Panduan Profesi KMB 2025
Panduan Profesi KMB 2025
Oleh : …
Tim Keperawatan Medikal Bedah
IDENTITAS MAHASISWA
Nama Lengkap :
Stambuk :
Alamat/Telp :
Foto
3x 4
Tanda tangan
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Allah Subhanahu Wa Ta’ala yang senantiasa
memberikan rahmat, hidayah, dan petunjuk-Nya, sehingga kami dapat menyusun
Panduan Profesi Keperawatan Medikal Bedah (KMB) ini. Panduan ini disusun
sebagai pedoman bagi mahasiswa, dosen, dan praktisi keperawatan dalam
memahami serta menerapkan konsep dan praktik Keperawatan Medikal Bedah
(KMB) secara lebih sistematis dan terstruktur.
Penyusunan panduan ini tidak terlepas dari dukungan berbagai pihak. Oleh karena
itu, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Ketua Program
Studi Profesi Ners Fakultas Keperawatan Universitas Hasanuddin, serta seluruh
tenaga pengajar dan praktisi yang telah memberikan kontribusi dalam bentuk
masukan, bimbingan, dan dukungan selama proses penyusunan panduan ini.
Kami menyadari bahwa Panduan Profesi KMB ini masih memiliki kekurangan dan
perlu pengembangan lebih lanjut. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kritik
dan saran yang membangun dari para pembaca guna penyempurnaan di masa
mendatang, sehingga panduan ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat
yang lebih luas.
Akhir kata, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh
Tim KMB serta rekan-rekan yang telah berkontribusi dalam memberikan materi,
ide, dan pemikiran yang sangat berharga. Semoga segala upaya yang telah
dilakukan menjadi amal jariyah dan memberikan manfaat bagi dunia keperawatan.
Kami berharap panduan ini dapat menjadi acuan yang bermanfaat bagi seluruh
pihak yang berkecimpung dalam bidang KMB dan mendorong kemajuan ilmu
keperawatan di Indonesia.
DAFTAR ISI
Hal
Sampul Halaman 0
TIM Keperawatan Medikal Bedah 1`
Identitas Mahasiswa 2
Kata Pengantar 3
Daftar Isi 4
Daftar Lampiran 6
BAB I Pendahuluan 8
A. Informasi Umum 8
B. Visi dan Misi 9
C. Profil Lulusan 10
BAB II Proses Pembelajaran 11
A. Tujuan Instruksional Umum dan 11
Sasaran Pembelajaran
B. Kompetensi 12
BAB III Proses Pembelajaran 20
A. Metode Pembelajaran dan 20
Pedoman Penugasan
B. Tata Tertib 24
C. Tempat Praktik 27
BAB IV Proses Pelaksanaan Praktik 29
A. Kegiatan Pembelajaran 29
B. Pelaksanaan Praktik Klinik 30
BAB V Evaluasi 35
A. Tujuan Evaluasi 35
B. Prosedur Evaluasi 35
C. Kriteria Kelulusan 35
DAFTAR LAMPIRAN
Hal
1. Bobot Penilaian 31
2. Format Laporan Pendahuluan 32
3. Format Laporan Kasus 33
4. Format Pengkajian Keperawatan 35
5. Format Analisa Masalah Keperawatan 43
6. Format Rencana Asuhan Keperawatan 44
7. Format Implementasi Keperawatan 45
8. Format Impelementasi dan Catatan Perkembangan/SOAP 46
(Subjektif, Objektif, Analisis dan Planning)
BAB I
PENDAHULUAN
A. Informasi Umum
2. Misi
a. Meningkatkan kualitas pendidikan keperawatan melalui
pemanfaatan sistem pendidikan terintegrasi berbasis
kompetensi, keterlibatan para profesional kesehatan dan
penyelenggaraan manajemen yang bertanggung jawab.
b. Melakukan kegiatan penelitian keperawatan yang berfokus
pada keperawatan tropis.
c. Menyelenggarakan pengabdian masyarakat keperawatan
berbasis bukti yang melibatkan mahasiswa.
d. Menerapkan tata kelola yang baik dan kepemimpinan yang
efektif dalam mengelola program studi.
e. Mengembangkan jaringan dengan pusat-pusat pendidikan,
penelitian dan pengabdian masyarakat di tingkat lokal,
nasional dan internasional.
