MANAJEMEN OLAH RAGA PENDIDIKAN

I. Pendahuluan manajemen olah raga di kenal pada zaman yunani kuno yaitu pada abad 12 sebelum masehi yaitu dengan adanya olympiade kuno.pengelompokan disiplin olah raga yang di buat oleh Olympic Scientifik congress di Quebec city, Canada tahun 1976, ada 4 kelompok

A.Ilmu - ilmu biologi B.Ilmu - ilmu perilaku manusia C.Humaniora D. Varia ( yang berarti susah di kelompokan ) Pasal 17 ada 3 ruang lingkup olah raga 1. Olah raga pendidikan 2. Olah raga rekreasi 3. Olah raga prestasi ( U. U. R.I No. 3, Tahun 2005 )

II.

ADMINISTRASI DAN MANAJEMEN

Administrasi dan manajemen arti ke dua nya hampir sama, yaitu ada kelompok yang senang dengan administrasi dan ada yang senang dengan manajemen. Manajemen merupakan inti dari adminnistrasi Leadership merupakan inti dari manajemen Human relation merupakan inti dari leadership Daft dan Marcic mengatakan bahwa manajemen sebagai pencapaian tujuan organisi dalam satu ragam yang efektif dan efisien melaui planning,organizing,leading dan controlling sumber – sumber organisi. II. RAGAM MANAJEMEN OLAH RAGA Menurut U.U. R.I No 3,Tahun 2005 tentang sistem ke olahragaan ada 3 ruang lingkup olah raga. - Olah raga pendidikan - Olah raga rekreasi - Olah raga prestasi Ketiga nya diterapkan di lingkungan formal,non formal mau pun di perguruan tinggi. Pembagian menurut fungsi : 1. 2. 3. 4. 5. Manajemen perencanaan Manajemen pengorganisasian Manajemen penggerakan Manajemen pengawasan Manajemen pemasaran

pencapaian c.penilaian . Tanggung jawab d.controlling menurut Lembaga Ketahanan Nasional . George R. Kapasitas b. 3.Pembagian menurut Sumber Daya 1. contoh teori fungsi – fungsi yang organik dari manajemen 1. FUNGSI – FUNGSI MANAJEMEN A.ciri atau sifat yang terkait dengan kepemimpinan di klasifikasikan dalam judul sbb: a.planning .presepsi dan peng harapan dari perorangan dan kelompok dalam suatu upaya menjadikan mereka berjuang keras guna mencapai tujuan organisasi pada situasi tertentu. 2. Fungsi – fungsi organik B.penggerakan . sebgai pengarahan.bimbingan dan koordinasi selama pelaksanaan .directing .situasi. koontz dan O”Donnel membagikannya sbb: .sebagai rintisan dan persiapan sebelum pelaksanaan sesuai kebijaksanaan yang di rumuskan .perencanaan . untuk membandingkan hasil pelaksanaan dengan keinginan . 4. status . Terry mengklasifikasikan fungsi. setelah pelasanaan nya selesai. Prestasi. KEPEMIMPINAN Kpemimpinan adalah keterampilan tentang mempengaruhi kegiatan.pengorganisasian . Manajemen sumber daya manusia Manajemen keuangan Manajemen fasilitas olah raga ( infra struktur ) Sumber daya materi IV.organizing .pengawasan 2. V. funsi pelengkap a. Ciri.perencanaan. Partisipasi e.fungsi manajemen sbb: .pengendalian.

Formal.Laissez – faire Teori administrasi modern. tetapi ini juga mempunyai kesempatan bagi pemecahan yang sedikit bermanfaat. TEORI TENTANG ADMINISTRASI / MANAJEMEN Teori administrasi Tradisional . V I.Pemimpin dapat di bagikan ke dalam 2 bagian a. Beberapa sumber daya antara lain :     Sumber daya manusia Sumber daya dkeuangan Sumber daya dmateri Sumber daya fasilitas Menurut Bucher dan Krotee membagikan sumber daya dalam 5 bagian     VIII.ini adalah sesuatu yang mempunayai ketegangan sendiri. Sumber daya adalah suatu bantuan yang dapat di ambil untuk membantu anda untuk mencapai atau malaukukan sesuatu. 1. 3. perkumpulan RT atau pun RW.johnson mengusulkan konsep filsafat administrasi 3 dimensi yang mempertimbangkan bahwa seorang pemimpin mungkin memiliki kecendrungan terhadap ketiga orientasi tradisional. VII. adalah suatu perluasan dari perspektif humanistik yang menguraikan organisasi sebagai sistem yang terbuka. umumnya di pilih karena kegiatan dalam organisasi kemasyarakatan . Ada 6 langh dalam pemecahan masalah : Mengernali dan mendefinisikan maslah . sinergistik dan saling ketergantungan SUMBER DAYA 2. Sumber daya manusia Sumber daya keungan Sumber daya fisik Sumber daya teknis PEMECAHAN MASALAH Dikatakan bahwa suatu maslah atau krisis adalah suatu kesempatan yang berbahaya.authoritarian . karena kedudukan nya sebagai pejabat . misalnya jabatan dalam kepegawaian negeri atau TNI dan POLRI b.demokratik atau Equalitarian . Masyarakat. Teori sistem administrasi.misalnya KONI .

Situasi lingkungan baik yang intern maupun dextern 3. Pengambilan keputusan tidak dapat di lakukan secara asal. Intersholastik ( pertandingan antar sekolah ) .- Menganalisis dan menjelaskan masalah Mencari alternatif pemecahan Memilih suatu pemecahan Mengetrapkan pemecahan Mengevaluasi keputusan IX. Pengambilan keputusan harus di dasarkan pada sistematika sbb : 1.harus memperhatikan sistematika sebagai berikut : a. Ada 5 metode pengambilan keputusan      X. Keputusan oleh penguasa tanpa diskusi kelompok Keputusan oleh penguasa setelah diskusi kelompok Keputusan oleh minoritas Keputusan oleh suara banyak Keputusan dengan konsensus PENUTUP Pendidikan olah raga atau olah raga pendidikan untuk mengelola olah raga ini secara baik dan cermat deanngan menggunakan prinsip – prinsip manajementerutama yang di pergunakan untuk mengelola pendidikan jasmani olah raga . PENGAMBILAN KEPUTUSAN Adalah suatu pendekatan yang sistematis terhadap suatu maslah yang di hadapi. Kemampuan organisasi menyediakan sumber – sumber daya material b. Intramural dan program olah raga rekreasi 3. Filsafat yang di anut oleh organisasi d. 4.baik untuk semua siswa 2.ada 3 bagian pendidikan olah raga : 1. Tenaga kerja yang tersedia c. hakikat maslah itu harus di ketahui dengan jelas keputusan yang di ambil adalah keputusan yang di ambil dari berbagai alternatif yang telah dianalisis secara masak. Dalam proses Pengambilan keputusan tidak ada hal yang terjadi dsecara kebetulan 2. Pembelajaran.

RANGKUMAN MANAJEMEN OLAHRAGA KELAS: E NAMA : FERIADI FALKULTAS PENDIDIKAN ILMU EKSAKTA DAN KEOLAHRAGAAN INSTITUT KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN BUDI UTOMO MALANG 2011 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful