Anda di halaman 1dari 24

LEGALITAS USAHA

Dosen:
G.N. Hadi Budidharma,SE.,M.Ak.,Ak

STIBA
SARASWATI DENPASAR
2018
MENGAPA MENDIRIKAN USAHA ?

• UNTUK HIDUP
• BEBAS DAN TIDAK TERIKAT
• DORONGAN SOSIAL
• MENDAPAT KEKUASAAN
• MELANJUTKAN USAHA ORANG TUA
FUNGSI-FUNGSI YANG TERLIBAT DALAM BISNIS
DEFINISI
• MANAJEMEN: CARA BAGAIMANA KARYAWAN DAN SUMBER-SUMBER LAIN
DIGUNAKAN OLEH PERUSAHAAN
• PEMASARAN: CARA BAGAIMANA PRODUK/JASA DIKEMBANGKAN, DIBERI
HARGA, DIDISTRIBUSIKAN DAN DIPROMOSIKAN KEPADA PELANGGAN
• KEUANGAN: CARA BAGAIMANA PERUSAHAAN MENDAPATKAN DAN
MENGGUNAKAN DANA UNTUK OPERASI BISNISNYA
• AKUNTANSI: RINGKASAN DAN ANALISIS SUATU KONDISI KEUANGAN
SUATU PERUSAHAAN.
• SISTEM INFORMASI: MELIPUTI TEKNOLOGI INFORMASI, MASYARAKAT DAN
PROSEDUR YANG BEKERJA SAMA UNTUK MEMBERIKAN INFORMASI YANG
COCOK KEPADA KARYAWAN PERUSAHAAN SEHINGGA MEREKA DAPAT
MEMBUAT KEPUTUSAN BISNIS
BENTUK-BENTUK USAHA
PERUSAHAAN PERSEORANGAN

FIRMA (Fa)

PERSEROAN KOMANDITER
(COMMANDITAIRE VENNOOTSCHAPI / CV)

PERSEROAN TERBATAS (PT)

KOPERASI
PERUSAHAAN PERSEORANGAN

Keunggulan Perusahaan Perseorangan:

1. Tidak memerlukan perizinan khusus


2. Keuntungan sepenuhnya milik wirausaha
3. Pengendalian sepenuhnya oleh wirausaha
4. Kebebasan berkreasi dan berinovasi

Kekurangan Perusahaan Perseorangan:

1. Kesulitan untuk memperoleh pendanaan eksternal


2. Kemampuan manajemen terbatas
3. Tidak ada pemisahan anrara harta pribadi dan perusahaan
4. Keberlanjutan usaha dipertanyakan
FIRMA (Fa)

Keunggulan Firma:

1. Pendirian firma relatif mudah


2. Kemudahan memperoleh pendanaan eksternal
3. Kemampuan manajemen lebih baik
Kekurangan Firma:

1. Tidak ada pemisahan antara harta pribadi dan firma


2. Keberlanjutan usaha tidak pasti
PERSEROAN KOMANDITER
(COMMANDITAIRE VENNOOTSCHAPI / CV)
Keunggulan CV:

1. Proses pendirian relatif lebih mudah dan lebih cepat dibandingkan PT


2. Biaya yang dibutuhkan lebih murah dan bebas menggunakan nama perusahaan tanpa
persetujuan lebih dahulu dari menteri atau instansi terkait.
3. Sudah cukup untuk memenuhi persyaratan yang diminta pihak bank, misalnya dalam
permohonan kredit.
4. Perubahan akta lebih mudah dan tidak perlu dilaporkan atau memperoleh persetujuan
dari menteri.
5. Salah satu pendiri dapat hanya ingin menanamkan modalnya tanpa harus ikut terlibat
didalam pengelolaan usaha.

Kekurangan CV

1. Sebagian anggota memiliki tanggung jawab tidak terbatas.


2. CV relatif mudah untuk dibubarkan sehingga keberlanjutan usahanya tidak menentu.
PERSEROAN TERBATAS (PT)

Kepengurusan di dalam perseroan terbatas terdiri atas:


1. RUPS
2. Komisaris
3. Direksi

Kelebihan PT adalah sebagai berikut:


1. Masing-masing persero bertanggung jawab sebatas pada jumlah saham yang
dimiliki di perseroan tersebut, jadi terdapat pemisahan anrara harta pribadi dan
perseroan.
2. Memiliki kemampuan manajemen yang lebih baik, karena terdapat pembagian
tugas yang lebih sistematis.
3. Memiliki kemampuan memperoleh pendanaan dari sumber eksternal seperti bank.
4. Memiliki kepastian usaha, karena mundurnya salah satu persero tidak serta merta
mengakibatkan perseroan bubar.

Kekurangan PT adalah:
1. Proses perizinan relatif membutuhkan waktu yang lama dan biaya yang besar.
2. Bagi PT yang telah terbuka (tbk), segala aktivitas perusahaan harus dilaporkan
kepada pemegang saham sehingga tidak ada lagi kerahasiaan.
KOPERASI

Secara umum, koperasi terdiri atas dua jenis yaitu:


1. Koperasi primer, yaitu koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan beberapa
orang. Koperasi primer dibentuk oleh sekurang-kurangnya 20 orang.
2. Koperasi sekunder, yaitu koperasi yang didirikan oleh dan beranggotakan koperasi.
Koperasi sekunder dibentuk sekurang-kurangnya tiga koperasi.

