0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan43 halaman

Laporan PKP 2022 Rev 1

Laporan Kinerja Puskesmas Banjarangkan I tahun 2022 mencakup penilaian kinerja yang bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelayanan kesehatan dan manajemen puskesmas. Penilaian ini melibatkan analisis situasi, pengumpulan data, dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian kinerja serta mengidentifikasi masalah yang perlu diatasi. Hasil penilaian akan digunakan untuk perencanaan kegiatan dan pengembangan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.

Diunggah oleh

primawati14
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
18 tayangan43 halaman

Laporan PKP 2022 Rev 1

Laporan Kinerja Puskesmas Banjarangkan I tahun 2022 mencakup penilaian kinerja yang bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas pelayanan kesehatan dan manajemen puskesmas. Penilaian ini melibatkan analisis situasi, pengumpulan data, dan pengolahan informasi untuk menentukan pencapaian kinerja serta mengidentifikasi masalah yang perlu diatasi. Hasil penilaian akan digunakan untuk perencanaan kegiatan dan pengembangan kesehatan masyarakat di wilayah tersebut.

Diunggah oleh

primawati14
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOCX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

2022

LAPORAN KINERJA PUSKESMAS


(PKP)
UPTD PUSKESMAS BANJARANGKAN

UPTD PUSKESMAS
BANJARANGKAN I

Banjarangkan, Klungkung, Bali 80752


Tlp.(0366) 23856 Tlp.(0366) 23856
Email pusk_banjarangkan1@yahoo.co.id
DAFTAR ISI

BAB I PENDAHULUAN ...................................................................... 1


1.1. Latar Belakang .............................................................. 1
1.2. Pengertian ..................................................................... 2
1.3. Tujuan dan Manfaat Penilaian Kinerja Puskesmas ......... 4
1.4. Ruang Lingkup Penilaian Kinerja Puskesmas ................. 5
BAB II PELAKSANAAN PENILAIAN KINERJA ....................................... 12
2.1. Analisa Situasi ................................................................ 12
1. Situasi Lingkungan Eksternal Puskesmas .................. 12
2. Kondisi Internal Puskesmas........................................ 12
2.2. Pelaksanaan ................................................................... 12
1. Rapat Penilaian Kinerja ................................................ 12
2. Pengumpulan Data ...................................................... 12
3. Pengolahan Data ......................................................... 12
1. Cara Penilaian .............................................................. 12
5. Analisa dan Langkah Pemecahan ................................ 12
BAB III HASIL DAN PEMBAHASAN...................................................... 15
3.1. Hasil Kinerja Cakupan Pelayanan ................................... 15
3.2. Hasil Kinerja Cakupan Manajemen.................................. 26
3.3. Analisa Data ................................................................... 26
3.4. Prioritas Masalah ............................................................ 15
3.5. Akar Penyebab Masalah.................................................. 26
3.6. Alternatif Pemecahan Masalah....................................... 26
BAB IV PENUTUP ............................................................................... 39
4.1. Kesimpulan .................................................................... 39
4.2. Saran ............................................................................. 39
LAMPIRAN ……………………………………………………………………………. 40
BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang

Pusat Kesehatan Masyarakat yang dikenal dengan sebutan


Puskesmas adalah Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) yang
bertanggung jawab atas kesehatan masyarakat di wilayah kerjanya
pada satu atau bagian wilayah kecamatan. Dalam Peraturan Menteri
Kesehatan Nomor 43 Tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan
Masyarakat dinyatakan bahwa Puskesmas berfungsi
menyelenggarakan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) dan Upaya
Kesehatan Perseorangan (UKP) tingkat pertama. Puskesmas
merupakan Unit Pelaksana Teknis Dinas Kesehatan Kabupaten /
Kota, sehingga dalam melaksanakan tugas dan fungsinya mengacu
pada kebijakan pembangunan kesehatan Pemerintah Daerah
Kabupaten / Kota bersangkutan, yang tercantum dalam Rencana
Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Lima
Tahunan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota.
UPTD Puskesmas Banjarangkan I adalah Unit Pelaksana Teknis
Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung yang bertanggung jawab
terhadap pembangunan kesehatan di wilayah Kecamatan
Banjarangkan dengan visi yaitu “Terwujudnya pelayanan kesehatan
yang bermutu menuju Kecamatan Banjarangkan sehat yang unggul
dan sejahtera”. Pembangunan kesehatan bertujuan untuk
terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan upaya
kesehatan masyarakat yang dapat menjangkau semua lapisan
masyarakat. Agar upaya kesehatan terselenggara secara optimal,
maka puskesmas harus melaksanakan manajemen dengan baik
untuk menghasilkan kegiatan efektif yang efisien.
Manajemen puskesmas yang baik terdiri dari perencanaan,
pelaksanaan dan pengendalian serta pengawasan, pertanggung
jawaban dan harus dilakukan penilaian (output/outcome).
Pelaksanaan penilaian hasil kegiatan puskesmas atau kinerja
puskesmas ini meliputi serangkaian kegiatan yang dimulai sejak awal
tahun anggaran pada saat penyusunan yang meliputi penilaian
puskesmas dan jaringannya, yaitu puskesmas pembantu serta
berbagai UKBM serta upaya pemberdayaan masyarakat lainnya.
Untuk mengevaluasi kinerja puskesmas, Dinas Kesehatan
Kota/Kabupaten menggunakan instrumen Penilaian Kinerja
Puskesmas (PKP).
Instrumen PKP disusun memuat berbagai jenis kegiatan
puskesmas yang harus dilakukan agar dapat dinilai kinerjanya.
Tujuan dari sebuah sistem penilaian kinerja adalah untuk mengukur
dan menilai secara kuantitatif pencapaian tujuan dan tugas
organisasi. Hasil penilaian kinerja organisasi pada sektor publik
selain akan mampu menunjukkan kinerja organisasi dapat juga
menunjukkan kesesuaian penggunaan dana.

1.2. Pengertian
Penilaian Kinerja Puskesmas adalah suatu proses yang obyektif
dan sistematis dalam mengumpulkan, menganalisis dan
menggunakan informasi untuk menentukan seberapa efektif dan
efisien pelayanan Puskesmas disediakan, serta sasaran yang dicapai
sebagai penilaian hasil kerja / prestasi Puskesmas. Penilaian Kinerja
Puskesmas dilaksanakan oleh Puskesmas dan kemudian hasil
penilaiannya akan diverifikasi oleh dinas kesehatan kabupaten /
kota.
Penilaian Kinerja Puskesmas adalah suatu proses yang obyektif
dan sistematis dalam mengumpulkan, menganalisis dan
menggunakan informasi untuk menentukan seberapa efektif dan
efisien pelayanan Puskesmas disediakan, serta sasaran yang dicapai
sebagai penilaian hasil kerja/prestasi Puskesmas. Penilaian Kinerja
Puskesmas dilaksanakan oleh Puskesmas dan kemudian hasil
penilaiannya akan diverifikasi oleh dinas kesehatan kabupaten/kota.
Pelaksanaan penilaian dimulai dari tingkat Puskesmas
sebagai instrumen mawas diri karena setiap Puskesmas melakukan
penilaian kinerjanya secara mandiri, kemudian Dinas Kesehatan
Kabupaten/Kota melakukan verifikasi hasilnya. Adapun aspek
penilaian meliputi hasil pencapaian cakupan dan manajemen
kegiatan termasuk mutu pelayanan (khusus bagi Puskesmas yang
telah mengembangkan mutu pelayanan).
Adapun aspek penilaian meliputi hasil pencapaian pelaksanaan
pelayanan kesehatan dan manajemen Puskesmasn. Berdasarkan
hasil verifikasi, dinas kesehatan kabupaten/kota menetapkan
Puskesmas kedalam kelompoknya sesuai dengan pencapaian
kinerjanya.
Pelaksanaan penilaian kinerja Puskesmas di tingkat Puskesmas:
1. Kepala Puskesmas membentuk tim kecil Puskesmas untuk
melakukan kompilasi hasil pencapaian.
2. Masing-masing penanggung jawab kegiatan melakukan
pengumpulan data pencapaian, dengan memperhitungkan
cakupan hasil (output) kegiatan dan mutu bila hal tersebut
memungkinkan.
3. Hasil kegiatan yang diperhitungkan adalah hasil kegiatan
pada periode waktu tertentu. Penetapan periode waktu
penilaian ini dilakukan oleh dinas kesehatan kabupaten/kota
bersama Puskesmas. Sebagai contoh periode waktu
penilaian adalah bulan Januari sampai dengan bulan
Desember.
4. Data untuk menghitung hasil kegiatan diperoleh dari
Sistem Informasi Puskesmas, yang mencakup pencatatan
dan pelaporan kegiatan Puskesmas dan jaringannya; survei
5. lapangan; laporan lintas sektor terkait; dan laporan jejaring
fasilitas pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya.
6. Penanggung jawab kegiatan melakukan analisis terhadap
hasil yang telah dicapai dibandingkan dengan target yang
ditetapkan, identifikasi kendala/hambatan, mencari
penyebab dan latar belakangnya, mengenali faktor-faktor
pendukung dan penghambat.
7. Bersama-sama tim kecil Puskesmas, menyusun rencana
pemecahannya dengan mempertimbangkan kecenderungan
timbulnya masalah (ancaman) ataupun kecenderungan
untuk perbaikan (peluang).
8. Dari hasil analisa dan tindak lanjut rencana
pemecahannya, dijadikan dasar dalam penyusunan Rencana
Usulan Kegiatan untuk tahun (n+2). n adalah tahun
berjalan.
9. Hasil perhitungan, analisis data dan usulan rencana
pemecahannya disampaikan ke dinas kesehatan
kabupaten/kota yang selanjutnya akan diberi umpan balik
oleh dinas kesehatan.
Pengelompokan Puskesmas berdasarkan hasil penilaian
kinerjanya ditetapkan, setelah ada verifikasi dari dinas kesehatan
kabupaten/kota, terhadap hasil penilaian kinerja Puskesmas yang
telah disampaikan (format penilaian kerja seperti contoh pada
formulir 12 terlampir). Berdasarkan hasil penilaian kinerjanya,
Puskesmas dikelompokkan menjadi 3 (tiga), yaitu :
1. Kelompok I : Puskesmas dengan tingkat kinerja baik :
a. Cakupan hasil pelayanan kesehatan dengan tingkat
pencapaian hasil > 91%.
b. Cakupan hasil manajemen dengan tingkat pencapaian hasil
≥8,5.
2. Kelompok II : Puskesmas dengan tingkat kinerja cukup :
a. Cakupan hasil pelayanan kesehatan dengan tingkat
pencapaian hasil 81 – 90%.
b. Cakupan hasil manajemen dengan tingkat pencapaian hasil
5,5 – 8,4.
3. Kelompok III: Puskesmas dengan tingkat kinerja kurang:
a. Cakupan hasil pelayanan kesehatan dengan tingkat
pencapaian hasil ≤ 80%.
b. Cakupan hasil manajemen dengan tingkat pencapaian hasil <
5,5.

