Anda di halaman 1dari 10

AKUNTANSI INFLASI, MODEL PENILAIAN

DAN PENENTUAN LABA

Kelompok 7:
INDRA KRISTYANTI (24213392)
IRIYANTI NUGRAHENI (24213490)
IRVAN RAMADHAN (24213522)
USIE NOVITASARI SURNA (29213064)
4EB23

FAKULTAS EKONOMI
JURUSAN AKUNTANSI
2017
PERUBAHAN KONSEP STABLE MONETARY UNIT

Stable Monetary Unit merupakan salah satu prinsip dasar akuntansi


yang menyatakan bahwa kesatuan moneter itu dianggap stabil. Nilai
uang yang ditetapkan dari pos-pos laporan keuangan, misalnya kas,
piutang, hutang atau kewajiban lainnya. Pos ini memiliki angka dan
jumlah nilai uangnya yang tetap itulah yang akan ditagih, dibayar
dimasa yang akan datang tanpa ada perubahan . ( Harahap, 2001)
AKUNTANSI INFLASI

Akuntansi Inflasi merupakan suatu metode untuk mengkoreksi,


dengan menyatakan kembali sepenuhnya laporan keuangan
berdasarkan harga perolehan historis kedalam suatu cara yang
mencerminkan perubahan daya beli mata uang yang diukur dengan
menggunakan angka indeks.

Akuntansi inflasi bukan sebagai pengganti akuntansi konvensional


yang telah ada, namun merupakan informasi tambahan bagi para
pemakainya.
AKUNTANSI INFLASI

General Price Level

Dalam metode General Price Level misalnya metode historical cost


disesuaikan dengan perubahan tingkat harga sehingga pada masa inflasi
GPL ini lebih besar daripada nilai historical cost.

Current Cost Accounting :


Berikut ini adalah beberapa bentuk current cost:
1. Replacement Cost
2. Reproduction Cost
3. Net Realizable Value
4. Selling Price
5. Expected Value
MONETARY - NON MONETARY ITEMS

Monetary Item adalah aktiva atau kewajiban yang dinilai atau


disajikan dalam unit uang yang tetap misalnya kas, piutang, hutang
atau kewajiban lainnya yang angka dan jumlah nilai uangnya yang
tetap itulah yang akan ditagih, dibayar di masa yang akan datang
tanpa ada perubahan.

Non-monetary items adalah nilai dimana jumlah uangnya tidak


ditetapkan menurut kontrak perjanjian.
Dalam metode historical cost ini digambarkan sebagai old cost
bukan nilai sekarang.
Dalam metode current value harga baru itu yang dicoba
digambarkan dengan harga sekarang
MODEL AKUNTANSI PENILAIAN AKTIVA
DAN PENENTUAN LABA

Ada tiga model akuntansi yang berbeda, yaitu :

1. Historical Cost Accounting

2. Replacement Cost Accounting

3. Net Realizable Value Accounting


Penggolongan Atribut Model Akuntansi

Historical Cost Replacement Net Realizable Present Value


Cost Value
Fokus Masa Lalu Masa Kini Masa Kini Masa yang akan
Penilaian datang
Jenis Transaksi Transaksi Penjualan Aset Penjualan Aset
Transaksi Perolehan Perolehan atau dan Pembayaran dan Pembayaran
atau Pembebanan Hutang Hutang
Pembebanan Hutang
Hutang
Sifat Kejadian yang Kejadian yang Kejadian yang Kejadian yang
Kejadian sebenarnya sifatnya hipotesis sifatnya hipotesis diharapkan
(anggapan) (anggapan)
Penilaian dan Perbandingan
terhadap Model Akuntansi

Dalam menilai dan membandingkan model-model ini maka yang


menjadi dasar penilaian adalah:
1. Kesalahan yang timbul akibat masalah waktu (timing error)
2. Kesalahan akibat alat ukur ( measuring unit errors)
3. Kesulitan dalam penafsiran (interpretability)
4. Relevansi
Ilustrasi Alternatif Model Akuntansi
1. Alternatif dengan Melihat Sudut “Unit of Money”
Alternatif menyangkut kesalahan yang timbul karena waktu.
Model tersebut adalah
A. Historical Cost Accounting
B. Replacement Cost Accounting
C. Net Realizable Value Accounting

2. Alternatif Dengan Menggunakan Model Akuntansi yang Diukur


Dengan Unit Tenaga Beli Umum
Model tersebut adalah:
A. General Price Level Adjusted Historical Accounting (GPLA HC)
B. General Price Level Adjusted Replacement Cost Accounting
(GPLA RC)
C. General Price Level Adjusted Net Realizable Value Accounting
(GPLC NVA)