Equity Research - 2 - IsAT
Equity Research - 2 - IsAT
Analysts: Highlights
■ Abdurrahman Fadhil
(abdurrahman.fadhil@ui.ac.id) Kami memberikan rekomendasi BUY pada target harga Rp14,316 (+31%
■ Helsy Amelia upside) yang kami hitung menggunakan metode valuasi relatif (P/E, P/S, P/BV,
(helsy.amelia@ui.ac.id) EV/EBIT, EV/EBITDA) dengan bobot 50% dan metode valuasi intrinsik
(discounted cash flow) dengan bobot yang sama. Berikut adalah beberapa
■ Rafi Nurahmat Jannata
(rafi.nurahmat31@ui.ac.id) faktor kunci yang mendukung pandangan kami:
■ Stock Split & Kolaborasi dengan NVIDIA: PT Indosat Tbk (ISAT) akan
melakukan stock split 1:4 pada bulan Oktober, meningkatkan jumlah saham Seri
B dari 8,06 juta menjadi 32,25 juta lembar. Hal ini diharapkan menambah
Figure 1.1: IHSG vs ISAT % returns
likuiditas saham dan menarik minat investor ritel. ISAT juga bekerja sama
dengan NVIDIA mulai 3Q24 untuk menghadirkan teknologi AI di Indonesia,
dengan anak perusahaan Lintasarta sebagai mitra penyedia layanan cloud
pertama NVIDIA di Indonesia. Tahap awal melibatkan pengadaan 1.000 GPU.
Business Description
Source: Stockbit, shareinvestor.com PT Indosat Tbk (ISAT) adalah perusahaan telekomunikasi terbesar kedua di
Indonesia yang didirikan pada tahun 1967 dan telah menjadi pemain utama
dalam industri telekomunikasi nasional melalui penyediaan layanan internet
seluler, broadband, dan telepon tetap. Perusahaan ini memperkuat posisinya
Figure 1.2: Revenue per segments
pada tahun 2022 melalui merger dengan PT Hutchison 3. Indosat memiliki tiga
segmen bisnis utama, yaitu:
■ Cellular: menyumbang sekitar 85% dari total pendapatan pada tahun 2023
dengan layanan seperti IM3 dan Tri, serta mengoperasikan lebih dari
188.000 BTS 4G dan 103 BTS 5G pada semester pertama tahun 2024.
Industry Overview
Source: Statista Dalam table 2.1, dapat terlihat bahwa di Indonesia, industri telekomunikasi terus
mengalami peningkatan sejak tahun 2017 hingga 2028 yang akan datang. Hal
ini dapat terlihat dari kenaikan revenue mobile data dan fixed data di Indonesia.
Meski demikian, terjadi penurunan revenue fixed voice dikarenakan pergeseran
Table 2.2: Market Share Industri
Telekomunikasi (2020) preferensi pelanggan ke layanan alternatif berbasis internet yang lebih fleksibel,
tidak seperti fixed voice yang masih menggunakan kabel telepon seperti telepon
rumah. Dengan demikian, perkembangan teknologi yang semakin canggih
sangat mempengaruhi preferensi pelanggan.
Selain itu, industri telekomunikasi memiliki potensi kenaikan yang sangat tinggi
Source: Laporan tahunan & Statistik mengingat masih terdapat banyak wilayah yang belum memiliki 5G. Coverage
Telekomunikasi Indonesia 2022 BPS area masih hanya mendominasi Pulau Jawa dengan 4G+ sebagai yang
terbanyak. Sementara itu, area cakupan di luar Jawa masih berpotensi untuk
diperluas sehingga semakin luas pasar yang dapat masuk ke dalam industri
Figure 2.1: ARPU Gabungan Perusahaan telekomunikasi.
Telekomunikasi 2018-2020 (Ribu Rupiah)
Competitive Positioning
■ Market share: Dalam table 2.2, PT Indosat Tbk termasuk dalam tiga besar
dengan market share terbanyak kedua, yakni sebesar 28.94%. Meski
demikian, ISAT memiliki selisih yang sangat jauh dengan TLKM yang
merupakan market leader yakni sebesar 48.01%.