1.3. Tujuan dan Manfaat Penilaian Kinerja Puskesmas


1. Tujuan

a. Tujuan Umum
Untuk mengetahui tingkat kinerja UPTD Puskesmas
Banjarangkan I dalam rangka mendukung pencapaian tujuan
pembangunan kesehatan.
b. Tujuan Khusus
1) Mendapatkan gambaran tingkat kinerja Puskesmas
(pencapaian hasil cakupan dan mutu kegiatan serta
manajemen UPTD Puskesmas Banjarangkan I) pada akhir
tahun kegiatan.
2) Mendapatkan informasi analisis kinerja UPTD Puskesmas
Banjarangkan I.
3) Menetapkan tingkat urgensi suatu kegiatan untuk
dilaksanakan segera pada tahun yang akan datang
berdasarkan prioritasnya.
4) Memberikan masukan dalam penyusunan rencana
kegiatan UPTD Puskesmas Banjarangkan I dan Dinas
Kesehatan Kabupaten Klungkung untuk tahun yang akan
datang.
5) Sebagai upaya melengkapi dokumen untuk persyaratan
akreditasi Puskesmas.
2. Manfaat Penilaian Kinerja Puskesmas
a. Puskesmas mengetahui tingkat pencapaian (prestasi)
kunjungan dibandingkan dengan target yang harus
dicapainya.
b. Puskesmas dapat melakukan identifikasi dan analisis
masalah, mencari penyebab dan latar belakang serta
hambatan masalah kesehatan diwilayah kerjanya
berdasarkan adanya kesenjangan pencapaian kinerja
Puskesmas (output dan outcome).
c. Puskesmas dan Dinas Kesehatan Kabupaten / Kota dapat
menetapkan tingkat urgensi suatu kegiatan untuk
dilaksanakan segera pada tahun yang akan datang
berdasarkan prioritasnya.
d. Dinas Kesehatan Kabupaten / Kota dapat menetapkan dan
mendukung kebutuhan sumberdaya Puskesmas dan urgensi
pembinaan Puskesmas.

1.4. Ruang Lingkup Penilaian Kinerja Puskesmas


Ruang lingkup penilaian kinerja puskesmas :
1. Pencapaian cakupan pelayanan kesehatan, meliputi :
a. UKM Esensial (pelayanan promosi kesehatan termasuk UKS,
pelayanan kesehatan lingkungan, pelayanan kesehatan ibu,
anak dan keluarga berencana, pelayanan gizi dan pelayanan
pencegahan dan pengendalian penyakit, perawatan
kesehatan masyarakat).
b. UKM pengembangan
c. UKP
2. Pelaksanaan manajemen puskesmas, meliputi :
a. Proses penyusunan perencanaan, penggerakan pelaksanaan
dan pelaksanaan penilaian kinerja.
b. Manajemen sumber daya.
c. Manajemen Keuangan dan Barang Milik Negara / Daerah.
d. Manajemen Pemberdayaan masyarakat.
e. Manajemen data dan informasi.
f. Manajemen program.
g. Mutu pelayanan Puskesmas (Penilaian input, proses, output
dan outcome

BAB II
PELAKSANAAN PENILAIAN

2.1. Analisa Situasi


1. Situasi Lingkungan Eksternal UPTD Puskesmas Banjarangkan I
a. Geografi

UPTD Puskesmas Banjarangkan I berada di Desa Tusan,


Kecamatan Banjarangkan. Di Kecamatan Banjarangkan terdapat 2
puskesmas, Yaitu UPTD Puskesmas Banjarangkan I dan UPTD
Puskesmas Banjarangkan II. UPTD Puskesmas Banjarangkan I
mewilayahi 7 Desa 29 dusun dengan luas wilayah sebesar 21,55 km
persegi. Semua desa mudah dijangkau dengan waktu tempuh kurang
dari 20 menit dengan kendaraan bermotor, jalan-jalan umum sudah
diaspal. Adapun desa yang ada di Wilayah UPTD Puskesmas
Banjarangan I adalah sebagai berikut :

Tabel 1
Desa Yang Ada di Wilayah UPTD. Puskesmas Banjarangkan I

Jarak Tempuh ke Puskesmas Waktu


No Desa
(dengan sepeda motor) Tempuh
1. Tohpati 11 km 16 menit
2. Bungbungan 8,9 km 13 menit
3. Nyalian 6,2 km 10 menit
4. Bakas 3,6 km 7 menit
5. Tusan 500 meter 1 menit
6. Banjarangkan 1,7 km 4 menit
7. Negari 3,6 km 7 menit
Batas-batas wilayah adalah sebagai berikut :
Utara : Wilayah Kabupaten Bangli
Barat : Wilayah Kabupaten Gianyar
Timur : Wilayah UPTD. Puskesmas Banjarangkan II
Selatan : Samudra Indonesia
UPTD. Puskesmas Banjarangkan I terletak di koordinat -
8.544488628077186, 115.36726469371087, dengan jarak 6 km
sebelah barat Kota Semarapura memerlukan waktu tempuh kurang
lebih 10 menit dengan sepeda motor. Seperti daerah tropis lainnya,
UPTD. Puskesmas Banjarangkan I memiliki 2 musim yaitu musim
hujan dan musim kemarau. Musim penghujan terjadi pada Bulan
September sampai dengan April dengan puncaknya sekitar Oktober
dan Desember.