3. Profil Lulusan
Profil lulusan yang dibebankan pada mata kuliah ini adalah:
a. Communicator: Melakukan komunikasi terapuetik kepada
pasien, keluarga dan masyarakat dalam pelayanan
kesehatan, dan komunikasi efektif dalam berkolaborasi
dengan tim kesehatan.
b. Health Educator dan Promoter: Melakukan edukasi dan
promosi kesehatan pada sistem klien untuk mencapai
kemandiriran dalam merawat dirinya dan peningkatan
derajat kesehatan keluarga dan komunitas.
c. Care Provider: Memberikan asuhan keperawatan
professional pada individu, keluarga, kelompok dan
masyarakat dalam rentang sehat sakit di tatanan klinik,
BAB II
Capaian Pembelajaran (CP)
C. Sub – CPMK
Sub-CPMK 1 Mengkaji dan mengidentifikasi secara holistik data – data
normal dan data patologis yang didapat melalui wawancara
pada pasien dan keluarga, pemeriksaan fisik, catatan medis
dan catatan keperawatan yang digunakan dilahan praktik
dan selanjutnya mengelompokkan data tersebut sesuai
dengan gangguan pemenuhan kebutuhan dasar manusia atau
sesuai dengan gangguan sistem tubuh kasus interna pada
tatalayanan kesehatan rumah sakit (CPMK 1)
Sub-CPMK 2 Menentukan tujuan jangka panjang dan jangka pendek dan
menetapkan kriteria pencapaian tujuan (CPMK 2)
Sub-CPMK 3 Merumuskan diagnosis keperawatan sesuai dengan analisis
data yang di dapat berdasarkan data objektif dan subjektif
yang tepat dan Merumuskan diagnosis actual maupun risiko
serta Menentukan prioritas diagnosis keperawatan (CPMK
3)
Sub-CPMK 4 Menetapkan serta merasionalisasikan Tindakan - tindakan
keperawatan yang tepat dalam mengatasi masalah yang
mencakup tindakan observasi keperawatan, terapi
keperawatan, pendidikan kesehatan, dan tindakan
kolaborasi. (CPMK 4)
D. Materi Terkait
Materi yang harus dikuasai adalah konsep medis dan konsep dasar
keperawatan secara teori serta asuhan keperawatan pada kasus nyata
mencakup:
1. Gangguan sistem integumen dan sensorik
2. Gangguan sistem musculoskeletal
3. Gangguan sistem neurologi
4. Gangguan sistem kardiovaskular, limfatik dan atau hematologi
5. Gangguan sistem respirasi
6. Gangguan sistem endokrin dan atau gastrointestinal
7. Gangguan sistem urinaria
BAB III
PROSES PEMBELAJARAN PROFESI KMB
Mata ajar Keperawatan Medikal Bedah (KMB) tahap profesi dirancang untuk mengembangkan kompetensi
mahasiswa dalam menerapkan konsep, prinsip, dan keterampilan klinis keperawatan pada pasien dewasa yang
mengalami gangguan fisiologis maupun perubahan struktural. Pembelajaran klinik ini bertujuan untuk
meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam melakukan asuhan keperawatan yang komprehensif, berbasis bukti,
dan berorientasi pada keselamatan pasien.