■ ARPU: Dalam figure 2.1, dapat terlihat bahwa ARPU gabungan ISAT selama
2018-2019 adalah yang terendah dari antara peersnyaa. Meski demikian, ARPU
ISAT terus mengalami peningkatan di mana pada 2018, ARPU sebesar Rp
Source: CNBC Indonesia 18.700 dibandingkan pada Q1 2024 sebesar Rp 37.500. Dalam 6 tahun, terjadi
kenaikan sebesar 18.800. Kenaikan ini mengindikasikan hal yang baik dalam
mengejar selisih ARPU terhadap peersnya.
Table 2.3: Number of subscribers
Indosat & XL Axiata (in millions) ■ Number of subscribers: Dalam table 2.3, dapat terlihat bahwa jumlah
subscribers ISAT cenderung mengalami peningkatan. Terdapat kenaikan
drastis pada tahun 2022, yakni sebesar 62%, sedangkan peernya (EXCL)
justru mengalami penurunan sebesar 0.89%. Dengan demikian secara
historis dari tahun ke tahun, ISAT cukup baik dalam meningkatkan jumlah
subscribernya. Kemudian dalam figure 2.2, dapat terlihat bahwa ISAT berada
di posisi kedua dengan mobile subscribers terbanyak pada Q1 2023. Hal ini
menunjukkan bahwa posisi ISAT cukup baik dengan jumlah subscribers yang
Source: Statista
cukup banyak.
Kemudian, pada TTM Indosat mencapai EBITDA sebesar Rp 26,536 triliun. EBITDA
margin ISAT selama 5 tahun ke depan adalah sebesar 50%. Sementara itu, EBITDA
tertinggi masih dipegang oleh TLKM sebesar Rp 75,844 triliun. EBITDA EXCL
sedikit melebihi ISAT, yakni Rp 17,696 triliun. Sementara itu, FREN adalah yang
paling rendah, yakni Rp. 5,125 triliun.
Sumber: Stockbit
Pada figure 4.2, dari segi cash flow, pada TTM yaitu 12 bulan terakhir (2023 Q2 -
2024 Q2), ISAT mencatat Free Cash Flow (FCF) sebesar Rp 5.468 triliun yang
mengindikasikan adanya peningkatan yang baik sebesar 3.46% dibandingkan
Figure 4.3: Expenses as % of periode TTM sebelumnya. Meski demikian, FCF TLKM masih jauh berada di
Revenue
atas ISAT, yakni sekitar Rp 30,164 triliun. Sementara itu, FCF EXCL adalah Rp
7,423 triliun.
Sementara itu, dalam figure 4.3, expense ISAT yang paling besar adalah dari
cost of services yang pada tahun 2024 adalah sebesar 43.2% dari revenue.
ISAT perlu melakukan beberapa hal untuk mengurangi beban agar margin
semakin besar, misalnya dengan mengoptimalkan biaya layanan, yakni
menghilangkan layanan yang tidak bernilai bagi perusahaan, mengembangkan
layanan yang dapat meningkatkan pendapatan tanpa menaikkan biaya
Sumber: Stockbit operasional, dan
mengendalikan biaya proyek agar tidak melebihi proyeksi yang telah ditetapkan.
Valuation
Valuasi kami merupakan gabungan dari metode valuasi intrinsik dan valuasi
relatif dengan masing-masing bobot 50% dan 50%. Kemudian, diperoleh fair
Sumber: Stockbit, analyst estimates price saham ISAT pada harga Rp14,316 dengan potensi upside sebesar 31%-
dari harga per tanggal 13/09/2024 sebesar Rp10,875.
Relative valuation
Table 5.2: WACC Calculation
Pada analisis relative valuation, dilakukan perbandingan terhadap ISAT dengan
rata-rata perusahaan sejenis (TLKM, EXCL, FREN) menggunakan beberapa
rasio indikator keuangan, seperti Price/Earnings (P/E), Price/Sales (P/S),
Price/Book Value (P/BV), EV/EBIT, dan EV/EBITDA. Dari perhitungan ini,
didapatkan estimasi harga saham ISAT berdasarkan masing-masing rasio. Nilai
rata-rata dari semua rasio menunjukkan harga saham yang diharapkan sebesar
Rp13,027, yang memberikan potensi keuntungan (Profit/Loss Potential) sekitar
18% dari harga saat ini, yaitu Rp10,850.