Wilayah Kerja UPTD. Puskesmas Banjarangkan I

b. Demografi
Jumlah penduduk diwilayah kerja UPTD. Puskesmas
Banjarangkan I tahun 2022 adalah 26.133 jiwa, terdiri dari 13.027
jiwa adalah laki-laki dan 13.106 jiwa adalah penduduk perempuan,
dengan rincian sebagai berikut :

Tabel 2.
Komposisi Penduduk Menurut Pusdatin dan Jumlah KK
di Wilayah Kerja UPTD. Puskesmas Banjarangkan I Tahun 2022

JML PDDK BAYI BAYI RESTI BALITA


N
DESA P PUS
O LK PR JML LK PR JML LK JML LK PR JML
R

1 TOHPATI 394 800 1606 7 8 15 2 1 3 46 45 91 238

BUNGBUNGAN 21 20 10 10
2 44 3 2 5 202 586
833 1774 3627 1 1
3 NYALIAN 1310 2871 5706 24 25 86 6 5 11 19 18 372 871
1 1

4 BAKAS 554 1213 2435 20 12 29 3 2 5 84 77 161 400

TUSAN 10 11 11 11
5 55 4 4 8 231 581
1058 2161 4385 5 3
BANJARANGKAN 28 25 16 16
6 73 6 7 13 324 805
1330 2805 5514 6 8

7 NEGARI 692 1484 2993 37 35 30 2 3 5 72 72 144 418

1310 2626 16 14 82 75 152 389


PUSKESMAS 308 26 24 50
6171 8 6 0 8 6 7 5 9

Tabel 3.
Data penduduk sasaran
Tahun 2022

Jumlah Penduduk Sasaran Program


Anak
Usia Usila
Sekolah
Perempuan

SMA/MA Kelas 10
AnakBalita
Bayi 0-1

SD / MI Kelas1

No
Desa
Balita

Bumil

Perempu an
Bulin
PUS

.
laki

KK

Kelas 7

Jumlah
Laki

1. TOHPATI 789 803 394 18 67 85 257 20 20 21 0 0 173 161 334

2. BUNGBUNGAN 1914 1806 833 39 176 215 570 43 46 38 0 0 305 384 689

NYALIAN 11 693 138


3. 69 250 319 908 76 82 89 0 689
2824 2867 1310 7 2

4. BAKAS 1244 1224 554 22 113 135 408 24 29 25 0 0 185 182 367

TUSAN 33 360
5. 54 197 251 580 60 61 62 0 335 695
2224 2161 1058 2
BANJARANGKA 36 415
6. 72 257 329 815 79 9132 76 0 418 833
N 2711 2808 1330 9

7 NEGARI 1577 1577 692 34 125 159 402 37 32 31 0 0 269 296 565

TOTAL 1328 1310 118 149 394 29 48 33 237 249 486


339 349
3 13158 8 308 5 3 0 6 6 2 4 1 5

c. Jejaring

Tabel 4
Data jejaring dan jaringan pelayanan puskesmas
Tahun 2022
NO. PROFESI JUMLAH KETERANGAN
1. Puskesmas pembantu
2. Klinik
3. Dokter praktek mandiri
4. Dokter gigi praktek mandiri
5. Bidan Praktek Mandiri
6. Perawat praktek mandiri
7. Apotek
8. Toko obat

d. Data Dukungan Peran Serta Masyarakat

Tabel 5.
Data Posyandu Balita di Wilayah UPTD Puskesmas Banjarangkan I
Tahun 2022

DATA POSYANDU
DESA /
NO TAHUN
KELURAHAN NAMA STRATA
PENDIRIAN
1 Tohpati Santi Mandala 1995 Purnama
2 Tohpati Kumara Santi 1994 Purnama
3 Bungbungan Kumara Asrama 1992 Purnama
4 Bungbungan Kumara Giri 1996 Purnama
5 Bungbungan Kumara Kusuma 1996 Purnama
6 Bungbungan Kumara Dwipa 1996 Purnama
7 Nyalian Pekandelan 1996 Purnama
8 Nyalian Kelodan 1990 Purnama
9 Nyalian Geria 1990 Purnama
10 Nyalian Dukuh 1990 Purnama
11 Nyalian Kapit 1990 Purnama
12 Nyalian Pemenang 1990 Purnama
13 Nyalian Umanyar 1995 Purnama
14 Nyalian Tegal Wangi 1997 Purnama
15 Bakas Mawar 1994 Purnama
16 Bakas Mekar Sari 1995 Purnama
17 Bakas Suka Maju 1997 Purnama
18 Tusan Mawar 1994 Purnama
DATA POSYANDU
DESA /
NO TAHUN
KELURAHAN NAMA STRATA
PENDIRIAN
19 Tusan Nusa Indah 1993 Purnama
20 Tusan Kamboja 1993 Purnama
21 Tusan Melati 1993 Purnama
22 Banjarangkan Bina Sentana I 1991 Purnama
23 Banjarangkan Bina Sentana II 1998 Purnama
24 Banjarangkan Dharma Kumara 1999 Purnama
25 Banjarangkan Kamboja 1999 Purnama
26 Banjarangkan Tunjung Mekar 2000 Purnama
27 Banjarangkan Kerta Wahyu 1992 Purnama
28 Negari Tunjung Sari 1989 Purnama
29 Negari Puspa Sari 1989 Purnama
30 Negari Tegal Asri 1989 Purnama

Tabel 6.
Data Posbindu PTM di Wilayah UPTD Puskesmas Banjarangkan I
Tahun 2022

DESA / DATA POSBINDU PTM


NO
KELURAHAN NAMA TIPE
1 Tohpati Posbindu Tohpati Dasar
2 Bungbungan Posbindu Bumbungan Dasar
3 Nyalian Posbindu Nyalian Dasar
4 Bakas Posbindu Bakas Dasar
5 Tusan Posbindu Tusan Dasar
6 Banjarangkan Posbindu Banjarangkan Dasar
7 Banjarangkan Posbindu Koripan Dasar
8 Negari Posbindu Negari Dasar
9 Negari Posbindu Sarimerta Dasar
10 Negari Posbindu Tegal Besar Dasar

Tabel 7.
Jumlah Kader UKBM di Wilayah UPTD Puskesmas Banjarangkan I
Tahun 2022

N Keterangan Desa
Bungbungan

Banjarangka
o

Tohpati

Nyalian

Negari
Bakas

Tusan

Total
1 Jumlah Kader Kesehatan
a. Kader Desa Siaga 2 2 2 2 2 2 2 14
b. Kader Posyandu 10 20 40 15 20 30 15 150
c. Kader Posbindu 5 0 0 5 5 10 6 31
d. Kader Jumantik 5 5 40 5 8 25 15 103
2 Kader Aktif 22 27 47 27 32 47 28 230
3 Batra 2 1 2 1 1 1 3 11
4 Mantri Husada 0 0 0 0 0 0 0 0
5 Pasukan SBH Kec. 0 0 0 0 0 0 0 0
6 TOGA 1 1 1 1 1 1 1 7
7 Dokter Kecil 20 40 80 40 40 60 60 340

Tabel 8.
Data Sekolah di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Banjarangkan I
Tahun 2022

Jumlah Siswa Jumlah


Tingkat
No. Ruang Kader Guru Ket.
Sekolah Laki Perempuan Sekolah
UKS UKS UKS
TK 183 179 11 11 - -
1. PAUD 37 37 18 - - -
RA - - - - - -
Belum
SD 999 975 17 17 340 17
dilatih
2.
MI - - - - - -
SDLB - - - - - -
SMP 606 740 2 2 0 6
3. MTs - - - - - -
SMPLB - - - - - -
SMA 471 420 1 1 0 1
4.
MA - - - - - -
Jumlah 2296 2351 49 31 245 24

2. Kondisi Internal UPTD Puskesmas Banjarangkan I


1. Visi dan Misi
Adapun visi dan misi UPTD Puskesmas Banjarangkan I adalah
sebagai berikut :
a. Visi :
Terwujudnya Pelayanan Kesehatan Yang Bermutu menuju
Kecamatan Banjarangkan Sehat yang Unggul dan Sejahtera.
b. Misi :
1) Menyelenggarakan pelayanan kesehatan tingkat pertama
yang bermutu dan merata.
2) Mendorong kemandirian masyarakat untuk berperan aktif
dalam pembangunan kesehatan.
3) Meningkatkan kualitas SDM Puskesmas.
4) Mengembangkan sarana dan prasarana yang mengutamakan
kualitas pelayanan.

