0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
771 tayangan23 halaman

P6-7. Risiko Logistik

Pengelolaan risiko logistik melibatkan identifikasi, penilaian, dan mitigasi risiko dalam rantai pasok untuk mengurangi dampak negatif pada pengiriman barang. Risiko dapat dibagi menjadi operasional, finansial, dan strategis, dengan penilaian risiko yang membantu dalam pengambilan keputusan dan alokasi sumber daya. Proses ini mencakup pemantauan dan evaluasi berkelanjutan untuk memastikan efektivitas strategi penanganan risiko.

Diunggah oleh

astrada
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
771 tayangan23 halaman

P6-7. Risiko Logistik

Pengelolaan risiko logistik melibatkan identifikasi, penilaian, dan mitigasi risiko dalam rantai pasok untuk mengurangi dampak negatif pada pengiriman barang. Risiko dapat dibagi menjadi operasional, finansial, dan strategis, dengan penilaian risiko yang membantu dalam pengambilan keputusan dan alokasi sumber daya. Proses ini mencakup pemantauan dan evaluasi berkelanjutan untuk memastikan efektivitas strategi penanganan risiko.

Diunggah oleh

astrada
Hak Cipta
© © All Rights Reserved
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai PPTX, PDF, TXT atau baca online di Scribd

Manajemen Risiko

Logistik

opik : pengelolaan risiko

Pertemuan ke 6-7
Apa itu pengelolaan risiko khususnya di bidang
logistic?
Pengelolaan risiko logistik adalah proses
identifikasi, penilaian, dan mitigasi risiko-
risiko yang terkait dengan rantai pasok
suatu organisasi. Ini melibatkan upaya
untuk mengidentifikasi potensi masalah
yang dapat mempengaruhi pengiriman
barang atau layanan dari pemasok hingga
pelanggan akhir, dan mengembangkan
strategi untuk mengurangi dampak
negatifnya.
Jenis-jenis Risiko Logistik

1 Risiko Operasional 2 Risiko Finansial


Termasuk gangguan transportasi, Seperti fluktuasi harga bahan
kerusakan barang, dan baku, kurs valuta asing, dan biaya
keterlambatan pengiriman. logistik yang tidak terduga.

3 Risiko Strategis
Misalnya perubahan permintaan pasar, persaingan, dan regulasi
pemerintah.
Analisis Risiko: Penilaian dan
Prioritas
Penilaian Risiko Analisis Kuantitatif Prioritas Risiko
Mengidentifikasi Menggunakan data Memfokuskan pada
probabilitas dan dampak historis dan pemodelan risiko- risiko dengan
dari risiko-risiko yang untuk mengukur potensi dampak tinggi dan
teridentifikasi. kerugian. probabilitas tinggi.
Perencanaan Kontingensi dan
Ta n g ga p Darurat
Identifikasi Skenario Risiko
1 Mempersiapkan skenario risiko yang mungkin
terjadi.

Re n c a n a Kontingensi
2 Mengembangkan tindakan mitigasi spesifik untuk setiap
skenario.

Ta n g g a p a n C e p a t
3 Memastikan prosedur tanggap darurat yang efektif untuk
mengurangi dampak.
I m p l e m e n t a s i d a n Peman tauan
M a n a j e m e n Risiko

Pelatihan Evaluasi Berkala Pe m a n t a u a n Kinerja


Memastikan semua Meninjau efektivitas Menggunakan indikator
karyawan memahami peran strategi dan kunci untuk mengukur dan
mereka dalam manajemen mengidentifikasi area melaporkan risiko.
risiko. perbaikan.
Pe n a n g g u l a n ga n r i s i ko
M a n a j e m e n Risiko Strategis Kolaborasi Rantai Pasok
Menjadikan manajemen risiko Melibatkan mitra rantai pasok
sebagai bagian integral dari dalam upaya manajemen risiko
perencanaan dan pengambilan bersama.
keputusan bisnis.

