0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
127 tayangan23 halaman

Panduan Lengkap Preeklampsia pada Kehamilan

Preeklampsia adalah kondisi spesifik kehamilan yang ditandai dengan hipertensi dan gangguan sistem organ akibat disfungsi plasenta. Faktor risikonya adalah usia muda, nullipara, dan riwayat keluarga. Diagnosis didasarkan pada pemeriksaan fisik, laboratorium, dan USG. Pengobatannya meliputi MgSO4 untuk mencegah kejang, antihipertensi seperti nifedipin, dan persalinan induksi. Komplikasiny

Diunggah oleh

mutmainna
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
127 tayangan23 halaman

Panduan Lengkap Preeklampsia pada Kehamilan

Preeklampsia adalah kondisi spesifik kehamilan yang ditandai dengan hipertensi dan gangguan sistem organ akibat disfungsi plasenta. Faktor risikonya adalah usia muda, nullipara, dan riwayat keluarga. Diagnosis didasarkan pada pemeriksaan fisik, laboratorium, dan USG. Pengobatannya meliputi MgSO4 untuk mencegah kejang, antihipertensi seperti nifedipin, dan persalinan induksi. Komplikasiny

Diunggah oleh

mutmainna
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

PREEKLAMPSIA

Pembimbing :
PENDAHULUAN

AKI di Indonesia masih merupakan


salah satu yang tertinggi di
negara Asia Tenggara
AKI di Indonesia : 359/100.000
kelahiran hidup (SKDI 2012)
18% Perdarahan Hipertensi
45% dalam
37% kehamilan
Infeksi
DEFINISI
Preeklampsia merupakan kondisi spesifik pada
kehamilan yang ditandai dengan adanya
disfungsi plasenta dan respon maternal
terhadap adanya inflamasi sistemik dengan
aktivasi endotel dan koagulasi yang terjadi
pada usia kehamilan >20 minggu

Hipertensi

Gangguan sistem
organ
EPIDEMIOLOGI

Prevalensi di negara maju : 1,3% -


6%
Prevalensi di negara berkembang :
1,8% - 18%.
Insiden preeklampsia di Indonesia :
128.273/tahun atau 5,3%
Perempuan muda dan nullipara
ETIOLOGI
Teori kelainan vaskularisasi plasenta

Teori iskemia plasenta, radikal bebas dan


disfungsi endotel
Disease of

Teori intoleransi imunologik antara ibu dan janin


theory

Teori adaptasi kardiovaskular

Teori genetik

Teori defisiensi gizi

Teori inflamasi
FAKTOR RISIKO
Primigravida

Primipaternitas

Hiperplasentosis

Umur yang ekstrim


Riwayat preeklampsia/eklampsia dalam
keluarga
Penyakit ginjal dan hipertensi sebelum
hamil

Obesitas

Penyakit tiroid
PATOFISIOLOGI
DIAGNOSIS

Pemeriksaa
Faktor risiko n fisis Urinalisis :
preeklampsia proteinuria
Nyeri kepala Hipertensi USG
Gangguan Oligouria Darah lengkap
penglihatan Edema tungkai
Nyeri epigastrium
Pemeriksaa
Anamnesis n
penunjang
Kriteria Minimal Preeklampsia

Tekanan darah >140/90 mmHg

Protenuria >300mg/24jam atau tes dipstick


>+1

Trombosit <100.000

Serum kreatinin >1,1 mg/dl

Peningkatan enzim hati >2 kali

Nyeri epigastrium

Edema paru

Stroke, nyeri kepala, gangguan visus

Gangguan sirkulasi uteroplasenta :


oligohidramnion, PJT
Kriteria Preeklampsia Berat
Tekanan darah >160/110 mmHg

Protenuria >300mg/24jam atau tes dipstick


>+1

Trombosit <100.000

Serum kreatinin >1,1 mg/dl

Peningkatan enzim hati >2 kali

Nyeri epigastrium

Edema paru

Stroke, nyeri kepala, gangguan visus

Gangguan sirkulasi uteroplasenta :


oligohidramnion, PJT
PENATALAKSANAAN

Anti MgSO4
Diazepam
kejang
Anti

Nifedipin
Atenolol
hipertensi Metildopa

Manajemen ekspektatif
Persalinan Manajemen aktif
Pemberian MgSO4
Direkomendasikan sebagai terapi lini
pertama preeklamsia / eklamsia
Direkomendasikan sebagai profilaksis
terhadap eklamsia pada pasien
preeklamsia berat
Merupakan pilihan utama pada pasien
preeklamsia berat dibandingkan diazepam
atau fenitoin untuk mencegah terjadinya
kejang atau kejang berulang (1a/A)
Pemberian MgSO4

MgSO4 IM : MgSO4 IV:

Initial dose : 4 g Dosis awal : 4-6 g


MgSO4 20% IV MgSO4 dalam 100
dengan kecepatan ml cairan infus
1gram/menit. diberikan dalam
Dilanjutkan segera waktu 15-20 menit.
dengan 10 g MgSO4 Maintenance dose :
50% IM. Sebagai 1-2 g/ jam dalam
dosis pemeliharaan, 100 ml cairan infus
berikan 5 g MgSO4
50% IM tiap 6 jam
Pemberian MgSO4
Keracunan
Evaluasi
MgSO4
Produksi urin Refleks
Refleks patella
patella hilang,
Frekuensi depresi napas
napas Antidote : 10
cc kalsium
glukonas 10%
secara IV
Anti Hipertensi
Indikasi utama pemberian anti hipertensi ada
kehamilan adalah untuk keselamatan ibu
dan mencegah penyakit serebrovaskuler
Obat anti hipertensi diberikan bila tekanan
darah > 160/110 mmHg
Pemberian anti hipertensi pilihan pertama
adalah nifedipin oral , hydralazine, dan
labetalol parenteral
Alternatif anti hipertensi yang lain adalah :
nitrogliserin, metildopa, labetalol (I/B)
Protokol Peeklampsia tanpa gejala berat
PENCEGAHAN

Skrining preeklampsia
Mean arterial pressure
Roll-over test
Doppler arteri uterina

Yang direkomendasikan
Aspirin dosis rendah (75 100 mg/hari) untuk perempuan dengan
risiko tinggi
Suplementasi kalsium 1 g/hari terutama pada perempuan
dengan asupan kalsium yang rendah
Tidak direkomendasikan
Tirah baring
Retriksi garam
KOMPLIKASI
CNS

Maternal
Kejang
Udem serebral
Perdarahan Kelahiran

Fetal
cerebral preterm
Stroke
IUFD
Hepar
Gagal hepar Intrapartum
Ruptur hepar fetal
Subcapsular distress
hemorrhage
Placental
Hematologi
abruption
DIC
HELLP Insuffisiensi
Renal uteroplacet
Gagal ginjal a
Oliguria Cedera
Proteinuria Hipoksik
neurological
Pulmo IUGR
Pulmonary Oligohidramio
udem n

Anda mungkin juga menyukai