2. Ketenagaan Puskesmas
Tabel 9.
Data Kepegawaian UPTD Puskesmas Banjarangkan I Tahun 2022

ASN / KONTRAK
NO. PROFESI PENGABDIAN JML
PNS DAERAH
1. Dokter 3 1 - 4
2. Terapis Gigi dan Mulut 3 - - 3
3. Dokter Gigi 2 - - 2
Ahli Teknologi
4. Laboratorium Medik / 1 1 - 2
Analis
5. Perawat 11 12 2 25
6. Apoteker - 1 - 1
7. Asisten Apoteker 1 1 - 2
8. Bidan 16 7 3 26
9. Sanitarian 2 0 - 2
10. Ahli Gizi 1 1 - 2
11. Ka. Sub. Bag. Tu 1 - - 1
12. Administrasi - 6 - 6
13. Sopir - 1 - 1
14. Cleaning Service - 2 - 2
15. Ahli Kemasyarakatan - 1 - 1
16. Akuntan 1 2 - 3
17. JMD - 1 - 1
Jumlah 42 23 5 80

3. Sarana dan Prasarana Puskesmas


Tabel 10.
Data Sarana dan Prasarana
UPTD Puskesmas Banjarangkan I Tahun 2022

NO. SARANA JUMLAH KONDISI KETERANGAN


1. Bangunan puskesmas induk 3
2. Bangunan Puskesmas pembantu 3
3. Ambulan roda 4 2
4. Puskesmas keliling 1
5. Kendaraan roda 2 11

4. Data Dukung Keuangan


Tabel 11.
Ringkasan Data Keuangan
UPTD Puskesmas Banjarangkan I Tahun 2022
NO. SUMBER JUMLAH TOTAL
1. PENDAPATAN
a. Kapitasi 1.508.987.10
0,00

b. Non kapitasi 52.181.200,0


0
c. Umum 63.130.500
d. Prolanis 40.700.900
2. REALISASI KEUANGAN
e. Kapitasi 1.469.484.47
5,44
f. Non kapitasi 36.636.750
g. Umum 53.651.003
h. Prolanis 40.700.900

2.2. PELAKSANAAN PENILAIAN KINERJA


1. Rapat Penilaian Kinerja
i. Rapat Penilaian Kinerja diadakan pada awal bulan januari 2022
dan bahan diambil dari laporan kegiatan masing-masing program
periode bulan Januari sampai dengan bulan Desember 2022.
j. Pedoman :
1) Keputusan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung
Nomor 01 tahun 2022 tentang Indikator Penilaian Kinerja
Puskesmas di Kabupaten Klungkung
2) Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 44
Tahun 2016 tentang Pedoman Manajemen Puskesmas.
k. Dokumentasi kegiatan rapat

2. Pengumpulan Data
Pengumpulan data diambil dari hasil kegiatan masing-masing
program pada periode bulan Januari sampai dengan bulan
Desember 2022, yang didapat dari laporan Puskesmas Induk,
Puskesmas Pembantu dan Puskesmas Keliling.

3. Pengolahan data
Pengolahan data berdasarkan cakupan hasil (output) dan hasil
mutu dari kegiatan yang telah ditetapkan untuk dilaksanakan di
Puskesmas, dihitung dengan membandingkan hasil yang telah
dicapai terhadap target standar yang telah ditetapkan.
a. Penilaian Cakupan Kegiatan Yankes
Cakupan sub variabel dan variable adalah sebagai berikut :
Cakupan sub variabel (SV) di hitung dengan membagi hasil
pencapian (H) dengan target sasaran (T) dikalikan 100% atau
SV (%) = H X 100 %
T
Cakupan variable (V) di hitung dengan menjumlah seluruh
nilai sub variable (∑ SV) kemudian dibagi dengan jumlah
variable (n) atau
V (%) = ∑ SV
n
Jadi nilai Cakupan Kegiatan Yankes adalah merata perjenis
kegiatan. Kinerja Cakupan Pelayanan di kelompokkan sebagai
berikut :
1) Kelompok I (Kinerja Baik) : Tingkat pencapaian hasil ≥
91%.
2) Kelompok II (Kinerja Cukup): Tingkat pencapaian hasil
81–90%.
3) Kelompok III (Kinerja Kurang): Tingkat pencapaian hasil ≤
80%.

4. Cara Penilaian
a. Penilaian Kegiatan Manajemen Puskesmas terdiri dari :
1) Tersedia Rencana Lima Tahun Puskesmas
2) Tersusunnya RUK dan RPK Tahunan
3) Terlaksananya Lokakarya Mini bulanan 12 kali/tahun
4) Terlaksananya Lokakarya Mini Tri bulanan 4 kali/tahun
5) Tersedianya Penilaian Kinerja Puskesmas
6) Tersedianya Profil Puskesmas
7) ASPAK terpenuhi sesuai ketentuan
8) Terlaksananya pencatatan dan realisasi keuangan
9) Terlaksananya SMD dan MMD di seluruh desa
10) Diterapkan Tim Sistem Informasi Puskesmas
11) Laporan Komdat Tahunan dilaksanakan sesuai ketentuan
12) Tercapainya Cakupan Indek Keluarga Sehat
13) Tersedianya sumber dsaya pengelola SIK dan pengelola
data
14) Pembinaan Jaringan Fasilitas Pelayanan Kesehatan
15) Pembinaan Jejaring Fasilitas Pelayanan Kesehatan
16) Tercapainya Indek Kepuasan Masyarakat
Penilaian Kegiatan Manajemen Puskesmas dengan
mempergunakan nilai cakupan masing-masing indikator. Nilai
akhir manajemen Puskesmas adalah rata-rata dari
penjumlahan seluruh cakupan per indikator.
Hasil akhir adalah rata-rata dari penjumlahan seluruh variabel
penilaian. Hasil akhir dikelompokkan menjadi:
1) Baik, dengan nilai rata-rata ≥ 8,5;
2) Sedang, dengan nilai rata-rata 5,5-8,4; dan
3) Kurang dengan nilai rata-rata < 5,5.

b. Penilaian akhir Kinerja Puskesmas


Pengelompokan Puskesmas berdasarkan hasil penilaian
kinerjanya. Berdasarkan hasil penilaian kinerja, Puskesmas
dikelompokkan menjadi :
1) Kelompok I : Puskesmas dengan tingkat baik :
a) Cakupan hasil pelayanan kesehatan dengan tingkat
pencapaian hasil ≥ 91%
b) Cakupan hasil manajemen dengan tingkat
pencapaian hasil ≥ 8,5%
2) Kelompok II : Puskesmas dengan tingkat cukup :
a) Cakupan hasil pelayanan kesehatan dengan tingkat
pencapaian hasil 81-90%
b) Cakupan hasil manajemen dengan tingkat
pencapaian hasil 5,5-8,4%
3) Kelompok III : Puskesmas dengan tingkat kurang :
a) Cakupan hasil pelayanan kesehatan dengan tingkat
pencapaian hasil ≤ 80%
b) Cakupan hasil manajemen dengan tingkat pencapaian
hasil ≤ 5,5%.

5. Analisa dan langkah pemecahannya


a. Analisa Data : Membandingkan pencapaian kinerja dengan
target yang diharapkan Identifikasi kesenjangan
pencapaian hasil cakupan pelayanan kesehatan.
b. Prioritas Masalah: Matrik USG prioritas masalah ditentukan
dengan metode Matrik USG yang merupakan salah satu
alat untuk menyusun urutan prioritas isu yang harus
diselesaikan. Caranya dengan menentukan tingkat
urgensi, keseriusan dan perkembangan isu dengan
menentukan skala 1–5. Isu yang memiliki total skor
tertinggi merupakan isu prioritas.
c. Analisis Penyebab Masalah: Pohon Masalah, fishbone
d. Pemecahan Masalah.
BAB III
HASIL DAN PEMBAHASAN

3.1. Hasil Kinerja Cakupan Pelayanan


1. Hasil Kinerja Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) Esensial
Tabel 12.
Hasil Kinerja UKM Esensial
UPTD Puskesmas Banjarangkan I Tahun 2022

TARGET PENCAPAI
CAKUPAN
UPAYA SASARAN AN
SASARA
NO KESEHATA KEGIATAN SATUAN SUB
N VARIABE
N Sbs % Abs % VARIAB
L
EL

1 2 3 4 5 6 7 8

A. UKM ESENSIAL

1 PELAYANAN PROMOSI KESEHATAN

Kegiatan
Pengembangan
100
Media Promosi
Kesehatan

a. Persentase Rumah
100,4
Tangga yang ber Keluarga 1294 1294 88 1300 100
6
PHBS

b. Persentase yang
Keluarga 1382 1382 93 1470 106,4 100
disuluh ber PHBS

c. Persentase
Sekolah yang ber Sekolah 20 20 100 20 100 100
PHBS

Kegiatan
Pemberdayaan 100
Masyarakat

a. Posyandu balita Individu 30 4 12 4 12 1


dengan strata 00
TARGET PENCAPAI
CAKUPAN
UPAYA SASARAN AN
SASARA
NO KESEHATA KEGIATAN SATUAN SUB
N VARIABE
N Sbs % Abs % VARIAB
L
EL