B u d aya S a d a r Risiko
Membangun budaya organisasi yang mendorong identifikasi, eskalasi,
dan mitigasi risiko.
Pengenalan
P en ilaian
R isiko
Penilaian risiko merupakan proses
mengidentifikasi, menganalisis, dan
mengevaluasi risiko-risiko yang dapat
mempengaruhi tujuan suatu organisasi atau
proyek. Ini melibatkan penentuan probabilitas
dan dampak dari setiap risiko yang
teridentifikasi.
Definisi Risiko dan Penilaian
Risiko
Definisi Risiko Penilaian Risiko
Risiko adalah kemungkinan Penilaian risiko adalah proses
terjadinya peristiwa yang dapat sistematis untuk mengidentifikasi,
berdampak negatif pada tujuan menganalisis, dan mengevaluasi
organisasi. Risiko dapat berupa risiko. Tujuannya adalah untuk
ancaman, ketidakpastian, atau memahami sifat risiko dan
potensi kerugian. menentukan strategi
penanganannya.
Manfaat Penilaian Risiko
Penilaian risiko memungkinkan organisasi untuk mengambil keputusan yang
informed, mengelola risiko secara efektif, dan meningkatkan kesiapan
menghadapi tantangan.
T ujuan P enilaian
Risiko

Tujuan utama dari penilaian risiko adalah untuk


mengidentifikasi dan memahami risiko-risiko yang
mungkin terjadi dalam suatu proyek atau organisasi.
Dengan melakukan penilaian risiko, kita dapat
menentukan probabilitas kemunculan risiko dan
seberapa besar dampaknya.

1. Membantu pengambilan keputusan yang lebih baik


dengan mempertimbangkan risiko-risiko yang ada.
2. Mengalokasikan sumber daya secara efektif untuk
penanganan risiko yang prioritas.
3. Meningkatkan kemampuan organisasi dalam
mengantisipasi dan menanggapi risiko yang
muncul.
Proses Penilaian
Risiko
Identifikasi Risiko 1
Mendeteksi potensi risiko yang dapat
mempengaruhi pencapaian tujuan
2 Analisis Risiko
organisasi melalui brainstorming,
Menilai probabilitas terjadinya risiko
analisis data historis, dan masukan dari
dan dampaknya dengan
pemangku kepentingan.
menggunakan teknik kualitatif atau
E valuasi Risiko 3 kuantitatif, seperti analisis skenario
Membandingkan hasil analisis risiko dan penilaian pakar.
dengan kriteria risiko yang telah
ditetapkan untuk menentukan
prioritas dan kelayakan tindakan
yang diperlukan.
Identifikasi
Risiko
Tahap awal penilaian risiko adalah mengidentifikasi potensi
risiko yang mungkin terjadi dalam suatu kegiatan atau proses
bisnis. Berbagai metode dapat digunakan untuk
mengidentifikasi risiko, seperti wawancara dengan pemangku
kepentingan, brainstorming, atau analisis dokumen organisasi.

Identifikasi risiko harus mencakup berbagai jenis risiko, baik


risiko internal maupun eksternal, yang dapat berdampak pada
pencapaian tujuan organisasi.
Analisis Probabilitas dan Dampak
Risiko
Identifikasi
Probabilitas
1 Tentukan seberapa mungkin risiko tersebut terjadi, dengan
mempertimbangkan faktor-faktor yang dapat
mempengaruhinya.

Analisis Dampak
2 Evaluasi seberapa parah dampak yang dapat ditimbulkan
jika risiko tersebut terjadi, baik secara finansial,
operasional, maupun reputasional.
Pemetaan Risiko
3 Dengan menggabungkan probabilitas dan dampak, risiko
dapat dipetakan ke dalam matriks risiko untuk menentukan
prioritas penanganannya.
P enilaian T ingkat
Risiko
Tinggi
1 Risiko yang memiliki probabilitas dan dampak yang
tinggi.

Sedang
2
Risiko dengan probabilitas atau dampak
sedang.

Rendah
3 Risiko dengan probabilitas dan dampak
yang rendah.

Setelah mengidentifikasi dan menganalisis risiko, langkah selanjutnya adalah mengevaluasi


tingkat risiko. Penilaian ini dilakukan dengan menggabungkan analisis probabilitas dan
dampak risiko. Risiko yang dinilai memiliki tingkat tinggi harus segera ditangani, sementara
risiko dengan tingkat rendah dapat dipantau secara berkala.
Strategi P enanganan
Risiko
Setelah mengidentifikasi dan menganalisis risiko,
langkah selanjutnya adalah menentukan strategi
penanganan risiko yang tepat. Adapun strategi
penanganan risiko yang dapat diterapkan antara
lain:

Menghindari risiko dengan mengubah rencana


atau prosedur
Mentransfer risiko kepada pihak lain seperti
asuransi
Memitigasi risiko melalui tindakan pencegahan
atau pengurangan dampak
Menerima risiko dengan menyiapkan
cadangan dana atau rencana kontingensi
Pemantauan dan Evaluasi Risiko
Setelah melakukan identifikasi, analisis, dan penilaian risiko, langkah selanjutnya adalah
memantau dan mengevaluasi risiko-risiko yang teridentifikasi secara berkelanjutan.
Pemantauan dan evaluasi risiko bertujuan untuk memastikan bahwa rencana penanganan risiko
telah berjalan efektif dan menjaga risiko tetap berada dalam batas yang dapat diterima.