Untuk mencapai kompetensi yang diharapkan, pembelajaran klinik dalam KMB profesi menggunakan berbagai
metode yang sistematis dan terintegrasi. Setiap metode pembelajaran dirancang agar mahasiswa dapat memahami
teori serta mengaplikasikannya dalam lingkungan klinis secara langsung. Berikut adalah deskripsi dari setiap
metode pembelajaran yang digunakan dalam Profesi KMB:
Jenis Metode
Tujuan Jumlah Tahapan Prosedur
Penugasan Pembelajaran
Konsep Dasar Self-directed Memahami dan 6 laporan (1 per Konsep dasar medis dibuat sesuai
Medis learning, case- menjelaskan konsep minggu) kasus, dimana kasus ditentukan
based dasar medis terkait oleh Preseptor lahan melalui
Mahasiswa discussion, kasus yang kasus dan bahan rujukan yang
diwajibkan reflective ditemukan. sudah dibagikan atau diperoleh
membuat writing setiap minggunya di ruang
konsep dasar Menghubungkan praktik. Konsep dasar medis
medis konsep medis dibuat maksimal 2 halaman
berdasarkan dengan asuhan (tidak termasuk daftar pustaka)
kasus yang keperawatan yang dan sesuai dengan pedoman
diambil setiap diberikan. panduan Profesi KMB 2025.
minggunya.
Tugas Mengembangkan Pengumpulan dan diskusi konsep
mencakup keterampilan dasar medis dilaksanakan dihari
definisi dan analisis dan pertama praktik (setiap hari
etiologi, pemecahan masalah selasa) oleh pembimbing klinik
manifestasi klinis. dan atau pembimbing institusi.
klinis, Jika konsep dasar medis tidak
patofisiologi, ada, maka penugasan ini tidak
diagnosis akan dinilai.
medis,
tatalaksana
Jenis Metode
Tujuan Jumlah Tahapan Prosedur
Penugasan Pembelajaran
medis,
prognosis dan
komplikasi.
Konsep Dasar Self-directed Memahami konsep 6 laporan (1 per Konsep dasar keperawatan dibuat
Keperawatan learning, teori keperawatan minggu) berdasarkan kasus, dimana kasus
problem-base ditentukan oleh Preseptor lahan
Mahasiswa learning, critical Mengembangkan melalui kasus dan bahan rujukan
diwajibkan review, kemampuan yang sudah dibagikan atau
menyusun reflective menganalisis diperoleh setiap minggunya di
konsep dasar writing masalah ruang praktik. Konsep dasar
keperawatan keperawatan keperawatan dibuat maksimal 5
secara teoritis berdasarkan teori halaman (tidak termasuk daftar
sebelum yang valid. Pustaka) dan sesuai dengan
menangani pedoman panduan Profesi KMB
kasus nyata. Menyusun diagnosa 2025.
Tugas ini keperawatan, tujuan
mencakup: dan intervensi yang Pengumpulan dan diskusi konsep
Konsep berbasis evidence- dasar keperawatan dilaksanakan
penyakit dalam based practice. dihari pertama praktik (setiap
perspektif hari selasa) oleh pembimbing
keperawatan, Mengasah klinik dan atau pembimbing
Jenis Metode
Tujuan Jumlah Tahapan Prosedur
Penugasan Pembelajaran
Diagnosa kemampuan institusi. Jika konsep dasar
keperawatan berpikir kritis dalam keperawatan tidak ada, maka
potensial dan menghubungkan penugasan ini tidak akan
prioritas, teori dengan praktik dinilai.
tujuan dan klinis.
Intervensi
keperawatan
berbasis teori
Laporan Kasus Case-base Mengembangkan 6 laporan (1 per Laporan Kasus dibuat sesuai
learning, kemampuan analisis minggu) dengan pembagian kasus oleh
Mahasiswa problem-base klinis terhadap pembimbing lahan dan diagnosa
diwajibkan learning, critical kondisi pasien. medis kasus harus sesuai
menyusun review, dengan konsep medis dan
laporan kasus preceptorship, Meningkatkan konsep keperawatan yang telah
berdasarkan report keterampilan dibuat. Laporan kasus dibuat
pasien yang mengidentifikasi sesuai dengan pedoman panduan
ditangani. diagnosa Profesi KMB 2025.