Koperasi melaksanakan prinsip sebagai berikut:


1. Keanggotaan bersifat sukarela dan terbuka.
2. Pengelolaan dilaksanakan secara demokratis.
3. Pembagian sisa hasil usaha dilakukan secara adil sebanding dengan besarnya jasa
usaha masing-masing anggota.
4. Pemberian balas jasa yang terbatas terhadap modal.
5. Kemandirian.
Jenis Legalitas Perusahaan

TANDA DAFTAR PERUSAHAAN (TDP)

SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN (SIUP)

AKTA PENDIRIAN PERUSAHAAN

SURAT IZIN GANGGUAN (HO)


TANDA DAFTAR PERUSAHAAN (TDP)

Tanda Daftar Perusahaan (TDP) adalah bukti bahwa badan usaha arau yang
berbentuk perusahaan telah terdaftar berdasarkan Undang-Undang
Wajib Daftar Perusahaan (WDP) bahwa pendaftaran perusahaan wajib dilakukan
oleh pemilik atau Pengurus/penanggung jawab atau kuasa yang sah.

TDP wajib dilakukan oleh pemilik perusahaan perseorangan, firma, CV, PT, koperasi,
kantor cabang, kantor agen, atau perusahaan lain.
SURAT IZIN USAHA PERDAGANGAN (SIUP)

SIUP adalah surat izin untuk dapat melaksanakan kegiatan usaha perdagangan
baikyang dilakukan oleh perusahaan perseorangan dan, perusahaan berbadan hukum,
dan koperasi

SIUP digolongkan menjadi tiga bagian berdasarkan besarnya jumlah modal dan
kekayaan bersih di luar tanah dan bangunan atau jumlah modal disetor dalam akta
pendirian. Ketiga jenis SIUP adalah sebagai berikut:

1. SIUP Kecil dengan nilai modal Rp51 juta hingga Rp.500 juta
2. SIUP Menengah dengan nilai modal Rp501 juta hingga Rp10 miliar.
3. SIUP Besar dengan nilai modal di atas Rp10 miliar'

Persyaratan:
1. Surat keterangan domisili perusahaan
2. NPWP
3. Akta pendirian
4. Perubahan atau perpanjangan TDP
5. Foto direktur utama atau pemimpin perusahaan (3x4 cm) sebanyak dua lembar
AKTA PENDIRIAN PERUSAHAAN

Akta pendirian perusahaan adalah sebuah dokumen hukum yang telah dilegalisasi oleh
notaris sesuai dengan domisili perusahaan.
Akta pendirian perusahaan secara umum memaparkan mengenai tujuan pendirian
perusahaan dan peraturan dasar sebuah perusahaan

Untuk membuat akta pendirian perusahaan diperlukan dokumen berikut:


1. Fotocopy Kartu Tanda Penduduk (KTP) para pendiri
2. Fotocopy Kartu Keluaraga (KK)
3. Fotocopy NPWP penanggung jawab
4. Foto penenggung jawab perusahaan ukuran 3 x 4
5. Fotocopy lunas PBB tahun terakhir
6. Fotocopy surat kontrakan/ sewa kantor
7. Surat ketarangan domisili dari pengelola gedung
8. Surat keterangan domisili dari RT/RW
9. Foto kantor tampak depan, tampak dalam (ruangan berisi meja, kursi,
dan komputer)
SURAT IZIN GANGGUAN (HO)

Surat Ijin Gangguan adalah surat keterangan yang menyatakan tidak adanya
keberatan dan gangguan di lokasi usaha yang dijalankan.
NPWP
PTKP 2016 sesuai dengan aturan PMK Nomor 101/PMK.010/2016

PTKP Pria/Wanita Lajang PTKP Pria Kawin PTKP Suami Istri Digabung

TK/0 Rp. 54.000.000 K/0 Rp. 58.500.000 K/I/0 Rp. 112.500.000

TK/1 Rp. 58.500.000 K/1 Rp. 63.000.000 K/I/1 Rp. 117.000.000

TK/2 Rp. 63.000.000 K/2 Rp. 67.500.000 K/I/2 Rp. 121.500.000

TK/3 Rp. 67.500.000 K/3 Rp. 72.000.000 K/I/3 Rp. 126.000.000

Penghasilan Netto Kena Pajak Tarif Pajak

Sampai dengan 50 juta 5%


50 juta sampai dengan 250 juta 15 %
250 juta sampai dengan 500 juta 25 %

Diatas 500 juta 30 %

contoh perhitungan pajak penghasilan Pph 21:


Misalnya Mr. A adalah seorang karyawan telah memiliki NPWP status kawin dengan anak 1,
dengan asumsi data penghasilan sebagai berikut:
Gaji Pokok Rp. 5 juta,Tunjangan Transportasi, Uang Makan dan lain-lain : Rp. 2 juta, biaya
jabatan per tahun Rp.4.200.000 dan iuran pensiun per tahun Rp.2.400.000
Dari data di atas perhitungan pajak penghasilan Pph 21 atas penghasilan dalam setahun adalah :

G.N. Hadi Budidharma,SE.,M.Ak.,Ak


Gaji Pokok 60.000.000,-
Tunjangan 24.000.000,-
Penghasilan-Bruto 84.000.000,-

Pengurangan (-)
PTKP 63.000.000,-
Biaya Jabatan 4.200.000,-
Iuran Pensiun 2.400.000,-
Total 69.600.000,-

Penghasilan Kena Pajak-Netto 14.400.000,-

Pajak Pph (5%) Per Tahun 720.000,-


Pajak Pph (5%) Per Bulan 60.000,-

G.N. Hadi Budidharma,SE.,M.Ak.,Ak


TERIMA KASIH