Anda di halaman 1dari 21

“BANDAR UDARA BERINGIN

MUARA TEWEH”
Mata Kuliah Transportasi Massal dan Fasilitas
Transportasi (TKS 228 – 2 SKS)
Dosen Pengampu :
Ibu Eriza Islakul Ulmi, MT.

Dipaparkan Oleh :
1. HADRIANOOR NPM. 16.22201.3481
2. CECE SYAPUTRA NPM. 15.22201.3397
3. ARIFIN NPM. 16.22201.3521
4. MUHAMMAD SALEH NPM. 15.22201.3400
5. RINI LESTARI NINGRUM NPM. 16.22201.3468

JURUSAN TEKNIK SIPIL


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS ACHMAD YANI BANJARMASIN
2018
UMUM
• Kabupaten Barito Utara adalah salah satu
Kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah
yang beribu Kota di Muara Teweh yang
Luasnya + 8.300 Km2
• Jumlah Penduduk Kabupaten Barito Utara
Tahun 2015 adalah 127.749 Jiwa (BPS,
2015
• Bandar Udara Beringin adalah
satu-satunya bandar udara di Kabupaten
Barito Utara.
• Bandar Udara Beringin merupakan salah
satu Pintu gerbang Kabupaten Barito Utara
(melalui jalur udara).
• Bandar Udara Beringin adalah Kategori
Bandar Udara Domestik Kelas III (sesuai
Permenhub No. 118 tahun 2016, tentang Organisasi
dan Tata Kerja Unit Penyelenggara Bandara)

• Terletak pada 0°56'31.21"LS dan


114°53'36.54"BT dan terletak pada
elevasi 126,67 feet DPL.

• Kode IATA / ICAO Bandara Beringin adalah


MTW / WAOM
0°56'31.21"LS dan 114°53'36.54"BT
DENAH BANDARA BERINGIN
Muara Teweh
SARANA DAN PRASARANA
DI BANDARA BERINGIN

• Dimensi Runway : 900 m x 23 m,


• Dimensi Taxiway : 75 m x 15 m
• Dimensi Apronnya 110 m x 100 m
• Luas Terminal Penumpangnya 30 m x 8 m
(240 m2).
• Jenis pesawat yang dapat terlayani adalah
Pesawat Jenis C 212 (Pesawat Perintis).
• Jenis Pelayanan Lalu Lintas Udaranya
adalah Un Attended and Back Up
• Fasilitas Navigasinya adalah NDB
• Kategori PKP-PK adalah Kategori 4
• Bandar Udara Beringin pengelolaannya
berada di bawah Unit Pelaksana Teknis
Direktorat Jenderal Perhubungan Udara
Kementerian Perhubungan.
JADWAL PENERBANGAN
• Maskapai penerbangan : Maskapai Susi Air
dengan Pesawat Jenis Cessna yang
berkapasitas 12 Orang Penumpang.
• Rute yang dilayani :
1. Muara Teweh – Palangka Raya dan
sebaliknya
Frekuensi penerbangan 3 (tiga) kali
dalam sepekan, yaitu setiap Selasa,
Kamis dan Sabtu dengan harga tiket Rp.
470.000,-
Rute tersebut mendapat subsidi
langsung dari Pemerintah Daerah.
2. Rute Muara Teweh – Balikpapan dan Muara
Teweh – Banjarmasin maupun sebaliknya
dengan frekuensi penerbangan 3 (tiga) kali
dalam sepekan.
Rute penerbangan ini : Tiket Non Subsidi
(diatas Rp. 1 juta/orang)

Jumlah penumpang yang menggunakan


bandar udara Beringin dalam 1 (satu) tahun
diperkirakan + 10 Ribu penumpang

(sumber : Akhmad Sidik/Pegawai Bandara Beringin).


PERMASALAHAN

• Kondisi Bandar Udara Beringin saat ini


sudah tidak layak lagi untuk
dikembangkan dari sisi luasannya, karena
banyaknya bangunan-bangunan yang
berdiri di sekeliling bandara yang dapat
membahayakan kegiatan penerbangan.
SOLUSI

• Pemerintah Kabupaten Barito Utara dan


Kementerian Perhubungan sedang
membangun Bandara Baru yang diberi
nama Bandar Udara H. Muhammad Sidik
yang terletak di Desa Trinsing dan
berjarak + 14 Km dari Kota Muara Teweh.
• Terletak pada Koordinat 01° 1'23.90“LS,
114°55'37.74“ BT
• Dengan Panjang Runway 1.400 m
• Bandar udara tersebut rencananya dapat
melayani pesawat jenis ATR.
• ATR adalah pesawat penumpang regional jarak
pendek bermesin twin-turboprop yang dibangun
perusahaan pesawat Perancis-
Italia ATR. Pesawat ini memiliki kapasitas hingga
78 penumpang dalam konfigurasi kelas tunggal
dan dioperasikan oleh dua kru penerbang
(seperti Wings ATR 72-500 / pakai baling-baling)
• Bandar Udara baru tersebut direncanakan
akan beroperasi pada Tahun 2019.
RELEVANSI BANDARA BERINGIN MENURUT
PERMENHUB NO. 77 TAHUN 2015 TENTANG
STANDARISASI DAN SERTIFIKASI FASILITAS
BANDAR UDARA
Menurut Pasal 6 :
1. Prasarana bandar udara sebagimana dimaksud terdiri atas :
a. Prasarana sisi darat;
b. Prasarana sisi udara.
2. Prasarana sisi darat (landside facility) terdiri dari :
a. Bangunan terminal penumpang dan kargo, menara
pengawas lalu lintas penerbangan, bangunan operasional
penerbangan, bangunan PK-PPK, bangunan Gedung
Genset/Main Power House, bangunan
administrasi/perkantoran dan hangar; ada
b. Jalan masuk (access road); ada
c. Tempat parkir kendaraan bermotor; ada
d. Marka dan rambu sisi darat ada
3. Prasarana sisi udara (airside facility) terdiri dari :
a. Landas pacu [runway); ada
b. Runway strip, Runway End Safety Area (RESA),
stopway, clearway ada
c. Landas hubung (taxiway); ada
d. Landas parkir (apron); ada
e. Marka dan rambu sisi udara ada
KESIMPULAN DAN SARAN

1. Kesimpulan
• Bandara Beringin berada di Kota Muara Teweh, Kab.
Barito Utara, Provinsi Kalteng
• Bandara Beringin merupakan Bandar Udara Domestik Klas
III
• Pengelola Bandara Beringin Muara Teweh adalah
langsung Kementerian Perhubungan RI
• Saat ini pesawat yang bisa beroperasi adalah jenis
pesawat perintis (Cassa)
• Sarana prasarana Bandara Beringin sudah laik sesuai
standar peraturan Menteri Perhubungan No. 77 tahun
2015 tentang standarisasi dan sertifikasi Fasilitas Bandara
Udara
2. Saran
• Bandar Udara Muara Teweh (baru) diperlukan Bus Umum
untuk transportasi dari Kota ke Bandara (di desa Trinsing)

DOKUMENTASI
BANDAR UDARA BERINGIN-MUARA TEWEH
(LAMA)
pesawat Cassa –Susi Air

Contoh pesawat jenis ATR


DOKUMENTASI
BANDAR UDARA BARU
H. MUHAMMAD SIDIK – MUARA TEWEH
(tahap pelaksanaan Kontruksi)