Anda di halaman 1dari 19

MANAJEMEN PEMASARAN

KENDALI PROSES STATISTIK

KELOMPOK 2
Almaas Rosi Nur Amalia 141150085
Risma Malinda 141150086
Dimas Indra K 141150093
Etna Amalia 141150118
Winarsih Febiyanti 141160134

FEBUPNVYK
KENDALI PROSES STATISTIK/STATICTICAL PROCESS CONTROL

Statistik proses kontrol (SPC) adalah aplikasi metode statistika


untuk pemantauan dan pengendalian proses untuk memastikan
bahwa dia bekerja pada potensi penuh untuk menghasilkan
produk yang sesuai. Dalam SPC, proses berperilaku diduga untuk
memproduksi sebanyak mungkin produk sesuai dengan limbah
paling mungkin. Sementara SPC telah diterapkan paling sering
untuk mengendalikan garis manufaktur, ini berlaku sama baik
untuk setiap proses dengan keluaran terukur.

FEBUPNVYK
Variasi Alamiah dan Variasi Khusus/Terusut
Variasi alamiah (Natural Variation)
variabelitas yg mempengaruhi setiap proses produksi
dgn derajat yg berbeda dan telah diproduksi sebelumnya, serta
sering disebut suatu penyebab umum.
Apabila distribusi ini normal, sebaran tsb dapat
dikarakteristikan oleh dua parameter :
a. Rerata () b. Standar deviasi ()

Variasi Terusut (Assignable Variation)


variasi dalam proses produksi yang dapat ditelusuri ke
sebab-sebab tertentu. Faktor-faktor seperti usangnya mesin,
pekerja yg lelah atau tidak terlatih, sumber bahan baku yg baru
merupakan sumber potensial dari variasi terusut.

FEBUPNVYK
Diagram Kendali

FEBUPNVYK
Diagram Kedali Vaiabel
Diagram x
Diagram kendali kualitas untuk variabel yg menun-jukkan
terjadinya perubahan dalam kecendrungan terpusat dari suatu
proses produksi.

Diagram R :
Diagram kendali yg menelusuri jangkauan (range=R) dalam
suatu sampel, grafik ini menunjukkan peningkatan atau penurunan
dalam keseragaman yg telah terjadi dalam seberan dari suatu
proses produksi
Teori Limit Tengah
Teorema ini menyatakan terlepas dari distribusi
populasinya, distribusi sampel akan cenderung mengikuti kurva
normal seiring ditingkatkannya jumlah sampel.

Teorema tersebut juga menyatakan :


1. Rerata dari distribusi (disebut) akan sama dengan rerata dari
seluruh populasi .
2. Standar deviasi dari distribusi sampling akan menjadi deviasi
standar populasi dibagi dengan akar kuadrat dari jumlah
sampel-nya n, dengan kata lain :

i
x
2
x
( x x )
n n 1

FEBUPNVYK
Distribusi Sampling

FEBUPNVYK
Menetapkan Batas Grafik Rata Rata (Grafik )
Apabila kita mengetahui, melalui data masalalu, standar
deviasi dari populasi (proses), , dapat menentukan batas kendali
atas dan batas bawah dengan formula berikut :
Batas Kendali Atas (UCL) = + z
Batas Kendali Bawah (LCL) = - z

Menetapkan Batas Grafik Kisaran (Grafik R)


Manajer operasional menggunakan grafik kendali atau kisaran
untuk memonitor variabilitas proses, sejalan dengan grafik kendali
atas rata rata, dimana memonitor kencenderungan sentral proses.
Kita dapat menggunakan persamaan berikut untuk
menetapkan batas kendali atas dan bawah atas kisaran :
UCLR = D4R
LCLR = D3R
Diagram Kontrol Untuk Atribut
Langkah-langkah kualitas yang digunakan dalam grafik kendali
atribut adalah nilai diskrit mencerminkan kriteria keputusan
sederhana seperti baik atau buruk.
p-CHART
Dengan p-grafik sampel item n diambil secara berkala dari
produksi atau proses pelayanan, dan proporsi barang-barang yang
rusak dalam sampel bertekad untuk melihat jika proporsi jatuh dalam
batas-batas kontrol pada grafik.
Diagram Kontrol Untuk Atribut
c-CHART
Digunakan ketika tidak mungkin untuk menghitung proporsi
cacat dan jumlah sebenarnya mendeteksi harus digunakan.
Permasalahan Manajerial dan Grafik Kendali
Dalam suatu dunia tidak ada kebutuhan akan grafik kendali. Akan
tetapi, karena sebagian besar proses masih belum mencapai
kesempurnaan, para manajer harus mengambil 3 keputusan utama
mengenai grafik kendali, yaitu :
Pertama, para manajer harus memilih poin-poin didalam proses
mereka yang memerluakn SPC.
Kedua, para manajer perlu untuk memutuskan grafik variabel atau
diagram atribut yang tepat.
Ketiga, perusahaan harus menetapkan kebijakan SPC yang jelas dan
spesifik bagi para karyawan untuk diikuti.

FEBUPNVYK
Rasio Kapabilitas Proses

Rasio kapabilitas proses, Cp3dihitung dengan :


.
Cp= Spesifikasi atas spesifikasi bawah
6o(nilai standar deviasi proses)

Indeks Kapabilitas Proses (Cpk)

Cpk adalah suatu proporsi dari variasi (3) diantara tengah proses dan
batas spesifikasi yang terdekat. Rumus untuk Cpk adalah:

FEBUPNVYK
Cpk adalah kriteria standar yang digunakan untuk menggambarkan kinerja proses.

FEBUPNVYK
PENERIMAAN SAMPEL

Sampel (acceptance sampling) adalah suatu bentuk pengujian


yang melibatkan pengambilan sampel lot, atau batch secara acak,
dari produk jadi dan mengukurnya terhadap standar yang telah
ditentukan sebelumnya.

Kurva Karakteristik Operasional


.
Kurva karakteristik operasional (operating characteristic-
OC) menggambarkan seberapa baiknya rencana penerimaan yang
mendiskriminasikan antara lot yang baik dan yang buruk. Sebuah
kurva yang berkaitan dengan suatu rencana tertentu, yaitu terhadap
kombinasi n (ukuran sampel) dengan c (level penerimaan).

FEBUPNVYK
.

Level kualitas yang dapat diterima (acceptable quality level-AQL) adalah level
kualitas terburuk dimana kita bersedia untuk menerimanya.

Persentase toleransi kecacatan lot (lot tolerance percentage defective-LTPD)


adalah level kualitas lot yang kita pertimbangkan buruk.

FEBUPNVYK
Kualitas Rata-rata Saat Ini

Hal yang dimungkinkan untuk menentukan kualitas rata-rata saat


ini (age outgoing quality-AOQ) dalam persentase kecacatan.
Persamaan untuk AOQ adalah:

FEBUPNVYK
Dalam gambar tersebut menggambarkan
perbandingan penerimaan sampel, SPC, dengan Cpk.

FEBUPNVYK
KEWIRAUSAHAAN

THANK YOU
FOR
YOUR ATTENTION

FEBUPNVYK
Q & A SESSION

FEBUPNVYK