Laporan ini keperawatan dan
mencakup: menyusun askrep Pengumpulan dan diskusi laporan
Pengkajian kasus dilaksanakan dihari
keperawatan, Mengaplikasikan terakhir praktik (setiap hari
Jenis Metode
Tujuan Jumlah Tahapan Prosedur
Penugasan Pembelajaran
Diagnosa evidence-based kamis atau jumat atau sabtu)
keperawatan, practice dalam oleh pembimbing klinik dan
Intervensi dan perawatan pasien. pembimbing institusi. Jika
implementasi laporan kasus tidak ada, maka
keperawatan Mengembangkan penugasan ini tidak akan
(berbasis kemampuan dinilai.
evidence base), dokumentasi klinis
Evaluasi sesuai standar
keperawatan, praktik
Patoflow keperawatan.
(diagram
patofisiologi) Memahami
yang harus patofisiologi
ditulis tangan, penyakit secara
Laporan ini lebih mendalam
harus berbasis
evidence-based
practice dan
disusun
sistematis
Jenis Metode
Tujuan Jumlah Tahapan Prosedur
Penugasan Pembelajaran
Evaluasi 1 Bedsite Mengembangkan 1 kali (pekan ke 3) Mahasiswa mengelola satu pasien
teaching, keterampilan nyata di unit medikal bedah.
Mahasiswa observasi dan mahasiswa dalam
melakukan wawancara, pengkajian pasien Melakukan pengkajian
pengkajian diskusi kasus secara langsung. keperawatan yang mencakup:
langsung Data subyektif dan obyektif
terhadap Melatih mahasiswa pasien, dan pemeriksaan fisik
pasien nyata dalam dengan diobservasi dan
yang ada di unit mengidentifikasi pendampingan oleh
keperawatan masalah pembimbing klinik dan
medikal bedah keperawatan awal institusi.
untuk berdasarkan kondisi
mengidentifikasi pasien. Mengidentifikasi Pemeriksaan
masalah penunjang yang relevan.
keperawatan Menyiapkan
awal. mahasiswa untuk Mengidentifikasi diagnosis
menyusun keperawatan potensial
intervensi berdasarkan temuan klinis.
keperawatan yang
lebih spesifik di Mendiskusikan hasil pengkajian
tahap evaluasi dan diagnosa potensial dengan
berikutnya. pembimbing klinik dan institusi.
Jenis Metode
Tujuan Jumlah Tahapan Prosedur
Penugasan Pembelajaran
Menyusun laporan singkat
(mengikuti format pengkajian
dan Analisa data) tentang hasil
pengkajian dan diagnosa
keperawatan potensial (sesuai
panduan KMB 2025).
Jenis Metode
Tujuan Jumlah Tahapan Prosedur
Penugasan Pembelajaran
diobservasi Mengembangkan berdasarkan SDKI atau NANDA-
preseptor keterampilan I, Perencanaan tujuan
institusi dan pengambilan keperawatan berbasis SLKI atau
klinik serta keputusan klinis NOC, Intervensi keperawatan
menyusun dalam menentukan berbasis SIKI atau NIC.
asuhan prioritas
keperawatan keperawatan. Menerapkan intervensi
lengkap keperawatan di lahan praktik dan
berdasarkan Menilai efektivitas mendokumentasikan tindakan
pasien nyata intervensi. yang dilakukan.
yang ditangani,
termasuk Melakukan evaluasi awal
pengkajian, terhadap respons pasien terhadap
diagnosa intervensi yang telah diberikan.
prioritas,
intervensi, Mendiskusikan asuhan
implementasi, keperawatan yang telah
dan evaluasi diterapkan dengan pembimbing
awal. klinik.
Mendokumentasikan hasil
evaluasi awal dari tindakan yang
Jenis Metode
Tujuan Jumlah Tahapan Prosedur
Penugasan Pembelajaran
diberikan.
Jenis Metode
Tujuan Jumlah Tahapan Prosedur
Penugasan Pembelajaran
Mengembangkan (Pengkajian Keperawatan),
kemampuan Edukasi Kesehatan (Pemberian
mahasiswa dalam Pendidikan Kesehatan kepada
menganalisis kasus Pasien/Keluarga), Tindakan
secara holistik dari Perawat (Intervensi
pengkajian hingga Keperawatan),
evaluasi akhir.
