Anda di halaman 1dari 2

System pengolahan sampah setidaknya mengandung lima aspek.

Kelima aspek tersebut meliputi: aspek teknis operasional , aspek organisasi dan manajemen, aspek hukum dan peraturan, aspek pembiayaan, aspek peran serta masyarakat. Aspek Teknis Operasional merupakan komponen yang paling dekat dengan obyek persampahan yaitu sumber sampah 1. Penampungan sampah : di skala rumah tangga 2. Pengumpulan sampah : pola individual, pola komunal 3. Pemindahan sampah : Depo 4. Pengangkutan sampah : ke TPA atau TPS 5. Pembuangan akhir sampah
Hal yang terpenting dalam aspek teknis ini yaitu adanya pemilahan antara sampah organic dan sampah anorganik. Untuk sampah organic selanjutnya dapat dipakai sebagai kompos dan makanan ternak sedangkan sampah organic dijual ke pemulung kemudian akan ada lapak-lapak yang membeli dan selanjutnya dilakukan recycling procces. Dari proses recycle ini akan menghasilkan residu yang selanjutnya dibuang ke TPA. Untuk menjalankan teknis operasional ini memang sangat perlu membangun awareness dari masyarakat, dan biasanya proses nya akan lama. Sampah membahayakan tetapi apabila dikelola dengn baik akan bernilai ekonomi. Cara yang dapat ditempuh antara lain kampanye, pemflet, edukasi dengan sasaran ibu rumah tangga, anak sekolah atau sekaa teruna-teruni. Cara edukasi bisa dicapai melalui kampanye dan ceramah. Selain itu juga bisa dilakukan workshop mengenai bagaimana membuat produk dari sisa sampah dan cara pengolahan sampah tingkat rumah tangga. Isu yang dapat dikembangkan dalam manajemen pengolahan sampah ini yaitu isu ekonomi.

PARADIGMA BARU PENGELOLAAN SAMPAH : sistem 3R (reuse, reduce, dan recycle). Dari ketiga aspek tersebut yang dapat dilakukan di skala rumah tangga yaitu reduce dan reuse sedangkan untuk recycle biasanya dilakukan di skala industri.

ASPEK KELEMBAGAAN Organisasi dan manajemen mempunyai peran pokok dalam menggerakkan, mengaktifkan dan mengarahkan sistem pengelolaan sampah dengan ruang lingkup bentuk institusi, pola organisasi personalia serta manajemen. ASPEK PEMBIAYAAN Aspek pembiayaan berfungsi untuk membiayai operasional pengelolaan sampah yang dimulai dari sumber sampah/penyapuan, pengumpulan, transfer dan pengangkutan, pengolahan dan pembuangan ahkir.

ASPEK PERATURAN/ HUKUM

ASPEK PERAN SERTA MASYARAKAT Peran serta masyarakat sangat diperlukan dalam system manajemen pengolahan sampah, baik peran aktif maupun pasif. Peran serta masyarakat sangat erat kaitannya dengan kekuatan atau hak masyarakat, terutama dalam pengambilan keputusan dalam tahap identifikasi masalah, mencari pemecahan masalah sampai dengan pelaksanaan berbagai kegiatan pembangunan. Jadi proses

pemberdayaan masyarakat dilakukan pada saat perencanaan, mulai dari survey kampung sendiri sampai dengan merencanakan system pengelolaan, kebutuhan peralatan, dan kebutuhan dana; pembangunan, bagaimana masyarakat melakukan pembangunan atau pengawasan pembangunan; pengelolaan, untuk menentukan pembentukan kelembagaan pengelola dan personil.

DAMPAK JIKA SAMPAH TIDAK DIKELOLA