0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
488 tayangan29 halaman

High Alert Medication Fix

Dokumen tersebut membahas tentang pengelolaan obat-obatan yang perlu diwaspadai (high-alert medications) di rumah sakit, termasuk definisi, contoh obat, dan strategi untuk mencegah kesalahan dalam penggunaan obat tersebut."

Diunggah oleh

victortamba59
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
488 tayangan29 halaman

High Alert Medication Fix

Dokumen tersebut membahas tentang pengelolaan obat-obatan yang perlu diwaspadai (high-alert medications) di rumah sakit, termasuk definisi, contoh obat, dan strategi untuk mencegah kesalahan dalam penggunaan obat tersebut."

Diunggah oleh

victortamba59
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KELOMPOK 6

KELAS B

1. Nelsi Fitri Hayaty


2. Niltu Luthfakal Khafia
3. Novita Indraini Dewi
4. Nurbaiti
5. Nurhidayah
PENGERTIAN
High alert medications adalah obat-obatan yang
memiliki risiko lebih tinggiuntuk menyebabkan/
menimbulkan adanya komplikasi / membahayakan pasien
secara signifikan jika terdapat kesalahan penggunaan
(dosis, interval, dan pemilihannya).
Peraturan
Di Indonesia, pada Peraturan Menteri Kesehatan
RI Nomor 58 Tahun 2014 Tentang Standar
Pelayanan Kefarmasian di Rumah Sakit
mengharuskan rumah sakit untuk
mengembangakan kebijakan pengelolan obat
untuk meningkatkan keamanan khususnya obat
yang perlu diwaspadai (high-alert medications).
High alert medications yang perlu
di waspadai
Obat yang persentasinya tinggi dalam menyebabkan terjadinya
kesalahan / error dan / atau kejadian sentinel (sentinel event)
Obat yang berisiko tinggi menyebabkan dampak yang
tidak diinginkan (adverse outcome)
Obat-obat yang tampak mirip (Nama Obat, Rupa dan
Ucapan Mirip / NORUM
Look-Alike Sound-Alike / LASA)
Elektrolit konsentrasi tinggi
DAFTAR OBAT YANG PERLU DIWASPADAI
Obat yang perlu diwaspadai dapat dibedakan
menjadi :

Kelompok obat yang memiliki rupa mirip (Look-


Alike)
Kelompok obat yang memiliki nama mirip (Sound-
Alike)
Kelompok obat elektrolit konsentrasi tinggi
Elektrolit konsentrasi tinggi
unit yang dinilai membutuhkan penempatan elektrolit
konsentrasi tinggi adalah Intensive Care Unit (ICU)
Elektrolit konsentrat tidak boleh berada di ruang
perawatan, kecuali di ruang tersebut di atas, dengan
syarat disimpan di tempat terpisah, akses terbatas,
jumlah terbatas dan diberi label yang jelas untuk
menghindari penggunaan yang tidak disengaja.
Peresepan, penyimpanan, penyiapan, pemberian
elektrolit konsentrat di ruangan tersebut sesuai
dengan ketentuan yang berlaku tentang manajemen
obat yang perlu diwaspadai (high-alert medications).
Contoh Menurut ISMP List Of High-alert
Medication 2014
FDA And ISMP Lists Of Look-alike Drug Names
With Recommended Tall Man Letters
ISMS list of confused drug names
Faktor resiko umum
1. Permintaan resep obat yang tulisannya sulit terbaca
2. Prosedur pengenceran yang keliru
3. Kebingungan antara persiapan im, iv, intratekal,
epidural
4. Kebingungan antara kekuatan yang berbeda dari obat
yang sama
5. Keambiguan pelabelan pada konsentrasi dan volume
total obat
6. Laju infus yang keliru
7. Produk yang tampak atau terdengar sama, atau
pemaketan produk serupa (LASA/NORUM)
Mengelola obat kewaspadaan
tinggi
a. Obat kewaspadaan tinggi harus diresepkan,
disimpan, diberikan jika sesuai dan aman
b. Obat kewaspadaan tinggi harus diberi label High
Alert Medication atau Obat Kewaspadaan Tinggi
pada :
- rak/ lemari obat
- Kotak obat
- Paket produk obat
- Vial atau ampul tunggal
STRATEGI MENGHADAPI
KESALAHAN
PERESEPAN DAN INSTRUKSI
MEDIS
Penulisan resep untuk obat High-Alert Medications