1 2 3 4 5 6 7 8

mandiri

Rata-
100
rata

2 PELAYANAN KESEHATAN LINGKUNGAN

Pengelola
Pelayanan 100
Kesehatan

a. Persentase Desa
yang
Desa 7 7 100 7 100 100
melaksanakan
k e g i a t a n STBM

b. Persentase
penduduk yang 2642 105,2
Jiwa 26429 25107 95 100
memanfaatkan air 9 6
bersih dan air
c. Persentase kualitas
116,2
air minum yang Sarana 5226 4494 86 5226 100
9
memenuhi syarat
Rata-
100
rata
3 PELAYANAN KESEHATAN KELUARGA
a. Pelayanan
Kesehatan Ibu Dan
96,25
Anak
a. Cakupan K4 Ibu Hamil 339 339 100 306 90,27 90,27
b. Cakupan
Ibu
Persalinan di 324 324 100 307 94,75 94,75
Bersalin
fasilitas kesehatan
c. Cakupan
pelayanan
b. Ibu hamil 324 324 100 311 100,97 100
neonates (KN
Lengkap)
d. Cakupan
pelayanan anak
Balita 1185 1185 100 1186 100,08 100
balita (12-59
bulan)
c.
Pelayanan Kesehatan
Anak Usia Pendidikan 100
Dasar
a. Cakupan anak usia
pendidikan dasar
Anak
mendapatkanpelay 3097 3097 100 3097 100 100
Sekolah
anan kesehatan
sesuai standar
Kesehatan Usia
100
Lanjut
a. Persentase usia Usila 3982 3982 100 3982 100 100
lanjut ≥60 tahun
yang mendapatkan
pelayanan
kesehatan sesuai
TARGET PENCAPAI
CAKUPAN
UPAYA SASARAN AN
SASARA
NO KESEHATA KEGIATAN SATUAN SUB
N VARIABE
N Sbs % Abs % VARIAB
L
EL

1 2 3 4 5 6 7 8

standar
Rata-Rata 98,75
4 PELAYANAN GIZI

Pelayanan Gizi 100

a. Persentase balita
stunting pada
balita yang Balita kasus 56 100 56 100 100
mendapatkan
intervensi
b. Persentase balita
gizi buruk yang
Balita kasus 4 100 4 100 100
mendapat
penanganan
c. Persentase Bumil
KEK yang
Bumil KEK kasus 32 100 32 100 100
mendapat
penanganan
d. Persentase bayi
usia 6 bulan
bayi 65% 213 65 169 79,34 100
mendapatkan ASI
Eksklusif
e. Persentase remaja
putri mendapat Remaja
896 896 100 896 100 100
tablet penambah putri
darah
Rata-
100
rata

5 PELAYANAN PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT

a. Tb Paru 100

a. Persentase
pengobatan kasus Orang 18 12 100 12 100 100
TB sesuai standar

b. Angka
keberhasilan
pengobatan TB Orang 11 11 90 11 109 100
paru BTA (+) yang
sensitive obat

Kecacingan 100

a. Cakupan POPM Sekolah & 101,5


3574 3519 80 3574 100
kecacingan Posyandu 6

Diare 100

a. Persentase penderita
diare balita yang
100
ditangani sesuai Balita kasus 161 100 161 100
standar

Surveilance 100

a. Persentase tindak orang kasus 372 100 372 100 100


lanjut kasus
berpotensi wabah
TARGET PENCAPAI
CAKUPAN
UPAYA SASARAN AN
SASARA
NO KESEHATA KEGIATAN SATUAN SUB
N VARIABE
N Sbs % Abs % VARIAB
L
EL

1 2 3 4 5 6 7 8

yang dilaporkan
dalam SKDR sesuai
standar

Pelayanan Imunisasi 100

a. UCI Desa 100,9


Bayi 303 303 100 309 100
8

ISPA 100

a. Persentase kasus
pneumonia pada
balita yang Balita kasus 8 100 8 100 100
ditangani sesuai
standar

DBD 97,6
a. Angka Bebas Jentik Rumah+
363 363 95 337 92,8 97,6
(ABJ) TTU
Pencegahan dan
Penanggulangan PMS 100
dan HIV/AIDS
a. Semua orang yang
berisiko HIV/AIDS
100,5
mendapatkan Ibu Hamil 176 353 100 355 100
7
pemeriksaan sesuai
standar
Pencegahan dan
Penanggulangan 100
Rabies
a. Seluruh Kasus GHPR
ditangani sesuai Kasus 410 410 100 410 100 100
standar
Pencegahan dan
Pengendalian
93,78
Penyakit Tidak
Menular
a. Persentase orang
usia 15 – 59 tahun
Masyarak 1143
mendapatkan 14140 14140 100 90,86 90,86
at 4
skrining sesuai
standar
b. Persentase
penderita hipertensi
yang mendapatkan Masyarak
5327 5327 100 4195 84,64 84,64
pelayanan at
kesehatan sesuai
standar
c. Persentase
penderita diabetes
melitus yang
Masyarak
mendapatkan 571 571 100 569 99,65 99,65
at
pelayanan
kesehatan sesuai
standar
d. Persentase orang Masyarak kasus 86 100 86 100 100
dengan gangguan at
jiwa berat
TARGET PENCAPAI
CAKUPAN
UPAYA SASARAN AN
SASARA
NO KESEHATA KEGIATAN SATUAN SUB
N VARIABE
N Sbs % Abs % VARIAB
L
EL

1 2 3 4 5 6 7 8

mendapatkan
pelayanan
kesehatan jiwa
sesuai standar
Rata-
99,13
Rata
6 PELAYANAN KEPERAWATAN KESEHATAN MASYARAKAT
Pelayanan Keperawatan Kesehatan
100
Masyarakat
a. Persentase
individu dalam
keluarga rawan
yang
KK 104,8
mendapatkan 62 62 100 65 100
Miskin 4
asuhan
keperawatan di
wilayah
puskesmas.
b. Persentase
keluarga binaan
dengan hasil
Klp masy 65 65 100 65 100 100
asuhan lepas
bina (KM III dan
IV)
Rata-
100
Rata

Tabel 13.
Rata-rata Hasil Kinerja UKM Essensial
UPTD Puskesmas Banjarangkan I Tahun 2022

HASIL KRETERIA
NO UPAYA KESEHATAN
KINERJA KINERJA
1 Pelayanan Promosi Kesehatan 100 BAIK
2 Pelayanan Kesehatan Lingkungan 100 BAIK
3 Pelayanan Kesehatan Keluarga 98,75 BAIK
4 Pelayanan Gizi 100 BAIK
5 Pencegahan dan Pengendalian 99,13 BAIK
Penyakit
6 Pelayanan Perkesmas 100 BAIK
RATA-RATA 99,64 BAIK

Dari tabel di atas dapat dilihat semua indikator dengan kriteria baik,
namun indikator pelayanan Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
mendapatkan nilai terendah (99,64)

2. Hasil Kinerja Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM) Pengembangan


Tabel 14.
Hasil Kinerja UKM Pengembangan
UPTD Puskesmas Banjarangkan I Tahun 2022

TARGET PENCAPAI
CAKUPAN
UPAYA SASARAN AN
SASARA
NO KESEHATA KEGIATAN SATUAN SUB
N VARIABE
N Sbs % Abs % VARIAB
L
EL

1 2 3 4 5 6 7 8

B UKM PENGEMBANGAN
Upaya Pelayanan
Kesehatan Gigi 100
Masyarakat
a. Pembinaan
kesehatan gigi di
posyandu 30 30 100 30 100 100
posyandu balita 2
kali setahun
Kesehatan Kerja 100
a. Pembinaan
kesehatan kerja Kelompok
7 7 100 7 100 100
pada kelompok kerja
kerja
Kesehatan Olahraga 100
a. Persentase
pelaksanaan
pengukuran SD,
20 20 100 20 100 100
kebugaran di SMP,SMA
sekolah (SD, SMP,
SMA)
Pelayanan Kesehatan
Tradisional 100
Komplementer
a. Pelayanan
pembinaan dan
Penyehat
pengawasan 10 10 100 10 100 100
tradisional
terhadap penyehat
tradisional
Rata-
100
rata

Tabel 15
Rata-rata Hasil Kinerja UKM Pengembangan
UPTD Puskesmas Banjarangkan I Tahun 2022
HASIL KRETERIA
NO UPAYA KESEHATAN
KINERJA KINERJA
1 Upaya Pelayanan Kesehatan Gigi
100 BAIK
Masyarakat
2 Kesehatan kerja 100 BAIK
3 Kesehatan olahraga 100 BAIK
4 Pelayanan Kesehatan Tradisional
100 BAIK
Komplementer
RATA-RATA 100 BAIK

Dari tabel di atas bahwa semua indikator dari upaya kesehatan


pengembangan dengan kriteria baik.
Jadi hasil kinerja upaya kesehatan masayarakat adalah 100 (BAIK)