Setiap dimensi memiliki durasi
maksimal 15-30 menit sesuai
kompleksitas kasus.
Jenis Metode
Tujuan Jumlah Tahapan Prosedur
Penugasan Pembelajaran
feedback yang diperoleh dari
preseptor.
Evaluasi Akhir Try Out Uji Mengukur kesiapan 80 soal pilihan Mahasiswa mengikuti ujian TO
Kompetensi mahasiswa dalam ganda berbasis UKNI sesuai jadwal
Ners Indonesia menghadapi Uji kasus klinis
Kompetensi Ners
Indonesia (UKNI)
dan mengevaluasi
pemahaman serta
penerapan asuhan
keperawatan
medikal bedah
berbasis standar
kompetensi.
B. Tata tertib
Berikut ini merupakan tata tertib praktik Profesi KMB yang harus
dipatuhi baik oleh mahasiswa maupun Preseptor Pendamping.
Tata Tertib Umum
1. Praktik dimulai dari hari senin s.d sabtu
2. Setiap mahasiswa diwajibkan hadir tepat waktu, sesuai dengan
waktu yang telah ditentukan yaitu :
a. Pagi Pukul 07.00 s.d 14.00 WITA Istirahat selama 1 jam
disesuaikan dengan aktivitas ruangan.
b. Sore Pukul 14.00 s.d 21.00 WITA Istirahat selama 1 jam
disesuaikan dengan aktivitas ruangan.
c. Malam Pukul 21.00 s.d 07.00 WITA.
Jika mahasiswa terlambat lebih dari 15 menit, maka dianggap
tidak hadir.
3. Mahasiswa menggunakan atribut lengkap (name tag, lanyard yang
berlogo UNHAS). Apabila yang digunakan tidak lengkap,
mahasiswa tidak diperkenankan mengikuti kegiatan Praktik.
4. Libur pada tanggal merah dikalender berlaku pada hari raya besar
keagamaan (misalnya natal, idul fitri, idul adha, waisak, nyepi dan
hari raya besar konghuzu).
5. Jika selama program profesi mahasiswa absen tanpa berita,
mahasiswa diharuskan menggati dinas selama 2 hari, jika
sakit/izin/terlambat mengganti dinas 1 hari.
6. Dalam 1 (satu) hari praktik berlaku 1 (satu) kali shif/dinas.
7. Tidak dibenarkan menukar/menganti jadwal praktik yang telah
ditentukan tanpa sepengetahuan pembimbing
BAB IV
EVALUASI
A. Tujuan Evaluasi
Secara umum evaluasi praktik Klinik KMB tahap profesi, bertujuan untuk
menilai pencapaian kompetensi mahasiswa dalam menerapkan proses
asuhan keperawatan pada area KMB .
B. Prosedur Evaluasi
C. Kriteria kelulusan
LAMPIRAN
PRAKTIK PROFESI
KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH
BOBOT PENILAIAN
No Aspek Penilaian
Bobot
1. Laporan pendahuluan konsep medis 5%
Keterangan:
1. Kehadiran 100%
2. Sikap, kedisiplinan dan perilaku dinilai pada setiap aspek penilaian
Dibuat dalam format A4, times new roman font 12 dengan margin 2
cm spasi 1,5 (khusus tabel spasi 1 times new roman font 11),
maksimal 2 halaman (tidak termasuk daftar pustaka dan halaman
sampul), Menggunakan kutipan sesuai APA 7th edition.