Dokter memeriksa kelengkapan dan ketepatan resep :


penulisan resep, indikasi, ketepatan obat, dosis, rute
pemberian
Obat LASA / NORUM harus menggunakan huruf
kapital semua serta mencantumkan dengan jelas
dosis dan satuan obat,
Instruksi lisan hendaknya dihindari
Apoteker atau Asisten Apoteker yang menerima resep,
harus melakukan konfirmasi jika terdapat penulisan yang
tidak sesuai
Penulisan instruksi terapi oleh dokter dan perawat di rekam
medis pasien (catatan terintegrasi):

Ditulis dengan huruf kapital


Satuan tertentu harus ditulis lengkap
Dosis dan rute pemberian harus ditulis jelas
Pemberian elektrolit konsentrat hendaknya memberikan
penjelasan untuk mengingatkan perawat tentang dosis dan
cara pemberiannya
PENYIMPANAN
1. Lokasi Penyimpanan
logistik farmasi dan pelayanan farmasi
Khusus untuk elektrolit konsentrasi tinggi terdapat juga di unit
pelayanan, yaitu ICU dan kamar bersalin (VK) dalam jumlah
yang terbatas.
Obat disimpan sesuai dengan kriteria penyimpanan perbekalan
farmasi, utamanya dengan memperhatikan jenis sediaan obat
(rak/kotak penyimpanan, lemari pendingin), sistem FIFO dan
FEFO serta ditempatkan sesuai ketentuan obat High Alert.
Penyimpanan Elektrolit Konsentrasi Tinggi
Asisten apoteker (logistik farmasi / pelayanan farmasi)
yang menerima obat segera memisahkan obat yang
termasuk kelompok obat yang High Alert sesuai
Daftar Obat High Alert
Tempelkan stiker merah bertuliskan High Alert pada
setiap kemasan obat high alert
Berikan selotip merah pada sekeliling tempat
penyimpanan obat high alert yang terpisah dari obat
lain
PENYIMPANAN OBAT LASA ( LOOK ALIKE)
LASA (Look Alike Sound Alike) merupakan sebuah
peringatan (warning) untuk keselamatan pasien (patient
safety) : obat-obatan yang bentuk / rupanya mirip
dan pengucapannya / namanya mirip TIDAK BOLEH
diletakkan berdekatan.
Walaupun terletak pada kelompok abjad yang sama
harus diselingi dengan minimal 2 (dua) obat dengan
kategori LASA diantara atau ditengahnya.
Biasakan mengeja nama obat dengan kategori LASA
saat memberi/menerima instruksi
PEMBERIAN LABEL