3. Hasil Kinerja Upaya Kesehatan Perorangan (UKP)

Tabel 16
Hasil Kinerja UKP
UPTD Puskesmas Banjarangkan I Tahun 2022

TARGET PENCAPAIA
CAKUPAN
SASARAN N
N UPAYA SATUA SASARA
KEGIATAN SUB
O KESEHATAN N N VARIABE
Abs % Abs % VARIABE
L
L
C. UPAYA KESEHATAN PERSEORANGAN
1 RAWAT
100
JALAN
a. Cakupan
kunjungan
penduduk Orang 26.529 3.979 15 9.789 100 100
b a r u rawat
jalan
PELAYANAN
2 KEFARMASI 100
AN
a. Penggunaan
obat
rasional
1) Penggun
≤2.
aan obat % - - 2,47 100 100
6
rasional
2) Penggun
aan
antibioti
k pada % - - 8 0 100 100
diare
non
spesifik
3) Penggun
aan
antibioti
k pada % - - 20 0 100 100
ISPA non
pneumo
nia
7 PELAYANAN 96,6
TARGET PENCAPAIA
CAKUPAN
SASARAN N
N UPAYA SATUA SASARA
KEGIATAN SUB
O KESEHATAN N N VARIABE
Abs % Abs % VARIABE
L
L
LABORATORI
UM

1. Persentase
pemeriksaan
Specim
laboratorium - - 100 3.063 96,6 96,6
en
sesuai dengan
permintaan

Rata-rata 98,86

Tabel 17
Rata-rata Hasil Kinerja UKP
UPTD Puskesmas Banjarangkan I Tahun 2022

HASIL KRETERIA
NO UPAYA KESEHATAN
KINERJA KINERJA
1 Rawat Jalan 100 BAIK
2 Pelayanan Kefarmasian 100 BAIK
3 Pelayanan Laboratorium 96,6 BAIK
Rata-Rata 98,86 BAIK

Dari tabel di atas dapat dilihat rata-rata nilai kinerja upaya


kesehatan perorangan adalah Baik. Indikator pelayanan
laboratorium mendapat nilai terendah (96,9%).
Berdasarkan nilai rata-rata hasil kinerja UKP adalah 98,86 (BAIK)

3.2. Hasil Kinerja Cakupan Manajemen

Tabel 18
Hasil Kinerja Cakupan Manajemen
UPTD Puskesmas Banjarangkan I Tahun 2022

N Jenis Skala
Hasil
o Variabel Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
(
1 (2) (4) (5) (6) (7) (8)
)
A Manajemen Umum
Puskesmas

1 RUK Tahun Tidak ada Ada RUK, dan Ada RUK dan Ada, sesuai Ada, sesuai
Puskesmas RPK tahunan RPK sesuai visi, misi, visi, misi,
(n+1) tetapi tidak visi, misi, tugas pokok, tugas pokok,
sesuai visi, tugas pokok, dan fungsi dan fungsi
N Jenis Skala
Hasil
o Variabel Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
(
1 (2) (4) (5) (6) (7) (8)
)
misi, tugas dan fungsi Puskesmas, Puskesmas,
pokok, dan Puskesmas, berdasarkan berdasarkan
fungsi tidak pada analisis pada analisis
Puskesmas, berdasarkan kebutuhan kebutuhan
tidak pada analisis masyarakat masyarakat
berdasarkan kebutuhan dan kinerja, dan kinerja,
pada analisis masyarakat ada ada
kebutuhan dan kinerja pengesahan pengesahan
masyarakat Kepala Kepala
dan kinerja Puskesmas Puskesmas
(Nilai 10)
2 RPK Tidak ada Ada RPK Ada RPK RPK tahunan RPK tahunan
Tahunan RPK tahunan, tahunan, ada, seluruh ada, seluruh
Tahunan sebagian seluruh sesuai RUK, sesuai RUK,
tidak sesuai sesuai disetor ke disetor ke
dengan RUK, dengan RUK, Dinkes sampai Dinkes
Selesai >Juni selesai bulan bulan Maret. sampai bulan
Maret-Juni. Maret. (Nilai
10)
3 RPK Tidak ada RPK bulanan RPK bulanan RPK bulanan RPK bulanan
Bulanan RPK ada, jumlah ada< jumlah ada, jumlah 12 ada, jumlah
Bulanan kurang dari kurang dari dan >90% 12 dan >90%
6/<50% 7-12/50-90% seluruh seluruh
program program. program program
puskesmas puskesmas
(Nilai 10}
4 Lokakarya Tidak ada Bila Bila Bila pelaksanaan
Mini dokumen pelaksanaan pelaksanaan pelaksanaan 8- 8-12 kali
Bulanan < 5 kali 6-7 kali 12 kali (Nilai 10)
(Lokmin
Bulanan)
5 Lokakarya Tidak Ada, Ada Dokumen Ada, Ada,
Mini ada dokumen corrective dokumen dokumen
Tribulanan doku tidak action, yang yang
(Lokmin
men memuat daftar menindakla menindaklanj
Tribulan)
evalu hadir, njuti hasil uti hasil
asi notulen hasil lokmin yang lokmin yang
bulan lokmin, melibatkan melibatkan
an undangan peran serta peran serta LS
pelaksana rapat LS (Nilai 10}
an lokmin
kegiatan lengkap.
dan
langkah
koreksi
N Jenis Skala
Hasil
o Variabel Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
(
1 (2) (4) (5) (6) (7) (8)
)
B Manajemen Data dan Informasi
1 Tersediany Tidak ada Data dan Data/laporan Data/laporan Data/laporan
a Laporan dokumen laporan tidak lengkap, lengkap, lengkap,
Komdat lengkap, analisa analisa analisa
analisa, sebagian sebagian ada, sebagian ada,
rencana ada, rencana rencana tindak rencana
tindak lanjut, tindak lanjut lanjut, tindak tindak lanjut,
tindak lanjut dan evaluasi lanjut dan tindak lanjut
dan evaluasi belum ada, evaluasi ada, dan evaluasi
belum ada analisa analisa belum ada,
lengkap lengkap analisa
dengan dengan lengkap
rencana rencana tindak dengan
tindak lanjut, lanjut, tindak rencana
tindak lanjut lanjut dan tindak lanjut,
dan evaluasi. evaluasi. tindak lanjut
dan evaluasi.
(Nilai 10)
2 Tersediany Tidak ada Ada Ada Ada dokumen, Ada dokumen,
a Profil dokumen dokumen, dokumen, disusun sesuai disusun
Puskesmas disusun tidak disusun pedoman, sesuai
sesuai sesuai dianalisa dan pedoman,
pedoman tapi pedoman ada RTL, nilai dianalisa dan
nilai kinerja tapi tidak terbaca ada RTL, nilai
terbaca dilakukan terbaca
analisa dan (Nilai 10)
RTL, nilai
terbaca
3 Tersediany Tidak ada Ada Ada Ada dokumen, Ada dokumen,
a laporan dokumen dokumen, dokumen, disusun sesuai disusun
PKP disusun tidak disusun pedoman, sesuai
sesuai sesuai dianalisa dan pedoman,
pedoman tapi pedoman ada RTL, nilai dianalisa dan
nilai kinerja tapi tidak terbaca ada RTL, nilai
terbaca dilakukan terbaca
analisa dan (Nilai 10)
RTL, nilai
terbaca
C Manajemen Sarana Prasarana Alat
Kesehatan
ASPAK Tidak Aspak < 40% Aspak 40 - Aspak ≥ 60% Aspak ≥ 60%
terpenuhi dilakukan <60% (Nilai 10)
sesuai input di
ketentuan ASPAK
D Manajemen Keuangan
Terlaksana Tidak ada Data dan Data / Data / laporan Data/ laporan
nya data laporan tidak laporan ada, analisa ada, analisa
pencatatan lengkap, lengkap, lengkap lengkap
dan analisa, analisa dengan dengan
realisasi rencana sebagian rencana tindak rencana
tindak lanjut, lanjut, tindak tindak lanjut,
N Jenis Skala
Hasil
o Variabel Nilai 0 Nilai 4 Nilai 7 Nilai 10
(
1 (2) (4) (5) (6) (7) (8)
)
keuangan tindak lanjut, ada, lanjut, dan tindak lanjut,
dan evaluasi rencana evaluasi dan evaluasi
belum ada tindak lanjut, (Nilai 10)
tindak lanjut,
dan evaluasi
belum
ada
E Manajemen Mutu
terlaksana Tidak Bila Bila Bila Pelaksanaan 4
nya RTM 4 dilaksanaka pelaksanaan pelaksanaan pelaksanaan 4 kali
kali/Tahun n < 2 kali 3 kali kali (Nilai 10)

