Anda di halaman 1dari 12

Keratitis bakterial

Devid erfiyanto

definisi
Keratitis merupakan kelainan akibat terjadinya

infiltrasi sel radang pada kornea yang akan mengakibatkan kornea menjadi keruh. Keratitis bakterial adalah kelainan akibat terjadinya infiltrasi sel radang pada kornea yang di sebabkan bakteri.
> 90% KERADANGAN KORNEA O.K BAKTERI

Gejala klinis
Visus

Fotofobi
Sakit Nrocoh

Merah
Blefarospasme Infiltrat

penyebab
Strepcoccus pneumonia ( pneumokokal )

Pseudomonas aeruginosa
Moraxella liquefaciens Streptokokus grup A Staphylococcus aureus Mycobacterium fortuitum-chelonei dan nocardia

Pseudomonas aeruginosa
. Pada keratitis bakteri Pseudomonas aeruginosa biasanya memberikan gambaran infiltrat berbentuk cincin, kuning atau kelabu, kekeruhan pada lapisan stroma, defek epitel yang luas, hipopion dan flare. Terasa sangat nyeri. Mudah menyebar

Staphylococcus aureus Pada keratitis bakteri staphylococcus aureus dapat memberikan gambaran keratitis yang berbentuk oval atau bulat, berbatas tegas, tetap terlokalisir, lebih sering berkembang ke dalam daripada meluas, hiperemis sedang, dan biasanya disertai hipopion

-menimbulkan ulkus lonjong indolen yg umum nya mengenai kornea bagian inferior dan meluas ke stroma dalam beberapa hari. -biasanya tidak ada hipopion atau bila ada hanya sedikit, kornea di sekitarnya umumnya jernih - hampir selalu terjadi pada peminum alkohol, diabetes, atau dengan penyebab imunosupresi lainnya. -kerokan menampilkaan diplobacillim gramnegatif besar dgn ujung persegi.

Streptokokus grup A -tidak punya ciri khas


- sering menunjukan infiltrat dan sembab, ada hipopion berukuran sedang. - kerokan sering mengandung kokus gram-positif dalam bentuk rantai.

Strepcoccus pneumonia ( pneumokokal )


-muncul 24-48 setelah inokulasi pada kornea

yg abrasi. secara khas menimbulkan sebuah ulkus kelabu dgn batas tegas dan menyebar tak teratur.
Batas yang bergerak maju menampakkan

ulserasi dan infiltrasi aktif, sementara batas yang di tinggalkan mulai sembuh. Kornea di sekeliling ulkus sering jernih. Ada hipopion. Kerokan dari tepian depan ulkus kornea

Mycobacterium fortuitum-chelonei dan nocardia


Jarang di jumpai

Timbul setelah ada trauma dan sering riwayat

kontak dengan tanah. Ulkusnya indolen, dan dasar ulkusnya sering menampakkan garis2 memancar sehingga tampak kaca yang retak. Hipopion bisa ada atau tidak. Kerokan mengandung batang tahan asam atau organisme gram positif.

diagnosis
Diagnosis etiologi

1. Klinis
2. Laboratoris

Kerokan kornea dan pemeriksaan mikrobiologi gram, kultur, uji resistensi

Terapi

Obat Penunjang - sikloplegi, analgesik, anti glaukoma