ANTAGONIS RESEPTOR H-2
1. ISRUL WIRYA RUSTAM (O1A117100)
2. ALAN FEBRIAN (O1A118110)
3. ALFIANDRI PRASETYO (O1A118114)
4. NUR LAILI ANJUNI (O1A118102)
5. RITA JAYA MULYA (O1A118096)
6. YULIANA PUTRI (O1A11093)
7. TITIN HASNI (O1A118088)
8. FIRA HARTINA SYAMSAUDDIN (O1A118083)
9. ELFI ANDRIANI (O1A118079)
ANTAGONIS RESEPTOR H-2
Pengertian
antagonis H2 juga di
Antagonis H2 atau gunakan untuk mengatasi
histamine 2 blocker penyakit-penyakit berikut
adalah golongan obat- ini:
obatan yang digunakan
untuk menangani Sakit maag
kelebihan asam di Tukak lambung
lambung Ulkus duodenum
Sindom Zollinger-Ellison.
MEKANISME KERJA
Senyawa-senyawa antagonis reseptor H2 secara kompetitif
dan reversibel berikatan dengan reseptor H2 di sel parietal,
menyebabkan berkurangnya produksi sitosolik siklik AMP dan
sekresi histamine yang menstimulasi sekresi asam lambung.
Interaksi antara siklik AMP dan jalur kalsium menyebabkan
inhibisi parsial asetilkolin dan gastrin yang menstimulasi
sekresi asam.
Menghambat interaksi histamin dengan reseptor H2 secara
kompetitif dan selektif sehingga tidak memberikan efek pada
reseptor H1
mengurangi sekresi asam lambung yang disebabkan oleh
histamin, gastrin, obat-obat kolinomimetrik (AINS),
rangsangan vagal makanan (terutama asam), insulin, dan
kopi
Farmakokinetik
Antagonis H2 diabsorbsi secara
cepat dan baik setelah pemberian
oral
Konsentrasi puncak plasma dicapai
dalam waktu 1-2 jam
Waktu paruh eliminasi ranitidin,
simetidin, dan famotidin kurang
lebih 2-3 jam sedangkan nizatidin
lebih pendek yaitu 1,3 jam
1. Semitidin
Penggolongan
4. Nizatidin antagonis H2 2 Ranitidin
Reseptor
3. Famotidin
Mekanisme kerja
farmakokinetik
1. Semitidin
Efek samping
Dosis
2 Ranitidin
3. Famotidin
Mekanisme
Dosis
kerja
Efek Farmakokinetika
samping
4. Nizatidin
Efek
Mekanisme Farmakokinetik Dosis
samping
kerja
Jenis-Jenis, Merek Dagang, dan
Dosis Antagonis H2
a. Simetidin
Merek dagang Bentuk Obat Kondisi Dosis
400 mg, 4 kali sehari atau 800 mg,
GERD
2 kali sehari. Selama 4-12 minggu.
800 mg per hari bisa dibagi
menjadi 2 kali sehari, selama 4
Tukak lambung dan ulkus
minggu untuk ulkus duodenum,
Cimetidine, duodenum
dan 6 minggu untuk tukak
Cimexol, Gastricon, Tablet
lambung
Lexamet, Licomet,
Omekur, Ramet, Maksimal 800 mg per hari dibagi
Sakit maag
Slestidin, Tidifar dalam beberapa kali pemberian
400, Ulsikur 300 - 400 mg, 4 kali sehari. Dosis
Sindrom Zollinger-Ellison
bisa ditingkatkan jika diperlukan
Dewasa: 300 mg tiap 6-8 jam yang
Sindrom Zollinger-Ellison dan
Suntik disuntikkan selama 15-20 menit.
ulkus duodenum
Dosis maksimal 2400 mg per hari.
b. Ranitidin
Merek
Bentuk obat Kondisi Dosis
dagang
Dewasa: 150 mg 2 kali sehari, atau 300 mg
sekali sehari yang dikonsumsi sebelum
tidur, selama 8 minggu.Dosis untuk kasus
GERD berat 150 mg, 4 kali sehari, selama
Tablet GERD 12 minggu.
Anak usia 1 bulan-remaja 16 tahun: 5-10
mg/kgBB dibagi menjadi 2 kali pemberian
Acran,
per hari.
Conranin,
Fordin, Dosis maksimum 300 mg per hari.
Radin, Dewasa: dosis awal 50 mg disuntikkan
Rancus, melalui pembuluh darah vena (intravena)
Ranivel, secara lambat.Kemudian dilanjutkan
Rantin, dengan pemberian 0,125-0,25 mg/kgBB per
Ratinal, jam secara kontinyu dalam bentuk infus.
Renatac, Bila kondisi pasien sudah bisa makan
Tyran Tukak lambung dan ulkus secara normal (melalui mulut), obat bisa
Suntik
duodenum akibat stres diganti menjadi tablet sebesar 150 mg, 2
kali sehari.
Anak-anak: 1 mg/kgBB suntik intravena
lambat selama 2 menit sebanyak 3-4 kali
sehari. Atau 0,125-0,25 mg/kgBB per jam
secara kontinyu dalam bentuk infus.
c. Famotidine
Bentuk
Merek dagang Kondisi Dosis
obat
Dewasa: 20 mg, 2 kali sehari, selama 6-
12 minggu. Dosis bisa ditingkatkan
hingga 40 mg, 2 kali sehari.Dosis untuk
mencegah GERD 20 mg, 2 kali sehari
Anak-anak usia di bawah 3 bulan: 0,5
mg/kgBB, 1 kali sehari
GERD
Anak-anak usia 3 bulan-1 tahun: 0,5
mg/kgBB, 2 kali sehari
Anak-anak usia 1 tahun-remaja 16
Amocid, Famotidine, tahun: 0,5 mg /kgBB, 2 kali sehari. Dosis
Lexmodine, Magstop, bisa ditingkatkan hingga 40 mg, 2 kali
Neosanmag Fast, sehari
Polysilane Max, Pratifar, Tablet Dewasa: 40 mg, 1 kali sehari menjelang
Promag Double Action, tidur atau 20 mg, 2 kali sehari, selama
Tomaag Double Action, 4-8 minggu.Dosis untuk pencegahan 20
Ulmo 40 mg, 1 kali sehari, yang dikonsumsi
Tukak lambung dan ulkus duodenum sebelum tidur
Anak usia 1 tahun-remaja 16 tahun: 0,5
mg/kgBB, 1 kali sehari menjelang tidur,
atau dibagi menjadi 2 kali pemberian.
Dosis maksimal 40 mg per hari.
Dewasa: 20 mg, 4 kali sehari. Dosis bisa
Sindrom Zollinger-Ellison
ditingkatkan hingga 80 mg per hari.
Efek samping Antagonis H2
Sakit Mulut atau
kepala kulit kering Pilek
Ruam Telinga
kulit Konstipasi berdenging
Sulit
Lemas Diare Susah
buang
tidur air
kecil