24 3
Bulan Tingkat
Pemantauan risiko dilakukan setiap bulan Evaluasi risiko dilakukan setiap 3 bulan
untuk memastikan tidak ada perubahan untuk mengkaji ulang tingkat risiko dan
signifikan pada level risiko. efektivitas strategi penanganannya.

Hasil pemantauan dan evaluasi risiko harus didokumentasikan dengan baik dan disampaikan
secara berkala kepada pihak manajemen serta pemangku kepentingan lainnya. Tindakan
perbaikan dan penyempurnaan strategi pengelolaan risiko dapat dilakukan berdasarkan
hasil evaluasi tersebut.
Prioritas Risiko

Prioritas risiko adalah proses mengidentifikasi


dan mengelola risiko-risiko utama yang
memiliki dampak dan probabilitas tinggi. Ini
memungkinkan organisasi untuk fokus pada
risiko-risiko kritis yang dapat memengaruhi
tujuan dan kesuksesan.
1 L a n gka h - langkah
Mengidentifikasi Risiko U t a m a
2
1 Identifikasi Risiko
3 Menggunakan berbagai teknik untuk mengumpulkan informasi
tentang risiko-risiko potensial.

2 Analisis Risiko
Menilai probabilitas dan dampak masing-masing risiko untuk
memahami levelnya.

3 Prioritas Risiko
Fokus pada risiko-risiko dengan probabilitas dan dampak yang
paling tinggi.
Matriks Penilaian Risiko

Probabilitas T i n g g i D a m p a k Tinggi
Risiko yang kemungkinan terjadi Risiko yang dapat menyebabkan
dengan frekuensi yang tinggi. konsekuensi serius bagi organisasi.

Prioritas U t a m a Pantau d a n Mitigasi


Risiko dengan probabilitas dan dampak Risiko dengan probabilitas rendah
tinggi harus menjadi fokus utama. tapi dampak tinggi juga harus
dikelola.
Risiko d e n g a n D a m p a k d a n Probabilitas
Tinggi

1 Kehilangan 2 Kegagalan Sistem 3 Masalah


Pelanggan Utama Utama Kepatuhan
Risiko yang dapat Regulasi
Risiko yang dapat
melumpuhkan operasi Risiko yang dapat
menyebabkan
bisnis dan mengakibatkan
kerugian signifikan
menyebabkan denda besar atau
pendapatan dan
gangguan parah. bahkan pencabutan
reputasi.
izin usaha.
Peran Pe m a n g k u Kepentingan d a l a m
Prioritas Risiko
Ti m • Mengidentifikasi
Manajemen . dan mengevaluasi
risiko-risiko,
membuat rencana
. mitigasi
• Mengawasi proses
Dewan manajemen risiko,
Direksi menyetujui rencana respons
risiko

• Berpartisipasi dalam
Karyawan identifikasi risiko dan
menjalankan rencana
mitigasi
Studi Kasus Penerapan Prioritas
Risiko
Identifikasi Risiko
1 Perusahaan IT menggunakan brainstorming dan analisis SWOT
untuk mengumpulkan risiko-risiko potensial.

Penilaian Risiko
2 Tim manajemen mengevaluasi probabilitas dan dampak masing-masing
risiko menggunakan matriks.

Mitigasi Risiko
3 Fokus pada risiko dengan dampak dan probabilitas tinggi, membuat
rencana aksi untuk mengurangi eksposur.
Tantangan d a n H a m b a t a n d a l a m Prioritas
Risiko

Ku ra n g nya Data Ko m u n i k a s i ya ng Keterbatasan S u m b e r


Sulit untuk menilai
Buruk D aya
probabilitas dan dampak Koordinasi dan kolaborasi Anggaran dan staf yang
risiko tanpa data historis yang lemah antara terbatas dapat membatasi
yang memadai. pemangku kepentingan kemampuan untuk
dapat menghambat proses. mengelola risiko utama.

Anda mungkin juga menyukai