Mampu menyampaikan
argumen berbasis literatur dan
analisis kritis
Interaksi dan Diskusi Responsif terhadap pertanyaan, 20
memberikan jawaban berbasis
ilmiah
Dibuat dalam format A4, times new roman font 12 dengan margin 2
cm spasi 1,5 (khusus tabel spasi 1 times new roman font 11),
maksimal 5 halaman (tidak termasuk daftar pustaka dan halaman
sampul), Menggunakan kutipan sesuai APA 7th edition.
g. Kesimpulan
− Ringkasan utama dari konsep dasar keperawatan dalam laporan
ini.
h. Daftar Pustaka (minimal 5 sumber text book atau jurnal 8 tahun
terakhir)
Mampu menyampaikan
argumen berbasis literatur dan
analisis kritis
Interaksi dan Diskusi Responsif terhadap pertanyaan, 15
memberikan jawaban berbasis
ilmiah
Dibuat dalam format A4, times new roman font 12 dengan margin 2
cm spasi 1,5 (khusus tabel spasi 1 times new roman font 11),
Menggunakan kutipan sesuai APA 7th edition.
FORMAT PENGKAJIAN
KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH
Nama/RM :
Jenis Kelamin :
Umur :
Ruangan :
Data Pengkajian
Tanggal : Jam : S: P: N: SaO2 :
Cara dengan : TD :
⃝ Jalan kaki ⃝ Kursi roda Cara Ukur : ⃝ Berdiri ⃝ Berbaring
⃝ Brankard ⃝ Lainnya : ⃝ Duduk
Datang melalui : TB : BB : IMT :
⃝ UGD ⃝ Poliklinik
⃝ OK ⃝ Lainnya :
Diagnosa Masuk :
Diagnosis Medis :
Keluhan utama :
⃝ Gangguan penciuman :
HIDUNG
⃝ Batuk : ⃝ Dispnea
⃝ Wheezing: ⃝Kanan atas/bawah
⃝Kiri atas/bawah ⃝ Modulasi O2 : …lpm via…
Catatan :
⃝ Takikardi : ⃝ Iregular:
⃝ Tingling : ⃝ Edema :
⃝ Bradikardi: ⃝ Murmur:
VASKULAR
KARDIO
⃝ Distensi ⃝ Hipoperistaltik :
⃝ Anoreksia: ⃝ Diare: ⃝ Inkontinensia
⃝ Rigiditas ⃝ Hiperperistaltik: ⃝ Disfagia
INTESTINAL
⃝ Konstipasi ⃝ Ostomi
GASTRO
⃝ Urostomy ⃝ Kehamilan
Catatan :
Catatan :
tidur bantuan
Mobilitas 1. Tidak 2.Sangat 3.Agak 4.Bebas
Mampu terbatas terbatas bergerak
bergerak
Inkontine 1. Inkontine 2.Selalu 3.Kadang- 4.Inkontinen
nsia nurin inkontinen kadang
dan alvi urin inkontinen
urin
Ket : Skor
< 12 : resiko tinggi decubitus, 12-15 resiko sedang
decubitus, 16-20 : resiko rendah
Total Skor =
Keterangan :
0-24 : tidak beresiko, 25-50 : resiko rendah, > 50 : resiko tinggi
Skala nyeri : ⃝ Skala angka ⃝ Face scale
Lokasi :
Onset :
Paliatif :
Kualitas :
Medikasi :
Efek nyeri :
NYERI
FORMAT
ANALISA MASALAH KEPERAWATAN
No.RM : ......................
Inisial Pasien : .....................
FORMAT
RENCANA ASUHAN KEPERAWATAN
No.R.M : ....................
Inisial Pasien : ...................
Diagnosa Tujuan/
No. Intervensi Rasional
Keperawatan Sasaran
Diagnosa Keperawatan:
Catatan Implementasi
Hari 1 Hari 2 Hari 3 Hari 4 Hari 5
Jam:
Implementasi:
Catatan Perkembangan
Hari 1 Hari 2 Hari 3 Hari 4 Hari 5
Jam
S:
O:
A:
P:
NB: Catatan perkembangan dibuat setiap hari
DAFTAR PUSTAKA
Brunner, L. S., Suddarth, D. S., & Smeltzer, S. C. (2018). Brunner & Suddarth's
Textbook of Medical-Surgical Nursing (14th ed.). Wolters Kluwer.
Moorhead, S., Swanson, E., Johnson, M., & Maas, M. (2018). Nursing
Outcomes Classification (NOC): Measurement of Health Outcomes (6th ed.).
Elsevier.