Anda di halaman 1dari 20

RASIONEL BIMBINGAN

DAN KONSELING

RASIONEL BK TINJAUAN
KONSTITUSIONAL
Rasionel dipahami sebagai alasan/logika/latar belakang mengapa perlu sesuatu..
Konstitusional Undang-undang, tata peraturan, ketetapan.

Beberapa Ketetapan konstitusional yang menjadi rasionel Bimbingan dan


Konseling:
1. PASAL 1 AYAT 1 UU NO. 20/2003: SPN
2. PASAL 1 AYAT 6 UU NO. 20/2003: SPN
3. PP NO. 19 / 2005 SNP
4. Permendikbud 81A Tahun 2013 Implemetasi Kurikulum
5. Permendikbud 111 Tahun 2014 BK pada Pendidikan Dasar dan
Menengah

PASAL 1 AYAT 1 UU NO.


20/2003: SPN
Pendidikan adalah usaha sadar
dan terencana untuk mewujudkan

suasana belajar dan proses


pembelajaran agar peserta didik secara
aktif mengembangkan potensi
dirinya untuk memiliki kekuatan spiritual
keagamaan, pengendalian diri,
kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia,
serta keterampilan yang diperlukan
dirinya, masyarakat, bangsa dan negara.

Pendidikan untuk pengembangan potens

PASAL 1 AYAT 6 UU NO.


20/2003: SPN

Pendidik adalah tenaga kependidikan

yang berkualifikasi sebagai guru, dosen,


konselor, pamong belajar, widyaiswara,
tutor, instrukstur, fasilitator, dan sebutan
lain yang sesuai dengan kekhususannya,
serta berpartisipasi dalam
menyelenggarakan pendidikan..

PP NO. 19 / 2005 SNP


1.

STANDAR ISI (SI)

2.

STANDAR KOMPETENSI LULUSAN (SKL)

3.

STANDAR PROSES

4.

STANDAR PENDIDIK

5.

STANDAR SARANA DAN PRASARANA

6.

STANDAR PEMBIAYAAN

7.

STANDAR PENGELOLAAN

8.

STANDAR PENILAIAN

Standar Nasional Pendidikan

STRUKTUR KURIKULUM
1. MATA PELAJARAN
2. MUATAN LOKAL
a. TERINTEGRASI KE DLM MAPEL
b. BERDIRI SENDIRI SBG MAPEL

3. PENGEMBANGAN DIRI
a. PELAYANAN KONSELING, YANG BERKENAAN DENGAN
MASALAH PRIBADI, KEHIDUPAN SOSIAL, KEGIATAN BELAJAR
DAN PENGEMBANGAN KARIR. KHUSUS UNTUK SEKOLAH
KEJURUAN DITEKANKAN PADA PENINGKATAN KECAKAPAN
HIDUP.
b. EKSTRA KURIKULER, MELIPUTI KEAGAMAAN, KEPRAMUKAAN,
LATIHAN KEPEMIMPINAN, KIR, PMR, SENI DAN TEATER, OLAH RAGA,
SISPALA, DAN JURNALISTIK.

PERMENDIKBUD 81A TAHUN


2013
Substansi bimbingan dan konseling
disiapkan untuk memfasilitasi satuan
pendidikan dalam mewujudkan
proses pendidikan yang
memperhatikan dan menjawab

ragam kemampuan, kebutuhan,


dan minat sesuai dengan
karakteristik peserta didik.

PERMENDIKBUB 111 TAHUN


2014
Bimbingan dan Konseling adalah upaya sistematis,
objektif, logis, dan berkelanjutan serta terprogram yang
dilakukan oleh konselor atau guru Bimbingan dan
Konseling untuk memfasilitasi perkembangan peserta
didik/Konseli untuk mencapai kemandirian dalam
kehidupannya.

RASIONEL BK
PERKEMBANGAN SOSIAL
BUDAYA
Perubahan sosbud, globalisasi, moderenisasi (Dampak positif
dan negatif)
Adaptif atau Maladaptif.
Merasa tersesat, kebingunan peran, perasaan tidak berdaya,
antisosial.
perubahan
kebudayaan:
Culture shock
kebudayaan saling berdampingan,
Cemas, merasa
Culture Change
tersesat, kebingunan
berinteraksi, salah satu
peran, perasaan tidak
kebudayaan pudar karena
berdaya, depresi,
pengaruh kebudayaan lain, dan
antisosial
masing-masing kebudayaan
melebur menjadi kebudayaan baru

RASIONEL TINJAUAN
FILSAFAT
Filsafat, secara etimologi Philoshopia
Philo : Cinta dan Shopia : Kebijaksanaan

filsafat adalah Usaha manusia untuk memperoleh


pandangan atau konsepsi tentang segala yang
ada, dan apa makna hidup manusia di alam
semesta ini
Howard (2005: vi) filsafat adalah pencapaian akhir
setelah anda terus mempertanyakan dasar-dasar
dari jawaban sebelumnya.
Filsafat membuat orang berperilaku secara bijaksana.

DIMENSI MANUSIA

Fisik

Psikolo
gis

Spiritu
al

RASIONEL BK TINJAUAN
PSIKOLOGIS
Masing-masing peserta didik memiliki karakteristik
pribadi yg unik.
Proses perkembangan terjadi sepanjang hidup (Live Span
Development) dimana manusia mempunyai kebutuhan
dan tugas perkembangan.
Proses perkembangan tidak selalu berlagsung secara
linear, akan tetapi bersifat fluktuatif dan bahkan
stagnasi.
Pelayanan bimbingan dan konseling sebagai upaya
bantuan dalam membantu peserta didik mencapai

RASIONEL TINJAUAN
PSIKOLOGIS
Aspek ini terkait dengan:
(1)Masalah perkembangan individu,
(2)Masalah perbedaan individu,
(3)Kebutuhan siswa,
(4)Penyesuaian diri,
(5)Masalah dalam belajar, ex: cemas, stress, depresi.
(6)Aspek psikologis seperti motif, sikap, kesehatan
mental.

RASIONEL BK TINJAUAN
PAEDAGOGIS
Ingat kembali tujuan pendidikan
nasional seperti yang tertera dalam UU
Sisdiknas (20 tahun 2003)
.......... agar peserta didik secara aktif
mengembangkan potensi dirinya untuk
memiliki kekuatan spiritual keagamaan,
pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan,
akhlak mulia, serta keterampilan yang
diperlukan dirinya, masyarakat, bangsa dan
negara.

Perkembangan dan trend pendidikan, bahwa fokus pada


hal kognitif dan psikomotor, artinya fokus membuat siswa
cerdas dan terampil saja.
Aspek afektif, pengembangan kepribadian,
pengembangan potensi diri seringkali terabaikan.
Proses pembelajaran sejatinya tidak hanya fokus pada
sarana pembelajaran, namun juga sarana pendidikan.

Pendidikan

Sarana
Pendidikan
Relasi
terapeutik
Altrusime
Empathy
Respect
Care

Sarana
Pembelajaran
Media
pembelajaran
Metode
pembelajaran
Strategi mengajar
Kurikulum