Anda di halaman 1dari 10

Alur Pemeriksaan

Penyegelan
Wajib Pajak atau kuasanya tidak memberi kesempatan kepada Pemeriksa Pajak
untuk memasuki tempat atau ruang serta barang bergerak/tidak bergerak,
yang diduga atau patut diduga digunakan untuk menyimpan buku, catatan,
atau dokumen, termasuk hasil pengolahan data dari pembukuan yang dikelola
secara elektronik atau secara program aplikasi on-line yang dapat memberi
petunjuk tentang kegiatan usaha atau perkerjaan bebas Wajib Pajak;
Wajib Pajak atau kuasanya menolak memberi bantuan guna kelancaran
pemeriksaan yang antara lain berupa tidak memberi kesempatan kepada
Pemeriksa Pajak untuk mengakses data yang dikelola secara elektronik atau
membuka barang bergerak dan/atau tidak bergerak;
Wajib Pajak atau kuasanya tidak berada di tempat dan tidak ada pihak yang
mempunyai kewenangan untuk bertindak selaku yang mewakili Wajib Pajak,
sehingga diperlukan upaya pengamanan pemeriksaan sebelum pemeriksaan
ditunda; dan/atau
Wajib Pajak atau kuasanya tidak berada di tempat dan Pegawai Wajib Pajak
yang mempunyai kewenangan untuk bertindak selaku yang mewakili Wajib
Pajak menolak memberi bantuan guna kelancaran pemeriksaan.

WP tidak ada ditempat


tetap dapat dilaksanakan sepanjang ada pihak yang dapat dan
mempunyai Kewenangan untuk Mewakili Wajib Pajak, terbatas untuk hal
yang ada dalam kewenangannya, dan selanjutnya Pemeriksaan ditunda
untuk dilanjutkan pada kesempatan berikutnya;
dapat ditunda, dan untuk keperluan pengamanan pemeriksaan, Pemeriksa
Pajak dapat melakukan penyegelan sebelum melakukan penundaan;
dapat dilanjutkan setelah dilakukan penundaan sebagaimana dimaksud
pada huruf b, dan apabila Wajib Pajak tidak juga ada di tempat,
pemeriksaan tetap dilaksanakan dengan terlebih dahulu meminta
pegawai Wajib Pajak yang bersangkutan untuk mewakili Wajib Pajak guna
membantu kelancaran pemeriksaan; atau
tetap dapat dilanjutkan meskipun pegawai Wajib Pajak yang diminta
mewakili Wajib Pajak sebagaimana dimaksud pada huruf c menolak untuk
membantu kelancaran Pemeriksaan, dan pegawai tersebut harus
menandatangani Surat Pernyataan Penolakan Membantu Kelancaran
Pemeriksaan;

Pemeriksaan Bukti
Permulaan
Pemeriksaan untuk menguji kepatuhan pemenuhan
kewajiban perpajakan dapat diusulkan Pemeriksaan
Bukti Permulaan apabila
Pada saat pelaksanaan Pemeriksaan ditemukan
adanya indikasi tindak pidana di bidang perpajakan
WP Badan tidak memenuhi sebagian/seluruh
permintaan dokumen
WP menolak untuk dilakukan Pemeriksaan, tidak
memenuhi panggilan Pemeriksaan Kantor, menolak
membantu kelancaran Pemeriksaan dan terhadap
WP tersebut dilakukan penetapan pajak secara
jabatan

Pembahasana Akhir
Hasil Pemeriksaan harus diberitahukan kepada WP (dalam bentuk SPHP)
WP wajib memberikan tanggapan tertulis terhadap SPHP
WP berhak hadir dalam pembahasan akhir hasil pemeriksaan, dalam
jangka waktu
* 3 hari kerja (pemeriksaan kantor)
* 7 hari kerja (pemeriksaan lapangan)
sejak SPHP diterima WP
Pembahasan akhir adalah pembahasan hasil pemeriksaan antara WP
dengan pemeriksa
Jangka Waktu Pembahasan Akhir Hasil Pemeriksaan
* Pemeriksaan kantor, maksimal 3 minggu
* Pemeriksaan Lapangan, maksimal 1 bulan
Jika masih terdapat beda pendapat dengan pemeriksa, WP dapat
meminta untuk dilakukan pembahasan dengan Tim Pembahas.