Anda di halaman 1dari 23

EKUITAS

Pengertian

IAI
FASB

Ekuitas adallah Hak


residual atas aktiva
perusahaan setelah
dikurangi semua
kewajiban

Equity or net asset is the


residual interest in the
assets of an entity that
remains after deducting
its liabilities

Godfrey, Hodgson, dan Holmes


membedakan ekuitas dan kewajiban
atas dasar :
Hak masing-masing pihak atas
penyelesain hukum

Hak pengguna aset dalam operasi

Substansi ekonomik perjanjian

Komponen Pemegang Saham


Ekuitas Pemegang Saham Dikelompokkan
Menjadi Dua Komponen :
Modal Setoran
Modal saham (capital stock), Modal yuridis
(legal capital), modal setoran tambahan
(additional paid-in capital)

Laba Ditahan

Tujuan Penyajian Ekuitas


Menyediakan informasi kepada yang berkepentingan
tentang efisiensi dan kepengurusan (stewardship)
manajemen

Menyediakan informasi tentang riwayat serta


prospek investasi pemilik dan pemegang
ekuitas lainnya
Menginformasikan tentang kewajiban yuridis
perseroan terhadap para pemegang saham
dan pihak lainnya

Syarat informasi yang harus


disampaikan tentang ekuitas
pemegang saham
Sumber ekuitas pemegang saham beserta
riwayatnya
Peraturan yuridis yang membatasi pembagian
deviden dan pengambilan modal setoran
kepada pemegang saham
Prioritas beberapa golongan pemegang saham
atau pemegang ekuitas lainnya

Komponen-komponen yang
membentuk ekuitas pemegang
saham
Jumlah rupiah yang di setorkan oleh
pemegang saham
Laba ditahan yang merupakan sisa laba
setelah pembagian deviden
Jumlah rupiah yang timbul akibat
apresiasi/revaluasi aset fisis tertentu
Jumlah rupiah donasi dari pihak
nonpemegang saham
Sumber lainnya

Pembedaan Modal Setoran dan


Laba Ditahan
Modal Setoran
Laba Ditahan
Dana dasar (basic fund) yang harus
tetap dipertahankan untuk
menunjukkan perlindungan bagi pihak
lain

Indikator Daya melaba sehingga harus


selalu dipisahkan dengan modal
setoran

Dananya hanya dapat ditarik kembali


dalam likuidasi atau dalam keadaan
luar biasa lainnya

Dananya merupakan jumlah rupiah


yang secara yuridis dapat digunakan
untuk pembagian deviden

Modal Yuridis
Pengertian
Jumlah rupiah minimal yang harus disetor oleh
investor

Penyebab Terjadinya
Karena ketentuan hukum yang mengharuskan bahwa
harus ada sejumlah rupiah yang harus dipertahankan
dalam rangka perlindungan terhadap pihak lain
Tujuan
Untuk memberi informasi kepada para pemegang
ekuitas lainnya tentang batas perlindungan
investasinya

Tujuan Utama Perekayasan


Akuntansi Modal
Untuk membedakan secara tegas
antara perubahan akibat transaksi operasi
dan perubahan akibat transaksi modal.

Sumber yang mengubah modal


setoran dengan masalah
teoritisnya
I.
II.
III.
IV.
V.
VI.

Pemesanan Saham (stock subscriptions)


Obligasi terkonversi atau berhak-tukar (convertible
bonds)
Saham istimewa tferkonversi atau berhak tukar
(convertible bonds)
Deviden saham (stock dividens)
Hak beli saham, opsi , dan waran (stock rights, options,
and warrant)
Saham treasuri (tresury stocks)

Obligasi terkonversi
Merupakan obligasi yang mengandung
sifat ekuitas dan kewajiban sehingga
menimbulkan
masalah
apakah
perlu
dipisahkan
jumlah
rupiah
yang
mempresentasi
ekuitas
dan
yang
merepresentasikan kewajiban

Saham Prioritas Terkonversi


Pengukuran akan jumlah rupiah yang
harus diakui sebagai modal setoran dapat
menggunakan cara seperti pada obligasi
terkonversi.

Dividen Saham
Distribusi dividen dalam bentuk saham
yang sejenis dengan saham yang mulamula diterbitkan.

Kapitalisasi Atas Dasar Nilai


Nominal
Kapitalisasi dividen saham haruslah
hanya sebesar niali nominalnya. Jumlah ini
besarnya merupakan jumlah minimal yang
harus di kapitalisasi untuk memenuhi
kebutuhan yuridis.

Waran
Menurut PSAK no 41, IAI
Waran adalah efek yang diterbitkakan
oleh suatu perusahaan yang memberi hak
kepada pemegangnya untuk memesan
saham dari perusahaan tersebut pada harga
dan jangka waktu tertentu.

Penurunan Modal Setoran


Modal setoran tidak akan berkurang
kecuali ada pembayaran atau pembagian
dividen yang dapat di kategori sebagai
likuidasi atau penarikan kembali saham
yang beredar secara permanen.

Saham Treasuri
Alasan perusahaan melakukan penarikan
kembali saham sebagai saham tresuri :
1. Saham tersebut akan di terbitkan kembali
kepada karyawan dalam program opsi
saham
2. Saham tersebut akan digunakan untuk
membeli perusahaan lain dalam transaksi
penggabungan usaha

Konsep satu transaksi


Disebut
satu
transaksi
karena
pembelian saham treasuri dan penjualannya
kembali dianggap sebagai satu transaksi

Konsep Dua Transaksi


Konsep ini disebut dengan pendekatan
nominal (par-value approach) karena harga
penarikan atau penjualan dikompensasi ke
modal setoran lain.

Perubahan Laba Ditahan :


A. Penyesuaian Periode lalu
B. Koreksi kesalahan dalam laporan
keuangan sebelumnya
C. Pengaruh perubahan akuntansi
D. Kuasi reorganisasi

Urutan Penyerapan biaya, rugi,


dan rugi luar biasa

Pendapatan Kotor
Laba Bersih
Laba Ditahan
Premium Modal Saham
Modal Saham