Anda di halaman 1dari 11

ILMU PENGETAHUAN ALAM

KELAS IX SEMESTER 1
LISTRIK STATIS DAN KAITANYA DALAM KEHIDUPAN

KELISTRIKAN PADA SISTEM SYARAF


TUJUAN PEMBELAJARAN

 Mampu mengidentifikasi bagian-bagian saraf dan


fungsinya
 Menjelaskan proses penghantaran impuls saraf

 Dapat menyebutkan zat kimia yang berfungsi


menghantarkan rangsangan listrik
 Menjelaskan konsep kelistrikan pada sistem saraf
manusia
SARAF
NAMA FUNGSI
BAGIAN BAGIAN SARAF DAN FUNGSINYA
Dendrit Menerima impuls dari sel lain dan meneruskannya ke
badan sel
Badan Sel Meneruskan impuls dari dendrit ke akson

Akson/Neurit Meneruskan impuls dari badan sel saraf ke sel saraf lain

Selubung Mempercepat impuls saraf dengan membantu


Myelin terjadinya loncatan muatan
Nodus Tempat terjadinya tarikmenarik muatan listrik di
Ranvier membran sel saraf.
Nukleus Pusat pengatur kegiatan sel

Sel Schwan Mmembentuk selubung mielin

Sinapsis Menghantarkan impuls ke saraf yang lain


LISTRIK PADA SARAF
Pada keadaan normal Membran sel saraf bagian luar bermuatan +
(tidak menghantarkan impuls) Membran sel saraf bagian dalam bermuatan -
Disebut Polarisasi
+ + + + + Luar membran + Ion Na+
Membran sel saraf - Ion CL-
AKSON

- - - - -
Dalam membran
- - - - -
Membran sel saraf
+ + + + + Luar membran
Muatan diluar dan didalam tidak dapat tarik menarik karena ada membran
sel. Tarik menarik terjadi jika ada rangsang dari neurotransmitter

Neurotransmitter adalah senyawa organik/zat kimia yang membawa sinyal di


dalam neuron/saraf
LALU,
BAGAIMANA PROSES BERJALANNYA
IMPULS PADA SARAF?
PROSES JALANNYA IMPULS
1. Sel saraf pada posisi normal
2. Neurotransmitter masuk --> pintu Na+ terbuka membuat Na+
masuk ke dalam sel sehingga membuat bagian dalam sel lebih
positif dibanding luar sel. Pada posisi ini pintu K+ masih tertutup.
(INGAT! Ini hanya terjadi pada titik yang menerima rangsangan)
3. Setelah Na+ masuk, pintu Na+ akan tertutup. Na+ akan
berjalan kesamping menyebabkan berjalanya rangsang
impuls/rangsang listrik. Setelah Na+ bergeser dari tempat semula,
pintu K+ terbuka sehingga K+ keluar dan menyebabkan bagian
dalam sel bermuatan negatif lagi.
4. Pintu K+ tertutup. Sel kembali pada keadaan normal
 Polarisasi = keadaan sel saraf normal / tidak menghantarkan
impuls. Muatan yang lebih negatif berada di dalam sel,
muatan lebih positif berada di luar sel

 Depolarisasi = keadaan sel saraf sedang menjalankan


rangsang. Pada keadaan ini, muatan yang lebih negatif berada
di luar sel, muatan yang lebih positif berada di dalam sel.
•Pada akson tidak berselubung myelin, hantaran arus listrik terjadi sepanjang akson.
•Pada akson berselubung myelin, hantaran arus istrik terjadi di daerah akson yang
tidak diselubungi myelin (nodus ranvier).
•Tarik menarik muatan listrik terjadi di nodus ranvier satu dan seterusnya.
•Dengan demikian, selubung myelin berfungsi mempercepat terjadinya loncatan
muatan listrik pada saraf.