Intrinsic valuation
Revenue Forecast: ISAT memiliki tiga segmen usaha yaitu Cellular, Multimedia,
Internet & Komunikasi Data (MIDI), dan Fixed Telecommunications. Kami
mengasumsikan tingkat pertumbuhan dari segmen-segmen tersebut sejalan
dengan prediksi Statista mengenai total revenue pasar:
■ Mobile Data (untuk segmen Cellular) yang tumbuh rata-rata sebesar 4,7%
per tahun dari tahun 2024-2028.
Source: Stockbit, Investing.com,
Yahoo Finance, and analyst estimates ■ Fixed Data (untuk segmen MIDI) yang tumbuh rata-rata sebesar 3,1% per
tahun dari tahun 2024-2028.
■ Fixed Voice (untuk segmen Fixed Telecommunications) yang tumbuh rata-rata
sebesar -6,3% per tahun dari tahun 2024-2028.
Table 5.3: Valuation Summary Expenses: Kami memprediksi item-item dari operating expenses ISAT
menggunakan metode persentase terhadap revenue, dihitung dari rata-rata
sederhana dua tahun terakhir. Perusahaan telekomunikasi seperti ISAT tidak
memiliki cost of goods sold, sehingga dengan mengurangi revenue dengan
operating expenses, kita mendapatkan operating profit tahun berjalan.
ditambah
Source: analyst estimates depreciation dan amortization, dikurangi change in net working capital, dan
dikurangi capital expenditures. Untuk tax rate, kami mengasumsikan sebesar 22%
selama 5 tahun ke depan.
Table 5.4: Valuation Summary
WACC: Kami mengasumsikan risk-free rate sebesar 6,71% berdasarkan data dari
Investing.com. Untuk cost of debt, kami menggunakan data default spread
dari PHEI sebesar 0,63% (ISAT memiliki rating AAAd dari Pefindo, dan kami
asumsikan rata-rata utang ISAT memiliki tenor 3-4 tahun), sehingga cost of debt
didapatkan dengan menambahkan default spread ke risk-free rate menjadi
7,34%. Setelah dikalikan dengan (1 - tax rate), kita mendapatkan after-tax
cost of debt. Untuk cost of equity, kami menggunakan model CAPM dengan beta
sebesar 0,85 (data dari Yahoo Finance) dan equity risk premium sebesar 7,38%
untuk Indonesia (data dari Database NYU Damodaran). Sehingga, cost of equity
adalah 12,98%. Terakhir, kami menghitung WACC sebesar 8,55% dengan
Source: analyst estimates
membobot after-tax cost of debt dan cost of equity berdasarkan proporsi utang dan
ekuitas dari data 1Q24.
Implied Share Price: Dengan perpetual growth rate konservatif sebesar 1,5%,
Figure 6.1: Risk Matrix
kami menghitung implied share price sebesar Rp15.754. Dengan harga saat ini
sebesar Rp10.875, potensi upside adalah 31%.
Investment Risks
■ [IR-1] Tergerusnya ARPU (Average Revenue Per User) dari Layanan Suara dan
SMS – Low Impact, Medium Likelihood:
Dengan perkembangan layanan data, penggunaan layanan suara dan SMS
terus menurun. Konsumen semakin beralih ke layanan berbasis data seperti
VoIP (Voice over IP) dan aplikasi pesan instan (WhatsApp, Telegram, dll.),
yang menyebabkan ARPU dari layanan tradisional menurun. Penurunan ini
dapat berdampak negatif pada pendapatan Indosat, terutama jika
perusahaan tidak mampu mengganti penurunan ini dengan pendapatan dari
layanan data atau
Source: analyst estimates layanan digital lainnya. Valuation Impact: jika diasumsikan revenue dari
segmen fixed voice menurun 50% per tahun, maka nilai wajar Indosat akan
turun ke Rp14,191 dari Rp14,316 pada skenario base case kami, sehingga
potential upside hanya sebesar 36.78%.
