Metode Fungsional
Kelompok 8
Nama anggota :
Arin Ariska 16.0.P.061
Devita Rindy H 16.0.P.063
Dina Rista P 16.0.P.067
Endah Lestari 16.0.P.073
Nur Ngaini U 16.0.P.096
Reni Miya U 16.0.P.103
Pengertian
Pengorganisasian tugas pelayanan keperawatan yang
didasarkan kepada pembagian tugas menurut jenis pekerjaan
yang dilakukan.
Model fungsional
Model fungsional ini
ini merupakan
merupakan metode
metode praktek
praktek
keperawatan yang
keperawatan yang paling
paling tua
tua yang
yang dilaksanakan
dilaksanakan oleh
oleh perawat
perawat
dan berkembang
dan berkembang pada
pada saat
saat perang
perang dunia
dunia kedua,
kedua, akibat
akibat
kurangnya perawat
kurangnya perawat profesional
profesional maka
maka banyak
banyak direkrut
direkrut tenaga
tenaga
pembantu perawat.
pembantu perawat.
Misalnya...
Perawat A tugasnya menyuntik, perawat B melakukan
pemeriksaan tanda-tanda vital serta menyuapi pasien dan
perawt C bertugas untuk merawat luka dan sebagainya.
Seorang perawat dapat melakukan dua jenis tugas atau lebih
untuk semua klien yang ada di unit tersebut. Kepala ruangan
bertanggung jawab dalam pembagian tugas tersebut dan
menerima laporan tentang semua klien serta menjawab semua
pertanyaan tentang klien.
Kelebihan dan kekurangan metode fungsional
KELEBIHAN
a. Efisien karena dapat menyelesaikan
KEKURANGAN
banyak pekerjaan dalam waktu a. Pelayanan keperawatan terpisah-pisah
singkat dengan pembagian tugas atau tidak total sehingga kesulitan
yang jelas dan pengawasan yang dalam penerapan proses keperawatan
baik b. Perawat cenderung meninggalkan
b. Sangat baik untuk rumah sakit yang klien setelah melakukan tugas
kekurangan tenaga pekerjaan
c. Perawat akan trampil untuk tugas c. Persepsi perawat cenderung kepada
pekerjaan tertentu saja tindakan yang berkaitan dengan
d. Mudah memperoleh kepuasan kerja ketrampilan saja
bagi perawat setelah selesai kerja d. Tidak memberikan kepuasan pada
e. Kekurangan tenaga ahli dapat diganti pasien ataupun perawat lainnya.
dengan tenaga yang kurang e. Menurunkan tanggung jawab dan
berpengalaman untuk tugas tanggung gugat perawat
sederhana. f. Hubungan perawat dan klien sulit
terbentuk
Gambar / Bagan Metode Fungsional
Kepala
Ruang
Perawat Perawat Perawat Perawat
Obat Luka Hygiene Dokumentasi
Pasien / Klien
Kepala ruangan, tugasnya :
Merencanakan pekerjaan
Menentukan kebutuhan perawatan pasien
Membuat penugasan
Melakukan supervisi
Menerima instruksi dokter
Perawat Staff, tugasnya :
Melakukan askep langsung pada pasien
Membantu supervisi askep yang diberikan oleh
pembantu tenaga keperawatan
Lanjutan...
Perawat pelaksana, tugasnya :
Melaksanakan askep langsung pada pasien, pasien
dalam masa pemulihan kesehatan dan pasien dengan
penyakit kronik
Membantu tindakan sederhana (ADL)
Pembantu perawat, tugasnya :
Membantu pasien dengan melaksanakan perawatan
mandiri untuk mandi
Membenahi tempat tidur
Lanjutan...
Perawat administrasi ruangan, tugasnya :
Menjawab telpon
Menyampaikan pesan
Memberi informasi
Mengerjakan pekerjaan administrasi ruangan
Mencatat pasien masuk dan pulang, membuat duplikat
rostertena ruangan
Membuat permintaan lab untuk obat-obatan atau
persediaan yang diperlukan atas intruksi kepala ruangan
Terimakasih