Anda di halaman 1dari 30

Dr. Hj. Suryani Soepardan, Dipl.M., Dra.

,MM

Pendahuluan Manusia sebagai makhluk holistik Definisi holistik Pendekatan holistik Konsep manusia Manusia sebagai sistem Konsep kebutuhan dasar manusia Kesimpulan

PENDAHULUAN

Manusia dipandang sebagai makhluk yang holistik maksudnya dalam memandang manusia itu hanya tidak sebagian saja akan tetapi secara menyeluruh yaitu manusia sebagai makhluk biologis, psikologis, sosial dan spiritual

Holistik memiliki arti menyeluruh yang terdiri dari kata holy dan healthy. Pandangan holistik bermakna membangun manusia yang utuh, sehat dan seimbang terkait dengan seluruh aspek dalam pembelajaran; seperti spiritual, moral, imajinasi, intelektual, budaya, estetika, emosi dan fisik. Jadi healthy yang dimaksud bukan hanya phisically tetapi lebih pada aspek sinergitas spiritually

Pendekatan Holistik merupakan salah satu konsep yang mendasari tindakan seseorang yang meliputi dimensi fisiologis, psikologis, sosiokultural, dan spiritual. Dimensi tersebut merupakan suatu kesatuan yang utuh. Apabila satu dimensi terganggu akan mempengaruhi dimensi lainnya.

Holistik terkait dengan kesejahteraan (Wellnes). Untuk mencapai kesejahteraan terdapat lima dimensi yang saling mempengaruhi yaitu: fisik, emosional, intelektual, sosial dan spiritual

Manusia sebagai Mahluk Holistik

Manusia Sebagai sistem

Manusia sebagai Mahluk Holistik


Makhluk Yang Utuh atau paduan dari unsur biologis,psikologis, sosial & spiritual. Makhluk Biologis : manusia merupakan suatu susunan system organ tubuh yang mempunyai kebutuhan untuk memepertahankan hidupnya. Tidak terlepas dari hukum alam, yaitu dilahirkan, tumbuh, berkembang dan mati

back

Makhluk Psikologis manusia mempunyai struktur kepribadian tingkah laku sebagai manifestasi dari kejiwaan yang mempunyai daya fikir dan kecerdasan.

Mahluk sosial

Manusia perlu hidup bersama orang lain saling kerjasama untuk memenuhi kebutuhan dan tuntutan hidupnya Dipengaruhi oleh kebudayaan Dipengaruhi beradaptasi dengan lingkungan sosial Dituntut bertingkah laku sesuai dengan harapan dan norma yang ada

Mahluk spiritual Mempunyai keyakinan/ mengaku adanya tuhan Memiliki pandangan hidup, dorongan hidup yang sejalan dengan sifat religius yang dianutnya

Adaptif

Personal

Inter personal

Sosial
next

Sistem Adaptif Merupakan Proses perubahan Individu sebagai respons terhadap perubahan lingkungan yang dapat mempengaruhi integritas atau keutuhan

Sistem Personal Manusia memiliki proses persepsi dan bertumbuh kembang

Sistem Interpersonal Manusia dapat berinteraksi, berperan dan berkomunikasi dengan orang lain

Sistem Sosial Manusia memiliki kekuatan dan wewenang dalam pengambilan keputusan di lingkungannya, baik dalam keluarga, masyarakat, maupun lingkungan pekerjaan

Konsep Kebutuhan Dasar Manusia


King (1987, dalam Potter, 2005) mengatakan bahwa pemenuhan kebutuhan dasar manusia berfokus pada tiga sistem yakni, sistem personal, interpersonal, dan Sistem sosial. Atau dengan kata lain, manusia berusaha menstimulasi respon dalam mencapai keseimbangan (Potter, 2005).

Setiap orang mempunyai kebutuhan dasar yang sama,walaupun masing-masing memiliki latar belakang sosial, budaya, persepsi, dan pengetahuan yang berbeda.

