-Nya dan ِ ِ
dengan demikianlah aku diperintahkan dan ‫ُحي ٌدُ َمجّ ي ٌُد‬ ّ َ ‫ان ََّك‬
ِ
aku termasuk orang-orang yang muslim."
11. Membaca salam.
4. Membaca surat Al-Fatihah pada tiap- ّ ‫ُا َّلس َالمُعَلَ ْي ُْك َُو َر ْحَة‬
ُ‫ُهللا‬
tiap rakaat.

5. Ruku’
ُ‫س ْب َح َان َُر ّ ى َِبُالْ َع ّظ ْ ّْي َُو ّ َِب ْم ّد ّه‬

Anda mungkin juga menyukai