Jumlah 110
Rata-Rata 10

Dari tabel di atas dapat dilihat hasil kinerja manajemen puskesmas


adalah 10 (BAIK)

3.3. Analisis Data


1. Hasil PKP 2022

Tabel 19
Hasil PKP
UPTD Puskesmas Banjarangkan I Tahun 2022

Tingkat
NO UPAYA KESEHATAN 2022
Kinerja
A UKM Esensial
1 Pelayanan Promosi Kesehatan 100 Baik
2 Pelayanan Kesehatan Lingkungan 100 Baik

3 Pelayanan Kesehatan Keluarga 98,75 Baik

4 Pelayanan Gizi 100 Baik

5 Pencegahan dan Pengendalian 99,22 Baik


Penyakit
6 Pelayanan Perkesmas 100 Baik

B UKM Pengembangan
Upaya Pelayanan Kesehatan Gigi 100 Baik
Masyarakat
Kesehatan kerja 100 Baik

Kesehatan olahraga 100 Baik

Pelayanan Kesehatan Tradisional 100 Baik


Komplementer

C UKP
Rawat Jalan 100 Baik

Pelayanan Kefarmasian 99,71 Baik

Pelayanan Laboratorium 96,6 Baik

D Manajemen Puskesmas
RUK Tahun Puskesmas (n+1) 10 Baik

RPK Tahunan 10 Baik

RPK Bulanan 10 Baik

Lokakarya Mini Bulanan (Lokmin 10 Baik


Bulanan)
Lokakarya Mini Tribulanan 10 Baik
(Lokmin Tribulan)
Tersedianya Laporan Komdat 10 Baik

Tersedianya Profil Puskesmas 10 Baik

Tersedianya laporan PKP 10 Baik

Secara umum hasil PKP UPTD Puskesmas Banjarangkan I Tahun 2022 termasuk
dalam kategori : Kelompok I yaitu Puskesmas dengan tingkat BAIK
dimana :

a) Cakupan hasil pelayanan kesehatan dengan tingkat


pencapaian hasil ≥ 91%
b) Cakupan hasil manajemen dengan tingkat
pencapaian hasil ≥ 8,5%

2. Perbandingan PKP Tahun 2022 dan tahun 2021

Tabel 20
Perbandingan Hasil PKP Tahun 2021 dan Tahun 2022
UPTD Puskesmas Banjarangkan I
NO UPAYA KESEHATAN 2021 2022 Trend
A UKM Esensial
1 Pelayanan Promosi Kesehatan 97.75 100 ↑
2 Pelayanan Kesehatan Lingkungan 99.9 100 ↑
3 Pelayanan Kesehatan Keluarga 98.89 98,75 ↓
4 Pelayanan Gizi 100 100 =
5 Pencegahan dan Pengendalian 99.22 94,19 ↓
Penyakit
6 Pelayanan Perkesmas 100 100 =

B UKM Pengembangan
Upaya Pelayanan Kesehatan Gigi 100 100 =
Masyarakat
Kesehatan kerja 100 100 =

Kesehatan olahraga 100 100 =

Pelayanan Kesehatan Tradisional 100 100 =


Komplementer
C UKP
Rawat Jalan 100 100 =

Pelayanan Kefarmasian 99.39 99,71 ↑

Pelayanan Laboratorium 89.58 96,6 ↑

D Manajemen Puskesmas
RUK Tahun Puskesmas (n+1) 10 10 =

RPK Tahunan 10 10 =

RPK Bulanan 10 10 =

Lokakarya Mini Bulanan (Lokmin 10 10 =


Bulanan)
Lokakarya Mini Tribulanan 10 10 =
(Lokmin Tribulan)
Tersedianya Laporan Komdat 10 10 =

Tersedianya Profil Puskesmas 10 10 =

Tersedianya laporan PKP 10 10 =

Secara umum PKP Tahun 2022 UPTD Puskesmas Banjarangkan


I termasuk kriteria baik, namun masih ada indikator dan subindikator
UKM Esensial yang mendapatkan nilai turun dari tahun lalu, antara
lain : pelayanan kesehatan keluarga
3. Analisa Data PKP Tahun 2022
Tabel 21
Analisa Data

Targ Pencapa
N
Upaya Indikator et ian Masalah
o
(% ) (% )
1 UKM Cakupan K4 100 Pencapaian K4 masih
90,27
ESENSIA di bawah target
L Cakupan 100 94,75 Pencapaian
Persalinan di persalinan masih di
fasilitas bawah target
kesehatan
Angka Bebas 95 93,52 Adanya ketentuan
Jentik (ABJ) yang sulit untuk
dipenuhi
Persentase 100 90,86 Masih terdapat orang
orang usia 15 – usia 15-59 tahun
59 tahun yang belum
mendapatkan mendapatkan
skrining sesuai skrining kesehatan
standar sesuai standar
Persentase 100 84,64 Masih terdapat
penderita penderita Hipertensi
hipertensi yang yang belum
mendapatkan mendapatkan
pelayanan pelayanan kesehatan
kesehatan sesuai standar
sesuai standar
Persentase 100 99,65 Masih terdapat
penderita penderita DM yang
diabetes melitus belum mendapatkan
yang pelayanan kesehatan
mendapatkan sesuai standar
pelayanan
kesehatan
sesuai standar
3 UKP Persentase 100 96,6 Kekosongan reagen
pemeriksaan pemeriksaan sifilis
laboratorium dari bulan Pebruari
sesuai dengan s.d Juli Tahun 2022
permintaan

3.4. Menentukan Prioritas Masalah


Dengan melihat gambaran hasil PKP UPTD. Puskesmas
Banjarangkan I tahun 2022, ada beberapa program yang belum
memenuhi target. Untuk menentukan prioritas masalah yang ada di
UPTD. Puskesmas Banjarangkan I, ditentukan dengan metode Matrik
USG yang merupakan salah satu alat untuk menyusun urutan
prioritas isu yang harus diselesaikan. Caranya dengan menentukan
tingkat urgensi, keseriusan dan perkembangan isu dengan
menentukan skala 1 – 5. Isu yang memiliki total skor tertinggi
merupakan isu prioritas.

Tabel 22
Prioritas masalah berdasarkan Matrik USG

Tingkat Tingkat Tingkat


Skala
Urgensi Keseriusan Perkembanga Total
No Masalah Prioritas
(U) (S) n
(G)
1 Cakupan K4 2 2 3 7 V

2 Cakupan Persalinan di 2 2 2 6 VI
fasilitas kesehatan
3 Angka Bebas Jentik 4 4 4 12 I
(ABJ)
4 Persentase orang usia 15 2 2 4 8 IV
– 59 tahun mendapatkan
skrining sesuai standar
5 Persentase penderita 2 4 4 10 II
hipertensi yang
mendapatkan pelayanan
kesehatan sesuai standar
6 Persentase penderita 2 3 4 9 III
diabetes melitus yang
mendapatkan pelayanan
kesehatan sesuai standar
7 Persentase pemeriksaan 1 1 2 4 VII
laboratorium sesuai
dengan permintaan

Keterangan:
berdasarkan skala likert 1-5 (5=sangat besar, 4=besar, 3=sedang,
2=kecil, 1=sangat kecil.
Atas dasar USG tersebut maka masalah yang merupakan masalah
prioritas diambil 3 rangking tertinggi antara lain :
1. Angka Bebas Jentik (ABJ)
2. Persentase penderita diabetes melitus yang mendapatkan
pelayanan kesehatan sesuai standar
3. Persentase penderita hipertensi yang mendapatkan
pelayanan kesehatan sesuai standar

3.5. Mencari Akar Penyebab Masalah


Setelah dilakukan analisa masalah dan penentuan prioritas
masalah maka selanjutnya dirumuskan pemecahan masalah dengan
menggunakan metode pemecahan masalah Pohon masalah dan
fishbone sebagai berikut :

Bagan I.
Akar Penyebab Masalah
Angka Bebas Jentik (ABJ) belum mencapai target

Meningkatnya insiden
penyakit DBD
AKIBAT

Angka Bebas Jentik


PERMASALAHAN (ABJ) belum mencapai
UTAMA target

Perilaku masyarakat Penggerakkan Kurangnya peran


SEBAB yang belum rutin masyarakat belum Kader Jumantik
menguras TPA optimal cukup yang sehat
rendah

Kurang Dukungan Kecamatan Kader jumantik masih


Kurang optimalnya KIE terhadap
pengetahuan dan perangkat desa belum terbiasa
SEBAB
Ada ibu hamil memeriksakan
masyarakat terkait
DBD
setempat belum optimal
memberian informasi
terkait PSN-DBD

