0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
282 tayangan4 halaman

Dampak Politik Etis di Indonesia

Politik Etis bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia di bawah pemerintahan kolonial Belanda dengan membangun infrastruktur pertanian dan mendirikan sekolah-sekolah. Akan tetapi, pendidikan hanya dinikmati oleh kalangan elit dan saluran irigasi serta tenaga kerja transmigran hanya untuk kepentingan perkebunan milik pengusaha Belanda.

Diunggah oleh

raihan kurnia
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
282 tayangan4 halaman

Dampak Politik Etis di Indonesia

Politik Etis bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat Indonesia di bawah pemerintahan kolonial Belanda dengan membangun infrastruktur pertanian dan mendirikan sekolah-sekolah. Akan tetapi, pendidikan hanya dinikmati oleh kalangan elit dan saluran irigasi serta tenaga kerja transmigran hanya untuk kepentingan perkebunan milik pengusaha Belanda.

Diunggah oleh

raihan kurnia
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

DAMPAK POLITIK ETIS

• Politik Etis atau Politik Balas Budi merupakan suatu pemikiran yang
menyatakan bahwa pemerintah kolonial memegang tanggung
jawab moral bagi kesejahteraan pribumi.
• Latar Belakang Politik Etis
• Sistem tanam paksan memunculkan penderitaan rakyat Indonesia
• Sistem ekonomi liberal tidak dapat memperbaiki kesejahteraan rakyat
• Belanda memberi penekanan dan penindasan kepada rakyat
• Rakyat kehilangan tanahnya
• Terdapat kritik dari kaum intelektual Belanda sendiri
DAMPAK POLITIK ETIS BAGI INDONESIA
Positif:

• memperlancar perpindahan barang dan manusia.


• Pembangunan infrastruktur pertanian dalam hal ini bendungan yang nantinya bermanfaat bagi
pengairan.
• Berdirinya sekolah-sekolah, seperti Hollandsch Indlandsche School(HIS) setara SD untuk kelas atas dan
yang untuk kelas bawah dibentuk sekolah kelas dua, Meer Uitgebreid Lagare Onderwijs (MULO) setara
SMP, Algemeene Middlebare School (AMS) setara SMU, Kweek School (Sekolah Guru) untuk kaum
bumi putra dan Technical Hoges School (Sekolah Tinggi Teknik), School Tot Opleiding Van Indische
Artsen (STOVIA) sekolah kedokteran.
• Adanya berbagai sekolah mengakibatkan munculnya kaum terpelajar atau cendikiawan yang nantinya
menjadi pelopor Pergerakan Nasional seperti contoh Soetomo mahasiswa STOVIA mendirikan
organisasi Budi Utomo.
NEGATIF :

• 1. Pendidikan hanya dinikmati oleh kalangan elit, seperti kaum


priyayi
• 2. Saluran irigasi kebanyakan hanya untuk perkebunan milik
pengusaha Belanda
• 3. Transmigran dipaksa untuk bekerja untuk perkebunan milik
pengusaha Belanda

Anda mungkin juga menyukai