Anda di halaman 1dari 10

KOEFISIEN PHI

Raeza Noorinda Oktaviani


(Ø)
1611015046

Ukuran derajat keeratan hubungan
antara dua variabel dengan skala
nominal yang bersifat dikotomi
(dipisahduakan)
 Uji ini digunakan untuk data nominal dikotomus
 Biasanya digunakan untuk tabel kontingensi 2 x 2
RUMUS
𝑎𝑑 − 𝑏𝑐
∅=
𝑎 + 𝑏 𝑐 + 𝑑 (𝑎 + 𝑐)(𝑏 + 𝑑)
Uji Signifikan
Untuk mengetahui keberartian korelasi antara kedua variabel secara signifikan,
maka dilakukan uji hipotesis. Koefisien korelasi Phi sangat berhubungan dengan Chi
Square dalam menguji independensi variabel katagorikal (nominal), oleh karena itu
dalam menguji signifikansi koefisien korelasi Phi menggunakan uji Chi Square
𝑁 2
𝑁(ȁ𝑎𝑑 −𝑏𝑐 ȁ − )
𝑋2 = 2
𝑎 + 𝑏 𝑐 + 𝑑 (𝑎 + 𝑐)(𝑏 + 𝑑)
Langkah-Langkah pengujian hipotesis :

1. Hipotesis
3. Statistik Uji
𝐻0 : ∅= 0 (Tidak ada korelasi antara kedua
4. Daerah penolakan
variabel)
Ho ditolak jika 𝑥 2 hitung ≥ 𝑥 2 tabel dengan
𝐻1 : ∅≠ 0 (Ada korelasi antara kedua
df=1 menggunakan tabel C
variabel)
5. Keputusan & kesimpulan
2. Taraf Signifikansi (𝜶)
Contoh
Sebuah study dilakukan untuk melihat apakah ada hubungan antara tempat tinggal (desa dan kota) dan
keinginan untuk menggunakan sistem komputerisasi perbankan. diperoleh dalam survey 500 pelanggan
yang dipilih secara acak dari bank yang menawarkan komputerisasi perbankan lebih dari setahun.

Sistem
Komputerisasi
Total
Tempat
Ya Tidak Hipotesis
Tinggal
Ho : Tidak ada korelasi antara tempat tinggal
Desa 150 75 225 (desa dan kota) dengan keinginan untuk
Kota 150 125 275 menggunakan komputerisasi perbankan
Ha : Ada korelasi antara tempat tinggal (desa dan
Total 300 200 500 kota) dengan keinginan untuk menggunakan
komputerisasi perbankan
150.125 − 75.150
∅=
225.275.300.200
7500
=
60930,29
= 0,12

Dari perhitungan diatas didapat nilai koefisien Phi sebesar 0,12


yang disimpulkan bahwa korelasi antara tempat tinggal (desa
dan kota) dengan kenginan untuk menggunakan komputerisasi
perbankan sangat lemah.
Untuk mengetahui keberartian nilai korelasi antara tempat tinggal (desa
dan kota) dan keinginan menggunakan komputerisasi perbankan, maka
dilakukan uji signifikansi.
𝑁 2
𝑁(ȁ𝑎𝑑 −𝑏𝑐 ȁ − )
𝑋2 = 2
𝑎 + 𝑏 𝑐 + 𝑑 (𝑎 + 𝑐)(𝑏 + 𝑑)
500 2
500(ȁ150.125 −75.150ȁ − )
𝑋2 = 2
225.275.300.200
= 7,07

Nilai 𝑥 2 hitung 7,07 ≥ Nilai 𝑥 2 tabel 3,84  Ho ditolak


Kesimpulan: Ada korelasi antara tempat tinggal (desa dan kota)
dengan keinginan untuk menggunakan komputerisasi perbankan
PERILAKU IBU BEKERJA DALAM MEMBERIKAN ASI
EKSKLUSIF DI KELURAHAN JAPANAN WILAYAH KERJA
PUSKESMAS KEMLAGI- MOJOKERTO
Tutuk Sulistiyowati, Pulung Siswantara

Dengan koefisien phi sebesar 0,707 artinya keterkaitan


hubungan kedua variabel adalah positif dan kuat
dimana semakin positif sikap ibu bekerja maka ibu
semakin memberikan ASI eksklusif sebaliknya semakin
negatif sikap ibu bekerja maka ibu tidak akan
memberikan ASI eksklusif pada bayi.
koefisien phi sebesar 0,378 artinya keterkaitan
hubungan kedua variabel adalah positif dan lemah
dimana semakin positif norma subjektif ibu bekerja
maka ibu semakin memberikan ASI eksklusif
sebaliknya semakin negatif norma subjektif ibu bekerja
maka ibu tidak akan memberikan ASI eksklusif pada
bayi.