Tabel 23
Persentase ABJ
di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Banjarangkan I tahun 2022

a. Angka Bebas Jentik (ABJ)

NO DESA
TARGET SASARAN PENCAPAIAN
SATUAN

ABS ABS %
Rumah+
Tohpati
1 TTU 42 40 95
Rumah+
Bungbungan TTU
2 48 45 93,3
Rumah+
Nyalian TTU
3 52 48 91,6
Rumah+
Bakas TTU
4 70 65 92,3
Rumah+
Tusan TTU
5 53 50 94
Rumah+
Banjarangkan TTU
6 38 35 91,4
7 Negari Rumah+ 86 80 92,5
TTU

Total Pusk 389 363 92,8

Keterangan : dari 7 Desa wilayah UPTD Puskesmas Banjarangkan I yang


mencapai target hanya 1 desa yaitu Desa Tohpati.
Persentase ABJ
di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Banjarangkan I tahun 2022
Tohpati
95.00
Negari Bungbungan

90.00
Series1

85.00

Banjarangkan Nyalian

Tusan Bakas

Bagan II.
Akar Penyebab Masalah Rendahnya Persentase Penderita DM dan
Hipertensi Yang Mendapatkan Pelayanan Kesehatan Sesuai Standar
Tabel 24
Persentase penderita DM
mendapatkan pelayanan
kesehatan sesuai standar
NO DESA
TARGET
PENCAPAIAN
SATUAN SASARAN

ABS ABS %
1 Tohpati orang 41 41 100
2Bungbungan orang 82 76 92.68
3Nyalian orang 162 139 85.8
4Bakas orang 41 54 131.7
5Tusan orang 82 75 91.46
6Banjarangkan orang 122 124 101.63
7Negari orang 41 60 146.34
Total Pusk 571 571 99.65
Persentase Penderita DM Yang Mendapatkan Pelayanan
Sesuai Standar di UPTD Puskesmas Banjarangkan I Tahun 2022
Persentase Penderita DM Yang Mendapatkan Pelayanan
Sesuai Standar di UPTD Puskesmas Banjarangkan I Tahun 2022
Tohpati
200

Negari Bungbungan

100

CAPAIAN
0

Banjarangkan Nyalian

Tusan Bakas

Tabel 25.
Persentase Penderita Hipertensi Yang Mendapatkan Pelayanan
Sesuai Standar di UPTD Puskesmas Banjarangkan I Tahun 2022

Persentase penderita
hipertensi mendapatkan
pelayanan kesehatan
N sesuai standar
DESA
O TARGET
PENCAPAI
SATUA SASARA
AN
N N
ABS ABS %
1 Tohpati orang 381 373 97,90
Bungbunga
2 n orang 761 576 75,68
3 Nyalian orang 1520 114 75,06
1
4 Bakas orang 381 371 97,37
5 Tusan orang 761 735 96,58
Banjarangk
6 an orang 1142 909 79,59
106,0
7 Negari orang 381 404 3
450
Total Pusk 5327 9 84,64

Berdasarkan tabel di atas bisa dilihat bahwa desa yang sudah mencapai
target hanya satu desa yaitu desa Negari.

Persentase Penderita Hipertensi Yang Mendapatkan Pelayanan


Sesuai Standar di UPTD Puskesmas Banjarangkan I Tahun 2022
Tohpati
200

Negari Bungbungan

100

CAPAIAN

Banjarangkan Nyalian

Tusan Bakas
3.6. Alternatif Pemecahan Masalah

NO Prioritas Masalah Penyebab Masalah Alternatif Pemecahan waktu Level Kesulitan Solusi
Masalah
1 Angka Bebas Jentik 1. Kurang Melakukan kajian terhadap 3 hari Berat : Tidak terpilih :
(ABJ) belum pengetahuan kasus DBD Untuk saat ini belum SDM belum tersedia dan
mencapai target
masyarakat mampu untuk kesibukan awal tahun
terkait DBD dilakukan
2. Dukungan Advokasi tk kecamatan 1 jam Sedang : Terpilih :
Kecamatan dan untuk mengaktifkan Mampu dilakukan Kapus/ Kasubag TU/PJ bersedia
perangkat desa Pokjanal DBD Desa dan namun harus melakukan advokasi tk
setempat belum menggerakkan masyarakat dilakukan oleh kecamatan.
optimal manajemen puncak
3. Kader Penyuluhan DBD siaran 1 jam Ringan : Terpilih :
jumantik masih keliling Mampu untuk Sarana dan prasarana serta
belum terbiasa dilakukan SDM tersedia
memberian
informasi terkait Refreshing kader jumantik 2 hari Sedang : Terpilih :
PSN-DBD Mampu dilakukan, Kegiatan sudah dianggarkan
namun perlu pada dana desa
koordinasi desa
terkait anggaran
pelaksanaan
refreshing kader
2 Masih terdapat Kesadaran  Sosialisasi PTM secara 2 jam Sedang : Tidak terpilih :
langsung ke desa
penderita DM dan pentingnya Mampu dilakukan Anggaran belum tersedia
namun Perlu SDM
hipertensi yang pemeriksaan lab
dan anggaran
belum masih rendah
mendapatkan Terpilih :
 Sosialisasi PTM Ringan :
skrining kesehatan melalui medsos Medsos dan materi sudah
Mampu dilakukan
sesuai standar 5’ tersedia

Belum ada advokasi Advokasi tingkat desa 2 jam Sedang : Terpilih :


desa dalam rangka
Mampu dilakukan Kapus/ Kasubag TU/PJ bersedia
pelaksanaan keg
namun harus melakukan advokasi baik
posbindu oleh desa
dilakukan oleh langsung ke desa maupun
manajemen puncak lintas sektor
puskesmas
Kurang koordinasi Koordinasi dengan jejaring 5’ Ringan : Terpilih :
dengan jejaring via chat WA
Mampu dilakukan Kontak masing-masing jejaring
sudah tersedia

Masyarakat sasaran Pelaksanaan posbindu di 6 jam Berat : Tidak terpilih :


PTM terkendala jam sore hari
Sulit dilakukan Kegiatan posbindu sore hari
kerja untuk
karena pegawai tidak sebaiknya melibatkan kader
memeriksakan diri
bersedia bekerja posbindu
ke fasyankes
diluar jam kerja

Rendahnya Koordinasi UKP terkait 1 Jam Ringan : Terpilih :


kunjungan PTM di penjaringan sasaran PTM
Mampu dilakukan Ruang PTM bisa melaksanakan
puskesmas melalui kunjungan
pelanggan yang mencari
SUKET
BAB IV
PENUTUP

1.1. Kesimpulan
Hasil dari penilaian kinerja UPTD. Puskesmas Banjarangkan I tahun
2022 adalah sebagai berikut :
1. Tingkat kinerja UPTD. Puskesmas Banjarangkan I adalah
kelompok I termasuk kategori kinerja BAIK
2. Kinerja kegiatan manajemen puskesmas dengan nilai 10
termasuk kategori baik
3. Ada 3 (tiga) indikator pelayanan kesehatan yang ditentukan
sebagai prioritas masalah belum mencapai target yang
memerlukan pemecahan masalah. Yaitu:
a. Angka Bebas Jentik (ABJ)
b. Persentase penderita diabetes melitus yang mendapatkan
pelayanan kesehatan sesuai standar
c. Persentase penderita hipertensi yang mendapatkan
pelayanan kesehatan sesuai standar
4. Terhadap 3 (tiga) indikator pelayanan kesehatan yang
ditentukan sebagai prioritas masalah belum mencapai target,
sudah dilakukan analisa dan penetapan pemecahan masalah.

2.1. Saran
Mengingat adanya upaya kesehatan yang belum mencapai
target maka kami menyampaikan saran sebagai berikut :
1. Meningkatkan kinerja dan berinovasi bagi program yang
pencapaiannya dibawah target
2. Bagi program yang sudah mencapai kinerja baik diharapkan agar
mempertahankan kinerja
3. Meningkatkan kerjasama lintas sektor dan lintas program.
4. Kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Klungkung agar memberikan
pembinaan secara terus-menerus dan berkesinambungan demi
peningkatan kinerja mutu puskesmas.
5. Kepada masyarakat sebagai pengguna layanan kesehatan agar
selalu melakukan kontrol dan memberikan kritik dan saran yang
membangun demi peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di
puskesmas.
Tusan, 8 Januari 2023
Kepala UPTD Puskesmas Banjarangkan I

dr. I Wayan Agus Arisnawan


NIP. 198608142011011009

Anda mungkin juga menyukai