KONSEP DASAR
PEMERIKSAAN DALAM
DAN TINDAKAN
AMNIOTOMI
S G D P E R S A L I N A N D A N B AY I B A R U L A H I R
K H I L F A S YA WA L I A K . 2 0 1 F I 0 1 0 3 2
KONSEP DASAR PEMERIKSAAN FISIK
DEFINISI
Menurut Price dan Wilson (2007) Vaginal Toucher (VT) adalah pemeriksaan yang
dilakukan dengan memasukkan jari ke dalam liang senggama untuk mengetahui :
Pasien yang baru Menetapkan Menetapkan
datang, sudah titik awal suatu ramalan
inpartu/belum persalinan perjalanan
persalinan
TUJUAN Untuk mendeteksi
dini adanya
komplikasi/
peyulit
Memantau Memantau
jalannya pembukaan
Menilai persalinan Memantau serviks
penurunan keadaan ketuban
bagian sudah pecah atau
Untuk mengetahui masih utuh
terendah dari apakah proses Untuk
janin persalinan telah
menentukan
dimulai serta
kemajuan faktor janin
persalinan dan panggul
INDIKASI KONTRAINDIKASI
• Primipara, kehamilan 36 mg bagian • Perdarahan
bawah janin belum masuk PAP • Plasenta previa
• Menentukan kemajuan persalinan • Ketuban pecah dini
• Ketuban pecah sedang bagian bawah • Persalinan preterm
janin masih tinggi • Adanya infeksi daerah genetalia
• Menentukan tindakan
• Untuk mengevaluasi pembukaan serviks
uteri
• Untuk menyelesaikan persalinan atau
melakukan rujuka
• Petunjuk partograf WHO setiap 4 jam
HAL – HAL YANG PERLU
DIPERHATIKAN PADA
PEMERIKSAAN DALAM
Pengeluaran
keadaan Perineum Sistokel dan Rektokel
Pervaginaan
SELANJUTNYA
Serviks
PresentasI,
titik penunjuk dan posisi
Ketuban
Turunnya kepala
Penilaian Pada
Pemeriksaan Dalam
• Vulva Vagina
• Konsistensi Portio
• Pembukaan Serviks
• Air Ketuban ( utuh/pecah)
• Presentasi dan posisi janin
• Penurunan kepala
• Penyusupan kepala janin/
molase
TINDAKAN AMNIOTOMI
DEFINISI
Amniotomi adalah tindakan untuk membuka selaput amnion dengan jalan membuat robekan
kecil yang kemudian akan melebar secara spontan akibat gaya berat cairan dan adanya tekanan
di dalam rongga amnion (Sarwono, 2006).
TUJUAN ISTILAH
Amniotomi saat persalinan bertujuan untuk Utuh (U)
merangsang dan mempercepat proses persalinan, Jernih (J)
dengan cara memecahkan ketuban. Prosedur ini Mekonium (M)
umumnya dilakukan bila kantong ketuban belum
Darah (D)
juga pecah menjelang persalinan atau bila
Kering (K)
persalinan berlangsung lama
INDIKASI KONTRAINDIKASI
• Induksi persalinan
• Bagian terendah janin masih
• Persalinan dengan tindakan
tinggi Persalinan preterm
• Untuk pemantauan internal frekuensi denyut
• Adanya infeksi vagina
jantung janin secara elektronik apabila
• Polihidramnion
diantisipasi terdapat gangguan pada janin.
• Presentasi muka
• Untuk melakukan penilaian kontraksi intra
• Letak lintang
uterus apabila persalinan kurang memuaskan
• Amniotomi dilakukan jika ketuban belum pecah • Placenta previa
dan serviks telah membuka sepenuhnya • Vasa previa