0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
36 tayangan31 halaman

Stunting Ngunut

Diunggah oleh

Sri Nur Siyam
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
36 tayangan31 halaman

Stunting Ngunut

Diunggah oleh

Sri Nur Siyam
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

GIZI PENTING

DALAM
PENCEGAHAN
DAN
PENURUNAN
STUNTING

UPTD PUSKESMAS TLADAN


STUNTINGGG
• Stunting merupakan suatu keadaan
gangguan pertumbuhan pada anak
yakni tinggi badan anak lebih
rendah atau pendek (kerdil) dari
standar usianya.

• Stunting merupakan kondisi serius


yang terjadi saat seseorang

• tidak mendapatkan asupan bergizi


dalam jumlah yang tepat dalam
waktu yang lama (kronik)
PENYEBAB STUNTING

• Kekurangan gizi dalam waktu yang lama terutama di masa 1000 HPK
• Ibu hamil menderita anemia, kekurangan energi dalam waktu lama
sehingga melahirkan bayi dengan berat badan lahir rendah
• Bayi berat lahir rendah berisiko mengalami hambatan pertumbuhan
• Kondisi tersebut sering terjadi pada ibu hamil usia remaja ( 15-19
tahun ), ibu yg pendek ( < 150 cm ) dan bayi yang tidak mendapatkan
ASI Eksklusif
DAMPAK JANGKA PANJANG

STUNTING
DAMPAK JANGKA PANJANG

STUNTING
PENCEGAHAN

STUNTING
PENCEGAHAN PRIMER
STUNTING
Penerapan panduan pemberian makan bayi dan
01 balita menggunakan
sumber hewani yang tersedia setempat dan
terjangkau

Konsumsi telur sebutir sehari selama 6 bulan


dalam periode MPASI 6-9 bulan terbukti

03 menurunkan prevalensi stunting 47% dan


underweight 74%

Konsumsi lebih dari 1 jenis protein hewani


menurunkan risiko stunting secara bermakna pada
balita usia 18-24 bulan
ASI DAN MPASI
MP-ASI DALAM ISI PIRINGKU
RESPONSIFE FEEDING?
BERIKAN MAKANAN
PENDAMPING ASI
MULAI USIA 6 BULAN
BERIKAN MP ASI MULAI
USIA 6 BULAN
• Frekuensi
2 – 3 kali makan ditambah ASI
• Jumlah
Mulai dengan 2 sampai 3 sendok makan, mulai dengan pengenalan rasa
dan secara perlahan tingkatkjan jumlahnya
• Tekstur
Bubur Kental
• Cara Pengenalan Variasi:
Hari 1 pagi berikan nasi / makanan pokok ( 1 Bintang )
Hari 1 sore berikan nasi + sayur ( 2 Bintang )
Hari 2 pagi berikan nasi + sayur / buah yang lain
Hari 3 pagi berikan nasi + sayur + kacang-kacangan ( 3 Bintang )
Hari 4 pagi berikan nasi + sayur + kacang-kacangan + lauk hewani ( 4
Bintang )
• Proses ini dilakukan selama kurang lebih 2 minggu
USIA 6 – 9 BULAN
USIA 6 – 9 BULAN

• Frekuensi
2 – 3 kali makan ditambah ASI
1 – 2 kali makanan selingan
• Jumlah
2 sampai 3 sendok makan penuh setiap kali makan, tingkatkan secara
perlahan sampai ½ ( setengah ) mangkuk berukuran 250 ml
• Tekstur
Bubur Kental / makanan keluarga yang dilumatkan
• Variasi
Makanan yang mengandung 4 Bintang ditambah Taburia
DARI USIA 9 – 12 BULAN
DARI USIA
9 – 12 BULAN

• Frekuensi
– 3 Sampai 4 kali makan ditambah ASI
– 2 kali makanan selingan
• Jumlah
1/2 ( setengah ) sampai 3/4 ( tiga perempat ) mangkuk berukuran 250
ml
• Tekstur
Makanan keluarga yang dicincang / dicacah, makanan dengan
potongan kecil yang dapat dipegang, makanan yang diiris-iris
• Variasi
Makanan yang mengandung 4 Bintang ditambah Taburia
DARI USIA 12 - 24 BULAN
DARI USIA 12 – 24 BULAN

• Frekuensi
3– 4 kali makan ditambah ASI
1– 2 kali makanan selingan
• Jumlah
3/4 ( tiga perempat ) sampai 1 ( satu ) mangkuk berukuran 250 ml
• Tekstur
Makanan yang diiris-iris, makanan keluarga
• Variasi
Makanan yang mengandung 4 Bintang ditambah Taburia
SUDAH TEPATKAN PMT DI

POSYANDU ANDA?
Terima Kasih….
Semoga Bermanfaat

Anda mungkin juga menyukai