Manusia akan memenuhi kebutuhan dasarnya sesuai dengan tingkat prioritas masing-masing. Kebutuhan dasar yang harus segera dipenuhi adalah kebutuhan dasar dengantingkat prioritas yang paling tinggi/utama.

Walaupun kebutuhan dasar umumnya harus dipenuhi, sebagian dari kebutuhan tersebut dapat ditunda. Kegagalan dalam pemenuhan salah satu kebutuhan dasar dapat menimbulkan ketidakseimbangan yang dapat menyebabkan sakit.

Adanya keinginan untuk memenuhi kebutuhan dasar, yang dipengaruhi oleh stimulus internal maupun eksternal. Kebutuhan dasar saling berhubungan dan saling mempengaruhi. Manusia dapat merasakan adanya kebutuhan dan akan beruasaha memenuhinya dengan segera (Asmadi, 2008).

Model Kebutuhan Dasar Manusia

Abraham Maslow Virginia Henderson Jean Watson

Kebutuhan Dasar Manusia menurut Maslow


Aktualisasi Diri Harga Diri Rasa Cinta serta memiliki dan dimiliki Keselamatan dan Keamanan Fisiologis

Virginia Henderson Bernapas secara normal Makan dan minum yang cukup Eliminasi Bergerak dan mempertahankan posisi yang dikehendaki Istirahat dan tidur Memilih pakaian yang tepat Mempertahankan suhu tubuh Menjaga tubuh tetap bersih dan rapi Menghindari bahaya dari lingkungan Berkomunikasi Beribadah Bekerja Bermain/rekreasi Belajar (Handerson, 1966 dalam Potter, 2008).

Kebutuhan Biofisikal

Kebutuhan makan dan cairan

Kebutuhan eliminasi
Kebutuhan ventilasi Kebutuhan aktivitas dan istirahat Kebutuhan seksualitas
Kebutuhan berprestasi Kebutuhan berorganisasi

Kebutuhan Dasar Manusia

Kebutuhan Psikofisikal

Kebutuhan
Psikososial

Kebutuhan Intrapersonalinterpersonal

Kebutuhan aktualisasi diri

Kebutuhan Dasar Manusia

Teori Model Konsep Kebutuhan Dasar Manusia Abraham Maslow Virginia Henderson Jean Watson

Biologis

Kebutuhan fisiologis: Oksigen Cairan Nutrisi Temperatur Eliminasi Tempat Tinggal Istirahat dan Kebutuhan seksual

Bernapas secara normal Makan dan minum yang cukup Eliminasi Bergerak dan mempertahankan posisi yang dikehendaki Istirahat dan tidur Memilih pakaian yang tepat Mempertahankan suhu tubuh Menjaga tubuh tetap bersih dan rapi Menghindari bahaya dari lingkungan

Kebutuhan makan dan cairan Kebutuhan eliminasi Kebutuhan ventilasi Kebutuhan aktivitas dan istirahat Kebutuhan seksualitas

Psikologis

Kebutuhan keselamatan dan keamanan Kebutuhan cinta dan rasa memiliki dan dimiliki Kebutuhan aktualisasi Diri Kebutuhan harga diri

Berkomunikasi Belajar

Kebutuhan berprestasi

Sosiologis

Bekerja Bermain dan rekreasi Beribadah

Kebutuhan berorganisasi Kebutuhan aktualisasi diri

Spiritual

a) Kondisi kesehatan b) Struktur/hubungan keluarga c) Konsep diri d) Tahap perkembangan

MANUSIA SEBAGAI MAHLUK HOLISTIK (FISIK, SOSIAL, MENTAL, SPIRITUAL) KEBUTUHAN DASAR MANUSIA HARUS TERPENUHI SECARA KESELURUHAN FAKTOR FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KDM HARUS DIPERHATIKAN