■ AYO PINTER BARENG, AYO KERJA BARENG, AYO SUKSES BARENG. (n.d.). Smartfren. Retrieved August 29, 2024,
from hps://www.smartfren.com/app/uploads/2023/05/AR_SR_2022_FREN.pdf
■ Full Year 2022 Results. (2023, February 13). Indosat Ooredoo Hutchison. Retrieved August 29, 2024, from
hps://ioh.co.id/dataprod/portalcontent/portal/images/products/pdf/638118832283721341.pdf
■ Kinerja Telkomsel, Indosat dan XL Axiata: Balapan Gaet Pelanggan dan Cetak Cuan. (2024, May 6). Infografik. Retrieved
August 29, 2024,
from hps://infografik.bisnis.com/read/20240506/547/1763342/kinerja-telkomsel-indosat-dan-xl-axiata-balapan-gaet-pelan
ggan-dan-cetak-cuan
■ Perang Operator Seluler RI, Siapa Pemenangnya? (2022, April 5). CNBC Indonesia. Retrieved August 29, 2024, from
hps://www.cnbcindonesia.com/tech/20220405134855-37-328955/perang-operator-seluler-ri-siapa-pemenangnya
■ WIN THE FUTURE. (2023, April 5). | XL AXIATA. Retrieved August 29, 2024, from
hps://staticxl.ext.xlaxiata.co.id/s3fs-public/media/documents/LAPORAN%20TAHUNAN%20XL%20AXIATA%20VERSI%
20INDONESIA%20upload.pdf
■ Salim Dikabarkan Minat Akuisisi EXCL dan FREN Usai Merger (2024, August 28). CNBC Indonesia. Retrieved August 31,
2024, from
hps://www.cnbcindonesia.com/research/20240828070834-128-566936/salim-dikabarkan-minat-akuisisi-excl-dan-fre
n-usai-merger
■ Laporan Tahunan Indosat 2023 (2024, April 5). CNBC Indonesia. Retrieved August 31, 2024, from
hps://ioh.co.id/portal/id/ioh-investor-document-detail?_id=20013712
■ Journalist IBP. (2024, May 20). Indosat and NVIDIA to launch AI cloud collaboration in Q3 2024 | RISK & OPP - Indonesia
Business Post. Indonesia Business Post.
hps://indonesiabusinesspost.com/risks-opportunities/indosat-and-nvidia-to-launch-ai-cloud-collaboration-in-q3-20
24/
■ Yuliana Hema. (2024, August 13). Gelar Stock Split 1:4, Saham ISAT Bakal Lebih Likuid dan Atraktif. PT. Kontan
Grahanusa Mediatama; Kontan.co.id.
hps://insight.kontan.co.id/news/gelar-stock-split-14-saham-isat-bakal-lebih-likuid-dan-atraktif
■ hps://id.investing.com/rates-bonds/indonesia-10-year-bond-yield
■ hps://finance.yahoo.com/quote/ISAT.JK/
■ hps://www.phei.co.id/en-us/Data/Credit-Spread-Matrix
■ hps://pages.stern.nyu.edu/~adamodar/New_Home_Page/datafile/ctryprem.html
■ hps://ioh.co.id/portal/en/ioh-investor-document?_deftabid=3
■ hps://corporatefinanceinstitute.com/resources/valuation/what-is-wacc-formula/
■ hps://corporatefinanceinstitute.com/resources/financial-modeling/dcf-terminal-value-formula/
■ hps://data.worldbank.org/indicator/NY.GDP.MKTP.KD.ZG
■ hps://www.wallstreetprep.com/knowledge/enterprise-value/
■ hps://www.wallstreetprep.com/knowledge/free-cash-flow-to-firm-fc/
■ hps://id.tradingview.com/symbols/IDX-ISAT/financials-income-statement/ebit/
■ hps://stockbit.com/symbol/ISAT/
■ hps://stockbit.com/symbol/FREN
■ hps://stockbit.com/symbol/EXCL
■ hps://stockbit.com/symbol/TLKM