Anda di halaman 1dari 9

PRINSIP 7 BENAR

PEMBERIAN OBAT
1. BENAR PASIEN
 Identifikasi pasien, minimal menggunakan 2 identitas
(nama pasien, nomor rekam medis, tanggal lahir).
2. BENAR OBAT
 Baca label obat dengan teliti.
 Pastikan obat yang akan diberikan adalah benar, sesuai
dengan instruksi dokter.
 Mencermati nama dan rupa obat yang mirip (LASA).
3. BENAR INDIKASI
 Pastikan bahwa obat yang diberikan adalah sesuai
indikasi (khasiat atau kegunaan suatu obat).
4. BENAR DOSIS
 Pastikan dosis obat yang akan diberikan sesuai dengan
instruksi dokter.
 Beberapa obat dengan kandungan zat aktif yang sama,
memiliki beberapa kekuatan dosis. Misalnya,
Amlodipine 5 mg dan Amlodipine 10 mg.
 Apabila ragu, konsultasikan dengan dokter penulis resep
atau apoteker.
5. BENAR WAKTU PEMBERIAN
 Pemberian obat harus berdasarkan instruksi dokter,
misalnya
2 x 1 (dua kali sehari), setiap 12 jam
3 x 1 (tiga kali sehari), setiap 8 jam
4 x 1 (empat kali sehari), setiap 6 jam
Hal ini bertujuan untuk menjaga kadar terapeutik dalam
darah.
 Pemberian obat juga memperhatikan waktu makan
(sebelum, sewaktu, sesudah).
6. BENAR CARA PEMBERIAN
 Obat dapat diberikan melalui rute yang berbeda, antara
lain oral, parenteral, sublingual, topikal, rektal, inhalasi.
 Faktor yang mempengaruhi:

- keadaan umum pasien


- kecepatan respon yang diinginkan
- sifat kimiawi dan fisik obat
- tempat kerja obat yang diinginkan
7. BENAR DOKUMENTASI
 Merupakan media komunikasi yang efektif dalam suatu
tim pelayanan kesehatan pasien.
 Dalam hal terapi, setelah obat diberikan harus
didokumentasikan (dosis, rute, waktu, dan siapa yang
memberikan)
 Apabila pasien menolak meminum obat atau obat tidak
dapat diminum, harus dicatat alasannya dan dilaporkan.
TERIMA KASIH 