Label untuk obat yang perlu diwaspadai dapat dibedakan menjadi dua
jenis :
HIGH ALERT untuk elektrolit konsentrasi tinggi, jenis injeksi atau infuse
tertentu, mis. Heparin, Insulin, dll.
Penandaan obat High Alert dilakukan dengan stiker High
Alert Double Check pada obat.
LASA untuk obat-obat yang termasuk kelompok LASA / NORUM
Obat kategori Look Alike Sound Alike (LASA) diberikan
penanda dengan stiker LASA pada tempat penyimpanan obat.
Apabila obat dikemas dalam paket untuk kebutuhan
pasien, maka diberikan tanda LASA pada kemasan primer
obat.
PEMBERIAN LABEL
Apoteker/Asisten Apoteker memverifikasi resep obat high alert
sesuai PedomanPelayanan Farmasi penanganan High Aler.
Garis bawahi setiap obat high alert pada lembar resep dengan tinta
merah.
Jika apoteker tidak ada di tempat, maka penanganan obat high alert
dapat didelegasikan pada asisten apoteker yang sudah ditentukan.
Dilakukan pemeriksaan kedua oleh petugas farmasi yang berbeda
sebelum obat diserahkan kepada perawat.
Petugas farmasi pertama dan kedua, membubuhkan tanda tangan
dan nama jelas di bagian belakang resep sebagai bukti telah
dilakukan double check.
Obat diserahkan kepada perawat/pasien disertai dengan informasi
yang memadai dan menandatangani buku serah terima obat rawat
inap
PEMBERIAN OBAT PERLU DIWASPADAI
Penyiapan Obat yang Perlu Diwaspadai (High Alert) di Ruang Perawatan
Penyiapan dan pemberian obat kepada pasien yang perlu diwaspadai
termasuk elektrolit konsentrasi tinggi harus memperhatikan kaidah berikut :
1. Setiap pemberian obat menerapkan PRINSIP 7 BENAR
2. Pemberian elektrolit pekat harus dengan pengenceran dan penggunaan
label khusus.
3. Pastikan pengenceran dan pencampuran obat dilakukan oleh orang yang
berkompeten.
4. Pisahkan atau beri jarak penyimpanan obat dengan kategori LASA
5. Tidak menyimpan obat kategori kewaspadaan tinggi di meja dekat pasien
tanpa pengawasan.
6. Biasakan mengeja nama obat dengan kategori obat LASA / NORUM
(Look Alike Sound Alike = Nama Obat RUpa Mirip), saat
memberi / menerima instruksi.
Pembelian / penyediaan
- Batasi kekuatan obat yang tersedia dalam
formularium pada setiap fasilitas layanan
kesehatan
- Hindari perubahan merk atau warna yang teralu
sering. Beritahu pengguna ketika ada perubahan
- Beritahu semua petugas yang terkait mengenai
daftar obat Kewaspadaan tinggi terbaru di
lingkungan RS
- Mendorong pembelian peralatan dan bahan habis
pakai yang memiliki fitur keamanan bagi pemberian
obat yang aman
Penyiapan
- Semua obat yang diencerkan harus segera dilabeli
dengan nama dan kekuatan segera pasca
pengenceran
- Pastikan pemberian intratekal, obat sotitoksik,
analgesik epidural dan nutrisi parenteral dilakukan
oleh tenaga kesehatan yang terlatih dan kompeten
- Hindari penggunaan obat kewaspadaan tinggi
secara oral
Cek 7 (Tujuh) Benar Obat Pasien
Setiap penyerahan obat kepada pasien dilakukan verifikasi 7
(tujuh) benar untuk mencapaimedication safety :
1. Benar obat
2. Benar waktu dan frekuensi pemberian
3. Benar dosis
4. Benar rute pemberian
5. Benar identitas pasien
- Kebenaran nama pasien
- Kebenaran nomor rekam medis pasien
- Kebenaran umur/tanggal lahir pasien
- Kebenaran alamat rumah pasien
- Nama DPJP
6. Benar informasi
7. Benar dokumentasi
HAL-HAL YANG PERLU
DIPERHATIKAN

1. Setiap depo farmasi, ruang rawat, poliklinik harus memiliki


daftar obat High alert
2. Setiap tenaga kesehatan harus mengetahui penanganan
khusus untuk obat high alert
3. Prosedur peningkatan keamanan obat yang perlu
diwaspadai dilakukan mulai dari peresepan, penyimpanan,
penyiapan di farmasi dan ruang perawatan dan pemberian obat
4. Obat high alert disimpan ditempat terpisah, akses
terbatas, diberi label High alert
5. Pengecekan dengan 2 (dua) orang petugas yang berbeda
untuk menjamin kebenaran obat high alert yang digunakan
6. Tidak menyimpan obat kategori kewaspadaan tinggi di
meja dekat pasien tanpa pengawasan
TERIMA KASIH

Anda mungkin juga menyukai